Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH KEPEMILIKAN MANAJERIAL, LEVERAGE DAN PROFITABILITAS TERHADAP KUALITAS LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2019-2023 Erna Chotidjah Suhatmi; Novemy Triyandari Nugroho; Maria Maia Da Costa
Proceedings Law, Accounting, Business, Economics and Language Vol. 1 No. 1 (2024): Optimalisasi Peluang Bisnis Pariwisata Indonesia Berdaya Saing Global
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestasi Pengaruh Kepemilikan Manajerial, Leverage dan Profitabilitas Terhadap Kualitas Laba Pada Perusahaan Manufaktur YangTerdaftar Di BEI Tahun 2019-2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan data sekunder. Padapenelitian ini menggunakan populasi pada perusahaan manufaktur sektor industri dasar dan kimia yang terdaftar di BEI Tahun 2019-2023 sebanyak 72 perusahaan. Hasil Penelitian:Hasil uji simultan atau uji F nilai signifikan yang diperoleh sebesar 0.012 > 0.05. Hasil uji t atau parsial yaitu kepemilikan manajerial memiliki nilai signifikansi 0,002>0,05, leverage nilai signifikansi 0,089<0,05 dan profitabilitas diperoleh nilai singnifikan sebesar 0,030<0.05. Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kepemilikan manajerial berpengaruh terhadap kualitas laba. Menunjukkan Dengan adanya kepemilikan manajerial yang tinggi, kualitas laba menjadi semakin baik. leverage tidak berpengaruh terhadap kualitas laba dikarenakan apabila asset perusahaan lebih besar dibiayai oleh hutang daripada modalnya sendiri maka peran investor juga akan menurun, karena dinilai tidak dapat menjaga keseimbangan keuangan dalam pengelolaan dana antara jumlah modal yang tersedia dengan modal yang dibutuhkan.dan profitabilitas berpengaruh terhadap kualitas laba, Profitabilitas menggambarkan efektivitas perusahaan dalam mendapatkan laba pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonsesia Tahun 2019-2023.
Transportasi Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Cloud Serta Dampaknya Terhadap Efisiensi Operasional dan Keberlanjutan Bisnis Dewi Zulvani; Jessica Dara Novita; Lusi Nur&#039;Aini; Novemy Triyandari Nugroho
Proceedings Law, Accounting, Business, Economics and Language Vol. 2 No. 1 (2025): Pembangunan Berkelanjutan: Persepektif Ekonomi,Hukum, dan Komunikasi Dalam Bisn
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/label.v2i1.5259

Abstract

The transformation of Accounting Information Systems (AIS) based on cloud technology is increasingly relevant in supporting operational efficiency and business sustainability in the digital era. This article aims to review the literature related to the implementation of cloud-based AIS, its challenges, and its impact on efficiency and sustainable business practices. Through a descriptive literature study approach, it is found that the adoption of cloud-based AIS can reduce operational costs, enhance the accuracy of financial reporting, and facilitate realtime data access. Digital business entities still face several critical challenges, such as cybersecurity issues, inadequate digital infrastructure, and limited digital literacy and capabilities of human resources in managing technology-based systems. The transformation toward cloud-based AIS also supports sustainability practices by reducing the need for physical infrastructure and increasing transparency in reporting. The findings of this review are expected to serve as a strategic foundation for companies planning to optimize cloud technology to enhance operational efficiency and ensure business sustainability
Analisis Penyusunan Anggaran Piutang Berbasis  Risiko Pada Instansi Pemerintah Daerah Pasca Pandemi Arum Della; Amanda Suci; Isnina Nurika; Novemy Triyandari Nugroho
Proceedings Law, Accounting, Business, Economics and Language Vol. 2 No. 1 (2025): Pembangunan Berkelanjutan: Persepektif Ekonomi,Hukum, dan Komunikasi Dalam Bisn
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/label.v2i1.5276

Abstract

Stabilitas fiskal dan pengelolaan keuangan di berbagai sektor, termasuk lembaga pemerintah daerah dipengaruhi oleh pandemi Covid-19. Meningkatnya piutang yang tidak tertagih sebagai akibat dari kesulitan ekonomi yang dialami masyarakat dan pelaku usaha merupakan dampak utamanya. Dengan demikian, diperlukan metode penyusunan anggaran piutang yang lebih responsif dan adaptif. Pendekatan ini  mendukung efektivitas dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah dengan mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan risiko piutang secara sistematis. Penilitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan studi kasus pada lembaga pemerintah daerah. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa piutang tak tertagih berasal dari hal-hal internal (seperti, sistem pengumpulan dan administrasi penagihan yang buruk) dan eksternal (seperti, ekonomi yang buruk pasca-pandemi). Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah daerah menggunakan berbagai metode restrukturisasi kredit, termasuk rescheduling, dan reconditioning. Restrukturisasi telah terbukti menjadi strategi penting untuk menjaga arus kas tetap stabil dan mencegah kerugian lebih lanjut. Ini membantu masyarakat dan pelaku usaha tetap sehat secara finansial. Selain itu, proyeksi pendapatan yang lebih akurat dan realistis dapat dicapai dengan menerapkan pendekatan anggaran berbasis risiko yang mempertimbangkan kemungkinan gagal bayar dan tingkat ketertagihan.
Peran Literasi Keuangan Digital dan Efisiensi Penggunaan E-money dalam Membentuk Perilaku Konsumtif Mahasiswa Gen-Z di Perguruan Tinggi Surakarta Shelly Nur Oktavia; Novemy Triyandari Nugroho; Umi Hanifah
TSARWAH Vol. 11 No. 1 (2026): June
Publisher : PROGRAM STUDI EKONOMI ISLAM PROGRAM PASCASARJANA IAIN SULTAN MAULANA HASANUDDIN BANTEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tsarwah.v11i1.13087

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong peningkatan penggunaan e-money di kalangan pelajar Generasi Z. Kemudahan dan efisiensi layanan pembayaran digital memberikan manfaat dalam aktivitas transaksi, tetapi juga berpotensi meningkatkan perilaku konsumtif jika tidak diimbangi dengan literasi keuangan digital yang memadai. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi keuangan digital dan efisiensi penggunaan e-money terhadap perilaku konsumtif mahasiswa Generasi Z pada perguruan tinggi di Surakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian terdiri atas 96 mahasiswa aktif Universitas Sebelas Maret dan Universitas Slamet Riyadi yang menggunakan e-money. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan digital berpengaruh terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Efisiensi penggunaan e-money juga berpengaruh positif terhadap perilaku konsumtif. Pengujian simultan menunjukkan bahwa literasi keuangan digital dan efisiensi penggunaan e-money secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Variabel penelitian mampu menjelaskan sebesar 40,5% variasi perilaku konsumtif, sedangkan 59,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan pemanfaatan layanan keuangan digital perlu diimbangi dengan penguatan literasi keuangan agar penggunaan teknologi pembayaran digital berlangsung secara bijaksana dan tidak mendorong perilaku konsumtif yang berlebihan.
Pengaruh Live Streaming Shopping di Tiktok terhadap Perilaku Impulsive Buying pada Generasi Z dengan Emotional Engagement sebagai Intervening Sundari Sundari; Novemy Triyandari Nugroho
Jurnal Ilmiah Dan Karya Mahasiswa Vol. 4 No. 3 (2026): Juni : JURNAL ILMIAH DAN KARYA MAHASISWA (JIKMA)
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jikma.v4i3.4636

Abstract

This study aims to determine the direct and indirect effects of the independent variables of live streaming interactivity, time constraints, and product demonstrations on impulsive buying in Generation Z, with emotional engagement as an intervening factor. The sample was obtained through purposive simple random sampling, involving 71 respondents from a population of 150. Data analysis was conducted using instrument quality testing, statistical tests, and path analysis. The results showed that the variables of time constraints and live streaming interactivity directly had a positive and significant effect on impulse buying. Product demonstrations had a negative direct effect. Emotional engagement mediated the influence of product demonstrations and time constraints. Conversely, emotional engagement did not mediate live streaming interactivity. Time constraints were the most effective and dominant variable in triggering impulse buying. R2 total = 0.7148, meaning that impulse buying can be explained by the variables of live streaming interactivity, time constraints, and product demonstrations, with emotional engagement intervening at 71.48%. The remaining 28.52% was explained by other variables.
PEMBERDAYAAN UPPKA MELALUI INOVASI TEKNOLOGI DAN DIGITALISASI UMKM UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA PUCUNG Rudi Susanto; Wiji Lestari; Novemy Triyandari Nugroho; Sorja Koesuma; Rita Noviani; Pringgo Widyo Laksono; Herliyani Hasanah
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2026): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v10i1.10162

Abstract

Keterbatasan akses ekonomi masih menjadi tantangan utama di Desa Pucung, Kismantoro, Wonogiri, terutama bagi UPPKA Makarti Harjo yang bergerak di bidang produksi sirup empon-empon. Kegiatan Kosabangsa bertujuan untuk memberdayakan UPPKA melalui penerapan inovasi teknologi dan digitalisasi UMKM agar mampu meningkatkan efisiensi produksi, tata kelola usaha, dan pemasaran berbasis daring. Inovasi teknologi dan digitalisasi berupa sistem informasi berbasis web, serta pemasaran digital melalui media sosial. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tahapan identifikasi masalah, pelatihan, implementasi teknologi, dan evaluasi. Mitra UPPKA secara aktif ikut dalam kegiatan mulai dari tahap identifikasi masalah sampai evaluasi. Pada pelaksanan pelatihan evaluasinya mengunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 19,7%, dari rata-rata nilai pre-test 62,65 menjadi 75 saat post-test. Selain itu, disertai peningkatan kemampuan teknis dalam produksi higienis (GMP), pembukuan sederhana, serta pengelolaan pemasaran digital melalui media sosial. Program ini berhasil memperkuat kapasitas kelembagaan UPPKA dalam mengelola usaha secara mandiri dan berkelanjutan.
Determinants of Earnings Persistence: Empirical Evidence from LQ45 Companies on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2021–2025 Period Fazya Nindita Gustifa; Erna Chotidjah Suhatmi; Novemy Triyandari Nugroho
Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/ileka.v7i1.3689

Abstract

Global economic developments in recent years have been characterized by rising economic uncertainty, which impacts corporate performance in both operational and financial terms. Inflation is one macroeconomic indicator that reflects these conditions. Unstable inflation affects the prices of goods and services, production costs, and consumer willingness and ability to purchase these goods, thereby influencing a company's ability to generate consistent profits. This study aims to analyze the impact of sales volatility, firm size, and leverage on earnings persistence among companies listed on the LQ45 index during the 2021–2025 period. It employs a quantitative research method utilizing panel data regression analysis and relies on secondary data obtained from financial statements and annual reports. The results indicate that sales volatility influences earnings persistence, whereas firm size and leverage do not. These findings suggest that sales volatility is a factor affecting a company's ability to sustain earnings, while asset size and debt levels are not primary determinants of earnings persistence. This study is expected to provide valuable insights for the industry, investors, and future researchers regarding the factors influencing earnings persistence.