Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Tinjauan Sistematis Terhadap Efektivitas Berbagai Metode Pengobatan Wasir Nazahra Amani Hermawan; Sella Putri Herwadi; Ghina Salsabilla; Afianti Sulastri; Ridha Wahdini; Salasa, Sehabudin; Sri Sumartini; Asih Purwandari Wahyoe Puspita
Jurnal Kesehatan Madani Medika Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36569/jmm.v16i1.467

Abstract

Wasir atau hemoroid merupakan kondisi anorektal yang umum terjadi di seluruh dunia, memengaruhi jutaan orang dari berbagai kelompok usia dan latar belakang. Wasir dapat secara signifikan memengaruhi kualitas hidup pasien. Namun, tinjauan komprehensif yang membandingkan semua modalitas pengobatan yang tersedia masih terbatas. Tinjauan literatur sistematis ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan efektivitas berbagai pilihan pengobatan untuk wasir. Dengan mengikuti pedoman PRISMA, pencarian literatur dilakukan di basis data ScienceDirect dan Scopus untuk studi yang diterbitkan antara tahun 2020 dan 2025. Kriteria inkulsi yang digunakan adalah artikel dengan publikasi dalam rentang tahun 2020 hingga 2025, menggunakan Bahasa inggris, dapat diakses seluruh teks, dan tipe artikelnya yaitu RCT, studi komparatif, observasional dan retrospektif dengan pembanding. Delapan artikel yang memenuhi kriteria inklusi ini dipilih untuk analisis lebih lanjut. Hasil penelitian ini memberikan bukti efektivitas komparatif dan keamanan modalitas pengobatan yang berbeda berdasarkan tingkat keparahan wasir dan faktor spesifik pasien. Wasir derajat I-II, penatalaksanaan konservatif dengan flavonoid, salep pippalyadi dan obat venoaktif muncul sebagai pilihan lini pertama. Wasir derajat II-III mendapat manfaat dari prosedur invasif minimal seperti rubber band ligation atau aplikasi BANANA-Clip. Untuk wasir derajat III-IV, intervensi bedah seperti hemoroidektomi menunjukkan kemanjuran yang unggul. Glyceryl trinitrate terbukti lebih aman dan efektif daripada trombektomi untuk wasir trombosis. Penelitian ini mengonfirmasi hierarki efektivitas pengobatan wasir berdasarkan tingkat keparahan dan menyoroti pentingnya pengambilan keputusan berdasarkan bukti dalam praktik klinis.
Obesity related factors in school-aged children: A qualitative study Santika Santika; Septian Andriyani; Asih Purwandari Wahyoe Puspita
Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Vol. 8 No. 4 (2025): Volume 8 Number 4
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/minh.v8i4.980

Abstract

Background: Childhood obesity among school-aged children has become an escalating public health concern in Indonesia. It significantly affects children’s physical, mental, and social well-being. Obesity arises from a complex interplay of biological, environmental, behavioral, and parenting-related factors. Purpose: To examine the contributing factors to obesity in school-aged children. Method: A qualitative research design was employed using a phenomenological approach. Data were collected through in-depth interviews with five parents of elementary school children (grades 1–6) who had been diagnosed with obesity. Each interview was conducted in one day, with a duration of no more than 30 minutes per Respondent. The data were analyzed through coding and theme identification. Results: The analysis revealed five primary themes contributing to childhood obesity: a sedentary lifestyle, genetic influences, eating habits and parenting style, frequent consumption of snacks and sugary drinks, and irregular sleep patterns and habits. Conclusion: Obesity in school-aged children is driven by an interaction of sedentary behavior, unhealthy lifestyle habits, parenting practices, high sugar intake, genetic predisposition, and poor sleep routines. Preventive measures should adopt a holistic approach involving families, schools, and the surrounding environment to instill healthy behaviors from an early age.
Smart Virtual Reality–Artificial Intelligence for Improving Vulva Hygiene Knowledge and Attitudes among Early Adolescents Girls: Smart VR-AI untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap Remaja Awal Mengenai Kebersihan Vulva Rizkia Sukma Nurhaliza; Lisna Anisa Fitriana; Asih Purwandari Wahyoe Puspita
Nursing Current: Jurnal Keperawatan Vol. 13 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/nc.v13i2.10380

Abstract

Vulva hygiene is a crucial yet often overlooked aspect of adolescent reproductive health, and early adolescents often lack engaging and effective educational media. Smart Virtual Reality–Artificial Intelligence (VR–AI) based education provides an immersive and personalized learning experience, which has the potential to improve health literacy more effectively than conventional approaches. This study aimed to evaluate the effectiveness of VR–AI–based education in improving knowledge and attitudes related to vulva hygiene among early adolescent girls. A quasi-experimental nonequivalent pretest–posttest control group design was conducted at a public elementary school in Purwakarta, Indonesia, involving 35 female students aged 10–13 years, divided into intervention (n=18) and control (n=17) groups. The intervention group received a 3-minute VR–AI educational video via VR headsets, while the control group received a conventional lecture with equivalent duration and content. Knowledge and attitudes were measured using validated questionnaires and analyzed with parametric and nonparametric tests at a significance level of α=0.05. Both groups experienced significant improvements in knowledge (intervention: p<0.001; control: p=0.003) and attitudes (intervention: p=0.001; control: p=0.010). Post-test attitudes were significantly higher in the intervention group compared with the control group (p=0.014), although knowledge did not differ significantly (p=0.075). VR–AI–based education enhances positive attitudes and represents a beneficial approach to adolescent reproductive health promotion. Schools are encouraged to integrate VR–AI media as a complementary strategy to strengthen the effectiveness and long-term sustainability of health education programs.
Pengaruh Pemberian Telur Ayam dan Buah Jeruk Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Remaja Dengan Anemia Dhea Hamidah; Linda Amalia; Asih Purwandari Wahyoe Puspita
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2025): Maret : Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v5i1.5008

Abstract

Anemia is a condition when hemoglobin levels are below normal, disrupting the oxygen supply to body tissues. This study aims to determine the effect of chicken egg and citrus fruit consumption on hemoglobin levels in adolescent girls with mild to moderate anemia at SMAN Darmaraja in 2025. This study used a quantitative approach with a quasi-experimental design and a one-group pretest-posttest design. A total of 30 adolescent girls who had hemoglobin levels between 8–11.9 g/dL were divided into treatment and control groups. The intervention was in the form of giving boiled chicken eggs and citrus fruit for six consecutive days. The results of the Wilcoxon test showed a significant increase in hemoglobin levels in the treatment group, while the control group did not experience significant changes. The Mann-Whitney test also showed a significant difference between the two groups after treatment. These results prove that consumption of chicken eggs and citrus fruit has a positive effect on increasing hemoglobin levels. The protein, iron, and vitamin content in both ingredients play an important role in improving hemoglobin levels. The implications of this study indicate that this simple food combination can be an alternative non-pharmacological nutritional therapy for adolescent girls with anemia..
Pengaruh Konsumsi Buah Pepaya Terhadap Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil dengan Risiko Anemia Gefira Aulia Nazwa; Linda Amalia; Asih Purwandari Wahyoe Puspita
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.44877

Abstract

Anemia merupakan suatu kondisi tubuh yang memiliki jumlah sel darah merah (eritrosit) kurang dari kebutuhan  Anemia pada kehamilan adalah kondisi ibu hamil dengan kadar Hb < 11 g/dl pada trimester I dan III atau < 10,5 g/dl pada trimester II. Penyebab anemia bersifat multifaktorial. Anemia dapat disebabkan oleh faktor perilaku, lingkungan, genetik, penyakit infeksi, maupun pelayanan Kesehatan.  Adapun dampak yang akan terjadi pada ibu jika ibu kekurangan kadar hemoglobin yaitu ibu dapat mengalami perdaraham bahkan akan menyebabkan kematian kepada ibu dan bayi Adapun upaya yang dapat dilakukan untuk  meningkatkan kadar hemoglobin salah satunya yaitu mengubah kebiasaan pola makan dengan menambahkan konsumsi yang memudahkan absorbsi besi seperti menambahkan vitamin C yang dapat meningkatkan kadar hemoglobin . Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh konsumsi buah pepaya terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia, Teknik yang digunakan dalam penelitian ini yakni quasy eksperimen dan rancangan one-group Preetest dan Posttest. Populasi penelitian ini yaitu seluruh ibu hamil diwilayah kerja Puskesmas Sukawarna, dengan 30 sample ibu hamil.Hasil analisa data menggunakan uji statistik Independent samples T-test didapatkan hasil nilai  ρ  = <0.001 dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05) dapat dikatakan bahwa ρ value < α  maka dapat di simpulkan bahwa pemberian buah pepaya selama lima hari terbukti meningkatkan kadar Hemoglobin secara signifikan pada ibu hamil dengan risiko anemia.