Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Peran Kepribadian Guru Matematika terhadap Motivasi Belajar Siswa Desri Noer Laily; Desri Noer LailySepti Dwi Ilva; Utami Widia Putri; Ade Irma
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.8057

Abstract

Motivasi belajar merupakan salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan pembelajaran matematika, namun sebagian siswa masih menganggap matematika sebagai mata pelajaran yang sulit, sehingga mengurangi antusiasme mereka dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepribadian guru matematika terhadap motivasi belajar siswa dari perspektif guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan dilakukan pada tahun 2026 di dua sekolah menegah atas. Subjek penelitian terdiri dari dua guru matematika senior yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui wawancara tatap muka semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Validitas data dicapai melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepribadian guru berperan dalam meningkatkan motivasi belajar dan kepercayaan diri siswa melalui kemampuan beradaptasi dengan pendekatan pembelajaran, sikap ramah dan sabar, empati, apresiasi, dan antusiasme dalam mengajar. Temuan ini menunjukkan bahwa kompetensi kepribadian guru berkontribusi dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif yang dapat mendukung keterlibatan siswa dalam pembelajaran matematika.
ANALISIS KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DI SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) Eli Nuraisyah Harahap; Devina Valeria Santani; M. Farel Saputra; Ade Irma
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.8065

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam kompetensi profesional guru di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) yang mencakup kemampuan penguasaan materi pembelajaran hingga pengendalian diri dalam menjalankan tugas sebagai pendidik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap beberapa guru SMA yang memiliki pengalaman mengajar dalam jangka waktu yang cukup lama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi profesional guru tidak hanya tercermin dari penguasaan materi ajar dan kemampuan menjelaskan konsep-konsep secara tepat, tetapi juga dari kemampuan mengelola emosi, menjaga sikap profesional, serta menghadapi berbagai tantangan pembelajaran dengan bijaksana. Selain itu, guru dituntut untuk mampu menyesuaikan strategi pembelajaran dengan karakteristik peserta didik, melakukan evaluasi terhadap proses pembelajaran, serta terus mengembangkan kompetensinya sesuai dengan perkembangan pendidikan. Meskipun menghadapi berbagai kendala, seperti tuntutan administrasi, perubahan kurikulum, dan perbedaan kemampuan belajar siswa, para guru tetap menunjukkan komitmen yang tinggi dalam melaksanakan tugasnya. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa kompetensi profesional guru merupakan integrasi antara penguasaan keilmuan, pengendalian diri, etika profesi, dan dedikasi dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan untuk mendukung pengembangan profesional guru agar mampu menjawab kebutuhan dan tantangan pendidikan yang terus berkembang.
Pemberdayaan Guru Sd Dalam Pengembangan Soal Hots Berbasis Ai Sebagai Strategi Mewujudkan Sdg 4 Pendidikan Berkualitas Habibis Saleh; Ade Irma; Irma Fitri; Rena Revita
COMMUNITY SERVICE JOURNAL OF ECONOMICS EDUCATION Vol. 5 No. 1 (2026): Community Service Journal Of Economic Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract  The primary challenge faced by teachers at UPT SD Negeri 008 Kualu is the limited time and competence in formulating evaluation instruments based on Higher Order Thinking Skills (HOTS). Teachers often struggle to design assessment items that effectively stimulate students' analytical, evaluative, and creative skills, particularly in mathematics. This community service program aims to enhance teachers' skills in developing HOTS-based mathematics evaluation instruments through the integration of Artificial Intelligence (AI) technology. The training was conducted by a community service team from the Mathematics Education Study Program at the State Islamic University of Sultan Syarif Kasim Riau, employing collaborative and interactive methods. Participants received practical guidance on utilizing AI applications, such as ChatGPT and Gemini, to design assessment items. The evaluation results indicated a significant increase in participants' competence. Prior to the training, 70.59% of participants reported an inability to compose high-level cognitive questions. However, after the training, over 80% were capable of independently constructing HOTS questions with AI assistance, and 99% demonstrated a clear understanding of AI integration techniques for evaluation instruments. This program demonstrates that AI can serve as a strategic partner in improving teacher efficiency and the quality of educational evaluation in elementary schools in accordance with SDG 4 goals. Keywords:  HOTS, Artificial Intelligence, Mathematics Evaluation, Teacher Training, ChatGPT