Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Dampak Etika Overclaim Produk Kecantikan oleh Influencer terhadap Hak Konsumen atas Informasi yang Benar. Siswohadi; Juni Surya Wijaya; Ita Ari Kurnia; Qhorry Ismayanti Subandry; Riris Dwi Norjannah; Umar Luthfi
Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen Vol 7 No 1 (2026): Periode Jauari-Juni
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/qnntjb63

Abstract

Penyebab meningkatnya penggunaan influencer sebagai teknik pemasaran yang efektif adalah perkembangan teknologi media sosial. Pada umumnya, teknik promosi yang diterapkan dalam praktik tersebut mengandung unsur overclaim, yakni klaim yang melebihi kemampuan bukti ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak etika overclaim pada produk kecantikan oleh influencer terhadap hak konsumen untuk mendapatkan informasi yang benar. Metode yang digunakan adalah metode studi literatur melalui analisis sejumlah artikel jurnal, buku, dan peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian menyatakan bahwa overclaim merupakan perilaku yang melanggar prinsip etika dalam bisnis, merugikan konsumen secara ekonomi dan kesehatan, dan bertentangan dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Selain itu, ada tanggung jawab moral dan hukum bagi pelaku usaha maupun influencer untuk memberikan informasi yang jujur dan transparan terhadap konsumen. Meskipun hukum perlindungan konsumen sudah cukup baik, terjadi ketidakefektifan pelaksanaannya disebabkan kurangnya upaya pengawasan dan kemajuan teknologi media digital. Oleh karena itu, upaya bersama dari pihak-pihak berwenang, pelaku usaha, influencer
Analisis Pelatihan dan Pengembangan Terhadap Peningkatan Kompetensi SDM Siswohadi; Robby Prasetyo; Muchamad Indra Setiawan; Farel ferdiansyah; Muhammad Hasani Rizqi
Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen Vol 7 No 1 (2026): Periode Jauari-Juni
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/4fgjth06

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan dan pengembangan terhadap peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) dalam organisasi. Kompetensi SDM menjadi faktor penting dalam mendukung produktivitas, kualitas kerja, serta daya saing perusahaan di era globalisasi dan perkembangan teknologi yang semakin pesat. Pelatihan dan pengembangan merupakan upaya strategis yang dilakukan organisasi untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kemampuan, dan sikap kerja karyawan agar mampu menjalankan tugas secara efektif dan efisien. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan analisis berbagai penelitian terdahulu yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelatihan yang dilakukan secara terencana dan berkelanjutan mampu meningkatkan kompetensi teknis maupun nonteknis karyawan, seperti kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim, dan pemecahan masalah. Selain itu, program pengembangan SDM juga berkontribusi dalam meningkatkan motivasi kerja, loyalitas, serta kesiapan karyawan menghadapi perubahan organisasi. Faktor keberhasilan pelatihan dan pengembangan dipengaruhi oleh kebutuhan organisasi, metode pelatihan yang tepat, dukungan manajemen, serta evaluasi program yang berkesinambungan. Dengan demikian, pelatihan dan pengembangan memiliki peran signifikan dalam meningkatkan kompetensi SDM sehingga organisasi dapat mencapai tujuan secara optimal dan berkelanjutan.
Implementasi Etika Bisnis Untuk Memperkuat Daya Saing UMKM di Era Digital Siswohadi; Ammar Maruf
Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen Vol 7 No 1 (2026): Periode Jauari-Juni
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/n3wzz862

Abstract

Era digital telah mengubah pola persaingan usaha, termasuk bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Transformasi digital menuntut UMKM tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi, tetapi juga menerapkan etika bisnis sebagai fondasi dalam membangun kepercayaan konsumen dan keberlanjutan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi etika bisnis dalam memperkuat daya saing UMKM di era digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur dan analisis berbagai praktik bisnis digital pada UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan etika bisnis, seperti kejujuran dalam promosi, transparansi informasi produk, perlindungan data pelanggan, tanggung jawab terhadap kualitas layanan, serta kepatuhan terhadap aturan perdagangan digital, memiliki pengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen dan citra usaha. Selain itu, penggunaan media digital yang beretika mampu meningkatkan reputasi UMKM dan memperluas jangkauan pasar secara berkelanjutan. Tantangan yang dihadapi UMKM meliputi rendahnya literasi digital dan kurangnya pemahaman mengenai etika bisnis digital. Oleh karena itu, diperlukan edukasi, pendampingan, dan dukungan kebijakan agar UMKM mampu menerapkan etika bisnis secara optimal sehingga dapat meningkatkan daya saing dan keberlangsungan usaha di tengah perkembangan ekonomi digital yang semakin kompetitif.
Pengaruh Social Commerce Tiktok Shop terhadap minat berwirausaha Generasi Z di Surabaya Siswohadi; Setia Agung Nugroho; Ario Elveron Apaut; Muhammad 'Izzatun Na'im; Ernawati Silalahi; Maria Bolu
Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen (JUIIM)
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/44dd0d62

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk dalam bidang kewirausahaan. Social commerce melalui TikTok Shop menjadi salah satu platform yang memberikan peluang bagi Generasi Z untuk mengenal dan menjalankan aktivitas bisnis secara digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh TikTok Shop terhadap minat berwirausaha Generasi Z di Surabaya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap informan yang termasuk dalam kategori Generasi Z serta aktif menggunakan TikTok Shop. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok Shop berperan dalam meningkatkan minat berwirausaha Generasi Z melalui kemudahan akses pasar, fitur promosi yang interaktif, serta tersedianya berbagai contoh praktik bisnis yang dapat dipelajari secara langsung melalui konten digital. Selain itu, keberadaan fitur live shopping dan affiliate marketing mendorong Generasi Z untuk memahami proses pemasaran dan pengelolaan usaha secara lebih praktis. Meskipun demikian, terdapat beberapa tantangan seperti tingginya persaingan dan kebutuhan akan keterampilan digital yang memadai. Dengan demikian, TikTok Shop dapat menjadi media yang mendukung tumbuhnya minat berwirausaha di kalangan Generasi Z di Surabaya.  
Dilema Etika dalam Pengambilan Keputusan Strategis Perusahaan Siswohadi; Rifaldo Jefri Saputra
Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen (JUIIM)
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/ee6g2j35

Abstract

Dilema etika dalam pengambilan keputusan strategis perusahaan menjadi isu penting karena keputusan yang diambil tidak hanya memengaruhi kinerja organisasi, tetapi juga berdampak pada berbagai pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk dilema etika yang muncul dalam proses pengambilan keputusan strategis serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah, artikel, dan dokumen yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa dilema etika sering muncul ketika perusahaan harus menyeimbangkan kepentingan ekonomi dengan tanggung jawab sosial, kepatuhan hukum, serta nilai-nilai moral. Tekanan persaingan, tuntutan pemegang saham, dan perubahan lingkungan bisnis turut memengaruhi kompleksitas keputusan strategis. Penerapan tata kelola perusahaan yang baik, kepemimpinan etis, serta budaya organisasi yang berorientasi pada integritas dapat membantu perusahaan mengurangi risiko keputusan yang tidak etis. Oleh karena itu, integrasi pertimbangan etika dalam proses perumusan strategi menjadi faktor penting untuk mencapai keberlanjutan perusahaan dan menjaga kepercayaan pemangku kepentingan dalam jangka panjang.
PENGUATAN TATA KELOLA DAN PELAYANAN DESA WISATA DALAM MENDORONG KEMANDIRIAN EKONOMI MASYARAKAT DESA Komarun Zaman; Siswohadi; Ayi Hendriawan; Ikayanti; Danang Aprilianto; Kirana Salsabila Citra Wijaya; Dewi Anjani
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jotika Vol. 6 No. 1 (2026): Agustus
Publisher : Jotika English and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran penguatan tata kelola dan pelayanan desa wisata dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur yang mengkaji berbagai referensi ilmiah, kebijakan, dan hasil penelitian terkait pengelolaan desa wisata. Hasil kajian menunjukkan bahwa tata kelola yang menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, partisipasi masyarakat, dan kolaborasi antar pemangku kepentingan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan desa wisata. Selain itu, peningkatan kualitas pelayanan melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, penyediaan fasilitas yang memadai, serta pemanfaatan teknologi digital berkontribusi terhadap kepuasan wisatawan dan daya saing destinasi. Penguatan kedua aspek tersebut berdampak pada meningkatnya kunjungan wisata, berkembangnya usaha lokal, terciptanya lapangan kerja, dan bertambahnya pendapatan masyarakat. Dengan demikian, penguatan tata kelola dan pelayanan desa wisata menjadi faktor penting dalam mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.