Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Pengaruh Motivasi Kerja terhadap Kepuasan Kerja pada Guru SMA Negeri 3 Manado Maliangkay, Agnes T.; Tiwa, Tellma M.; Sengkey, Stevi B.
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3386

Abstract

Kepuasan Kerja guru merupakan salah satu faktor penting dalam menentukkan kualitas pendidikan di sekolah. Salah satu variabel yang berperan dalam membentuk kepuasan kerja adalah motivasi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Motivasi kerja Terhadap kepuasan Kerja pada Guru Sma negeri 3 Manado. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jumlah populasi sebanyak 70 orang. Pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuisioner. Berdasarkan hasil analisis data t yakni (7,098) dengan nilai signifikansi (0,000) (p<0,05) dimana terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara motivasi kerja dan kepuasan kerja. Kemudian melalui uji koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square atau koefesiien determinasi bernilai 0,426 artinya Motivasi Kerja memberikan sumbangan pengaruh sebesar 42,6% pada Kepuasan Kerja pada Guru Sma Negeri 3 Manado. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat Motivasi Kerja yang dirasakan oleh para Guru maka semakin tinggi juga tingkat Kepuasan Kerja yang dirasakan.
Gangguan Bipolar pada Remaja Lantu, Gloria Natalie; Ginting, Hestria Br; Pantow, Syalomitha; Sembor, Giva Syaloom; Ninda, Herlina Sianly; Sengkey, Stevi Becher; Wantah, Mario Erick
Afeksi: Jurnal Psikologi Vol. 3 No. 4 (2024): Afeksi: Jurnal Psikologi
Publisher : Afeksi: Jurnal Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja sebagai usia transisi merupakan usia yang peka terhadap pengalaman gangguan bipolar. Tidak semua remaja mampu untuk melalui perubahan-perubahan yang terjadi pada masa transisi dengan baik, bahkan di antara mereka mulai mengalami berbagai peristiwa yang tidak mengenakkan. Remaja yang tidak memiliki kesiapan dalam menghadapi berbagai permasalahan hidup dapat menjadi salah satu faktor yang menyebabkan potensi risiko remaja mengalami depresi, bahkan hingga ke tahap memiliki gangguan bipolar. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana gangguan bipolar dapat terjadi pada remaja dan mencari tahu bagaimana upaya dalam menyebarkan informasi mengenai permasalahan gangguan bipolar pada remaja. Metode penelitian ini adalah Literature Review atau tinjauan pustaka dan menggunakan penelitian deskriptif. Metode penelitian ini menggunakan desain literature review dengan jenis scooping review yang merupakan metode dengan cara mengindentifikasi literatur yang ada secara menyeluruh dan mendalam serta memiliki keterkaitan dengan topik yang akan diteliti. Data penelitian literature review merupakan data sekunder yang diperoleh bukan dari pengamatan langsung, namun dari data penelitian sebelumnya. Hasil dari penelitian ini yaitu menjelaskan tentang pengertian gangguan bipolar, gejala bipolar, usia penderita bipolar, penyebab gangguan bipolar, cara mendiagnosis gangguan bipolar dan penanganan gangguan bipolar.
KEBERMAKNAAN HIDUP PADA ANAK BINAAN KASUS PERSETUBUHAN DENGAN ANAK Parinding, Indah N.; Lumapow, Harol R.; Sengkey, Stevi B.
PSIKOPEDIA Vol. 6 No. 3 (2025): September
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v6i3.12108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat kebermaknaan hidup pada remaja akhir yang terlibat dengan kasus persetubuhan dengan anak di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Tomohon. Dengan memaknai hidup, anak binaan akan merasakan arti dan tujuan hidupnya dalam menjalani kehidupan meskipun harus berada di LAPAS Anak dan dapat melanjutkan hidup dengan baik dalam masyarakat setelah masa tahanan selesai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi melihat kebermaknaan hidup dengan pengalaman subjektif pada anak binaan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan yakni dengan wawancara dan observasi, anak binaan dengan kasus persetubuhan anak telah mendapatkan kebermaknaan hidup selama menjalani masa pidana di LPKA II Tomohon. Anak binaan mampu menghayati kehidupannya dengan mengambil pengalaman dari kesalahan yang ditelah dilakukan di masa lalu. Adapun 6 aspek yang berpengaruh terhadap anak binaan dalam menemukan kebermaknaan hidup antara lain aspek pemahaman diri, makna hidup, pengubahan sikap, keikatan diri, kegiatan terarah, dan dukungan sosial.
STUDI DESKRIPTIF KUANTITATIF TENTANG HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH OTORITER ORANG TUA DENGAN PERILAKU AGRESIF PADA SISWA DI SMA NEGERI 1 AMURANG BARAT DAN SMA KATOLIK AQUINO AMURANG BARAT Sengkey, Stevi B; Tiwa, Tellma M
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 6, No 2 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v6i2.3162

Abstract

This study aims to determine the relationship between parental authoritarian parenting with aggressive behavior in public and private high school students. The hypothesis in this study is that there is a positive relationship between authoritarian parenting and aggressive behavior among students in public and private high schools. To test the research hypothesis, researchers took data using the Buss and Perry aggressive behavior scale (1992) which was adapted by Puteri (2015), and the authoritarian parenting scale from Ribeiro (2009) which was adapted by Hertanti 2014). The scale was distributed to 137 public and private high school students in Amurang Barat. Correlation analysis shows the coefficient of aggressive behavior and father's authoritarian parenting is r = 0.253 with a significance of p = 0.000 (p < 0.05) and the coefficient of aggressive behavior and mother's authoritarian parenting is r = 0.259 with a significance of p = 0.000 (p < 0.05) so that the hypothesis is accepted
ANALISIS RESILIENSI SISWA SMA DI KOTA TOMOHON DALAM MASA PANDEMI COVID-19 Kumaat, Theophany D; Tiwa, Tellma M; Sengkey, Stevi B
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 6, No 2 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v6i2.3137

Abstract

The Covid-19 pandemic affects most of the aspects in our life. Resilience is the ability of maintaining self during hard time and how to raise after the hard time. Subject of this research are 300 high school student, age 15-18, lives in Tomohon, and Study from Home during Covid-19 pandemic. The questionnaire was shared using social media, and the sample was taken using snow ball technique. The data was analysed using t-test dan one way anova. The result shows that 48% of the subject have medium level of resilience, and the lowest 3% of the subject have low level of resilience
Hubungan Penggunaan Gadget Dengan Perkembangan Emosional Pada Anak Usia TK di Santa Theresia Sengkey, Stevi Becher
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Preschoolers are frequently exposed to gadgets, potentially impacting their emotional development. This study investigates the relationship between gadget use and emotional development in preschool-age children. Using a probability sampling technique with cluster sampling, the study involved 52 respondents from two Santa Theresia Kindergarten sites. A validated and reliable gadget use questionnaire was employed, while emotional development was assessed using the Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ). The study revealed that preschoolers' gadget use intensity and attitude were generally moderate, while their emotional development was mostly borderline. The Spearman's rho test showed a significant correlation (p<0.05) with a low correlation coefficient (OR=-0.363) between gadget use and emotional development. These findings suggest that parents should monitor and accompany their children's gadget use. Introducing traditional games can be an effective way to divert children's attention from gadgets and promote emotional skill development..