Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Pemodelan Indeks Ketahanan Pangan di Indonesia Berdasarkan Pendekatan Regresi Logistik Ordinal Data Panel Efek Acak Anisa Laila Azhar; Suliyanto Suliyanto; Nur Chamidah; Elly Ana; Dita Amelia
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 29, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.86511

Abstract

ABSTRACTIndonesia is an agricultural country with the agricultural sector being an important sector in supporting food needs. Food availability that is less than necessary can lead to an unstable economy, as well as disrupt national food security. This study was conducted to model The Food Security Index (Indeks Ketahanan Pangan, IKP) and to find out what factors affect the status of food security in Indonesia.The analysis method used in this study is the logistic regression analysis of panel data with random effects. The data used in this study is secondary data related to IKP sourced from the Ministry of Agriculture and factors that are suspected to affect IKP in each province sourced from the Central Statistics Agency (Badan Pusat Statistik, BPS) from 2019 to 2021. The results of the analysis showed that statistically, the variable percentage of stunted toddlers and the variable percentage of households with access to electricity had a significant effect on the IKP. In addition, the results of the model conformity test showed that the random effect panel data logistic regression model was more in line with the classification accuracy of 50.98% when compared to the standard logistic regression with a classification accuracy of 40.80%.
Peramalan Harga Gandum di Tengah Invasi Rusia ke Ukraina dengan Pendekatan Intervensi Fungsi Step Marcel Laverda Subiyanto; Sediono Sediono; Elly Ana; M. Fariz Fadillah Mardianto; Elly Pusporani
Journal of Mathematics Education and Science Vol. 6 No. 2 (2023): Journal of Mathematics Education and Science
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/james.v6i2.1824

Abstract

Semenjak konflik antara Federasi Rusia dan Ukraina terjadi, perekonomian dunia terdampak cukup parah terutama harga komoditas dunia. Akibat dari perang di Ukraina, beberapa rantai-pasok komoditas pangan dunia mengalami hambatan, hingga berujung pada krisis pangan di sejumlah wilayah di Afrika dan mulai merambat ke beberapa negara khususnya di Asia. Gandum merupakan salah satu komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga akibat dari konflik yang terjadi di Ukraina. Kenaikan harga gandum tersebut berdampak pula terhadap kenaikan harga produk turunan dari gandum, seperti tepung yang merupakan bahan baku pembuatan roti dan mie. Produk mie dan roti di Indonesia merupakan salah satu makanan pokok pengganti nasi, sehingga jika kondisi kenaikan harga gandum tidak diatasi, dikhawatirkan akan terjadi krisis pangan di Indonesia. Penelitian ini akan memodelkan dan memprediksi harga gandum dunia di tengah konflik antara Rusia dan Ukraina dengan pendekatan model intervensi fungsi step. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prediksi harga komoditas gandum dunia di tengah invasi Rusia ke Ukraina dengan pendekatan model intervensi fungsi step menunjukkan hasil yang akurat. Model ARIMA(1,1,0) dengan b=0, s=2, dan r=2 menjadi model intervensi fungsi step paling baik. Nilai MAPE yang ditentukan dari pengujian data adalah 14,27%.
Analisis Pengaruh Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) terhadap Kondisi Kurang Gizi dan Stunting di Kota Surabaya Adma Novita Sari; Agnes Happy Julianto; Davina Shafa Vanisa; Muhammad Rosyid Ridho Az Zuhro; Dita Amelia; M.Fariz Fadillah Mardianto; Elly Ana
Inferensi Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Department of Statistics ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j27213862.v6i2.15434

Abstract

Kasus stunting dan kurang gizi di kota Surabaya masih menjadi permasalahan pelik. Pasalnya, meski sudah mengalami penurunan drastis hingga 50%, tetapi prevalensi kasus positifnya masih melebihi ambang batas maksimal yang ditetapkan oleh BKKBN. Dilansir dari BPS dan BKKBN Provinsi Jawa Timur pada tahun 2021, kasus stunting di Kota Surabaya mencapai lebih dari 1.000 kasus atau setara 28,9% dan kasus kurang gizi mencapai lebih dari 160 kasus yang tersebar di seluruh wilayah kota Surabaya. Salah satu penyebab tingginya kasus ini adalah standar sanitasi masyarakat atau Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) masih belum memenuhi indikator baik atau bersih. Oleh karena itu, dengan menggunakan analisis Multivariate Analysis of Variance (MANOVA) akan dibuktikan sekaligus menjawab hasil penelitian terdahulu terkait pengaruh standar sanitasi terhadap kedua kasus tersebut. Dengan menggunakan metode studi literatur dan mengambil data sekunder dengan pendekatan statistik kuantitatif dimana prevalensi stunting dan kurang gizi sebagai variabel dependen dan standar sanitasi sebagai variabel independen terbukti bahwa standar sanitasi memang berpengaruh terhadap kondisi kurang gizi dan stunting di kota Surabaya. Hasil ini sangat bermanfaat untuk menindaklanjuti kasus agar pemerintah, dinas terkait, serta masyarakat umum mampu bersinergi untuk menuju ”zero stunting and malnutrition” di kota Surabaya. 
Pengelompokan Daerah di Jawa Timur Berbasis Indikator Kesejahteraan Masyarakat dengan Pendekatan Analisis Cluster Hierarki dan Nonhierarki Muhammad Fikry Al Farizi; Faradilla Harianto; Maria Setya Dewanti; Cynthia Anggelyn Siburian; M. Fariz Fadillah Mardianto; Dita Amelia; Elly Ana
Inferensi Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Department of Statistics ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j27213862.v6i2.15452

Abstract

Based on Central Statistics Agency (BPS) data in September 2021, East Java is a province with the largest number of poor people in Indonesia with a total of 26,503 million people. Poverty is one of the factors that affect people's welfare in East Java. Therefore, this research was conducted to classify regencies and cities in East Java based on indicators of community welfare through a hierarchical cluster analysis approach using the single linkage, complete linkage, average linkage, and ward methods, determine the optimum cluster for each method using Pseudo – F, then compare the four methods and determine the best method using the rated value, as well as identify the characteristics of each cluster group based on the best method. There are six variables that will be used in this study. All variable data is secondary data obtained from the official website of the Central Statistics Agency (BPS) of East Java Province. This study produced four clusters using the average linkage method as the best method. This research is expected to be useful as a consideration for evaluating the government and related agencies to overcome the main problems that still occur in each regency and city. Thus, the welfare of the people of East Java can be realized and the SDGs targets in Indonesia can be achieved.
Pengelompokan Kecamatan di Provinsi Bali Berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) Tahun 2022 dengan Analisis Diskriminan Azzah Nazhifa Wina Ramadhani; Aulia Ramadhanti; Aini Divayanti Arrofah; M. Nabil Saputra; Dita Amelia; M. Fariz Fadillah Mardianto; Elly Ana
Jurnal Matematika, Statistika dan Komputasi Vol. 20 No. 3 (2024): May 2024
Publisher : Department of Mathematics, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/j.v20i3.32662

Abstract

One of the key achievements in national development is the success in building villages as the smallest administrative units because that is starting point for the development of an economy within the community. Therefore, it is crucial for the government to conduct mapping for development to enhance the quality of the population and the respective regions. The purpose of this research is to categorize several districts in Province of Bali into specific statues based on Village Development Index using discriminant analysis method. The result of this research indicates a high classification rate of 92.857% for the discriminant model formed. This suggests that almost all districts in both categories have been classified into groups that align with the original data.  
Classification Classification of Criminal Events based on Biplot Analysis Doni Muhammad Fauzi; Sanda Insania Dewanty; Farah Fauziah Putri; Alya Rahma Inneztiana; M. Fariz Fadillah Mardianto; Dita Amelia; Elly Ana
Jurnal Varian Vol 7 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/varian.v7i2.3795

Abstract

Kriminalitas merupakan suatu perilaku yang melanggar hukum dan aturan dalam masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis data biplot jumlah kejahatan di berbagai provinsi di Indonesia. Biplot merupakan analisis yang berguna untuk menafsirkan hubungan antara variabel dan objek dalam bentuk grafik tunggal. Sumber data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berasal dari website Badan Pusat Statistik yang berjudul “Statistik Kriminal 2022”. 34 kepolisian daerah yang mewakili setiap provinsi di Indonesia menjadi objek pengamatan dan 9 klasifikasi kejahatan menjadi variabel. Metode penelitian ini menggunakan analisis biplot dengan bantuan fiton. Dari nilai Dekomposisi Nilai Singular, keragaman data yang dapat dijelaskan sebesar 73,714%. Pada grafik analisis biplot hubungan antar observasi diperoleh bahwa observasi atau objek polda dari setiap provinsi tersebar terpusat pada satu kuadran. Hubungan antar variabel yang paling tinggi adalah korelasi antara variabel kejahatan narkotika dengan kejahatan yang berkaitan dengan penggelapan, penipuan, dan korupsi, sedangkan hubungan yang paling rendah adalah korelasi antara kejahatan narkotika dengan kejahatan terhadap ketertiban umum. Dalam hubungan observasi dengan variabel diperoleh 4 kelompok. Keberagaman variabel yang paling tinggi terletak pada kejahatan terhadap kebebasan masyarakat, sedangkan keberagaman variabel yang paling rendah terletak pada kejahatan terhadap kesusilaan.
Poverty Modeling in Indonesia: a Spatial Regression Analysis Ameliatul 'Iffah; Suliyanto Suliyanto; Sediono Sediono; Toha Saifudin; Elly Ana; Dita Amelia
Economics Development Analysis Journal Vol 12 No 4 (2023): Economics Development Analysis Journal
Publisher : Economics Development Department, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edaj.v12i4.66027

Abstract

The government has made various efforts to reduce poverty in Indonesia. However, based on the World Population Review report, Indonesia is still ranked as the 73rd poorest country in the world in 2022 based on the value of gross national income. Therefore, it is necessary to identify the factors that affect poverty. This research was conducted by comparing classical, spatial lag, and spatial error regression, and the best model will be selected. The results show that the spatial error regression model is the best, based on the highest coefficient of determination and the lowest Akaike's information criterion value. Based on the best model, it is found that the expected years of schooling, the rate of gross regional domestic product, the percentage of households that have access to proper sanitation services, and the percentage of households with electric lighting sources have a significant effect on the percentage of poor people. The percentage of poor people in a province is also influenced by the percentage of poor people in the surrounding provinces. The results of this simulation can help the government take initiatives or policies aimed at reducing poverty in Indonesia based on variables that affect poverty.
Pengelompokan Kabupaten dan Kota di Jawa Timur berdasarkan Percepatan Pemulihan Ekonomi Menggunakan Pendekatan Hirearki Mahadesyawardani, Arinda; Zhafirab, Azizah Atsariyyah; Ariyawan, Jovansha; Humaira, Edla Putri; Mardianto, M. Fariz Fadillah; Amelia, Dita; Ana, Elly
EKSPONENSIAL Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Eksponensial
Publisher : Program Studi Statistika FMIPA Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/eksponensial.v15i1.1273

Abstract

The Covid-19 pandemic's diverse impact on Indonesia's economy, particularly in East Java, spurred the government to formulate a comprehensive work plan targeting three key objectives, one of which is to expedite economic recovery. This plan focuses on three key indicators: economic growth, open unemployment rate (TPT), and the gini ratio. It is known that during the pandemic, East Java initially experienced economic growth that contracted until eventually showing positive growth in the second quarter of 2021, which has been supported by national policies. This study explores district and city classification in East Java based on economic recovery indicators through hierarchical clustering. The analysis identifies Ward's linkage as the most effective model, with a cophenetic correlation coefficient of 0.9311. Internal clustering validation tests reveal two optimal clusters. Cluster 1 is characterized by a notably high average acceleration of economic recovery across all three indicators. The findings suggest that the government should optimize the economic stimulus program for cluster 2 and focus on enhancing income redistribution and job opportunities for cluster 1.
Penentuan Kategori Kelulusan Mahasiswa Menggunakan Metode Analisis Diskriminan Nurdin, Nabila; Aulia, Niswa Faizah; Ramadhani, Maulana Syah Putra; Marbun, Barnabas Anthony Philbert; Amelia, Dita; Mardianto, M. Fariz Fadillah; Ana, Elly
Zeta - Math Journal Vol 9 No 1 (2024): Mei
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/zeta.2024.9.1.31-40

Abstract

Kelulusan tepat waktu merupakan salah satu cara menilai kualitas sebuah perguruan tinggi. Artikel ini membahas penerapan analisis diskriminan dalam menentukan kelulusan mahasiswa dengan mempertimbangkan lima indikator utama, yaitu Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), Pelatihan Pengembangan Diri (PPD), Prestasi, Kegiatan Organisasi (KO), dan Forum Komunikasi Kampus (FKK). Dengan menganalisis data historis, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kontribusi dari masing-masing indikator terhadap kecepatan lulus mahasiswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan antara kelompok responden yang lulus cepat dan tidak lulus cepat dengan indikator IPK sebagai variabel paling efisien dalam membedakan kedua kelompok tersebut. Fungsi diskriminan yang dihasilkan mempunyai nilai ketepatan klasifikasi sebesar 73,3%, sehingga dapat digunakan untuk pengklasifikasian kategori kelulusan. Hasil analisis dapat memberikan wawasan mendalam tentang peran dari setiap indikator, membantu mahasiswa agar lebih fokus dalam meningkatkan IPK, dan memungkinkan institusi pendidikan untuk mengembangkan strategi yang lebih efektif dalam mendukung mahasiswa menuju kelulusan. Pendekatan analisis diskriminan pada lima indikator ini membuka pintu bagi perbaikan kontinu dalam sistem evaluasi kelulusan, menciptakan landasan bagi kebijakan pendidikan yang berorientasi pada hasil dan memberikan dampak positif pada kualitas Pendidikan.
Pemahaman Kondisi Kesulitan Mandiri Penduduk Indonesia 2022 dengan Pendekatan Multidimensional Scaling Tagawa, Dustin Nathanael; Amelia, Dita; Mardianto, M. Fariz Fadillah; Ana, Elly; Fortunata, Regina; Aflaha, Nabila Shafa; Wibawa, Yoga Setya
Zeta - Math Journal Vol 9 No 1 (2024): Mei
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/zeta.2024.9.1.21-30

Abstract

Dengan populasi sebanyak 270,20 juta jiwa, Indonesia terus menghadapi dinamika demografi kompleks yang tercermin dalam Sensus Penduduk 2020. Meskipun IPM (Indeks Pembangunan Manusia) 2023 mencapai kategori tertinggi, tantangan mengenai kehidupan sehat dan sejahtera, serta tenaga kerja yang optimal dan produktif masih terus muncul. Ini terbukti dengan adanya 1,43% prevelensi penyandang disabilitias dan 933.833 penduduk yang kesulitan mengurus diri sendiri pada tahun 2022. Dalam mendukung TPB (Tujuan Pembangunan Berkelanjutan) dan Indonesia Emas 2045, penelitian ini menggunakan metode Multidimensional Scaling dalam menganalisis penduduk Indonesia pada tahun 2022 yang memiliki kondisi kesulitan untuk mengurus diri sendiri menurut faktor penyebabnya dan kelompok usia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memetakan penduduk Indonesia dengan kesulitan mengurus diri sendiri berdasarkan penyebab dan kelompok usia, serta menganalisis keterkaitannya dengan penduduk Indonesia tahun 2022 yang mengalami kondisi kesulitan mengurus diri sendiri. Manfaat dari penelitian yang dilakukan adalah dapat menyumbangkan pemikiran bagi pemerintah agar dapat menentukan langkah-langkah strategis dan tepat dalam meningkatkan IPM 2023 dengan kondisi masyarakat yang mengalami kesulitan mengurus diri sendiri. Hasil penelitian ini bahwa faktor keterbatasan fisik menjadi penyebab utama penduduk Indonesia mengalami kondisi kesulitan mengurus diri sendiri, terutama pada kelompok usia 45 tahun ke atas.
Co-Authors Abdillah, Adrian Wahyu Adma Novita Sari Aflaha, Nabila Shafa Agnes Happy Julianto Ain, Dzuria Hilma Qurotu Aini Divayanti Arrofah Aldawiyah, Najwa Khoir Alya Rahma Inneztiana Amalia, Nadinta Kasih Ameliatul 'Iffah Anggriawan, Muhammad Rizal Aniq Atiqi Anisa Laila Azhar Annisa Putri Nayumi Ardi Kurniawan Ardi Kurniawan Ariyawan, Jovansha Astuti, Aprillia Aulia Ramadhanti Aulia, Niswa Faizah Ayuning Dwis Cahyasari Azzah Nazhifa Wina Ramadhani Bintang Alyaa Sabila Budi Lestari Budijono, Gabriella Agnes Cantika Dhiya Christopher Andreas Cynthia Anggelyn Siburian Darmawan, Kezia Eunike Davina Shafa Vanisa Dewanty, Sanda Insania Dewi, Berlianti Alisa Dita Amelia Dita Amelia Dita Amelia, Dita Doni Muhammad Fauzi Dwiyanto, Adelia Sukma Elly Pusporani Erfiana Erfiana Faradilla Harianto Farah Fauziah Putri Fauzi, Doni Muhammad Fitri, Marfa Audilla Fitriyani, Mubadi’ul Fortunata, Regina Ganesya Intantalia Ghasani, Anisah Nabilah Grace Lucyana Koesnadi Gunawan, Syifa' Azizah Putri Hardiansyah, Fernanda Rizky Humaira, Edla Putri Ilma Amira Rahmayanti Inneztiana, Alya Rahma Isna Nurul Izza Amalia Julia Widiyanti Karina Rubita Makhbubah Karina Tri Handayani Khairian, Farhan Aldan Khoirun Niswatin Kurnia, Rizky Dwi Kusuma, Shalwa Oktavia M. Fariz Fadillah Mardianto M. Nabil Saputra Mahadesyawardani, Arinda Marbun, Barnabas Anthony Philbert Marcel Laverda Subiyanto Maria Setya Dewanti Marpaung, Josua Ronaldo Davico Marthabakti, CitraWani Maulana Syah Putra Ramadhani Mochammad Baihaqi Muhammad Fikry Al Farizi Muhammad Rizaldy Baihaqi Muhammad Rosyid Ridho Az Zuhro Muhammad Walid Jumlat Na'imatul Lu'lu'a Nadia Dwi Marwanda Nitasari, Alfi Nur Noviatus Sholihah Nugroho, Hariawan Widi Nur Chamidah Nur chamnidah Nurdin, Nabila Pambudi, Daffa Satrio Pratama, Fachriza Yosa Putra, Mochamad Rasyid Aditya Putri Fardha Asa Oktavia Hans Putri Masyita Qomaryah Putri, Farah Fauziah Rahmada, Indrastanto Oktodian Rahmanita, Tentri Ryan Ramadhan, Achmad Wahyu Ramadhani, Maulana Syah Putra Ramadhanty, Devira Thania Salsabila, Fatiha Nadia Salsabylla Nada Apsariny Sanda Insania Dewanty Sari, Ni Wayan Widya Septia Sediono, Sediono Shafira Renianti, Fayza Siagian, Kimberly Maserati Siti Maghfirotul Ulyah Sofia Andika Nur Fajrina Suliyanto Suliyanto Suliyanto Suliyanto Suryono, Alda Fuadiyah Syaugi Sungkar, Salman Tagawa, Dustin Nathanael Tianda, Izhar Muhammad Toha Saifudin Vanisa, Davina Shafa Wibawa, Yoga Setya Wulandari, Indana Zulfa Yolanda Swastika Yonani Zahrani, Vista Vanadya Zhafirab, Azizah Atsariyyah