Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI DELAY DIFFERENTIAL EQUATION PADA SOLVER ORDINARY DIFFERENTIAL EQUATION MATLAB Rully Soelaiman; Yudhi Purwananto
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 1, No 1 Juli 2002
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.564 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v1i1.a99

Abstract

Ordinary Differential Equation (ODE) dan Delay Differential Equation (DDE) banyak digunakan untuk menerangkan kejadian-kejadian pada dunia nyata. ODE melibatkan derivatif yang dipengaruhi oleh penyelesaian waktu sekarang dari variabel-variabel yang tidak bergantung pada waktu. Sementara, DDE memiliki tambahan derivatif yang juga dipengaruhi oleh penyelesaian pada waktu sebelumnya.Penyelesaian persoalan DDE dengan nilai tunda konstan difokuskan pada metode eksplisit Runge Kutta triple BS(2,3) yang digunakan juga oleh solver Matlab nonstiff pada ode23.Untuk mengimplementasikan permasalahan DDE dengan waktu tunda konstan dengan menggunakan metode Runge-Kutta eksplisit dibutuhkan tiga rumusan yaitu rumusan untuk menghitung nilai pada setiap tahapan integrasi, rumusan untuk menghitung besarnya step size serta rumusan untuk menghitung continuous extension. Pada penelitian ini, diaplikasikan metode Runge Kutta eksplisit dengan rumusan embedded dari Bogacki-Shampine yang mempunyai order 3 serta rumusan continuous extension dengan interpolasi Hermite kubik.Kata kunci : Delay Differential Equation, Ordinary Differential Equation, Runge Kutta.
ANALISIS DAN IMPLEMENTASI SISTEM UNTUK MENGKLASIFIKASIKAN CITRA KOROSI MENGGUNAKAN ANALISIS TEKSTUR Tohari Ahmad; Rully Soelaiman; Esther Hanaja
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 3, No 1 Januari 2004
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.092 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v3i1.a126

Abstract

Korosi bisa terjadi pada berbagai material dengan tipe yang berbeda. Dua tipe utama dari korosi adalah lobang (pit formation) dan pecahan (cracking). Terdapat beberapa metode yang dapat digunakan untuk mengklasifikan kedua tipe tersebut, diantaranya adalah dengan menggunakan analisis tekstur. Dengan menggunakan metode di atas, suatu citra akan mengalami pemrosesan awal sebelum diklasifikasikan. Pemrosesan awal tersebut meliputi ekstraksi fiturmenggunakan dekomposisi wavelet, dan perhitungan energi. Dari proses tersebut didapatkan suatu nilai yang selanjutnya digunakan untuk proses pelatihan (training) terhadap system jaringan syaraf. Sampai dengan tingkat pelatihan tertentu, sistem akan mendapatkan suatu yang stabil. Nilai-nilai tersebut digunakan untuk mengklasifikasikan citra korosi yang ada. Uji coba dilakukan terhadap beberapa citra korosi yang mempunyai karakteristik berbeda, jumlah pelatihan yang berbeda, menggunakan beberapa variasi dari jaringan syaraf LVQ (learning vector quantization). Kaca kunci : analisis tekstur, citra korosi, wavelet
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN PERANGKAT LUNAK VISUALISASI HASIL PEMINDAIAN OPTIS TRIANGULAR DENGAN PEMANGKASAN OBJEK TIGA DIMENSI BERBASIS PARTISI OCTREE Rully A. Hendrawan; Rully Soelaiman
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 5, No 1 Januari 2006
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.164 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v5i1.a208

Abstract

Perkembangan mesin pemindai tiga dimensi memungkinkan perngarsipan substansi fisik dari dokumen tiga dimensi. Tentunya agar data hasil pengarsipan ini dapat dinikmati oleh banyak orang, maka diperlukan sebuah media untuk mempublikasikan arsip-arsip tersebut. Komputer personal yang ada saat ini adalah salah satu alternatif yang memungkinkan. Arsip-arsip digital tersebut pada saat ini umumnya adalah sebuah model 3-D dalam bentuk kumpulan mesh (permukaan yang dibangun dari poligon) yang padat poligon, bentuk geometri ini disimpan dalam suatu file berformat PLY. File ini nantinya akan dibaca dan divisualisasikan dengan bantuan OpenGL. Untuk memperlancar pengontrolan model dilakukan pemisakan antara proses visualisasi ketika sebuah model sedang dikontrol dan setelah selesai. Bentuk sederhana dari model tersebut ditampilkan ketika model sedang dikontrol, setelah selesai baru digambar bentuk asli dari model tersebut. Selain itu dilakukan juga pemangkasan bagian-bagian yang berada diluar batas pandang berbasis sel dengan menggunakan struktur data Octree untuk mempartisi ruang. Perangkat lunak ini dapat memvisualisasikan struktur geometri dari sebuah model tanpa mempedulikan substansi permukaannya. Ketika model hanya tampak sebagian saja, proses visualisasi akan lebih cepat karena dilakukan pemangkasan pada bagian yang tidak tampak. Partisi ruang dengan menggunakan struktur data Octree mengurangi kompleksitas pada saat proses pemangkasan karena pengecekan terhadap batas pandang bukan dilakukan per poligon namun per partisi secara hirarki. Kata Kunci : Visualisasi 3D, Mesh Padat Poligon, Render, Octree.
IMPLEMENTASI ALGORITMA GENETIKA DENGAN MAGNIFIED GRADIENT FUNCTION DAN DETERMINISTIC WEIGHT MODIFICATION DALAM MULITLAYER NEURAL NETWORK Hendry Setiawan; Rully Soelaiman
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 5, No 2 Juli 2006
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.511 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v5i2.a238

Abstract

Algoritma backpropagation menggunakan pola pelatihan yang berdasarkan turunan fungsi gradien (gradient derivative function) untuk perubahan bobot dan fungsi aktifasi yang berupa fungsi sigmoid, sehingga error yang dihasilkan pada iterasi berikutnya semakin kecil. Dalam penggunaan algoritma backpropagation ada dua aspek yang menjadi pertimbangan yaitu flat spot dan laju konvergensi (convergence rate).Penelitian berikut berusaha mengembangkan hibrid GA-MDPROP yang bertujuan mempercepat laju konvergensi dari algoritma backpropagation. Algoritma genetika digunakan untuk mecari topologi optimum dari jaringan saraf khususnya pada penentuan bobot awal, sedangkan MDPROP merupakan model hibrid Magnified Gradient Function Propagation (MGFPROP) dengan Deterministic Weight Modification (DWM). Penggunaan MGFPROP bertujuan mempercepat laju konvergensi dengan memperbesar fungsi gradient pada fungsi aktifasi, sedangkan DWM bertujuan mengurangi error dari sistem dengan mengubah bobot dengan cara yang telah ditentukan.Hasil penelitian menunjukkan algoritma GA-MDPROP memiliki laju konvergensi yang lebih cepat dibandingkan dengan algoritma backpropagation. Algoritma GA-MDPROP juga memiliki laju konvergensi yang lebih cecpat  dibandingkan dengan algoritma MDPROP khususnya untuk faktor penguatan S=1.Kata kunci: Algoritma Genetika, Magnified Gradient Function Propagation (MGFPROP), Deterministic Weight Modification (DWM), MDPROP, GA-MDPROP.
SISTEM PENYUSUNAN KEPEGAWAIAN PADA MANAJEMEN CALL CENTER DENGAN MULTI-CLASS PELANGGAN DAN MULTI-POOL SERVER Aidy Ilmy; Rully Soelaiman
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 4, No 2 Juli 2005
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.706 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v4i2.a251

Abstract

Penelitian ini mempertimbangkan suatu model call center dari pengarahan berbasis ketrampilan. Model ini merupakan server yang bersifat homogen dan heterogen dengan sejumlah aliran masuk dan sejumlah kelompok agen, dengan tingkat kedatangan seketika yang diperbolehkan bersifat tergantung dengan waktu (time-dependent) dan bersifat stokastik. Pelanggan yang tidak sabar menunggu untuk dilayani agen kemungkinan akan meninggalkan antrian dan terdapat biaya hukuman yang berhubungan dengan penundaan tersebut. Metoda penyusunan kepegawaian yang diajukan mengoptimalkan perimbangan antara biaya personel dan hukuman penundaan dengan melakukan pengembangan dan penjelasan suatu metoda praktis untuk mengukur jumlah kelompok agen. Dengan menggunakan suatu model stokastik fluida, metoda ini mereduksi permasalahan dalam penyusunan kepegawaian ke bentuk newsvendor problem, yang dapat dipecahkan secara numerik melalui suatu kombinasi linear programming dan simulasi Monte Carlo. Hasil penelitian dan analisa yang diperoleh, dimana dalam semua kasus untuk ukuran kelompok yang diperoleh dari hasil simulasi hampir mendekati optimal dengan hasil dari metode pendekatan yang diusulkan, sekitar 2%-3%..   Kata kunci : ukuran kapasitas, call center, penundaan, stochastic programming, newsvendor problem, antrian.
PERANCANGAN SISTEM METADATA UNTUK DATA WAREHOUSE DENGAN STUDI KASUS REVENUE TRACKING PADA PT. TELKOM DIVRE V JAWA TIMUR Yudhi Purwananto; Rully Soelaiman; Aby Herwendo
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 3, No 2 Juli 2004
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (774.441 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v3i2.a267

Abstract

Data warehouse merupakan media penyimpanan data dalam perusahaan yang diambil dari berbagai sistem dan dapat digunakan untuk berbagai keperluan seperti analisis dan pelaporan. Di PT Telkom Divre V Jawa Timur telah dibangun sebuah data warehouse yang disebut dengan Regional Database. Di Regional Database memerlukan sebuah komponen penting dalam data warehouse yaitu metadata. Definisi metadata secara sederhana adalah "data tentang data". Dalam penelitian ini dirancang sistem metadata dengan studi kasus Revenue Tracking sebagai komponen analisis dan pelaporan pada Regional Database. Metadata sangat perlu digunakan dalam pengelolaan dan memberikan informasi tentang data warehouse. Proses - proses di dalam data warehouse serta komponen - komponen yang berkaitan dengan data warehouse harus saling terintegrasi untuk mewujudkan karakteristik data warehouse yang subject-oriented, integrated, time-variant, dan non-volatile. Karena itu metadata juga harus memiliki kemampuan mempertukarkan informasi (exchange) antar komponen dalam data warehouse tersebut. Web service digunakan sebagai mekanisme pertukaran ini. Web service menggunakan teknologi XML dan protokol HTTP dalam berkomunikasi. Dengan web service, setiap komponen yang ada dalam data warehouse dapat bertukar informasi melalui metadata. Implementasi web service dalam sistem metadata menggunakan Framework Microsoft .NET. Dalam tugas akhir ini dilakukan ujicoba terhadap sistem metadata yang dibuat dengan membuat aplikasi yang memanfaatkan metadata. Dengan sistem metadata ini dapat dibentuk aplikasi sistem pendukung keputusan yaig lain seperti aplikasi OLAP dan sistem pengelolaan metadata. Kata kunci : data warehouse, metadata, exchange, web service, xml
ANALISIS DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR SISTEM OTENTIKASI TERINTEGRASI ANTARA PLATFORM LINUX, WINDOWS 2000, DAN NOVELL NETWARE: STUDI KASUS JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FTIF ITS Rully Soelaiman; I Wayan Widi Pradnyana; Wahyu Suadi
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 2, No 2 Juli 2003
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.871 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v2i2.a292

Abstract

Jurusan Teknik Infomatika merupakan suatu organisasi yang menggunakan jaringan komputer yang diakses dari beberapa domain dan menggunakan sistem operasi terpisah. Masing-masing sistem tersebut menggunakan pengelolaan autentikasi yang terpisah, dengan kenyataan bahwa seharusnya dapat diakses oleh setiap anggota organisasi ini. Kebutuhan pengguna dan pengelola jaringan akan efisiensi pemakaian informasi autentikasi menjadi permasalahan yang akan dibahasa dana makalah ini. Pada makalah ini, dilakukan analisis kemungkinan dilakukannya otentikasi terintegrasi pada jaringan komputer Teknik Informatika yang menggunakan Windows 2000, Linux, dan Novell Netware. Analisis dilakukan dengan meninjau kemampuan integrasi direktori, metode otentikasi, dan kerjasama dengan sistem lain. Dari hasil pemetaan terhadap kebutuhan dan ketersediaan sumber daya teknologi pada jurusan, dipilih solusi otentikasi menggunakan Samba dan OpenLDAP untuk melayani permintaan otentikasi dari Windows 2000 dan Linux. Uji coba telah dilakukan untuk otentikasi client Windows 2000 dan Linux , mencakup login dari masing-masing sistem operasi, domain yang berbeda, menggunakan satu username dan password. Uji coba juga dilakukan terhadap proses pemeliharaan sistem oleh administrator sistem. Kata Kunci : identity management, system integration, centralized authentication, Samba, OpenLDAP.
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN PERANGKAT LUNAK KLASIFIKASI TEKSTUR DENGAN MENGGUNAKAN ANALISA PAKET WAVELET Sarwosri Sarwosri; Rully Soelaiman; Esther Hanaja
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 2, No 2 Juli 2003
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.044 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v2i2.a293

Abstract

Pada penelitian ini, akan membahas suatu metoda klasifikasi tekstur dengan menggunakan representasi multiresolusi yang diperoleh dari hasil Transformasi Paket Wavelet (TPW), yang menggunakan beberapa jenis wavelet induk (filter). Untuk menentukan metoda dan filter yang paling sesuai dalam pengklasifikasian tekstur. Pengamatan dilakukan juga terhadap level dekomposisi., serta perhitungan waktu yang dibutuhkan untuk proses tersebut dari berbagai ukuran citra, dengan maksud untuk mengetahui pengaruh ukuran dan jumlah ciri dari citra tekstur terhadap waktu proses. Pengujian klasifikasi dilakukan pada beberapa jenis tekstur normal dan cacat. Kata kunci: Klasifikasi Tekstur, Transformasi Paket Wavelet.
AN IOT-BASED AUTOMATED WATERING SYSTEM FOR PLANTS USING INTEGRATED FUZZY LOGIC AND TELEGRAM BOT Ary Shiddiqi; Muhammad Raihan Anindita; Wahyu Suadi; Rully Soelaiman; Suhadi Lili; Ilham Gurat Adillion
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol. 22, No. 2, July 2024
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j24068535.v22i2.a1191

Abstract

The development of automatic plant watering systems has recently gained popularity due to the need to conserve water and ensure healthy plant growth. This study focuses on integrating fuzzy logic, sensors, and algorithms to provide an automatic watering system. Fuzzy logic is a powerful tool that allows the system to interpret sensor data and make informed decisions. The sensors measure soil moisture, humidity, temperature, and light intensity. The data collected from these sensors is analyzed using algorithms to determine the appropriate watering schedule. The system’s ability to analyze and interpret data ensures that the plants receive the necessary moisture without over-watering or under-watering. Integrating the Telegram Bot is a significant feature of the system, enabling users to monitor and control the system remotely. The Telegram Bot sends users notifications when the system is activated, or the plants require attention. The system can also be controlled remotely through the Bot, enabling users to adjust the watering schedule or turn the system on or off. This research shows that the designed features of the system function effectively and can be used on a daily household scale. The system’s automated features reduce the need for constant monitoring and manual watering, making it ideal for those who engage in gardening at home. This innovation is particularly relevant in increasing the productivity of plants. In addition, the system’s ability to be controlled remotely through the Telegram Bot is a significant advantage, making it accessible and convenient for users.