Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Analisis Manajemen Penyimpanan dan Pendistribusian Obat di Instalasi Farmasi RSUD Kota Makassar Dika Asmawati; Wiku Bakti Bawono Adisasmito
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.598 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i12.10628

Abstract

Beberapa indikator pengelolaan dan penyimpanan obat tidak tercapai selama tahun 2021 diantaranya kesesuaian stok dengan data, presentase stok mati dan presentase obat kadaluarsa. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan menganalisis masalah tata laksana logistik tahap penyimpanan dan distribusi obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Makassar yang menyebabkan tidak tercapaianya beberapa indikator ditahun 2021. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deksriptif kualitatif dengan menggunakan studi kasus melalui pengumpulan data yang dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi, telaah dokumen dan studi literatur. Sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling dan menggunakan formula solvin untuk menghitung minimal sampel. Prosedur penyimpanan obat pada area penyimpanan menggunakan sistem gabungan antara FIFO (First In First Out) dan FEFO (First Expired First Out). Ditemukan beberapa penyebab sehingga indikator penting tidak tercapai selama tahun 2021 serta beberapa masalah dalam penyimpanan obat seperti fasilitas gudang yang kurang memadai. Penyimpanan dan pendistribusian obat sudah mengikuti ketentuan yang berlaku namun ada beberapa hal yang perlu diperbaiki dalam hal fasilitas, tata laksana dan prosedur serta pemanfaatan komputerisasi untuk pencatatan penyimpanan dan pendistribusian obat.
Strategi Pemasaran di Rumah Sakit Setelah Pandemi Covid-19: Systematic Review Nita Surandari; Wiku Adisasmito
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.3590

Abstract

Pandemi Covid-19 menyebabkan terjadinya perubahan dan tantangan pada ekonomi disetiap negara. Salah satu tantangan ekonomi yang terjadi adalah ancaman resesi. Dalam ancaman resesi setiap rumah sakit tetap perlu melakukan pemasaran guna menanggulangi dari akibat resesi tersebut. Oleh sebab itu penting bagi setiap rumah sakit memiliki strategi pemasaran yang sesuai dengan keadaan rumah sakit saat ini. Dalam penyusunan systematic review ini menggunakan studi literatur kajian yang membahas tentang perbedaan strategi pemasaran yang dilakukan oleh rumah sakit guna dalam menghadapi sebelum dan setelah pandemik covid-19 usai. Hasil dari penelitian ini mengatakan bahwa terdapat perbedaan strategi pemasaran pada sebelum dan setelah pandemik sehingga perusahaan atau rumah sakit memerlukan strategi marketing mix yang terdiri dari produk, harga, promosi dan tempat agar dapat mengambil keputusan yang lebih baik.
Citra Sederhana RS Simpangan Depok Terkait Preferensi Pasien Dalam Memilih Rumah Sakit Retno Arimby; Wiku Bakti Bawono Adisasmito
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i10.13366

Abstract

Peningkatan jumlah rumah sakit di wilayah Depok tentu berdampak pada kompetisi rumah sakit sebagai penyedia jasa layanan kesehatan. Banyak faktor yang dapat berkontribusi terhadap pilihan pasien terhadap rumah sakit, kebutuhan dan preferensi pasien terhadap rumah sakit yang harus dipertimbangkan dalam perencanaan dan pengambilan keputusan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sudut pandang tentang alasan pasien memilih rumah sakit dengan citra bangunan yang lebih sederhana, mempelajari preferensi pasien, dan menentukan faktor yang penting bagi mereka dalam memilih rumah sakit. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Peneliti menggunakan instrumen utama berupa kuesioner dari data 30 responden di unit rawat jalan Rumah Sakit Simpangan Depok yang dikumpulkan pada bulan Juni 2023 dengan teknik simple random sampling. Kemudian dilakukan analisis data secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor place merupakan pertimbangan utama terkait preferensi pasien dalam memilih layanan kesehatan di Rumah Sakit Simpangan Depok. Dilihat dari sisi lain yaitu latar belakang pendidikan dan asumsi terhadap pendapatan pasien di RS Simpangan Depok memiliki ekspektasi yang tidak terlalu tinggi terhadap sarana dan prasarana di rumah sakit.
Perbandingan Capaian Penerapan Cakupan Kesehatan Universal di Asia Terhadap Indonesia Sofi Indriani; Wiku Adisasmito
Syntax Idea 2181-2189
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntax-idea.v6i5.3258

Abstract

Diterapkannya CakupanKesehatan Universal (Universal Healthcare Coverage) berasal dari pemahaman bahwa akses yang merata terhadap layanan kesehatan merupakan hak asasi manusia dan merupakan elemen kunci dalam mencapai pembangunan yang berkelanjutan. Cakupan universal mengandung dua elemen inti: (1) Akses pelayanan kesehatan yang adil dan bermutu bagi setiap warga; dan (2) Perlindungan risiko finansial ketika warga menggunakan pelayanan kesehatan. Perbedaan penerapan cakupan kesehatan universal di negara-negara Asia, antara lain disebabkan oleh model sistem kesehatan, tingkat cakupan kesehatan juga dapat bervariasi, sumber pembiayaan, infrastruktur kesehatan, perbedaan budaya, demografi, dan konteks sosial. Beberapa tantangan dalam mencapai cakupan kesehatan universal yang komprehensif di negara-negara di Asia meliputi, Ketimpangan Sosial dan Ekonomi, Infrastruktur Kesehatan yang Terbatas, Sumber Daya yang Terbatas, Peningkatan Beban Penyakit Tertentu, Keterbatasan Kebijakan dan Kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan untuk memberkan pemahaman sejauh mana keberhasilan maupun capaian penerapan cakupan kesehatan universal di Asia , sebagaimana prinsip utama dari cakupan kesehatan universal (universal healthcare coverage) adalah memastikan bahwa semua individu dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang diperlukan untuk mencegah, mengobati, dan mengelola kondisi kesehatan mereka tanpa mengalami kesulitan keuangan yang berlebihan. Studi ini dilakukan dengan metode sistematic review dari database Proquest dan JStore, Penelusuran ini mengikutsertakan publikasi dari tahun 2017 hingga 2022. Kriteria inklusi yaitu review artikel tentang ekuitas pelayanan kesehatan UHC, kriteria eksklusi yakni artikel yang tidak membahas kesamaan pelayanan kesehatan. Berdasarkan hasil pencarian artikel melalui search engine ProQuest ditemukan 49 jurnal, dan dari database JStore ditemukan 2 jurnal. Jurnal tersebut kemudian disrikining sebanyak 10 jurnal dari database ProQuest, 2 jurnal dari database JStore, sebanyak 39 jurnal dari database ProQuest diekslusi karena dengan alasan, kemudian dipilih 8 artikel yang sesuai dengan tujuan penelitian dari database ProQuest, dikeluarkan lagi 3 artikel yang sama dan 3 artikel yang diekslusi sehingga didapatkan 2 artikel yang relevan. Untuk mengatasi tantangan-tantangan penerapan cakupan kesehatan universal, negara-negara di Asia perlu mengadopsi pendekatan holistik yang melibatkan perbaikan infrastruktur kesehatan, peningkatan akses ke layanan kesehatan dasar, peningkatan pembiayaan kesehatan, peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor kesehatan, serta perbaikan sistem kebijakan dan tata kelola
Pengaruh Pre-Arrival Experience dalam Menentukan Pengambilan Keputusan untuk Melakukan Medical Tourism: A Scoping Review Hermes Santosa; Wiku Bakti Bawono Adisasmito
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i9.13973

Abstract

Medical tourism adalah sektor yang terus berkembang berkat meningkatnya permintaan akan layanan kesehatan berkualitas dengan biaya terjangkau. Kemajuan teknologi dan informasi memungkinkan individu untuk mencari perawatan medis di seluruh dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh faktor pre-arrival experience dalam pengambilan keputusan untuk melakukan perjalanan medical tourism. Tinjauan literatur ini melibatkan 13 artikel yang dipublikasikan antara 2013 dan 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pre-arrival experience diperoleh melalui informasi dari internet, pengalaman masa lalu, komunikasi mulut ke mulut, dan citra lokasi yang sudah ada sebelumnya. Faktor ini memengaruhi pengambilan keputusan wisatawan dalam melakukan perjalanan medical tourism, dengan pemberian pelayanan yang memberikan current experience yang pada gilirannya memengaruhi post experience wisatawan. Selain pre-arrival experience, faktor lain seperti kualitas pelayanan, kredibilitas penyedia layanan, fasilitas, biaya, serta kemudahan transfer dan akomodasi juga memengaruhi pengambilan keputusan dalam melakukan perjalanan medical tourism.
Computerized Physician Order Entry (CPOE) in Reducing Medication Error: A Narrative Review Angela, Natalya; Adisasmito, Wiku Bakti Bawono
Jurnal ARSI : Administrasi Rumah Sakit Indonesia Vol. 5, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Medication error leads to death and injury every day, causing lower quality of life and spend almost 1% of total global health expenditure. One of the solution of to prescribing error is using technology such as Computer Physician Order Entry (CPOE). This study purpose is to assess the use of CPOE in reducing medication error. The research method is a review of the narrative literature using systematic research, with 14 included studies. CPOE systems in hospitals were found to be capable of reducing medication errors especially in prescribing and administrative stage. However, CPOE system can be associated with new types of medication error, therefore, CPOE system must considered human factor, tailored according to the need of the hospital, and continuous training to reduce medication error.
DESCRIPTION STUDY OF PANDEGLANG COMMUNITY KNOWLEDGE ON NATURAL DISASTERS AND GOVERNMENT POLICIES RELATED TO NATURAL DISASTER PREPAREDNESS IN 2022 Ginting, Novi Anggraini; Adisasmito, Wiku Bakti Bawono
Journal of Indonesian Health Policy and Administration Vol. 7, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandeglang Regency, which is a disaster-prone area, requires people who have sufficient knowledge to create community preparedness in dealing with disasters and can assist in the disaster mitigation process. This study aims to find out how the community's knowledge and community preparedness related to natural disasters and what efforts have been made by the government to improve the readiness of the people of Pandeglang Regency. This research method is descriptive and quantitative with 451 respondents. The results of the study showed that the people of Pandeglang Regency still did not know correctly the different types of threats or types of disasters that occurred, 59% of respondents were on standby to prepare their emergency items, but there were still many people who did not keep essential telephone numbers needed in an emergency, the community Pandeglang Regency prefers information sources through electronic media, this is supported by the demographic factor of the Pandeglang Regency population, the majority of which are aged 30 to 49 years or generation X, who are still not familiar with the development of internet technology.
The Influence of The Green Hospital Implementation Policy on The Energy Saving Behavior of XYZ Hospital Employees Using The Theory of Planned Behavior Approach Asmawati, Dika; Adisasmito, Wiku Bakti Bawono; Basabih, Masyitoh
Journal of Indonesian Health Policy and Administration Vol. 9, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research uses the Theory of Planned Behavior as the theoretical framework to analyze the relationship between the implementation of green hospital policy and energy-saving behaviors of employees in the hospital environment. The study's sample consists of 150 permanent employees, and the statistical data are analyzed using the Structural Equation ModelingPartial Least Square (SEM-PLS) technique. The analysis results indicate that implementing the green hospital policy influences the supportive factors of behavior: attitudes, subjective norms, and perceived behavioral control. However, the tests also reveal that subjective norms do not positively correlate with the energy-saving behaviors of employees at the hospital. The mediation analysis shows that attitudes and perceived behavioral control mediate between the green hospital policy and the intention to save energy. In contrast, subjective norms do not significantly mediate the relationship. As organizations strive for sustainability, these insights offer valuable guidance for refining policies and interventions that promote energy conservation among management and hospital staff.
Food profile, environmental factors, stunting, and risk of autism among children on Citarum watershed: a preliminary study Shela Rachmayanti; Asri Chasanah Adisasmita; Retno Asti Werdhani; Wiku B. B. Adisasmito
BKM Public Health and Community Medicine Vol 37 No 12 (2021)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bkm.v37i12.3439

Abstract

Purpose: The Citarum River, Indonesia, is one of the most polluted rivers in the world. Despite this, it is still used for community purposes. This preliminary study aims to determine the initial profile and magnitude of the problem in the health ecosystem along Citarum River, which focuses on stunting and the risk of autism associated with food consumption and environmental factors. Methods: Our random sample included children aged <5 years from their households in the Andir and Gajahmekar villages, from September 2018 to September 2019. We interviewed guardians on food consumption and the Modified Checklist for Autism in Toddlers - Revised (M-CHAT-R) questionnaire. The height measurement was interpreted with HAZ WHO-curve. The relationship between variables was analyzed through Chi-square. Results: This study showed that the proportion of stunting and risk of autism was 46.2% and 68%, respectively. Children who consume cow's milk and do not consume tomatoes are more at risk of developing autism. Moreover, subjects that consume chicken and fish from the Citarum riverbank have a higher risk of stunting and autism. Conclusions: Based on this preliminary study, the proportion of stunting and autism in children on the Citarum watershed is higher than the national average. The animal husbandry service authority must consider efforts to maximize this riverside habitat to provide livestock as a source of protein for communities around the river.
Cost of Illness: Stroke Patients with Medical Rehabilitation Santoso, Mahar; Adisasmito, Wiku BB; Hasibuan, Syarif Rahman
Jurnal Keterapian Fisik Jurnal Keterapian Fisik Volume 9 Issue 1 Year 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37341/jkf.v9i1.422

Abstract

Background: Cerebrovascular disease (ICD 10: I60–I69), is a medical condition that leads to limitations such as limited mobility and cognitive impairment. It is the most fatal disease in Indonesia. Medical rehabilitation has been clinically proven to be an effective strategy to minimize disability in stroke patients. Methods: This research is a quantitative study with a cross-sectional design. The data source was obtained from BPJS Kesehatan sample data for 2022. The sample units for this study were all patients with a diagnosis of cerebrovascular disease. This study examined 3,528 patients, representative of a larger population of 339,707 patients. Results: In 2022, healthcare costs for stroke patients in Indonesia, covered by BPJS Kesehatan, varied widely from Rp 1,937,400 to Rp 207,675,700, averaging Rp 8,487,531 per person. BPJS Kesehatan's total spending on stroke treatment and rehab in 2022 was Rp 2,883,269,825,972. The productive age group constitutes the majority of stroke cases, comprising 68.9% of the total, with males representing the predominant gender at 54.5%. The biggest group benefiting from this were those receiving Beneficiary Contribution Assistance (PBI), making up 46.5% of all National Health Insurance participants. Conclusion: This study indicates that providing medical rehabilitation during the golden period yields greater efficiency compared to its absence. This recommendation extends beyond cost-saving measures, emphasizing a strategic investment in national welfare through the enhancement of individuals' quality of life. Therefore, policymakers, BPJS Kesehatan, hospitals, and healthcare professionals are encouraged to factor this insight into their decision-making processes.