Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PERSEPSI DIRI Mocodompis, Kyara; Runtu , Chevalier; Kotambunan , Agnes; Bandjolu , Chelsea; Tulung , Josy; Sengkey , Stevi Becher; Wantah , Mario Erick
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 12 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh media sosial terhadap persepsi diri individu dengan menggunakan kerangka teori identitas sosial, perbandingan sosial, presentasi diri, dan penguatan diri. Melalui pendekatan deskriptif, ditemukan bahwa media sosial memengaruhi cara individu memandang diri mereka sendiri melalui perbandingan sosial, umpan balik, dan identitas sosial. Hasil menunjukkan bahwa interaksi di media sosial dapat memperkuat atau melemahkan persepsi diri, tergantung pada konteks perbandingan dan interpretasi individu. Temuan ini memberikan wawasan mendalam tentang dinamika psikologis di era digital.
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH DEMOKRATIS DENGAN GRIT PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR PROGRAM STUDI PSIKOLOGI UNIVERSITAS NEGERI MANADO Pangkey, Fabiola O. E.; Dapa, Aldjon N.; Sengkey, Stevi B.
PSIKOPEDIA Vol. 5 No. 3 (2024): September
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v5i3.9548

Abstract

Grit merupakan ketekunan dan kegigihan terhadap hal yang diminati demi mencapai tujuan jangka panjang. Pola asuh demokratis merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi grit. Dukungan dari orang tua berperan penting dalam membantu mahasiswa dalam mengatasi tantangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pola asuh demokratis dengan grit pada pada mahasiswa tingkat akhir Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 80 orang yang terdiri dari 30 orang mahasiswa semester VI dan 50 orang mahasiswa semester VIII. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan positif antara pola asuh demokratis dengan grit pada pada mahasiswa tingkat akhir Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado. Hal tersebut dapat dilihat dari nilai korelasi product moment sebesar 0,426 dengan taraf signifikan sebesar 0,000 (p 0,05), dimana semakin tinggi pola asuh demokratis maka semakin tinggi pula grit pada mahasiswa.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL PASANGAN DENGAN WORK-FAMILY BALANCE PADA KARYAWAN YANG SUDAH MENIKAH Goni, Natalia T.; Sengkey, Stevi B.; Veronika, Tiara
PSIKOPEDIA Vol. 5 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v5i4.10523

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan antara dukungan sosial pasangan dengan keseimbangan kerja-keluarga pada karyawan yang sudah menikah di PT. Indofood ICBP Sukses Makmur Tbk Kota Bitung. Keseimbangan kerja-keluarga adalah kondisi di mana individu merasa terlibat dan puas dengan perannya di pekerjaan maupun keluarga. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan kuesioner untuk mengumpulkan data dari 123 karyawan menikah. Skala keseimbangan kerja-keluarga didasarkan pada teori Greenhause dkk (2003) dengan 36 item, sementara skala dukungan sosial pasangan mengacu pada teori House (dalam Dorio, 2009) dengan 37 item. Hasil analisis menunjukkan korelasi positif signifikan (r=0,678; p<0,05), di mana dukungan sosial pasangan berkontribusi 46% terhadap keseimbangan kerja-keluarga, sedangkan 54% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
Gangguan Bipolar pada Remaja Lantu, Gloria Natalie; Ginting, Hestria Br; Pantow, Syalomitha; Sembor, Giva Syaloom; Ninda, Herlina Sianly; Sengkey, Stevi Becher; Wantah, Mario Erick
Afeksi: Jurnal Psikologi Vol. 3 No. 4 (2024): Afeksi: Jurnal Psikologi
Publisher : Afeksi: Jurnal Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja sebagai usia transisi merupakan usia yang peka terhadap pengalaman gangguan bipolar. Tidak semua remaja mampu untuk melalui perubahan-perubahan yang terjadi pada masa transisi dengan baik, bahkan di antara mereka mulai mengalami berbagai peristiwa yang tidak mengenakkan. Remaja yang tidak memiliki kesiapan dalam menghadapi berbagai permasalahan hidup dapat menjadi salah satu faktor yang menyebabkan potensi risiko remaja mengalami depresi, bahkan hingga ke tahap memiliki gangguan bipolar. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana gangguan bipolar dapat terjadi pada remaja dan mencari tahu bagaimana upaya dalam menyebarkan informasi mengenai permasalahan gangguan bipolar pada remaja. Metode penelitian ini adalah Literature Review atau tinjauan pustaka dan menggunakan penelitian deskriptif. Metode penelitian ini menggunakan desain literature review dengan jenis scooping review yang merupakan metode dengan cara mengindentifikasi literatur yang ada secara menyeluruh dan mendalam serta memiliki keterkaitan dengan topik yang akan diteliti. Data penelitian literature review merupakan data sekunder yang diperoleh bukan dari pengamatan langsung, namun dari data penelitian sebelumnya. Hasil dari penelitian ini yaitu menjelaskan tentang pengertian gangguan bipolar, gejala bipolar, usia penderita bipolar, penyebab gangguan bipolar, cara mendiagnosis gangguan bipolar dan penanganan gangguan bipolar.
SELF-ESTEEM PADA KORBAN PERSELINGKUHAN DI KOTA MANADO Rahardjo, Ryona M.; Mandang, Jofie H.; Sengkey, Stevi B.
PSIKOPEDIA Vol. 6 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v6i2.11746

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui self-esteem pada korban perselingkuhan di Kota Manado. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Partisipan ditentukan melalui teknik purposive sampling, yaitu satu laki-laki dan satu perempuan yang mengalami perselingkuhan dalam pernikahan. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua partisipan memiliki harga diri dan resiliensi yang tinggi dalam menghadapi trauma akibat perselingkuhan. Aspek keberartian menonjol pada partisipan laki-laki melalui perannya sebagai ayah dalam mempertahankan pernikahan. Sementara itu, partisipan perempuan menunjukkan aspek kebijakan, yaitu pengambilan keputusan berdasarkan nilai dan keyakinan pribadi untuk berpisah. Keduanya menunjukkan kemampuan untuk bangkit dan mengambil keputusan bijak, meskipun dengan fokus pemulihan yang berbeda: laki-laki berfokus pada hubungan, dan perempuan berfokus pada diri sendiri
PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA PENDERITA KANKER OVARIUM YANG MENJALANI KEMOTERAPI Lensun, Meygan V.; Tiwa, Tellma M.; Sengkey, Stevi B.
PSIKOPEDIA Vol. 6 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v6i2.11881

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap pengaruh teknologi, termasuk penggunaan smartphone secara berlebihan yang dapat menimbulkan berbagai dampak psikologis, salah satunya adalah perilaku agresif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecenderungan smartphone addiction dengan perilaku agresif pada siswa kelas XI di SMKS Kristen 2 Tomohon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan 118 siswa sebagai sampel yang dipilih melalui tabel Isaac dan Michael. Instrumen yang digunakan adalah Smartphone Addiction Scale (Kwon et al., 2013) dan Aggression Questionnaire (Buss & Perry, 1999). Hasil analisis korelasi Pearson menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara kedua variabel dengan koefisien korelasi sebesar 0,363 dan signifikansi 0,000 (p < 0,05). Koefisien determinasi menunjukkan bahwa kecanduan smartphone memberikan kontribusi sebesar 13,2% terhadap perilaku agresif. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi kecenderungan kecanduan smartphone, semakin besar kemungkinan munculnya perilaku agresif pada remaja
PENERIMAAN DIRI PADA KORBAN KEKERASAN SEKSUAL Saing, Sitti R.; Mandang, Jofie H.; Sengkey, Stevi B.
PSIKOPEDIA Vol. 6 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v6i2.12013

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses penerimaan diri pada korban yang pernah mengalami kekerasan seksual. Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi fenomenologi, di mana data yang dikumpulkan melalui  wawancara yang mendalam pada subjek. Subjek pada penelitian ini berjumlah dua orang yakni perempuan yang pernah menjadi korban kekerasan seksual. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerimaan diri pada kedua subjek memiliki penerimaan diri yang berbeda-beda. Penerimaan diri setelah mengalami kekerasan seksual ditunjukan oleh setiap subjek dalam penelitian ini adalah subjek cantik menunjukan tingkat penerimaan diri yang baik, sedangkan subjek budo menunjukan tingkat penerimaan diri yang cukup. Proses penerimaan diri ini terbukti penting dalam membantu subjek untuk mengatasi dampak psikologis dari pengalaman traumatis dan membangun kembali kepercayaan diri mereka. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami dinamika penerimaan diri pada korban kekerasan seksual dan menekankan pentingnya dukungan sosial serta intervensi psikologis yang dapat memperkuat proses pemulihan pada korban.
Hubungan Kepuasan Kerja dengan Organizational Citizenship Behavior (OCB) pada Karyawan Kantor “X” Kamagi, Marshanda; Lumapow, Harol R.; Sengkey, Stevi B.
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3360

Abstract

Sumber daya manusia adalah kunci kesuksesan suatu organisasi/perusahaan, dimana organisasi/perusahaan sangat menginginkan karyawan yang memiliki perilaku positif atau sukarela dalam bekerja seperti Organizational Citizenship Behavior (OCB), hal tersebut dapat dipengaruhi oleh Kepuasan Kerja yang adalah faktor internal dari perilaku OCB. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Kepuasan Kerja dengan Organizational Citizenship Behavior yang mencakup 5 aspek yakni Altruism, Conscientiousness, Sportmanship, Courtessy, Civic Virtue pada karyawan Kantor “X”. Jumlah Populasi sebanyak 66 karyawan dengan pengambilan sampel yakni sampel jenuh sebanyak 60 karyawan. Metode penelitian kuantitatif menggunakan metode analisis uji korelasi Product Moment dengan hasil analisis data koefisien korelasi (r) yakni (0,596) dengan nilai Signifikansi (0,000) (p<0,05) dimana terdapat hubungan atau berkorelasi positif dan signifikan antara Kepuasan Kerja dengan Organizational Citizenship Behavior (OCB) pada karyawan Kantor “X”. Dan hasil pengujian hubungan antara Kepuasan Kerja dengan aspek OCB menunjukkan Kepuasan Kerja dengan Altruism tidak memiliki hubungan yang signifikan, sementara Kepuasan Kerja dengan Conscientiousness, Sportmanship, Courtessy, Civic Virtue memiliki hubungan yang signifikan pada karyawan Kantor “X”. Hasil uji determinasi menunjukkan nilai R square atau koefisien determinasi bernilai 0,355 artinya Kepuasan Kerja memberikan sumbangan pengaruh sebesar 35,5% pada Organizational Citizenship Behavior (OCB) pada karyawan Kantor “X”. Hasil ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat Kepuasan Kerja yang dirasakan oleh karyawan maka semakin tinggi juga tingkat Organizational Citizenship Behavior (OCB) pada karyawan, begitupun sebaliknya.
Pengaruh Motivasi Kerja terhadap Kepuasan Kerja pada Guru SMA Negeri 3 Manado Maliangkay, Agnes T.; Tiwa, Tellma M.; Sengkey, Stevi B.
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3386

Abstract

Kepuasan Kerja guru merupakan salah satu faktor penting dalam menentukkan kualitas pendidikan di sekolah. Salah satu variabel yang berperan dalam membentuk kepuasan kerja adalah motivasi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Motivasi kerja Terhadap kepuasan Kerja pada Guru Sma negeri 3 Manado. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jumlah populasi sebanyak 70 orang. Pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuisioner. Berdasarkan hasil analisis data t yakni (7,098) dengan nilai signifikansi (0,000) (p<0,05) dimana terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara motivasi kerja dan kepuasan kerja. Kemudian melalui uji koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square atau koefesiien determinasi bernilai 0,426 artinya Motivasi Kerja memberikan sumbangan pengaruh sebesar 42,6% pada Kepuasan Kerja pada Guru Sma Negeri 3 Manado. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat Motivasi Kerja yang dirasakan oleh para Guru maka semakin tinggi juga tingkat Kepuasan Kerja yang dirasakan.
Gangguan Bipolar pada Remaja Lantu, Gloria Natalie; Ginting, Hestria Br; Pantow, Syalomitha; Sembor, Giva Syaloom; Ninda, Herlina Sianly; Sengkey, Stevi Becher; Wantah, Mario Erick
Afeksi: Jurnal Psikologi Vol. 3 No. 4 (2024): Afeksi: Jurnal Psikologi
Publisher : Afeksi: Jurnal Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja sebagai usia transisi merupakan usia yang peka terhadap pengalaman gangguan bipolar. Tidak semua remaja mampu untuk melalui perubahan-perubahan yang terjadi pada masa transisi dengan baik, bahkan di antara mereka mulai mengalami berbagai peristiwa yang tidak mengenakkan. Remaja yang tidak memiliki kesiapan dalam menghadapi berbagai permasalahan hidup dapat menjadi salah satu faktor yang menyebabkan potensi risiko remaja mengalami depresi, bahkan hingga ke tahap memiliki gangguan bipolar. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana gangguan bipolar dapat terjadi pada remaja dan mencari tahu bagaimana upaya dalam menyebarkan informasi mengenai permasalahan gangguan bipolar pada remaja. Metode penelitian ini adalah Literature Review atau tinjauan pustaka dan menggunakan penelitian deskriptif. Metode penelitian ini menggunakan desain literature review dengan jenis scooping review yang merupakan metode dengan cara mengindentifikasi literatur yang ada secara menyeluruh dan mendalam serta memiliki keterkaitan dengan topik yang akan diteliti. Data penelitian literature review merupakan data sekunder yang diperoleh bukan dari pengamatan langsung, namun dari data penelitian sebelumnya. Hasil dari penelitian ini yaitu menjelaskan tentang pengertian gangguan bipolar, gejala bipolar, usia penderita bipolar, penyebab gangguan bipolar, cara mendiagnosis gangguan bipolar dan penanganan gangguan bipolar.
Co-Authors Agnes Martinu, Gabriella Aldjon N. Dapa Anggelina R. E. Sendow Anjeli A.T Sumanti Antonius D. K Purba Astri B. Podang Astri Podag Bandjolu , Chelsea Birgita Massang, Meylinda Christy Kandou Clif Semuel Pantow Deetje J. Kandou Deetje J. Solang Deetje J. Solang Delavincy Restymagnis Belinda Lindsay Supit Dian Veronica Lahopang Diana Lililyans Sigarlaki Endang Hartati, Meike Ginting, Hestria Br Giva Syaloom Sembor Gloria Natalie Lantu Goni, Natalia T. Graciela A. A. Mamahit Herlina Sianly Ninda Hestria Br Ginting Hilda Anelin Tasiringan Inggrid Lumentah, Patricia Jelly Michael Engelheart Lahamendu Jihan T. Wulandari Jofie H. Mandang Jofie Hilda Mandang Jofie Hilda Mandang Joulanda A. M. Rawis Joulanda A. M. Rawis Joulanda Altje Meiske Rawis Kamagi, Marshanda Kevin B. Momongan Kotambunan , Agnes Kumaat, Theophany D. Lantu, Gloria Natalie Lensun, Meygan V. Lihart Lumapow Lita Abung, Geovani Maliangkay, Agnes T. Mambu, Toar Deliezer Bram Mandang, Jofie H. Mangantes , Meisie L Mario Erick Wantah Meike E. Hartati Meisi Mewengkang Melkian Naharia Merry Christi Makikama, Theisya Mersty Rindengan Michella M. K. Najoan Millinia J. Tambayong Mocodompis, Kyara Monica L. Lantang Mozes Markus Wullur Ninda, Herlina Sianly Noviani, Ni Made Pangkey, Fabiola O. E. Pantow, Syalomitha Parinding, Indah N. Paskahlia G. A. Pepah Rahardjo, Ryona M. Readel B. R. Paruntu Runtu , Chevalier Saing, Sitti R. Sembor, Giva Syaloom Shelty D. M. Sumual Sigarlaki, Diana Lililyans Sinta E. J. Kaunang Sito Meiyanto Solang, Deetje J. Syalomitha Pantow Tasiringan, Hilda Anelin Tellma Monna Tiwa Therecy Y. Mangamis Tiara Veronika Toar Deliezer Bram Mambu Tulung , Josy Wulansari Lisu Sarungu Yolandinova Sitorus Zur R. Ramli