Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Efektivitas Pemberian Ekstrak Daun Sisik Naga Terhadap Penyembuhan Diare Pada Anak di Desa Penen, Kecamatan Biru-Biru Tahun 2019 Bunga Mari Sembiring; Fithri Handayani Lubis
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 3, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v3i2.3331

Abstract

Latar Belakang: Walaupun persentase diare sebagai penyebab kematian pada anak di Indonesia cenderung menurun, namun angka kesakitan dan kematiannya masih tinggi. Badan Kesehatan Dunia (WHO) memprediksikan pada tahun 2025 masih terdapat lima juta kematian pada anak usia kurang dari 5 tahun, dimana 97% diantaranya terjadi di negara berkembang dengan penyakit infeksi sebagai penyebab utamanya, salah satunya diare. Pemanfaatan jamu berbasis kearifan lokal merupakan salah satu alternatif pengobatan diare yang diharapkan dapat menjadi terapi rasional yang dapat diterapkan oleh setiap keluarga. Sisik naga atau yang sering disebut ribuan di wilayah sumatera bisa dijadikan alternatif pengobatan herbal diare. Tujuan: Menganalisis pengaruh pemberian ekstrak daun sisik naga terhadap penyembuhan diare pada anak di Desa Penen Kecamatan Biru-Biru. Metode: Eksperimen semu dengan pendekatan sampel satu kelompok pada 95 anak usia 12 sampai 24 bulan. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa dari 95 anak yang mengalami diare, 41 anak masih mengalami diare setelah diberikan ekstrak daun sisik naga dan sisanya 54 orang tidak lagi mengalami diare setelah diberikan ekstrak daun sisik naga. . Berdasarkan hasil analisis statistik dengan menggunakan uji Mc Nemar diketahui nilai sig. 000. Kesimpulan: Ada perbedaan kejadian diare pada anak yang menjadi responden sebelum dan sesudah pemberian ekstrak daun sisik naga.
Perbedaan Pertumbuhan Fisik dan Perkembangan Motorik Anak Lahir Normal dan Sectiocaesarea (Studi Kasus Anak Usia Toodler 1-3 Tahun) di Kecamatan Biru-Biru Tahun 2019 Fithri Handayani Lubis; Bunga Mari Sembiring
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 3, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v3i2.3332

Abstract

Latar Belakang: Pertumbuhan fisik dan perkembangan motorik anak dipengaruhi oleh banyak faktor salah satunya adalah proses persalinan. Proses persalinan dibedakan menjadi 2 yaitu proses persalinan spontan dan sectio caesarea. Perkembangan awal maturasi otak pada bayi dipengaruhi oleh mekanisme reflek diantaranya reflek primitif dalam kandungan, reflek lahir, reflek primitif setelah lahir dan reflek natural. Proses persalinan spontan menyebabkan bayi secara aktif mengalami reflek lahir, sedangkan bayi yang dilahirkan secara sectio caesarea tidak mengalami reflek lahir. Tujuan: Menganalisis perbedaan pertumbuhan fisik dan perkembangan motorik anak lahir normal dan sectio caesarea. Metode: Quasi Experiment dengan desain kasus kontrol terhadap 45 anak usia toodler, pada kelompok kasus dan 45 anak usia toodler. Hasil: Berdasarkan hasil analisis dengan uji Mann-Whitney  diketahui bahwa hasil nilai Z hitung variabel Perkembangan -1,627 dengan nilai sig. 0,104 dan pada variabel Pertumbuhan menunjukkan nilai Z hitung -2,852 dengan nilai sig. 0,003. Simpulan: Tidak ada perbedaan Perkembangan Motorik Anak Lahir Normal dan Sectiocaesarea dan ada perbedaan pertumbuhan Fisik Anak Lahir Normal dan Sectiocaesarea
Efektivitas Pemberian Teh Kulit Nenas Terhadap Tekanan Darah Lansia Penderita Hipertensi Bunga Mari Sembiring; Herviani Sari
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 4, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v4i2.4555

Abstract

Angka kejadian hipertensi mengalami peningkatan di setiap tahunnya. Hipertensi merupakan salah satu penyakit membahayakan yang ada di dunia. Penanganan hipertensi dapat dilakukan secara farmakologi dan nonfarmakologi. Hasil penelitian ini diharapkan akan menjadi referensi untuk pemanfaatan limbah rumah tangga yaitu kulit nenas, yang ternyata dapat dijadikan alternatif terapi non farmakologis untuk penderita Hipertensi.Rancangan penelitian yang akan digunakan adalah studi Observasional dengan desain crossectional terhadap 90 Lansia dengan riwayat Hipertensi yang bertujuan untuk menganalisis Evektivitas pemberian teh kulit nenas terhadap tekanan darah Lansia penderita Hipertensi. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.Negatif ranks menunjukkan nilai sampel sebelum lebih tinggi dari nilai sesudah. Hasil pada Negatif ranks pada uji Wilcoxon Diastole bernilai 90, artinya ada 90 orang lansia yang mengalami penurunan tekanan darah Diastole setelah intervensi yaitu pemberian teh kulit nenas. Positive ranks menunjukkan nilai sampel sesudah lebih tinggi dari nilai sebelum. Hasil pada nilai positif ranks pada tekanan darah Diastole yaitu 0, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada responden yang mengalami kenaikan tekanan darah Diastole setelah diberi intervensi. Ties artinya sampel dengan nilai kelompok kedua (setelah pemberian teh nenas) sama dengan nilai kelompok pertama (sebelum pemberian teh nenas). Pada nilai ties pada tekanan darah Diastole bernilai 0, artinya semua lansia mengalami perubahan tekanan darah Diastole setelah pemberian teh kulit nenas. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa nilai sig. Tekanan darah Diastole yaitu 0,00 0,05, sehingga dapat diasumsikan bahwa ada pengaruh pemberian teh kulit nenas terhadap tekanan darah diastole Lansia penderita Hipertensi
Analisis Pengaruh KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) Akibat Reaksi Produk Dan Respon Kecemasan Setelah Vaksinasi COVID-19 Terhadap Kesiapan Masyarakat Dalam Mengikuti Vaksinasi Booster Monika Nina Kurniawaty Ginting; Darmanto Ginting; Bungamari Sembiring
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 5, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v5i2.6061

Abstract

KIPI adalah salah satu reaksi tubuh pasien yang tidak diinginkan yang muncul setelah pemberian vaksin. KIPI dapat terjadi dengan tanda atau kondisi yang berbeda-beda. Mulai dari gejala efek samping ringan hingga reaksi tubuh yang serius seperti anafilaktik (alergi parah) terhadap kandungan vaksin. Rancangan penelitian yang akan digunakan adalah studi Observasional dengan desain crossectional yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) akibat reaksi produk dan respon kecemasan setelah vaksinasi COVID-19 terhadap kesiapan masyarakat dalam mengikuti vaksinasi booster. Penelitian dilakukan di Desa Namorambe, Kecamatan Namorambe. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang bertempat tinggal di Desa Namorambe, Kecamatan Namorambe yang berjumlah 382 orang. Dari perhitungan rumus slovin, maka ditetapkan jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 80 responden. Metode penarikan sampel yang digunakan adalah consecutive sampling, masyarakat yang memenuhi kriteria inklusi dimasukkan dalam penelitian sampai jumlah subjek yang diperlukan dipenuhi. Data primer Data yang di peroleh langsung dari responden melalui wawancara dengan menggunakan instrumen (kuesioner). Data sekunder berupa data kependudukan Desa Namorambe dan data peserta vaksin. Ada hubungan KIPI akibat reaksi produk dengan kesiapan vaksinasi booster dilihat berdasarkan hasil analisis statistik dengan menggunakan uji chi square dengan nilai sig. 0,004 dan ada hubungan KIPI akibat respon psikologis dengan kesiapan vaksinasi booster dilihat berdasarkan hasil analisis statistik dengan menggunakan uji chi square dengan nilai sig. 0,029
Tangkas Lawan Pandemi COVID-19: Pelajaran dari Kearifan Lokal Aceh dan Kesiapan Aceh Hadapi Pandemi COVID-19 Herlina J. EL- Matury; Fatma Lestari; Selamat Ginting; Saiful Batubara; Bunga Mari Sembiring
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, IPB (PPLH-IPB) dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB (PS. PSL, SPs. IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.12.4.689-695

Abstract

The Acehnese have a long history of disaster preparedness due to their experience with natural disasters, including tsunamis and epidemics. During the COVID-19 outbreak, Aceh has benefited from many lessons from collaboration at the central, regional, and village/gampong levels by the government and PENTAHELIX actors such as communities, academics, religious leaders, mass media, entrepreneurs, philanthropy, and local wisdom combined with modern technology for cross-border mobility. Handling COVID-19 in Aceh has strengths in the form of unique local wisdom and privileges of Aceh Province. This paper provides the best lessons on readiness, response, recovery efforts, a new disaster risk reduction approach, and future recommendations from the Aceh Province during the COVID-19 pandemic in 2020. Acehnese’s local wisdom is salt, water in the jar (le lam guci), henna on fingers (pakek gaca), chewing betel leaf (pajoh ranup), burning rice (tuet leumang), isolation of the sick, and hold a prayer, is obtained from the plague experience in the past.
Analisis Secara Simultan Kandungan Metformin HCl Dan Glibenklamid Dalam Sediaan Tablet Secara Spektorfotometri Ultraviolet Bunga Mari Sembiring
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i1.8470

Abstract

Obat adalah semua bahan tunggal atau campuran yang digunakan oleh semua makhluk untuk bagian dalam maupun luar, guna mencegah, meringankan, maupun menyembuhkan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dan melihat apakah kadar obat dalam tablet secara simultan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eskperimental secara spektrofotometri ultraviolet pada panjang gelombang 229 nm dan 236 nm. Kadar metformin dan glibenklamid dalam sampel tablet G yaitu: 104,9 % dan 105% sesuai dengan Farmakope Indonesia . Dari analisis data koefisen korelasi (r) metformin dan glibenklamid: 0,9999 dan 0,9997 perolehan kembali (%recovery) metformin dan glibenklamid: 102,25% dan 100,60% dan Presisi metformin dan glibeklamid : 1,5% dan 0,43% didapatkan hasil bahwa metode spektrofotometri UV-Vis mempunyai validitas yang baik untuk menetapkan kadar obat secara simultan dalam sediaan tablet. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dengan metode spektrofotometri ultraviolet dapat digunakan untuk menetapkan kadar metformin HCL dan glibenklamid secara simultan, dan memenuhi syarat validasi metode. Denan metode spektrofotometri ultraviolet dapat digunakan untuk menetapkan kadar metformin HCL dan glibenklamid secara simultan dalam sediaan tablet tanpa adanya pemisahan.
Sistem Kesehatan Tangguh Menghadapi Pandemi COVID-19: Kajian Ketahanan RSUD Haji Abdoel Madjid Batoe Batang Hari Jambi J. EL- Matury, Herlina; Handayani, Shintya; Ginting, Selamat; Sari, Nur Mala; Sitorus, Friska Ernita; Sembiring, Bunga Mari; Batubara, Saiful
Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 9 No 3 (2023): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : LPPM Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/keskom.Vol9.Iss3.1120

Abstract

The COVID-19 outbreak is a global public health emergency of international concern. Cases of COVID-19 spread in many countries across the continent and were marked as a pandemic. COVID-19 is growing rapidly, requiring hospitals to prepare preparedness measures related to managing the pandemic while continuing to provide essential services to other patients who need treatment. This study aims to assess the resiliency capacity of RSUD Haji Abdoel Madjid Batoe Batang Hari Jambi against the COVID-19 pandemic. This research is a descriptive approach. Assessment using the N-COV Hospital Readiness Checklist. The results show that the readiness to respond to the COVID-19 pandemic shows an achievement of 95.6%, which means that HAMBA Hospital is ready to face the COVID-19 pandemic disaster. HAMBA Hospital has taken preparedness steps according to the guidelines from the World Health Organization (WHO) in handling.
EDUCATION ON THE BENEFITS OF LEMONGRASS (cymbopogon citratus) LEAF EXTRACT AS A ANTIBACTERIAL MOUTHWASH Fahdi, Firdaus; Sari, Herviani; Sembiring, Bunga Mari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v4i1.1638

Abstract

Dental and oral health problems are a serious problem. Even though it looks simple, maintaining oral and dental hygiene is important to maintain quality of life. Dental caries is the main cause of dental problems, this occurs due to an individual's lack of knowledge in maintaining the cleanliness of their teeth and mouth. Using lemongrass as an alternative mouthwash is another option in an effort to maintain oral hygiene. This service activity was carried out at Sembiring Deli Tua Hospital targeting participants from children to adults. Activities are carried out in three stages, namely the preparation stage, implementation stage and feedback. After participating in the service activities, it was discovered that there was an increase in participants' understanding and knowledge in maintaining oral and dental hygiene.
ANALISIS HUBUNGAN BERBAGAI FAKTOR DENGAN EFEKTIFITAS DAN EFISIENSI E-PUSKESMAS DI PUSKESMAS PAYUNG KABUPATEN KARO TAHUN 2023 Bangun, Aguste Comte; Sinaga, Jon Piter; Sembiring, Bunga Mari
Jurnal Kajian Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): JURNAL KAJIAN KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jk2m.v4i2.1782

Abstract

Public Health Center of Payung district Karo is a Rural Health Center has been providing patient services using e-PUSKESMAS application since 2023 and has been connected to SATU SEHAT since December28th 2023. The aimed of the research is to analyze the relationship between health workers' perceptions, health workers' education level, health workers knowledge, as well as facilities and infrastructure on effectiveness and efficiency in implementing e-PUSKESMAS in Public Health Center of Payung by using qualitative research that conducted from November 2023 to March 2023. The sampling of the research used the Exponential Non-Discriminatory Snowball with the Sampling technique with 7 informants consisting of one head of community health center, one administrative person, one person from registration, one person from service, one person from laboratory, one person from pharmacy and one patient as triangulation informants. The results of the analysis to conclude that e-PUSKESMAS is effective to supporting the data-based and efficient decision making because it speeds up the work of health workers and reduces administrative costs and increases the satisfaction of patients seeking treatment at Public Health Center of Payung. The small number of health workers with bachelor's education levels and lack of training, as well as the limited number of laptops causes health workers to be less effective and efficient use of e-PUSKESMAS in serving patients.It is recommended for the Public Health Center Management to carry out Learning by doing by creating an e-PUSKESMAS operational module that is easy to understand and creating a ToT (Training of Trainer) program, so that the quality of service is more effective. Providing laptop facilities in each service unit to increase the efficiency of e-PUSKESMAS. The Karo Health Service needs to monitor regularly and the monitoring results are immediately implemented in the provision of infrastructure, so that patient services using e-PUSKESMAS are more effective and efficient at Public Health Center of Payung.
Analisis Kadar Asam Asetat Hasil Fermentasi Eco-Enzyme Dari Kulit Jeruk Bali (Citrus maxima Merr.) Dan Potensinya Sebagai Antioksidan Dengan Metode Alkalimetri Dan DPPH Sembiring, Bunga Mari
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8579

Abstract

Sampah merupakan permasalahan yang serius, karena penumpukan sampah berpotensi merusak keseimbangan ekosistem lingkungan. Banyak penelitian yang telah dilakukan mengenai kandungan senyawa aktif pada kulit jeruk bali, namun terdapat perbedaan pada lokasi pengambilan sampel, jenis pelarut untuk ekstraksi, perbedaan perlakuan dan pengujian. Eco-Enzyme merupakan limbah organik fermentasi kulit buah yang populer dan banyak dikembangkan karena sangat praktis, ekonomis, dan ramah lingkungan. Pemanfaatan kulit buah menjadi Eco-Enzyme merupakan sebuah evolusi ilmu pengetahuan di bidang kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses fermentasi Eco-Enzyme dari kulit jeruk bali dan kadar asam asetat Eco-Enzyme serta potensinya sebagai antioksidan. Metode penelitian yang digunakann adalah eksperimental menggunakan larutan sampel Eco-Enzyme dengan larutan FeCl3 sebagai indikator uji kualitatif sampel Eco-Enzyme. Uji kuantitatif menggunakan 1-2 tetes larutan sampel Eco-Enzyme larutan standar NaOH 0,1 M dan larutan indikator fenolftalein dalam titrasi alkalimetri dan metode DPPH dengan larutan DPPH menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian kualitatif, hasil fermentasi Eco-Enzyme berupa larutan berwarna coklat muda, terdapat endapan berwarna merah bata, dan terdapat endapan berwarna merah bata. Hasil penelitian kuantitatif titrasi alkalimetri fermentasi Eco-Enzyme, terdapat kadar asam asetat 7,5% per satu gram kulit jeruk bali, dan metode DPPH pada larutan Eco-Enzyme fermentasi dengan nilai IC50 sebesar 9,418075752 ppm, yang mana berarti memiliki potensi antioksidan yang sangat kuat. Kesimpulan : larutan sampel ecoenzyme mempunyai kadar asam asetat sebesar 7,5% per satu gram kulit jeruk bali dan mempunyai potensi antioksidan yang sangat kuat.