Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

The Relationship of Parenting Patterns to the Level of Personal Hygiene Independence Children Aged 4-6 Years in Pandemic Rachman, Yufa Yustika; Rahmadani, Ni Kadek Aris
BELIA: Early Childhood Education Papers Vol 12 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Jurusan PGPAUD FIP UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/belia.v12i2.61209

Abstract

One of the things that has an impact on kids' independence is parenting. Future child development, particularly in terms of personal cleanliness, will greatly benefit from this freedom. Personal hygiene independence should be instilled in children from a young age since it will improve the next generation's quality of life and shield them from various illnesses, particularly in light of the current epidemic. Children's immune systems are still developing, making them more susceptible to a wide range of infections. Skin disorders, viral infections, gastrointestinal disorders, and even diseases that render some body parts inoperable are among the illnesses connected to children's personal hygiene (Amanatillah, 2019). Therefore, parents need to be educated to focus more on their kids' personal cleanliness. This study was conducted at Al Khoiriyah Kindergarten Klareyan during a pandemic to examine the association between parenting styles and the degree of personal hygiene independence of children aged 4-6 years. The method employed in this study is a cross sectional method, which uses data from research variables gathered at a certain point in time. 30 respondents who were selected using the total sampling method made up the sample for this investigation. The result of this study a significant positive and unidirectional relationship between parenting styles and children's level of independence in personal hygiene during a pandemic at Al Khoiriyah Kindergarten in Klareyan, with a significance value of 0.009 0.05 and a Pearson correlation value of 0.470, indicating a moderate degree of relationship between the two variables. The findings of the correlation coefficient test show that parenting generally has a very excellent category of 77%, with the most authoritarian parenting style having a moderately authoritarian category of 80% and the least authoritarian parenting style having a moderate category of 63%. The average category for the child's independence in maintaining personal hygiene throughout the pandemic was 67%. Additionally, the indicators of toilet training, skin and hair cleanliness, dental and oral hygiene, and the use of appropriate health protocols fall under the extremely high category of indicators of children's independence in terms of personal hygiene during the pandemic.
The Influence of the Role of Parents on Early Child Health Protocol Discipline in the New Normal Era Zain, Firda Lulu Syarifah; Rahmadani, Ni Kadek Aris
BELIA: Early Childhood Education Papers Vol 11 No 2 (2022): November 2022
Publisher : Jurusan PGPAUD FIP UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/belia.v11i2.68204

Abstract

Pemerintah menghimbau seluruh maysarakat, termasuk anak-anak untuk disiplin terhadap aturan protokol kesehatan pada era new normal saat pandemi covid-19. Sementara Sulistyorini et al menemukan bahwa terdapat anak-anak yang masih melakukan pelanggaran-pelanggaran kecil protokol kesehatan. Berdasarkan hasil observasi oleh peneliti di Desa Kandri, beberapa anak tidak mematuhi aturan protokol kesehatan seperti tidak mengenakan masker ketika belajar di Madrasah Diniah ataupun ketika berkumpul pada acara-acara desa yang mendatangkan banyak orang, anak-anak juga sering abai untuk mencuci tangan dengan baik dan benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh peran orang tua terhadap kedisiplinan anak usia dini dalam menjalankan protokol kesehatan pada era new normal di Desa Kandri. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah metode deskriptif verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel diambil secara random dengan teknik simple random sampling sebanyak 84 orang. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner. Adapun analisis pengaruh menggunakan uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian pada uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai p = 0,000 dimana lebih rendah dari nilai signifikansi a = 0,05. Maka, Ho ditolak dan Ha diterima, dengan kata lain tedapat pengaruh peran orang tua dalam pencegahan Covid-19 terhadap kedisiplinan anak dalam menjalankan protokol kesehatan. Hasil uji determinasi (R2) menunjukkan peran orang tua memiliki pengaruh sebesar 16,4% terhadap kedisiplinan anak dalam menjalankan protokol kesehatan.
The Influence of the Storytelling Methods Using Media Barrier Game Picture on the Speaking Ability of Children Aged 4-5 Years in Kindergarten Gusti, Safira Inaya; Rahmadani, Ni Kadek Aris
BELIA Early Childhood Education Papers Vol. 14 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/belia.v14i2.13900

Abstract

The aim of this study is to determine the influence of image media barrier game using storytelling methods to improve the speaking skills of children aged 4-5 years. This study used a quantitative approach, namely a preexperimental research type with a one-group pretest-posttest design. The study population was 40 students at RA Melati. The sampling technique used was a descriptive qualitative technique purposive sampling, namely the technique of taking data source samples with certain considerations so that the samples selected are not random but are determined by the researcher. The data collection technique uses observation, questionnaire, assessment scale and documentation. Data analysis techniques using normality tests and linearity tests with hypothesis testing using paired sample T-Test, simple linear regression test, coefficient of determination.The results of the research from the t-test calculation obtained a calculated t value > t table, namely -16.229 and a ttable value = 1.684 df = 39 with a significance value of 0.000 <0.05. can be interpreted that there is a significant increase in the speaking ability of children aged 4-5 years after being given treatment with image barrier game media because the calculated t-value is outside the t-table value until Ho is rejected and Ha is accepted. The results of the data normality test showed a significance value of Asymp sig (2-tailed) of 0.136, which is greater than 0.05, so it is concluded that the distribution is normal. There is a difference in the average value (mean) of children's speaking ability before being given a pretest, namely 72.175 and after being given treatment, namely 101.950, resulting in an increase of 29.77%
Peran Guru dalam Mendukung Perkembangan Emosional Anak Usia Dini dari Keluarga Tidak Utuh Ninit Averiana Fahdani; Ni Kadek Aris Rahmadani
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2320

Abstract

Perkembangan emosional merupakan aspek penting dalam tumbuh kembang anak usia dini yang dipengaruhi oleh kondisi lingkungan keluarga. Anak usia dini dari keluarga tidak utuh berisiko mengalami hambatan perkembangan emosional sehingga memerlukan dukungan dan pendampingan dari guru di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran guru dalam mendukung perkembangan emosional anak usia 5–6 tahun dari keluarga tidak utuh di TK Pertiwi 49 Kota Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas dua anak usia 5–6 tahun, guru kelas, dan kepala sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai pendamping emosional, motivator, konselor, teladan, serta pengganti orang tua melalui pendekatan yang responsif dan empatik. Pendekatan tersebut membantu anak merasa lebih aman, meningkatkan kepercayaan diri, serta mendukung kemampuan regulasi emosi sederhana. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan emosional guru menjadi faktor penting dalam mendukung kesejahteraan emosional anak rentan di lembaga PAUD.
Efektivitas Kegiatan Handicraft Berbasis Bahan Alam dan Daur Ulang terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 5–6 Tahun Ita Rosyida; Ni Kadek Aris Rahmadani
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2026): Desember In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i2.2399

Abstract

Kemampuan motorik halus merupakan aspek perkembangan penting yang perlu distimulasi sejak usia dini. Penelitian sebelumnya umumnya mengkaji efektivitas satu jenis kegiatan handicraft terhadap motorik halus anak, sedangkan penelitian yang mengintegrasikan berbagai jenis handicraft berbahan alam dan daur ulang masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas kegiatan handicraft dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental design berbentuk one-group pretest-posttest design. Sampel penelitian terdiri atas 30 anak kelompok B TK Tarbiyatul Athfal 03 MNU. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan instrumen yang telah valid dan reliabel, kemudian dianalisis menggunakan uji Shapiro-Wilk, paired sample t-test, dan N-Gain. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal (pretest = 0,101; posttest = 0,078). Hasil paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,000<0,05 yang mengindikasikan adanya peningkatan kemampuan motorik halus setelah perlakuan. Hasil N-Gain sebesar 64,66% berada pada kategori cukup efektif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi kegiatan ecoprint, batik jumputan, bubur kertas, dan tanah liat mampu meningkatkan  motorik halus anak serta memberikan variasi model stimulasi motorik halus berbasis bahan alam dan daur ulang dalam pembelajaran anak usia dini.
Penguatan Kompetensi Guru PAUD dalam Pembelajaran Seni Tari untuk Meningkatkan Kreativitas dan Budaya Lokal di Desa Sambirejo, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang Renistiara Medilianasari; Ni Kadek Aris Rahmadani; Fathin Farah Fadhilah; Yuli Kurniawati Sugiyo Pranoto; Naila Nasywa; Fitri Febri Handayani; Lahenda Widiasmara; Agapea Fenda Sozo Sandeva; Arini Mayang Fauni
JURPIKAT Vol 7 No 1 (2026): 7.1 2026
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2778

Abstract

This community service activity aims to strengthen the competence of early childhood teachers in teaching dance as a strategy to enhance creativity and instill local culture in young children in Sambirejo Village, Bringin District, Semarang Regency. The implementation methods include observing the needs of partners, designing programs, providing hands-on training, assisting and conducting evaluations, and monitoring. The results show an improvement in the knowledge, skills, and attitudes of teachers in designing and implementing dance learning that is contextual to the local culture. The outputs of the activity include copyrights, publications in the mass media and the faculty's official website, article publication and a video highlighting the activity. This program contributes to improving the quality of early childhood education services while supporting SDG 4 (Quality Education) and strengthening regional cultural identity.
Implementasi Deep Learning Berbasis Prinsip Mindful-Meaningful-Joyful pada Pembelajaran Anak Usia Dini Dewi Alimatus Sholihah; Ni Kadek Aris Rahmadani
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 11 No 2 (2026): JULI
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.11.2.168-179

Abstract

This study analyzes the implementation of deep learning in early childhood education (PAUD) at TK Pembina ABA 54 Semarang based on the mindful, meaningful, and joyful (MMJ) principles at the planning, implementation, and evaluation stages. Using a qualitative single case study design, it involved two classroom teachers (Class B1 and A1) and children aged 4–6 years. Data were collected through semi-structured interviews, observation of 17 child-engagement indicators, and documentation, then analyzed using the Miles & Huberman interactive model and validated through source and technique triangulation. Results show that deep learning implementation proceeded systematically across all three stages since teachers attended technical training in 2025, with the mindful principle strongest at planning, meaningful dominant at implementation and evaluation, and joyful permeating all stages; all child-engagement indicators fell within the emerging to consistently emerging categories. A dense religious program schedule and parental demands for early literacy and numeracy (calistung) were structural barriers requiring active curriculum negotiation. This study contributes to a cyclical, MMJ-based deep learning implementation model adaptive to religious-based early childhood education in Indonesia.
INOVASI DAUR ULANG LIMBAH ANORGANIK PADA PRODUKSI ECO-RESIN ART UNTUK PENINGKATAN DAYA SAING EKONOMI UMKM SIGUR Deni Setiawan; Ni Kadek Aris Rahmadani; Deasylina Da Ary; R. Agustinus Arum Eka Nugroho; Suyatno Suyatno; Ana Zumrotul Isnaini; Fatimah Nurul Haliim; Alfaiza Sabrina
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v7i3.7362

Abstract

Pengembangan industri kriya eco-resin art di UMKM Sigur Semarang menghadapi tantangan berupa stagnasi estetika desain, tingginya Biaya Pokok Produksi (HPP), dan tingginya angka cacat produk yang mencapai 30%. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk merekayasa nilai produk melalui penguatan estetika seni rupa, inovasi struktur desain produk, dan optimalisasi dampak ekonomi berbasis daur ulang limbah anorganik. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara partisipatif melalui tiga tahap utama, yaitu: (1) inovasi seni rupa “Fosilisasi Modern” dengan memanfaatkan limbah tembaga, kaca, dan plastik HDPE berbasis narrative design; (2) inovasi desain produk melalui rekayasa cetakan dan penerapan teknik konstruksi Core-Filler untuk menyubstitusi volume resin murni; serta (3) digitalisasi kalkulasi HPP dan pendampingan strategi value-based pricing. Hasil kegiatan menunjukkan terciptanya enam prototipe kriya unggulan yang telah memperoleh sertifikat Hak Cipta, substitusi volume resin murni hingga 38,5%, penurunan angka cacat produk menjadi 3,8%, efisiensi HPP sebesar 35%, serta peningkatan margin keuntungan bersih UMKM mitra sebesar 22,5%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa integrasi seni rupa kriya dan rekayasa desain produk mampu mengubah limbah yang semula tidak bernilai menjadi elemen estetika bernilai ekonomi tinggi. Keberhasilan program pengabdian ini menunjukkan potensinya sebagai model percontohan transformasi industri kriya mikro berbasis limbah yang inovatif, ramah lingkungan, berdaya saing pasar, dan berkelanjutan secara finansial.