Articles
SELF ESTEEM WANITA DEWASA AWAL KORBAN KEKERASAN SEKSUAL DI KOTA TOMOHON
Zur R. Ramli;
Jofie H. Mandang;
Stevi B. Sengkey
PSIKOPEDIA Vol. 4 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeksripsikan dan memahami aspek - aspek self esteem pada wanita dewasa awal korban kekerasan seksual. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif model fenomenologis, dengan subjek penelitian dua orang dan sumber data menggunakan informan pendukung atau orang terdekat dari kedua subjek. Metode pengambilan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedua subjek memiliki self esteem yang cenderung rendah. Dikarenakan setelah menjadi korban kekerasan seksual subjek menganggap dirinya direndahkan dan memiliki rasa bersalah yang tinggi.
DAMPAK PSIKOLOGIS WANITA SEBAGAI KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DI KABUPATEN TORAJA UTARA
Astri B. Podang;
Deetje J. Solang;
Stevi B. Sengkey
PSIKOPEDIA Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/pj.v4i2.7284
Tujuan penelitian ini untuk memahami dan mendeskripsikan mengenai dampak psikologis terhadap wanita sebagai korban kekerasan dalam rumah tangga. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif fenomenologis dengan Psychological Impact, Female Victims of Domestic Violence. Subjek berjumlah dua orang. Metode pengambilan data yaitu observasi, wawancara terstruktur dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan kondisi psikologis kedua subjek sangat memprihatinkan, namun kedua subjek memilih menyelesaikan masalah rumah tangganya sendiri karena kedua subjek percaya bahwa suatu saat nanti pasangan mereka akan berubah dan tidak mengulang kesalahannya. Sampai pada saat ini kedua subjek harus tetap bersabar menghadapi perilaku pasangannya dan menunggu pasangan mereka berubah. Kedua subjek memilih mempertahankan rumah tangganya di tengah-tengah kondisi psikologis subjek yang sangat memprihatinkan dengan alasan kedua subjek tidak ingin melihat kondisi psikologis anak-anaknya terganggu.
DAMPAK PSIKOLOGIS WANITA SEBAGAI KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DI KABUPATEN TORAJA UTARA
Astri Podag;
Deetje J. Solang;
Stevi B. Sengkey
PSIKOPEDIA Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/pj.v4i2.7310
Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk memahami dan mendeskripsikan mengenai dampak psikologis terhadap wanita sebagai korban kekerasan dalam rumah tangga. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif fenomenologis dengan Psychological Impact, Female Victims of Domestic Violence. Subjek berjumlah dua orang. Metode pengambilan data yaitu observasi, wawancara terstruktur dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan kondisi psikologis kedua subjek sangat memprihatinkan, namun kedua subjek memilih menyelesaikan masalah rumah tangganya sendiri karena kedua subjek percaya bahwa suatu saat nanti pasangan mereka akan berubah dan tidak mengulang kesalahannya. Sampai pada saat ini kedua subjek harus tetap bersabar menghadapi perilaku pasangannya dan menunggu pasangan mereka berubah. Kedua subjek memilih mempertahankan rumah tangganya di tengah-tengah kondisi psikologis subjek yang sangat memprihatinkan dengan alasan kedua subjek tidak ingin melihat kondisi psikologis anak-anaknya terganggu.
APPLIED BEHAVIOR ANALYSIS DALAM MENGUBAH EMOSI NENGATIF ANAK AUTIS DISEKOLAH LUAR BIASA PAULUS TOMOHON
Therecy Y. Mangamis;
Deetje J. Solang;
Stevi B Sengkey
PSIKOPEDIA Vol. 3 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/pj.v3i4.7376
Abstrak: Pertumbuhan dan perkembangan adalah proses yang berbeda namun keduanya saling berkaitan satu sama lain dan proses tersebut merupakan perubahan yang terjadi pada setiap makhluk hidup. Salah satu permasalahan yang sering ditemukan dalam tumbuh kembang anak yaitu dalam mengolah emosi yang ada didalam diri anak tersebut. Oleh Karena itu dengan adanya penggunaan metode Applied Behavior Analysis dalam mengubah emosi negatif pada anak. Dalam penelitian bertujuan untuk mengubah emosi negatif pada anak autis di SLB Paulus Tomohon. Metode penelitian Desain eksperimen kasus tunggal (single- case experimental design) merupakan sebuah desain penelitian untuk mengevaluasi efek suatu perlakuan (intervensi) dengan kasus tunggal. Kasus tunggal dapat berupa beberapa subjek dalam satu kelompok atau subjek yang diteliti adalah tunggal. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan evaluasi sebelum diberikan perlakuan dan setalah diberikan perlakuan. Data yang diperoleh merupakan perkembangan hasil dari pemberian treatment yang dilakukan dengan baik dari pretes maupun postes. Teknik analisis data dengan menggunakan statistik deskriptif.
PSYCHOLOGICAL WELL BEING WANITA DEWASA AWAL KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DI KABUPATEN MINAHASA SELATAN
Paskahlia G. A. Pepah;
Mozes M. Wullur;
Stevi B. Sengkey
PSIKOPEDIA Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/pj.v4i2.7448
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui psychological well being wanita dewasa awal korban kekerasan dalam rumah tangga di desa makasili kecamatan kumelembuai kabupaten minahasa selatan. Psychological well being adalah pencapaian penuh dari potensi individu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode fenomenologi. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan observasi. Subjek dalam penelitian berjumlah 2 orang yang berusia 24 dan 25 tahun dengan karakteristik istri yang mengalami kdrt dan sudah tidak tinggal dengan suami/ berpisah. Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Fokus penelitian adalah dimensi pada psychological well being. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi yang mempengaruhi kedua subjek berbeda dimana pada subjek I dimensinya adalah penerimaan diri, hubungan positif dengan orang lain, otonomi, tujuan hidup. Sedangkan responden II adalah penerimaan diri, hubungan positif dengan orang lain, tujuan hidup, pertumbuhan pribadi.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DEMOKRATIS TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOUR (OCB) PADA KELUARGA MAHASISWA KATOLIK (KMK) UNIVERSITAS NEGERI MANADO
Antonius D. K Purba;
Mersty E. Rindengan;
Stevi B. Sengkey
PSIKOPEDIA Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/pj.v4i2.7576
Perilaku positif yang dilakukan oleh anggota diluar tanggung jawab yang diberikan, bila dilakukan secara sadar dapat meningkatkan produktivitas organisasi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif untuk mengetahui pengaruh Gaya Kepemimpinan Demokratis terhadap Organizational Citizenship Behaviour (OCB) pada Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) di Universitas Negeri Manado. Identifikasi sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus Slovin dengan jumlah sampel sebanyak 86 responden. Teknik analisis data yang digunakan dalam pengolahan data adalah regresi linier sederhana dengan menggunakan program SPSS 25 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil yang positif dan signifikan, dimana Gaya Kepemimpinan Demokratis memiliki pengaruh 39,3% dengan tingkat signifikansi 0,000 dan 60,7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Hal ini berarti semakin positif dan signifikan secara statistik gaya kepemimpinan demokratis, maka semakin meningkat perilaku Organizational Citizenship Behaviour (OCB).
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP WORK ENGAGEMENT PEGAWAI DI KEJAKSAAN NEGERI MANADO
Kevin B. Momongan;
Meisie L. Mangantes;
Stevi B. Sengkey
PSIKOPEDIA Vol. 4 No. 4 (2023): September
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/pj.v4i4.7592
Tujuan penelitian ini adalah untuk apakah ada pengaruh gaya kepemimpinan transformasional terhadap work engagement Pegawai di Kejaksaan Negeri Manado. Penelitian ini mengambil tempat di Kejaksaan Negeri Manado, metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah 31 Pegawai dan Tenaga Kerja Lepas (THL). Hasil analisis data menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional berpengaruh positif terhadap work engagement pegawai di Kejaksaan Negeri Manado.
REGULASI EMOSI PADA NARAPIDANA KASUS PEMBUNUHAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS II B TONDANO
Anggelina R. E. Sendow;
Tellma M. Tiwa;
Stevi B. Sengkey
PSIKOPEDIA Vol. 4 No. 4 (2023): September
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/pj.v4i4.7636
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui regulasi emosi pada narapidana kasus pembunuhan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Tondano. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah dua orang narapidana kasus pembunuhan dan dalam penelitian ini menggunakan Triangulasi sumber. Dari hasil wawancara menghasilkan bahwa dua narapidana yang memiliki cara regulasi emosi yang sama, kedua subjek lebih memilih untuk menghindar dari sumber emosi negative dengan cara mengalihkan perhatian, berdiam diri di kamar, mencari suasana yang baru, dan bergaul dengan lingkungan yang membawa emosi positif terhadap dirinya. Emosi negative dihindari dari kedua subjek karena mengetahui adanya penilaian-penilaian tentang berkelakuan baik yang membuat narapidana mendapatkan remisi (pemotongan waktu masa tahanan). Maka dari itu subjek lebih memilih untuk memendam emosi negative yang dirasakan kemudian berusaha mencari suasana baru dan menghindar dari sumber emosi negative yang subjek rasakan.
Social Anxiety in Assisted Children Before Being Released in Tomohon Class II Prison
Noviani, Ni Made;
Sengkey, Stevi Becher;
Tiwa, Tellma Mona
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 7, No 4 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (November)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58258/jisip.v7i4.5629
Anak binaan adalah status yang diberikan kepada seseorang yang melakukan kejahatan dan telah mendapatkan vonis untuk menjalani masa hukuman sesuai dengan putusan hakim. kecemasan sosial menyajikan gejala malu, penghinaan, dan perhatian dari penilaian negatif oleh orang lain dalam situasi sosial, dan perenungan tentang hubungan sosial dan kecenderungan untuk menarik diri dari kegiatan sosial. Tempat pelaksanaan penelitian ini adalah LPKA Kelas II Tomohon dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Sumber data pada penelitian ini yaitu 2 Anak binaan yang menjelang bebas di LPKA Kelas II Tomohon, dan dalam penelitian ini menggunakan Triangulasi Sumber .dari hasil wawancara menghasilkan bahwa dua Anak Binaan menjelang bebas di LPKA Kelas II Tomohon, cenderung merasakan Kecemasan menjelang bebas, terlebih lagi usia remaja merupakan usia dimana keadaan emosional dan psikologis yang belum stabil serta stigma dari masyarakat tentang status sebagai mantan Anak Binaan dan merasakan perasaan malu ketika akan kembali pada keluarga dan masyarakat. Kecemasan yang anak binaan rasakan membuat mereka terkadang merasakan stres dan pusing apalagi dalam masa hukuman yang lama . Mereka merasakan kecemasan akan adanya balas dendam keluarga korban atas apa yang telah mereka perbuat. Setelah semua yang dirasakan disamping itu mereka mendapatkan dukungan keluarga untuk menghilangkan rasa kecemasan dengan cara bercanda tawa dengan teman-temannya atau mencari suasana yang membuatnya senang.
Gangguan Bipolar pada Remaja`
Gloria Natalie Lantu;
Hestria Br Ginting;
Syalomitha Pantow;
Giva Syaloom Sembor;
Herlina Sianly Ninda;
Stevi Becher Sengkey;
Mario Erick Wantah
Afeksi: Jurnal Psikologi Vol. 3 No. 4 (2024): Afeksi: Jurnal Psikologi
Publisher : Afeksi: Jurnal Psikologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Remaja sebagai usia transisi merupakan usia yang peka terhadap pengalaman gangguan bipolar. Tidak semua remaja mampu untuk melalui perubahan-perubahan yang terjadi pada masa transisi dengan baik, bahkan di antara mereka mulai mengalami berbagai peristiwa yang tidak mengenakkan. Remaja yang tidak memiliki kesiapan dalam menghadapi berbagai permasalahan hidup dapat menjadi salah satu faktor yang menyebabkan potensi risiko remaja mengalami depresi, bahkan hingga ke tahap memiliki gangguan bipolar. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana gangguan bipolar dapat terjadi pada remaja dan mencari tahu bagaimana upaya dalam menyebarkan informasi mengenai permasalahan gangguan bipolar pada remaja. Metode penelitian ini adalah Literature Review atau tinjauan pustaka dan menggunakan penelitian deskriptif. Metode penelitian ini menggunakan desain literature review dengan jenis scooping review yang merupakan metode dengan cara mengindentifikasi literatur yang ada secara menyeluruh dan mendalam serta memiliki keterkaitan dengan topik yang akan diteliti. Data penelitian literature review merupakan data sekunder yang diperoleh bukan dari pengamatan langsung, namun dari data penelitian sebelumnya. Hasil dari penelitian ini yaitu menjelaskan tentang pengertian gangguan bipolar, gejala bipolar, usia penderita bipolar, penyebab gangguan bipolar, cara mendiagnosis gangguan bipolar dan penanganan gangguan bipolar.