Ketut Suarjana
Public Health Postgraduate Program Udayana University, School Of Public Health Faculty Of Medicine Udayana University

Published : 32 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Archive of Community Health

GAMBARAN KINERJA KARYAWAN DI RUMAH SAKIT SWASTA X DI DENPASAR TAHUN 2016 I Gusti Putu Ayun Widanianti; Ketut Suarjana
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 4 No 2 (2017): Desember (2017)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.941 KB) | DOI: 10.24843/ACH.2017.v04.i02.p05

Abstract

ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami kinerja karyawan di salah satu rumah sakit swasta pada tahun 2016. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling (probability sampling), dengan menggunakan teknik proportional stratified random sampling dengan jumlah sampel 86 orang. Data dianalisis dengan analisis bivariat menggunakan chi-square dengan ? = 0,05. Hasil penelitian ini mengungkap sekitar 51,16% (44 orang) memiliki kualitas kerja minor dari 86 responden. Responden dengan kualitas kerja yang baik adalah 51,16% (44 orang). Efektivitas minor responden adalah 65,12% (56 orang). 51,16% (44 orang) memiliki kebiasaan tepat waktu yang buruk, dan responden dengan independensi rendah adalah 62,79% (54 orang). Perbedaan proporsi hasil yang bermakna secara statistik status pekerjaan responden dengan kualitas karyawan adalah (p = 0,013). Ada perbedaan proporsi yang bermakna secara statistik antara latar belakang pendidikan responden dan efektivitas (p = 0,044), hasil uji analisis dalam proporsi yang berbeda antara latar belakang pendidikan responden dan tepat waktu adalah (p = 0,10). Hasil analisis uji coba pada proporsi umur responden yang berbeda dengan independensi kerja adalah (p = 0,047). Kesimpulan dari penelitian ini adalah setiap hasil penelitian ini terhadap kinerja sub-variabel, ini menunjukkan total dari hasil kinerja karyawan secara umum, yaitu 52,33% (45 orang) dari 86 responden yang berarti kinerja karyawan dapat dikategorikan baik. Beberapa saran yang disarankan dalam penelitian ini, mereka meningkatkan kualitas kerja dan menggunakan teknologi, dana, dan semua peralatan di rumah sakit diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan.Kata Kunci : Performa, karyawan, rumah sakit ABSTRACTThe purpose of this research is to understand the employees’ performance at private hospital in 2016. This research is a descriptive quantitative studies with cross sectional design. The sampling technique used random sampling (probability sampling), by using proportionate stratified random sampling technique with 86 persons as the samples. Data was analised with bivariate analysis using chi-square with ?=0.05. The result of this research reveal around 51.16% (44 persons) have a minor working quality out of 86 respondents. Respondents with good working quality are 51.16% (44 persons). The minor effectiveness of respondents is 65.12% (56 persons). 51.16% (44 persons) have a bad punctual habit, and respondents with low independence are 62.79% (54 persons). The different valuable proportion result statistically employment status of respondents with employees quality is (p=0.013). There is difference valuable proportion statistically between the education background of respondents and effectiveness in (p=0.044), the result of analysis trial in different proportion between education background of respondents and punctual is (p=0.10). And the result of trial analysis in different proportion of age of the respondents with working independence is (p=0.047) The conclusion of this research is every results of this research towards sub-variable performance, it shows the total from employees performance result generally, which is 52.33% (45persons) from 86 respondents that means the employees performance can be categorized as good. Some advices are suggested in this study, they are improving the quality of work and using the technology, funding, and all of the equipments in the hospital are needed to finisih a job.Keywords: performance; employee; private hospital
HUBUNGAN KARAKTERISTIK, PENGETAHUAN DAN MOTIVASI PERAWAT DENGAN KEPATUHAN CUCI TANGAN DI RUANG RAWAT INAP RSU SURYA HUSADHA DENPASAR Ni Luh Putu Handayani; I Ketut Suarjana; Rina Listyowati
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 6 No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.317 KB) | DOI: 10.24843/ACH.2019.v06.i01.p02

Abstract

ABSTRAK Kepatuhan mencuci tangan perawat merupakan salah satu faktor yang mempunyai pengaruh besar terhadap pencegahan terjadinya infeksi rumah sakit. Perawat memiliki andil yang sangat besar terhadap terjadinya penyebaran infeksi rumah sakit karena perawat berinteraksi langsung kepada pasien selama 24 jam. Kegagalan dalam melaksanakan cuci tangan sebelum kontak dengan pasien dan selama perawatan pasien, dapat menyebabkan terjadinya infeksi rumah sakit. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik, pengetahuan dan motivasi perawat dengan kepatuhan mencuci tangan. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan desain cross - sectional. Responden yang digunakan sebanyak 97 responden dengan tehnik proportionated stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara karakteristik (umur) dengan kepatuhan cuci tangan (p=0,007, PR= 3,68), tingkat pendidikan dengan kepatuhan mencuci tangan (p=0,021, PR= 0,33), pengetahuan dengan kepatuhan cuci tangan (p=0,003, PR= 4,16) dan motivasi dengan kepatuhan cuci tangan (p=0,013). Untuk variabel yang tidak berhubungan dengan kepatuhan petugas mencuci tangan yaitu masa kerja dengan kepatuhan cuci tangan (p=0,139, PR= 2,04) dan jenis kelamin dengan kepatuhan perawat mencuci tangan (p=0,069, PR= 0,34). Simpulan yang diperoleh bahwa pengetahuan dan motivasi perawat di RSU Surya Husadha sangat signifikan terhadap kepatuhan perawat melakukan cuci tangan. Saran peneliti agar edukasi, bimbingan dan pengawasan kepada perawat tentang pelaksanaan cuci tangan terus ditingkatkan agar kepatuhan cuci tangan semakin baik sehingga kejadian infeksi rumah sakit dapat dicegah. Kata kunci: Karakteristik, pengetahuan, motivasi, kepatuhan mencuci tangan. ABSTRACT Nurse compliance in nurses washing their hands is one of the factors that has a major influence on the prevention of hospital infections. Nurses have a very large contribution to the spread of hospital infections because nurses interact directly with patients for 24 hours. Failure to carry out hand washing prior to contact with patients and during patient care, can cause hospital infections. In this study aims to determine the relationship between characteristics, knowledge and motivation of nurses with compliance to wash hands. This research is a descriptive study using cross-sectional design. Respondents used were 97 respondents with proportionated stratified random sampling technique. The results showed that there was a significant relationship between characteristics (age) with hand washing compliance (p = 0.007, PR = 3.68), level of education with hand washing compliance (p = 0.021, PR = 0.33), knowledge with compliance hand washing (p = 0.003, PR = 4.16) and motivation with hand washing compliance (p = 0.013). For variables not related to compliance with hand washing officers, namely the length of service with compliance with washing hands (p = 0.139, PR = 2.04) and gender with compliance with nurses washing hands (p = 0.069, PR = 0.34). Conclusions obtained that the knowledge and motivation of nurses at Surya Husadha General Hospital are very significant to the compliance of nurses doing hand washing. Researchers suggest that education, guidance and supervision of nurses on the implementation of hand washing continue to be improved so that compliance with hand washing is better so that the incidence of hospital infections can be prevented. Keywords: Characteristics, knowledge, motivation, hand washing compliance.
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR KONDISI KERJA YANG MELATARBELAKANGI KETERLAMBATAN PENYELESAIAN PENGISIAN DOKUMEN REKAM MEDIS OLEH DOKTER DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN KLUNGKUNG I Gede Diki Sudarsana; Ketut Suarjana; Pande Putu Januraga
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 4 No 2 (2017): Desember (2017)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.277 KB) | DOI: 10.24843/ACH.2017.v04.i02.p09

Abstract

ABSTRAKRSUD Kabupaten Klungkung merupakan salah satu rumah sakit yang belum dapat mencapai indikator mutu kelengkapan rekam medis 24 jam setelah selesai pelayanan. Kelengkapan, keakuratan, dan ketepatan rekam medis merupakan tanggungjawab utama dokter. Perilaku dokter dalam penyelesaian pengisian rekam medis salah satunya dapat dipengaruhi oleh kondisi kerja tempatnya bertugas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor kondisi kerja yang melatarbelakangi keterlambatan penyelesaian pengisian dokumen rekam medis oleh dokter di Instalasi Rawat Inap RSUD Kabupaten Klungkung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara mendalam dan studi dokumentasi yang dilakukan di instalasi rawat inap RSUD Kabupaten Klungkung pada bulan April-Mei 2017. Informan pberjumlah delapan orang yang terdiri dari dokter spesialis dan manajemen rumah sakit. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa beban kerja yang cukup tinggi, belum efektifnya supervisi, belum maksimal pengetahuan dokter terkait rekam medis, belum terbiasanya dokter menggunakan formulir rekam medis yang baru, serta belum efektifnya pelaksanaan sosialisasi melatarbelakangi keterlambatan penyelesaian pengisian rekam medis oleh dokter. Selain itu, faktor diluar kondisi kerja yang melatarbelakangi keterlambatan penyelesaian pengisian yaitu kebijakan hari libur dan kepulangan pasien diluar jam kerja dokter spesialis. Simpulan penelitian ini diketahui bahwa faktor kondisi kerja yang belum optimal di RSUD Kabupaten Klungkung melatarbelakangi terjadinya keterlambatan penyelesaian pengisian dokumen rekam medis oleh dokter spesialis di instalasi rawat inap. Maka perlu adanya perbaikan pada faktor kondisi kerja yang ada di RSUD Kabupaten Klungkung.Kata Kunci : Dokter, Kondisi Kerja, Rekam Medis. ABSTRACTKlungkung Public General Hospital has not able to achieve one of the quality indicators namely completeness of patients’ medical records after 24 hours of the patient care is finalized. The completeness and validity of the medical record is the responsibility of the physician. This study aimed at identifying factors related to the physicians’ performance in filling up the medical records. This study used a qualitative method with in-depth interviews conducted among eight specialized physician and administrative staff working at in-patient wards of Klungkung Public General Hospital from April to May 2017. The study results showed two groups of factors influencing the performance of physicians in filling up the medical records. The first was internal working condition factors consist of a high work-load, lack of socialization and supervision, lack of knowledge related to the medical records management, and problems with the new forms. The second was external factors such as off-day policy as well as the time difference between patients’ discharge and physician working hours. The study conclusion is that suboptimal working conditions influence the completeness of patients’ medical records. A human resources strategy to optimize working condition particularly for physicians, is needed.Keywords: Doctor, Work Condition, Medical Record
GAMBARAN PENGETAHUAN, SIKAP, MOTIVASI, DAN SUPERVISI PADA PERAWAT DALAM PELAKSANAAN KESELAMATAN PASIEN (PATIENT SAFETY) DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD SANJIWANI GIANYAR Ni Putu Amanda Ayuning Krissita; I Ketut Suarjana
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 9 No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2022.v09.i03.p06

Abstract

ABSTRAKKeselamatan pasien adalah dasar pelayanan kesehatan dan merupakan kewajiban yang harus diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap, motivasi, dan supervisi pada perawat dalam pelaksanaan patient safety di Instalasi Rawat Inap RSUD Sanjiwani Gianyar. Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dengan rancangan cross-sectional. Informan pada penelitian ini terdiri dari 127 perawat dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian ini menunjukkan gambaran pengetahuan baik (63,78%) sikap positif (51,97%), motivasi baik (53,54%) supervisi baik (66,14%) dan pelaksanaan keselamatan pasien baik (3,54%). Pengetahuan, motivasi, dan supervisi memiliki hubungan signifikan dalam pelaksanaan keselamatan pasien, Namun, variabel sikap tidak memiliki hubungan signifikan. Maka dari itu perlu dilakukannya berdasarkan hasil penelitian ini adalah melakuka pelatihan pedoman pelapran insiden keselamatan pasien kepada perawat dan memberikan sistem reward kepada perawat sesuai dengan kinerjanya dalam menerapkan keselamatan pasien.Kata Kunci: Keselamatan Pasien, Motivasi, Pengetahuan, Sikap, dan Supervisi.
Co-Authors A.A.A.A. Candrawati A.A.A.A. Candrawati, A.A.A.A. Agus Ariana, I Komang Artha, Ketut Ary Diana Artini, Komang Budiawan, I Nengah Citra Mutiarahati, Ni Luh Cokorda Bagus Jaya Lesmana Cokorda Bagus Jaya Lesmana, Cokorda Bagus Jaya Dewa Nyoman Wirawan Dewa Nyoman Wirawan, Dewa Nyoman Dwidyaniti Wira Dwidyaniti Wira, Dwidyaniti Eka Arimbawa Eka Arimbawa, Eka Emyastuti, Ni Luh Wayan Gusti Ayu Krisma Yuntari HARI MULYAWAN I Gede Diki Sudarsana I Gede Kayika Pradnya Utama I Gede Krisna Merta Yoga I Gusti Putu Ayun Widanianti I Komang Widarma Atmaja I Made Ady Wirawan I Made Kerta Duana I Nengah Budiawan I Nyoman Sutarsa I Putu Ganda Wijaya I Putu Ganda Wijaya I Putu Ganda Wijaya I Putu Ganda Wijaya I Putu Ganda Wijaya I Wayan Gita Pratama Karismayani, Gusti Ayu Mutiara Ketut Ary Diana Artha Komang Artini Komang Menik Sri Krisnawati Luh Seri Ani Mahaguna Putra, Made Manuaba, I.B.G. Fajar Marleni, Devy Mia Ayustina Prasetya Ni Ketut Sutiari Ni Luh Putu Handayani Ni Luh Putu Nurhaeni Ni Made Kurniati Ni Made Sri Nopiyani Ni Putu Amanda Ayuning Krissita Ni Putu Kusumayuni Ni Putu Purlimaningsih Ni Putu Widarini Ni Wayan Arya Utami, Ni Wayan Arya Nurhaeni, Ni Luh Putu P. Muliawan P. Muliawan Pande Putu Januraga Purlimaningsih, Ni Putu Putu Ayu Indrayathi Putu Lestari Sudirman Putu Ratna Kusumadewi Giri Rina Listyowati Rina Listyowati Rina Listyowati, Rina Rosi Arista Dewi, Kadek Sakti, KM. Bima Sudiharto Sudiharto, Sudiharto Swetawijaya, Putu Arya WIDARSA WIDARSA Wijaya, I Putu Ganda Windu, I Kadek Yuntari, Gusti Ayu Krisma