Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PERAN DIVERSITY MANAGEMENT DALAM MEMEDIASI PENGARUH DIGITALISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN DI KOTA BATAM Ridhayati Farid; Shintia Agnetha Siahaan; Yuswardi Yuswardi
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 10 No 1 (2026): Edisi Januari - April 2026
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v10i1.6833

Abstract

Studi ini memiliki tujuan untuk mengeksplorasi dampak digitalisasi terhadap tingkat kepuasan kerja karyawan dengan peran diversity management sebagai variabel mediasi. Latar belakang penelitian didasarkan pada meningkatnya transformasi digital di lingkungan kerja dan pentingnya pengelolaan keberagaman dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan adaptif, khususnya di Kota Batam yang merupakan pusat industri dan perdagangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap karyawan sektor industri dan jasa. Informasi diperoleh melalui survei online dan diolah dengan metode statistik untuk mengevaluasi keterkaitan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalization berpengaruh positif dan signifikan terhadap diversity management, serta memiliki pengaruh langsung dan tidak langsung terhadap employee satisfaction melalui peran mediasi diversity management. Temuan ini mengindikasikan bahwa strategi digitalisasi yang dikombinasikan dengan praktik pengelolaan keberagaman yang efektif mampu meningkatkan kepuasan kerja karyawan secara signifikan. Keberagaman dalam usia, gender, dan latar belakang budaya menjadi faktor penting yang memperkuat penerimaan terhadap teknologi baru di tempat kerja. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan studi manajemen SDM berbasis digital serta rekomendasi praktis bagi organisasi dalam mengelola transformasi kerja yang inklusif dan berkelanjutan di era digital.
The Role of Job Crafting and Job Embeddedness Mediation on Intention To Stay In Health Workers Ridhayati Farid; Silvia Monica Sitorus; Dhita Hafizha Asri
Jurnal Ekuilnomi Vol. 8 No. 1 (2026): Ekuilnomi Vol 8(1), Feb 2026
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekononomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/t2zfj256

Abstract

This research aims to analyze the effect of social support and organizational support on the intention to stay of healthcare workers, mediated by job crafting and job embeddedness. The background of this research stems from the high turnover rate of healthcare workers in Indonesia. This is a quantitative research with a cross-sectional design through the distribution of questionnaires to 363 healthcare workers in Batam City. The data were analyzed using PLS-SEM. The results showed that social support affects job crafting and job embeddedness but does not directly affect intention to stay. Otherwise, organizational support significantly affects intention to stay both directly and indirectly through job embeddedness. Job crafting mediation is only significant in the relationship between social support and intention to stay, while job embeddedness mediation is more dominant in the relationship between organizational support and intention to stay
Antecedent Factors of Organizational Performance in Manufacturing Firms Yuswardi Yuswardi; Ridhayati Farid; Debora Oktaviani
Wiga : Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi Vol. 16 No. 1 (2026): March 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30741/wiga.v16i1.1497

Abstract

This study examines the influence of work-life balance and training on organizational performance within manufacturing firms in Batam, Indonesia. With a focus on human resource dynamics, it highlights how these factors contribute to workplace harmony and employee engagement. A total of 365 employees participated in the research, utilizing a survey-based approach segmented into key areas such as leadership, recognition, work-life balance, training and development, organizational culture, and work engagement. Findings reveal that work-life balance and training significantly enhance employee engagement, which in turn positively affects organizational performance. Conversely, leadership and recognition did not show a direct impact on work engagement, suggesting that organizations must prioritize initiatives that foster work-life balance and invest in employee training for optimal outcomes. The study emphasizes the critical role of employee engagement as a mediator and suggests practical implications for manufacturing firms aiming to enhance their performance through improved human resource management strategies.