Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

ANALISIS KESIAPAN KELUARGA PETANI DALAM MEMASUKI BONUS DEMOGRAFI DI DESA TANJUNG MERINDU KECAMATAN TANJUNG LUBUK KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR Siti Nur Fadila; Muhammad Yamin; Eka Mulyana
Agripita: Jurnal Agribisnis dan Pembangunan Pertanian Vol 4 No 2 (2020): JURNAL AGRIPITA
Publisher : Agribusiness Study Program, Universitas Sriwijaya in Collaboration with Indonesian Society of Agricultural Economics (PERHEPI/ISAE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mendeskripsikan profil tenaga kerja rumah tangga petani di Desa Tanjung Merindu Kecamatan Tanjung Lubuk Kabupaten Ogan Komering Ilir. (2) Mengetahui persepsi petani terhadap pekerjaan di bidang pertanian di Desa Tanjung Merindu Kecamatan Tanjung Lubuk Kabupaten Ogan Komering Ilir. (3) Menghitung rasio ketergantungan rumah tangga petani di Desa Tanjung Merindu Kecamatan Tanjung Lubuk Kabupaten Ogan Komering Ilir. Penelitian dan pendataan di lapangan akan dilakukan pada Januari 2020 hingga selesai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei (survey method). Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah metode purposive sampling. Dalam penelitian ini akan diambil sampel berdasarkan tingkat skala profil rumah tangga petani di Desa Tanjung Merindu Kecamatan Tanjung Lubuk Kabupaten Ogan Komering Ilir sebanyak 180 rumah tangga petani. Sampel yang akan diambil dalam penelitian ini sebanyak 30 sampel. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode pengolahan data menggunakan metode skoring/interval kelas dan juga rasio rasio beban. Berdasarkan analisis yang dilakukan penulis, disimpulkan bahwa penduduk di Desa Tanjung Merindu Kecamatan Tanjung Lubuk Kabupaten Ogan Komering Ilir sudah siap menghadapi bonus demografi yang akan datang dan persepsi petani terhadap lapangan kerja di bidang pertanian dalam peningkatan kesejahteraan berada pada kisaran kriteria kemakmuran dan rasio beban penduduk di Desa Tanjung Merindu Kecamatan Tanjung Lubuk sebesar 67,95%.
ANALISIS KONDISI SOSIAL EKONOMI DAN KEBUTUHAN HIDUP LAYAK PETANI PADI RAWA LEBAK DI PULAU KEMARO KOTA PALEMBANG Yeka Puspita Sari; Muhammad Yamin; Muhammad Arbi
Agripita: Jurnal Agribisnis dan Pembangunan Pertanian Vol 3 No 2 (2019): JURNAL AGRIPITA
Publisher : Agribusiness Study Program, Universitas Sriwijaya in Collaboration with Indonesian Society of Agricultural Economics (PERHEPI/ISAE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan kondisi sosial ekonomi masyarakat Pulau Kemaro Kota Palembang, (2) Menganalisis apakah pendapatan petani padi sawah mampu memenuhi standar hidup layak (KHL), dan (3) Menganalisis tingkat kemiskinan. dari petani padi rawa. Penelitian dilakukan di Pulau Kemaro Kota Palembang dengan metode survei, terhadap 44 petani yang diambil dari 79 petani secara random sampling. Data diolah dengan tabulasi dan dijelaskan secara deskriptif dianalisis secara kuantiatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan kondisi sosial ekonomi meliputi pendidikan, pekerjaan dan pendapatan mayoritas petani padi tamat SD (66,18 %), pekerjaan utama sebagai petani (100%), dan 90,91% memiliki pekerjaan sampingan. Rata-rata pendapatan petani padi pada usahatani padi rawa Rp. 5.608.685,- per tahun dan pendapatan non pertanian sebesar Rp. 20.360.227 per tahun. Rata-rata total pendapatan petani padi adalah Rp 26.541.639 per tahun. Pendapatan keluarga petani adalah Rp. 2.712.420,30 per bulan dan belum dapat memenuhi standar KHL Pulau Kemaro Rp. 5.403.254,55 per keluarga per bulan. Berdasarkan pendapatan per kapita petani dengan rata-rata Rp 653.519,70 dan garis kemiskinan senilai Rp 417. 828,00 per kapita per bulan menunjukkan bahwa 36% petani berada di bawah garis kemiskinan dan 64% berada di atas garis kemiskinan.
ANALISIS TATANIAGA PEMASARAN IKAN SEGAR SEBAGAI BAHAN BAKU PINDANG DI KOTA PALEMBANG Gianto Gianto; Muhammad Yamin; Muhammad Arbi
Agripita: Jurnal Agribisnis dan Pembangunan Pertanian Vol 3 No 1 (2019): JURNAL AGRIPITA
Publisher : Agribusiness Study Program, Universitas Sriwijaya in Collaboration with Indonesian Society of Agricultural Economics (PERHEPI/ISAE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui saluran pemasaran, bagi hasil, margin tata niaga dan rata-rata jumlah ikan yang dibutuhkan sebagai bahan baku pindang di kota Palembang. Penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu 5 pemilik restoran restoran. Penarikan responden ke beberapa kelompok nelayan/pembudidaya dan pedagang pengumpul dilakukan secara snowball sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebarkan pertanyaan kepada responden. Teknik analisis yang digunakan adalah menghitung rata-rata permintaan ikan, margin pemasaran, dan pangsa petani. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata kebutuhan ikan sebagai bahan baku pindang adalah lele 17 kg/hari, gabus 5 kg/hari, baung 4-5 kg/hari dan lais 3kg/hari. Margin pemasaran saluran II lebih besar dari saluran I, dan saluran bagi hasil petani I lebih besar dari saluran II.
Analisis Daya Saing Crude Palm Oil (CPO) Indonesia Di Pasar Internasional` Sopia Azida; Muhammad Yamin; Riswani Riswani
AGRICA Vol. 16 No. 1 (2023): June
Publisher : Agriculture Faculty of Flores University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/agr.v16i1.2732

Abstract

This study aims to evaluate Indonesia's competitiveness and assess the dynamics of Indonesia's CPO performance in the international market. Comparative CPO in Indonesia is carried out using the "Revealed Comparative Advantage" (RCA) technique, while the "Constant Market Share" (CMS) method is used to understand the dynamics of Indonesia's export performance. The results showed that Indonesia's CPO has a relative competitive advantage index (RCA) value of 4, indicating that Indonesia has a strong competitive advantage and an RCA greater than 1. According to CMS data, Indonesian CPO is not limited to one country's market and has a higher standard growth rate than the world's CPO exports, also has a positive impact on market distribution and product composition.
RUMAH CUKUP (RUCUP): Farmer Households Community Development Program as a Solution for Increasing Food Availability on Kemaro Island, Palembang City Nurilla Elysa Putri; Muhammad Yamin; Muhammad Izzudin
Community Development Journal Vol 7 No 2 (2023): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/cdj.v7i2.2903

Abstract

National food security begins with the provision of food in the smallest locations, mainly villages and sub-districts. Kemaro Island is part of Palembang City, which is administered by Kelurahan 1 Ilir Palembang City. Due to limited accessibility, circumstances for providing basic requirements, particularly food and clean water, are severely constrained. Foods such as vegetables and fruit are still scarce in this area, particularly milk, cereals, and other nutritional foods. Thus, it is vital to undertake measures to boost the availability and accessibility of food for independent home farmers in this region, given the territory's status as a distinct island. Efforts to enhance the food security of farmer households on Kemaro Island can be accomplished through the implementation of a participatory in Rumah Cukup (Rucup) program. Extension is conducted as a coaching and mentoring activity aimed at enhancing the food security of farmer households through the Rumah Cukup (Rucup) initiative, in which farmer households cultivate a variety of horticulture commodities.
Does Human Resource Management Practices differ at different Job Categorical in Sugarcane Farming Organization? Dini Damayanthy; Suhatmini Hardyastuti; Irham Irham; Muhammad Yamin
Agripita: Jurnal Agribisnis dan Pembangunan Pertanian Vol. 7 No. 1 (2023): JURNAL AGRIPITA
Publisher : Agribusiness Study Program, Universitas Sriwijaya in Collaboration with Indonesian Society of Agricultural Economics (PERHEPI/ISAE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/agripita.v7i1.85

Abstract

Human resource management practices are implemented for achieving thecompany's business sustainability. Otherwise, many companies have not realized the importance of implementing human resource management practices themselves. This study aims to analyzing the implementation of human resource management practices based on technical and non-technical employees in two different work units, namely the head office and the factory at a sugarcane plantation company in East Java Province. Approximately 150 employees selected through the proportional random sampling method from two work units and different job categories were involved as the inside sample. This research uses inferential statistical analysis method. The results of the study show that technical and non-technical employees who work in two different work units have different responses to the implementation of human resource management practices that have been implemented. Differences that occur due to differences in competency requirements and work units are also different. Furthermore, the results of the study show that compensation and career development are two variables that are considered to still need more attention and improvement from the company. Overall, the research results can also be used as material for evaluation and policy recommendations for the implementation of human resource management in companies.
Analysis of Downstream Entrepreneurs' Knowledge in South Sumatera Forestry Agribusiness: Impact on Certified Raw Material Selection Anna Ilmika; Muhammad Yamin; Sabaruddin Kadir
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 11 (2023): November
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i11.5881

Abstract

The wood industry is a downstream forestry sector. So, as an industry that uses wood as the main raw material, this industry is very dependent on the forestry sector. The relationship between the timber and forest industries is very close, and these two sectors influence each other. Analyzing the relationship between the level of knowledge of entrepreneurs regarding the sustainability of wood raw materials and the decision to buy certified wood or not is something that is really needed to become the basis for sustainability. By using a mixed-method research method, it is hoped that this research will be able to contribute to describing the situation of knock-down house entrepreneurs so that they can have a positive impact on the South Sumatra forestry agribusiness system. This research found that the level of knowledge of knock-down house entrepreneurs about certified wood is very low. It was detected that only 3.5% of entrepreneurs used certified wood. Meanwhile, almost 70% of respondents stated that they were not very interested in knowing more about certified wood. This situation is known to have a very significant level of influence on preferences for selecting certified raw materials or not. Â