Claim Missing Document
Check
Articles

From Zero Sales to Survival: Forecast-triggered Decision-making in Ecotourism MSMEs Purnomo, Singgih; Nurmalitasari, Nurmalitasari; Nurchim, Nurchim; Nugroho, Novemy Triyandari
Shirkah: Journal of Economics and Business Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/shirkah.v11i1.1108

Abstract

Ecotourism micro, small, and medium-sized enterprises (MSMEs) often face highly volatile demand characterized by frequent zero-sales days, strong seasonality, and exposure to external shocks. In such conditions, sustainability depends less on forecast accuracy and more on timely, low-cost operational decisions. This study examines how forecast-triggered decision-making supports short-run viability under intermittent, zero-heavy demand. Using manually recorded daily sales data from ecotourism MSMEs in Tawangmangu, Indonesia, a two-stage approach is applied that separates sale occurrence from sales magnitude. First, a logistic model estimates the probability of a sale to generate early-warning signals. Second, conditional sales magnitude is predicted to indicate readiness levels rather than precise revenue targets. Instead of focusing on accuracy alone, the analysis evaluates decision usefulness through time-ordered backtesting, emphasizing avoidable operating days and early-warning lead time. The results show that sale-occurrence signals effectively guide daily operating decisions, while magnitude forecasts support proportional readiness. The framework identifies a substantial share of avoidable operating days and provides several days of advance warning before prolonged zero-sales periods. This enables earlier cost control and capacity adjustment. The study contributes by offering a practical, human-in-the-loop decision framework that links demand uncertainty with adaptive actions using simple, manually recorded data.
PENGARUH KEPEMILIKAN MANAJERIAL, LEVERAGE DAN PROFITABILITAS TERHADAP KUALITAS LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2019-2023 Erna Chotidjah Suhatmi; Novemy Triyandari Nugroho; Maria Maia Da Costa
Proceedings Law, Accounting, Business, Economics and Language Vol. 1 No. 1 (2024): Optimalisasi Peluang Bisnis Pariwisata Indonesia Berdaya Saing Global
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestasi Pengaruh Kepemilikan Manajerial, Leverage dan Profitabilitas Terhadap Kualitas Laba Pada Perusahaan Manufaktur YangTerdaftar Di BEI Tahun 2019-2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan data sekunder. Padapenelitian ini menggunakan populasi pada perusahaan manufaktur sektor industri dasar dan kimia yang terdaftar di BEI Tahun 2019-2023 sebanyak 72 perusahaan. Hasil Penelitian:Hasil uji simultan atau uji F nilai signifikan yang diperoleh sebesar 0.012 > 0.05. Hasil uji t atau parsial yaitu kepemilikan manajerial memiliki nilai signifikansi 0,002>0,05, leverage nilai signifikansi 0,089<0,05 dan profitabilitas diperoleh nilai singnifikan sebesar 0,030<0.05. Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kepemilikan manajerial berpengaruh terhadap kualitas laba. Menunjukkan Dengan adanya kepemilikan manajerial yang tinggi, kualitas laba menjadi semakin baik. leverage tidak berpengaruh terhadap kualitas laba dikarenakan apabila asset perusahaan lebih besar dibiayai oleh hutang daripada modalnya sendiri maka peran investor juga akan menurun, karena dinilai tidak dapat menjaga keseimbangan keuangan dalam pengelolaan dana antara jumlah modal yang tersedia dengan modal yang dibutuhkan.dan profitabilitas berpengaruh terhadap kualitas laba, Profitabilitas menggambarkan efektivitas perusahaan dalam mendapatkan laba pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonsesia Tahun 2019-2023.
Transportasi Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Cloud Serta Dampaknya Terhadap Efisiensi Operasional dan Keberlanjutan Bisnis Dewi Zulvani; Jessica Dara Novita; Lusi Nur&#039;Aini; Novemy Triyandari Nugroho
Proceedings Law, Accounting, Business, Economics and Language Vol. 2 No. 1 (2025): Pembangunan Berkelanjutan: Persepektif Ekonomi,Hukum, dan Komunikasi Dalam Bisn
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/label.v2i1.5259

Abstract

The transformation of Accounting Information Systems (AIS) based on cloud technology is increasingly relevant in supporting operational efficiency and business sustainability in the digital era. This article aims to review the literature related to the implementation of cloud-based AIS, its challenges, and its impact on efficiency and sustainable business practices. Through a descriptive literature study approach, it is found that the adoption of cloud-based AIS can reduce operational costs, enhance the accuracy of financial reporting, and facilitate realtime data access. Digital business entities still face several critical challenges, such as cybersecurity issues, inadequate digital infrastructure, and limited digital literacy and capabilities of human resources in managing technology-based systems. The transformation toward cloud-based AIS also supports sustainability practices by reducing the need for physical infrastructure and increasing transparency in reporting. The findings of this review are expected to serve as a strategic foundation for companies planning to optimize cloud technology to enhance operational efficiency and ensure business sustainability
Analisis Penyusunan Anggaran Piutang Berbasis  Risiko Pada Instansi Pemerintah Daerah Pasca Pandemi Arum Della; Amanda Suci; Isnina Nurika; Novemy Triyandari Nugroho
Proceedings Law, Accounting, Business, Economics and Language Vol. 2 No. 1 (2025): Pembangunan Berkelanjutan: Persepektif Ekonomi,Hukum, dan Komunikasi Dalam Bisn
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/label.v2i1.5276

Abstract

Stabilitas fiskal dan pengelolaan keuangan di berbagai sektor, termasuk lembaga pemerintah daerah dipengaruhi oleh pandemi Covid-19. Meningkatnya piutang yang tidak tertagih sebagai akibat dari kesulitan ekonomi yang dialami masyarakat dan pelaku usaha merupakan dampak utamanya. Dengan demikian, diperlukan metode penyusunan anggaran piutang yang lebih responsif dan adaptif. Pendekatan ini  mendukung efektivitas dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah dengan mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan risiko piutang secara sistematis. Penilitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan studi kasus pada lembaga pemerintah daerah. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa piutang tak tertagih berasal dari hal-hal internal (seperti, sistem pengumpulan dan administrasi penagihan yang buruk) dan eksternal (seperti, ekonomi yang buruk pasca-pandemi). Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah daerah menggunakan berbagai metode restrukturisasi kredit, termasuk rescheduling, dan reconditioning. Restrukturisasi telah terbukti menjadi strategi penting untuk menjaga arus kas tetap stabil dan mencegah kerugian lebih lanjut. Ini membantu masyarakat dan pelaku usaha tetap sehat secara finansial. Selain itu, proyeksi pendapatan yang lebih akurat dan realistis dapat dicapai dengan menerapkan pendekatan anggaran berbasis risiko yang mempertimbangkan kemungkinan gagal bayar dan tingkat ketertagihan.