Claim Missing Document
Check
Articles

Interaksi Simbolik dalam Pembuatan Konten Media Sosial Untuk Menciptakan Brand Awareness di Agensi Periklanan Sevenads Lianny Lianny; Muhammad Adi Pribadi
Kiwari Vol. 2 No. 4 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i4.27295

Abstract

Along with the times, communication has been facilitated by the internet. The internet is one of the media that is widely used as the dissemination of information. The development of internet media makes social media also develop into various forms. Instagram is the social media that people are most interested in. On the Instagram platform it can be used as marketing by using content marketing. Content Marketing functions to introduce products according to the characteristics of the company's products. Sevenads Indonesia uses content marketing to introduce brands from its clients to consumers. In content marketing, it is expected to create brand awareness to find out how far a brand is known by consumers, the process is described using symbolic interaction theory. This study discusses the role of symbolic interaction in the process of creating social media content at the Sevenads Indonesia advertising agency to create brand awareness. Researchers use Mead's theory to discuss symbolic interaction, content marketing by Kotler, Kartajaya, Setiawan and brand awareness by Suciningtyas. In this study, researchers used a qualitative exploratory case study method. The results of the study show that in the process of creating social media content at the Sevenads Indonesia advertising agency, there is success in creating brand awareness. Seiring dengan perkembangan zaman, komunikasi sudah dipermudah dengan adanya internet. Internet merupakan salah satu media yang banyak digunakan sebagai penyebaran informasi. Perkembangan media internet membuat media sosial juga berkembang menjadi beragam. Instagram sebagai media sosial yang paling diminati masyarakat. Pada platform Instagram dapat digunakan sebagai pemasaran dengan menggunakan content marketing. Content marketing berfungsi untuk mengenalkan produk sesuai dengan ciri khas dari produk perusahaan. Sevenads Indonesia menggunakan content marketing untuk mengenalkan merek dari kliennya ke konsumen. Dalam content marketing, diharapkan dapat menciptakan brand awareness untuk mengetahui sejauh mana suatu merek dikenal oleh konsumen, prosesnya dijabarkan menggunakan teori interaksi simbolik. Penelitian ini membahas bagaimana peran interaksi simbolik dalam proses pembuatan konten media sosial di agensi periklanan Sevenads Indonesia untuk menciptakan brand awareness. Peneliti menggunakan teori dari Mead untuk membahas interaksi simbolik, content marketing oleh Kotler, Kartajaya, Setiawan dan brand awareness oleh Suciningtyas. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode studi kasus eksploratoris kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam proses pembuatan konten media sosial di agensi periklanan Sevenads Indonesia, terdapat keberhasilan dalam menciptakan brand awareness.
Pengaruh Uses and Gratification pada Minat Beli Produk Cokro di Jakarta Fair Kemayoran Marcella Riady, Fransisca; Adi Pribadi, Muhammad
Kiwari Vol. 3 No. 3 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i3.32001

Abstract

The continuous development of technology makes many changes and developments in various aspects, one of which is the media. Over time, social media is used for various things, one of which is as a promotional media. One of the processed bread brands gets a positive impact from social media, its promotion on social media gets enthusiasm and attention from the public. The promotion had a good impact on the brand making it known and getting long queues every day while selling at an exhibition in Jakarta, namely the Jakarta Fair Kemayoran 2023. The research uses Uses and Gratification (U&G) theory through a quantitative approach. Data collection using survey method, questionnaires were distributed to 114 respondents. This study aims to examine the influence caused by Uses and Gratification on product purchase intention. The results of this study found that there is an influence of Uses and Gratification on purchase value. The relationship between variables is in the moderate category, the contribution of the Uses and Gratification variable (X) to purchase intention (Y) is 16.1%. Perkembangan teknologi yang berkelanjutan membuat banyak perubahan dan perkembangan pada berbagai aspek salah satunya adalah media. Seiring berjalannya waktu media sosial digunakan untuk berbagai hal, salah satunya adalah sebagai media promosi. Salah satu brand olahan roti mendapatkan dampak positif dari media sosial, promosinya di media sosial mendapat antusias dan perhatian dari masyarakat. Promosi tersebut berdampak baik pada merek tersebut membuatnya dikenal dan mendapatkan antrian panjang setiap harinya selama berjualan di sebuah pameran di Jakarta yaitu Jakarta Fair Kemayoran 2023. Penelitian menggunakan teori Uses and Gratification (U&G) melalui pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan metode survei, kuesioner disebarkan kepada 114 responden. Penelitian ini bertujuan meneliti pengaruh yang disebabkan oleh Uses and Gratification pada niat beli produk. Hasil penelitian ini ditemukan terdapat pengaruh Uses and Gratification pada nilai beli. Hubungan antara variabel berada di kategori cukup, kontribusi variabel Uses and Gratification (X) terhadap niat beli (Y) adalah sebesar 16,1%.
Interaksi Simbolik Portal Berita InfoPublik untuk Membangun Citra Baik Pemerintah Ori Bagaskara, Hieronimus; Adi Pribadi, Muhammad
Kiwari Vol. 3 No. 3 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i3.32003

Abstract

The world of journalism is very important and broad, not to mention very influential in social life. All information on various information media platforms can be collected because of journalism. Journalists must write news based on facts as they are, but sometimes there are journalists who cover up facts that are detrimental to society for the sake of political conditions. In Indonesian language, journalism is something that concerns journalism and newspapers and vocational arts related to reporting and newspapers (KBBI). InfoPublik is an information media platform managed directly by the Ministry of Communication and Information of the Republic of Indonesia which has the function of conveying all information about the government. InfoPublik is the same as other media, but agenda setting and editorial regulations or policies must comply with Komifo regulations. Apart from conveying information about the government, InfoPublik makes various efforts to build a good image of the government, because many of the issues circulating sometimes do not match the existing facts. The research was conducted to determine the symbolic interaction efforts carried out by InfoPublik to build a good image of the government. This research uses symbolic interaction theory which consists of; mind, self, society, generalized others. This research uses qualitative methods by conducting interviews with three InfoPublik editors. The data obtained was analyzed through case studies. The results of this research can show symbolic interaction efforts that have been carried out in real terms by InfoPublik. Dunia jurnalistik sangatlah amat penting dan luas, apalagi sangat berpengaruh dalam kehidupan bermasyarakat. Semua informasi di berbagai platform media informasi dapat terkumpul karena adanya jurnalistik. Jurnalis harus menulis berita berdasarkan fakta yang apa adanya, tetapi terkadang ada jurnalis yang menutupi sebuh fakta yang merugikan masyarakat demi keadaan politik. Secara bahasa (Indonesia), jurnalistik adalah hal yang menyangkut kewartawanan dan persuratkabaran dan seni kejuruan yang bersangkutan dengan pemberitaan dan persuratkabaran (KBBI). InfoPublik salah satu platform media informasi yang dikelola langsung oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia yang memiliki fungsi untuk menyampaikan segala informasi tentang pemerintah. InfoPublik sama seperti media lainnya, tetapi agenda setting, dan peraturan atau kebijakan redaksi harus sesuai dengan peraturan Komifo. Selain menyampaikan informasi tentang pemerintah, InfoPublik melakukan berbagai upaya untuk membangun citra baik pemerintah, karena banyak isu yang beredar terkadang tidak sesuai dengan fakta yang ada. Penelitian dibuat untuk mengetahui upaya interaksi simbolik yang dilakukan InfoPublik untuk membangun citra baik pemerintah. Penelitian ini menggunakan Teori Interaksi Simbolik yang terdiri dari: mind, selft, society, generalized others. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan cara melakukan wawancara dengan tiga anggota tim redaksi InfoPublik. Data yang diperoleh dianalisis melalui studi kasus. Hasil penelitian ini dapat menunjukan upaya-upaya interaksi simbolik yang sudah dilakukan secara nyata oleh InfoPublik.
Interaksi Simbolik dalam Perencanaan Komunikasi Pemasaran: Studi Kasus Kyne di Tiktok Yuliana, Yuliana; Pribadi, Muhammad Adi
Prologia Vol. 6 No. 2 (2022): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v6i2.10670

Abstract

With the increasing use of social media, many business people are now using it as a marketing communication platform. This is because social media can create business success as well as build customer loyalty. One of the products that actively conduct marketing communications on TikTok social media is Kyne's product. The research objective was to determine the role of symbolic interactions in marketing communication planning: a case study of Kyne on Tiktok social media. This research uses symbolic interaction theory and marketing communication. The research methodology uses a qualitative approach and a case study method. Collecting research data in the form of in-depth interviews. The data validity technique confirmed the theoretical interview data. The results show that symbolic interactions play an important role in marketing communication planning, which includes six stages consisting of determining business objectives, strategic determination, tactical determination, implementation of activities, monitoring of implementation, and overall evaluation. At this stage, there is an interaction that contains symbols such as identifying target targets, various scents, brand awareness, gift jewelry, aromatherapy lovers and a relaxed mind. Meningkatnya penggunaan media sosial, telah mendorong pebisnis memanfaatkannya sebagai platform komunikasi pemasaran. Hal ini dikarenakan media sosial dapat menciptakan kesuksesan bisnis sekaligus untuk membangun loyalitas pelanggan. Salah satu pebisnis yang aktif melakukan komunikasi pemasaran di media sosial, dalam hal ini TikTok, adalah pemilik brand Kyne. Tujuan penelitian untuk mengetahui peran interaksi simbolik dalam perencanaan komunikasi pemasaran melalui studi kasus Kyne di media sosial Tiktok. Penelitian ini menggunakan teori interaksi simbolik dan komunikasi pemasaran. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus. Pengumpulan data penelitian berupa wawancara mendalam. Teknik keabsahan data melakukan konfirmasi data wawancara dengan teoritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi simbolik berperan penting di dalam perencanaan komunikasi pemasaran, yang mencakup enam tahapan rancangan: penentuan tujuan bisnis, penentuan strategis, penentuan taktis, implementasi kegiatan, monitoring pelaksanaan, dan evaluasi keseluruhan. Pada tahapan tersebut, terjadi interaksi yang mengandung simbol-simbol seperti mengidentifikasikan target sasaran, aroma yang beraneka ragam, brand awareness, mistery gift jewelryi, pecinta aromaterapi, dan pikiran yang relaks.
Perencanaan Komunikasi Pemasaran Talent Management dalam Beradaptasi di Masa Pandemi (Studi Kasus JDAgency) Wundira, Trisha; Pribadi, Muhammad Adi
Prologia Vol. 6 No. 2 (2022): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v6i2.10675

Abstract

In this pandemic situation, it has a bad impact on the business industry. One of the ways that a company can survive is by planning a well-structured marketing communication. The purpose of marketing is to introduce a product and increase its sales. JD Agency is a talent management that provides more than 4,000 talents and has held more than 100 project events. The research method used is qualitative case study research with data collection techniques in the form of interviews and observations. The results showed that the JD Agency using marketing communication planning has 6 stages, namely determining the target audience, determining communication objectives, designing communication (messages), selecting communication channels, and measuring results. The role of symbolic interactions also plays an important role in marketing communications. The occurrence of interactions that symbolize symbols such as characters and boundaries between work teams and clients at JD Agency. Situasi pandemi berdampak buruk bagi industri bisnis. Salah satu cara agar perusahaan dapat bertahan adalah dengan melakukan perencanaan komunikasi pemasaran yang tersusun secara baik. Tujuan pemasaran adalah untuk memperkenalkan suatu produk serta meningkatkan penjualannya. JD Agency merupakan talent management yang menyediakan lebih dari 4.000 talent dan sudah memegang lebih dari 100 project event. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa JD Agency menggunakan perencanaan komunikasi pemasaran memiliki 6 tahapan, yaitu menentukan target audience, menentukan tujuan komunikasi, merancang komunikasi (pesan), memilih saluran komunikasi, dan mengukur hasil. Peran interaksi simbolik juga berperan penting di dalam komunikasi pemasaran. Terjadinya interaksi yang melambangkan simbol-simbol seperti karakter dan batasan antar tim kerja dan klien di JD Agency.
Peran Interaksi Simbolik dalam Perencanaan Komunikasi Pemasaran Pada Brand Recognition Gracias Label Friska, Sella; Pribadi, Muhammad Adi
Prologia Vol. 7 No. 1 (2023): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v7i1.15878

Abstract

Technology that is growing consciously and unconsciously is one of the impacts of the times that are happening. One of them with the emergence of the internet. Apart from being one of the popular social media, Instagram social media can be a platform for conducting business activities. And what is happening now is that Korean culture is entering so that a Korean-style trend appears, one of which is in the fashion sector. Therefore, the formulation of the research problem is how is the role of symbolic interaction in marketing communication planning carried out by Gracias Label in creating brand recognition on Instagram? This study uses the theory of symbolic interaction, marketing communication planning, and brand recognition. The research approach used by the author is a qualitative research with an exploratory case study method using the Yin technique. Data collection used in-depth interview techniques, documentation, and participant observation. In validating the data using confirmation techniques. This study aims to determine the role of symbolic interaction in marketing communication planning carried out by Gracias Label in creating brand recognition on Instagram. There are six stages in marketing communication planning at Gracias Label that have been carried out and then the role of symbolic interaction in marketing communication planning has succeeded in creating brand recognition. Teknologi yang semakin berkembang secara sadar dan tidak sadar merupakan salah satu dampak dari perkembangan zaman yang terjadi. Salah satunya dengan munculnya internet. Selain merupakan salah satu media sosial yang populer, media sosial Instagram dapat menjadi platform untuk melakukan kegiatan bisnis. Dan yang sedang terjadi saat ini budaya Korea masuk sehingga muncul trend ala Korea salah satunya dalam bidang fashion. Oleh sebab itu, rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana peran interaksi simbolik dalam perencanaan komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Gracias Label dalam menciptakan Brand Recognition di Instagram? Penelitian ini menggunakan teori Interaksi Simbolik, teori Perencanaan Komunikasi Pemasaran, dan Brand Recognition. Pendekatan penelitian yang digunakan penulis adalah penelitian kualitatif dengan metode studi kasus eksploratoris dengan teknik Yin. Pengumpulan data yang digunakan dengan teknik wawancara mendalam, dokumentasi, dan observasi partisipan. Dalam menvalidasi data menggunakan teknik konfirmasi ulang. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui peran interaksi simbolik dalam perencanaan komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Gracias Label dalam menciptakan Brand Recognition di Instagram. Terdapat enam tahap dalam perencanaan komunikasi pemasaran di Gracias Label yang telah dilakukan dan kemudian peran dari interaksi simbolik dalam perencanaan komunikasi pemasaran berhasil menciptakan Brand Recognition.
Peran Interaksi Simbolik dalam Membuat Content Marketing untuk Menciptakan Brand Engagement Media Sosial @dailysocial.id Febridianti, Dayang Gasani Aqila; Pribadi, Muhammad Adi
Prologia Vol. 7 No. 1 (2023): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v7i1.15884

Abstract

Along with the development of internet media, social media has also developed into various types. The most popular social media in Indonesia is Instagram. On Instagram there are various kinds of content, one of which is in the field of marketing which is usually used for content marketing. Content marketing is made to market and introduce products provided by a company. DailySocial.id utilizes content marketing for potential customers and regular customers. The content marketing process requires brand engagement to measure the interest of potential consumers towards DailySocial.id products, the process is explained through symbolic interaction theory. This study discusses the role of symbolic interaction in the creation of content marketing to create brand engagement on the DailySocial.id Instagram account. This study uses the theory from Mead which discusses symbolic interaction, content marketing by Kee and Yazdanifard and brand engagement which is discussed by Saraswati and Hastari. The research method used by the researcher is a case study with a qualitative exploratory approach. Informants in this study were marketing staff and followers of Instagram accounts from DailySocial.id. Informants were chosen because they have been adapted to the needs of the author to meet the data. There are two types of data used, namely primary data obtained by observation, in-depth interviews, as well as documentation and secondary data in the form of archival records and literature studies. The data that has been obtained must go through the process of data processing, presentation, drawing conclusions and the validity of the data in the form of adequacy of references, checking members, and detailed descriptions. The results of the study indicate that the process of creating content marketing carried out by DailySocial.id has shown success in creating brand engagement. Seiring perkembangan media internet, media sosial juga ikut berkembang menjadi beragam jenisnya. Media sosial yang paling diminati oleh masyarakat Indonesia adalah Instagram. Di Instagram terdapat berbagai macam konten, salah satunya di bidang pemasaran yang biasanya digunakan untuk content marketing. Content marketing dibuat untuk memasarkan dan memperkenalkan produk-produk yang disediakan oleh suatu perusahaan. DailySocial.id memanfaatkan content marketing untuk para calon pelanggan dan pelanggan tetap. Proses content marketing membutuhkan brand engagement untuk mengukur ketertarikan calon konsumen terhadap produk DailySocial.id, prosesnya dijabarkan melalui teori interaksi simbolik. Penelitian ini membahas bagaimana peran interaksi simbolik dalam pembuatan content marketing untuk menciptakan brand engagement di akun Instagram DailySocial.id. Penelitian ini menggunakan teori dari Mead yang membahas tentang interaksi simbolik, content marketing oleh Kee dan Yazdanifard dan brand engagement yang dibahas oleh Saraswati dan Hastari. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah studi kasus dengan pendekatan eksploratif kualitatif. Informan pada penelitian ini adalah staf marketing dan pengikut akun instagram dari DailySocial.id. Informan dipilih karena sudah disesuaikan dengan kebutuhan penulis untuk memenuhi data. Ada dua jenis data yang digunakan yaitu data primer yang diperoleh dengan observasi, wawancara mendalam, serta dokumentasi dan data sekunder yang berupa rekaman arsip dan studi pustaka. Data yang sudah diperoleh harus melalui proses pengolahan data, penyajian, menarik kesimpulan serta keabsahan data berupa kecukupan referensi, pengecekan anggota, dan uraian rinci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam proses pembuatan content marketing yang dilakukan oleh DailySocial.id telah menunjukkan adanya keberhasilan dalam menciptakan brand engagement.
Peran Interaksi Simbolik dalam Perencanaan Komunikasi Pemasaran Restoran di Masa Pandemi (Studi Kasus Restoran Ta Wan Lippo Puri, Jakarta Barat) Ramadhanti, Azizah Ayu; Pribadi, Muhammad Adi
Prologia Vol. 7 No. 1 (2023): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v7i1.15893

Abstract

The existence of the covid-19 pandemic in Indonesia has made Ta Wan Restaurant to undergo a renewal in terms of marketing strategy, so that a proper marketing communication plan is needed in order to get maximum turnover. The symbolic interaction at Ta Wan Restaurant plays an important role in the process of forming marketing communication planning because it is able to find out consumer desires in the midst of a pandemic so that it can meet consumer satisfaction and strongly support aspects of implementing employee performance every day. The method chosen by the researcher is a qualitative methodology with an exploratory type of case study method. Data was collected by non-participant observation, in-depth interviews with employees and consumers of Ta Wan Lippo Puri Restaurant, West Jakarta, document analysis, and literature study. The conclusion of this study, that there are six indicators of the success of marketing communication planning for Ta Wan Lippo Puri Restaurant, West Jakarta, including business objectives of making adequate profits, strategy renewal, tactics, implementation, monitoring and intensive evaluation. The symbolic interaction theory can help the process of forming a marketing communication plan for the Ta Wan Lippo Puri Restaurant in West Jakarta during the pandemic so that it can achieve the desired turnover. Adanya pandemi covid-19 di Indonesia membuat Restoran Ta Wan mengalami pembaharuan dari sisi strategi pemasaran, sehingga dibutuhkan sebuah perencanaan komunikasi pemasaran yang tepat agar mendapatkan omset yang maksimal. Interaksi simbolik pada Restoran Ta Wan berperan penting dalam proses pembentukan perencanaan komunikasi pemasaran karena mampu mengetahui keinginan konsumen di tengah masa pandemi sehingga dapat memenuhi kepuasan konsumen dan sangat mendukung aspek penerapan kinerja karyawan setiap hari. Metode yang dipilih peneliti adalah metodologi kualitatif dengan metode studi kasus jenis eksploratif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi non partisipan, wawancara mendalam dengan karyawan dan konsumen Restoran Ta Wan Lippo Puri Jakarta Barat, analisis dokumen, serta studi kepustakaan. Kesimpulan dari penelitian ini, yaitu terdapat enam indikator keberhasilan perencanaan komunikasi pemasaran Restoran Ta Wan Lippo Puri Jakarta Barat, meliputi tujuan bisnis membuat keuntungan yang memadai, pembaharuan strategi, taktis, implementasi, monitoring dan evaluasi intensif. Teori interaksi simbolik dapat membantu proses pembentukan perencanaan komunikasi pemasaran Restoran Ta Wan Lippo Puri Jakarta Barat selama pandemi sehingga berhasil mendapatkan omset yang diinginkan.
Strategi Komunikasi Pemasaran Pusat Perbelanjaan di Jakarta (Studi Kasus Emporium Pluit Mall) Justine, Sheane; Pribadi, Muhammad Adi
Prologia Vol. 7 No. 1 (2023): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v7i1.21281

Abstract

This study aims to analyze how marketing communication strategies are implemented in one of the shopping centers in the Jakarta area, namely Emporium Pluit Mall. The marketing communication strategy studied included how the marketing communication activities were carried out by Emporium Pluit Mall in the Java-Bali PPKM situation level 1. The theory that became the basis of this research was the theory of marketing communication strategy. This study uses marketing communication theory because this theory has relevance to the objectives of the research being carried out, this includes how the objectives of marketing communications are carried out, determining the target audience, determining the positioning used, and determining communication channels to achieve its goals. The method used in this research is a qualitative approach with an exploratory case study method. Data collection was carried out by means of direct observation, interviews, and documentation. Interviews were conducted with seven informants related to research, namely Advertising Promotion & PR Assistant Supervisor, Advertising Promotion & PR Senior Supervisor, and visitors from Emporium Pluit Mall. After the data is obtained, the researcher analyzes and matches the data with the theory that has been applied. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa strategi komunikasi pemasaran diterapkan di salah satu pusat perbelanjaan di wilayah Jakarta, yaitu Emporium Pluit Mall. Strategi komunikasi pemasaran yang diteliti meliputi bagaimana kegiatan komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Emporium Pluit Mall dalam situasi PPKM Jawa-Bali level 1. Teori yang menjadi dasar penelitian ini adalah teori strategi komunikasi pemasaran. Penelitian ini menggunakan teori komunikasi pemasaran karena teori tersebut memiliki relevansi dengan tujuan penelitian yang dilakukan, hal tersebut meliputi bagaimana tujuan komunikasi pemasaran yang dilakukan, menentukan target audiens, menentukan positioning yang digunakan, serta menentukan saluran komunikasi untuk mencapai tujuannya. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus eksploratoris. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi langsung, wawancara, serta dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan tujuh informan yang berkaitan dengan penelitian, yaitu Advertising Promotion & PR Assistant Supervisor, Advertising Promotion & PR Senior Supervisor, dan pengunjung dari Emporium Pluit Mall. Setelah data diperoleh, peneliti menganalisis dan mencocokkan data dengan teori yang telah diterapkan.
Strategi Komunikasi Pemasaran Melalui Instagram @maksimalindiri Aprila, Velissa; Pribadi, Muhammad Adi
Prologia Vol. 7 No. 2 (2023): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v7i2.21382

Abstract

This study aims to review the marketing communication strategy implemented by @Maksimalindiri on Instagram and how it reforms marketing communication methods in building brand image, driving sales and expanding the company's target market. In addition, this study highlights the importance of managing marketing messages and promotions on social media and how it can substantially influence consumer behavior. The methodology used in this research is qualitative research with a case study approach. The subject of this research is Bang Joel from @Maksimalindiri who is a content creator on social media. The research object examined in this thesis is in the form of marketing communication planning strategies and marketing communication planning tactics used by @Maksimalindiri and how evaluations are carried out on a program made by @Maksimalindiri on Instagram. The findings of this study are that the marketing communication strategy has four important aspects, namely determining communication goals, determining target audiences, finding the best position for the brand and choosing media to carry out marketing communications. The background of the content creator is not a definite reason that can be seen by the audience to build trust. The experience and way of communicating that content creators have is also an important factor in audience purchasing decisions. In addition, market research is also needed to find out the problems that occur in the target audience. Penelitian ini bertujuan mengulas strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh @Maksimalindiri di Instagram dan bagaimana hal itu mereformasi cara komunikasi pemasaran dalam membangun citra merek, mendorong penjualan dan memperluas pasar yang menjadi sasaran perusahaan. Selain itu, penelitian ini menyoroti pentingnya pengelolaan pesan dan promosi pemasaran pada media sosial dan bagaimana hal itu dapat mempengaruhi perilaku konsumen secara substansial. Metodologi yang digunakan di dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah Bang Joel dari @Maksimalindiri yang merupakan seorang content creator di media sosial. Objek penelitian yang diteliti pada skripsi ini adalah berupa strategi perencanaan komunikasi pemasaran dan taktik perencanaan komunikasi pemasaran yang digunakan oleh @Maksimalindiri serta bagaimana evaluasi yang dilakukan terhadap suatu program yang dibuat oleh @Maksimalindiri di Instagram. Temua penelitian ini adalah, strategi komunikasi pemasaran memiliki empat aspek penting yaitu menentukan tujuan komunikasi, menentukan target audiens, mencari posisi terbaik untuk merek tersebut dan memilih media untuk menjalankan komunikasi pemasaran. Latar belakang yang dimiliki oleh content creator tidak menjadi alasan pasti yang dapat dilihat audiens untuk membangun kepercayaan (trust). Pengalaman dan cara berkomunikasi yang dimiliki oleh content creator juga menjadi faktor penting dalam keputusan pembelian audiens. Selain itu, riset pasar juga diperlukan untuk mengetahui permasalahan yang terjadi pada target audiens.
Co-Authors Abdul Malik Adi Satria Alanwari Bulan Putra Alessandro Angelo Tedjo Alfari Josita Andre Wijaya Angelia Febricha Angeline, Daniella Anggraini, Yofani Anthony Chandra Aprianto Tantra Aprila, Velissa Arnelia Lie Augustina Ika Widyani Bagus Susila, Anwen Bella Putri Wijaya Bella Sisyadi Bianca Michelle William Budi Utami Cahyadi, James Calvin NG Catherina Siena Christopher, Ervinn Clinton Nadeak Daniel Christofer Darmadi, Rifanny Devin Tjong Devita Agustin Santoso Devita Lusiana Djuan Tandy Eko Harry Susanto Eric Gautama Fahlevy, Erlangga Putra Farid Rusdi Febridianti, Dayang Gasani Aqila Febriyanto Febriyanto Fitrah, Imelda Aimar Flegon Gamaliel Friska, Sella Gabriela Emanuella Hendra Gerry Hadi Putra Ginting, Geby Enzelica Br Halim, Evelyn Halim, Regina Aurelia Hanaka, Febrina Hardianto, Aldi Ilhan Noor Hafizh Adijaya Ivan Sebastian Jason Harley Hartono Jessia, Sharon Jordan Liunardi Sugiarto Justine, Sheane Karl Vincent Kelly Meliana Kendi Wikasa Tikta Kevin Kevin Kevin Kurniawan Hari Siswoko Kurniawan Hari Siswoko Lianny Lianny Lukmanto, Silvia Marcella Riady, Fransisca Martin, Helice Melse, Melse Meydhita Stevanny Mutiara, Maitri Widya Nada, Naquita Natalia Natalia Nisrina Rahmanita Novi Tandriawan Nurfiyadi, Indra Sim Ori Bagaskara, Hieronimus Patricia Michelle Wijaya Pranata, Yogi Vernando Pratama, Cindy Angelina Ramadhan, Daffananda Okto Ramadhanti, Azizah Ayu Renwarin, Angie Veronica Rezi Erdiansyah Riady, Aldo Ricardo Silenzie Ricky Susanto Rizki Tanto Wijaya Sampras Nugroho Shafa Shabryna Gunadi Sherly Margaretha Siregar, Dewi Mega Lestari Siswoko, Kurniawan Hari Siswoko, Kurniawan Hari Steven Steven Sumbaha, Wahyu Asmaraman Suzy Azeharie, Suzy Tan, Audrey Kirsten Tasya Fitriyani Thommy Timotius Sema Teguh Tiovannie, Angelline Vincent Vincent Widayatmoko, Widayatmoko Widyatmoko widyatmoko Wijaya, Endrio Chandra Winarso, Sebastian Raynaldi Wundira, Trisha Yoedtadi, M. Gafar Yoedtadi, Muhammad Gafar Yoedtadi, Muhammad Gafar Yolanda, Vania Yuliana Yuliana Zakiya, Ryza Nur