Claim Missing Document
Check
Articles

Model pembelajaran hypnoteaching dalam pembelajaran bahasa Jawa Susilowati, Aditiyas Nurriyah Sriningsih; Sukoyo, Joko
Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/diglosia.v8i1.1142

Abstract

This study employed a quantitative approach with a post-test only control group experimental design to investigate the impact of the hypnoteaching model on Javanese language learning in high school. The research subjects were 288 students, with two classes, X-5 as the experimental class and X-7 as the control class, randomly selected. According to the study, students who received instruction using the hypnoteaching approach showed increased motivation and learning outcomes. Observation data indicated that the experimental class's post-test score was 71.67, significantly higher than the control class's score of 50.56. With a sig. (2-tailed) value of 0.000, far below 0.05, the T-test revealed a significant difference between the two groups. Due to monotonous teaching strategies such as lectures, students in the traditional group were less motivated and more likely to become disengaged. Conversely, using hypnoteaching increased student motivation and made the class more enjoyable. This study shows that, compared to traditional teaching approaches, the hypnoteaching model is more effective in enhancing student motivation and learning outcomes.
Workshop Model-Model Pembelajaran Bahasa Jawa Berbasis Joyful Learning Sukoyo, Joko; Kurniati, Endang; Utami, Esti Sudi; Insani, Nur Hanifah
Bakti Cendana Vol 6 No 2 (2023): Bakti Cendana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/bc.6.2.2023.155-164

Abstract

Abstrak Pembelajaran bahasa Jawa berlangsung sudah cukup lama, tetapi dalam pelaksanaan masih mendapat kritik dari berbagai pihak, misalnya penyajian mata pelajaran bahasa Jawa di sekolah masih banyak yang menggunakan pendekatan konvensional, model pembelajaran yang digunakan belum inovatif serta pembelajaran terasa monoton dan kurang menarik. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka tim pengabdi mencoba memberikan suatu pemikiran tentang alernatif baru yaitu pelatihan model pembelajaran bahasa Jawa berbasis joyful learning. Tujuan program ini adalah meningkatkan kompetensi guru dalam hal model-model pembelajaran bahasa Jawa yang menyenangkan . Guna mencapai tujuan tersebut maka digunakan berbagai macam metode, diantaranya adalah ceramah, demonstrasi, tanya jawab, praktik langsung dan penugasan. Di akhir program dilakukan penilaian untuk melihat tingkat keberhasilan program. Hasil posttest menunjukkan terjadi peningkatan pemahaman konsep joyful learning sebesar 36%, dari rata-rata nilai pretest 52 menjadi 88. Peningkatan sebesar 36% tersebut tergolong cukup tinggi. Dalam program pengabdian kepada masyarakat tersebut juga dipaparkan beberapa cara yang dapat digunakan agar pembelajaran bahasa Jawa menjadi pembelajaran yang menyenangkan, diantaranya dengan (1) menggunakan humor, (2) menggunakan permainan, (3) menggunakan lagu, (4) menggunakan media sosial, (5) menggunakan outdoor learning atau pembelajaran di luar kelas dan (6) menggunakan ice breaking. Kata Kunci: pembelajaran bahasa Jawa, menyenangkan, joyful learning.
Kemampuan Siswa Berbahasa Jawa Krama (Studi Kasus di SMA) Ermadani Suci Prameswari; Joko Sukoyo
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 2 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i2.11431

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sejauh mana pemahaman mereka terhadap bahasa Jawa krama dan faktor apa saja yang mempengaruhi tingkat kemampuan berbahasa Jawa krama siswa SMAN 6 Purworejo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan tes. Analisis data dilakukan menggunakan analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman siswa dalam berbahasa Jawa krama cukup memenuhi standar dengan rata-rata nilai 66,6, hanya saja masih terbatas dalam penggunaan kosakata dan penyusunan struktur kalimat. Faktor yang mempengaruhi kemampuan berbahasa antara lain kegiatan pembiasaan, seorang guru selalu memberikan contoh yang dapat diterapkan oleh peserta didik, sebagai upaya meningkatkan kemampuan berbahasa peserta didik. Simpulan penelitian ini yaitu mata pelajaran bahasa jawa penting untuk mempelajari budaya Jawa dan penguasaan bahasa Jawa. Fungsi bahasa Jawa adalah menghasilkan generasi muda yang berakhlak mulia dan santun dalam berbahasa. Kata Kunci: Bahasa Jawa Krama, Studi Kasus
Pemanfaatan Artificial Intellegence (AI) dalam Pembelajaran Bahasa Jawa Nofinda Reysha Fitriani Nugroho; Joko Sukoyo; Nur Hanifah Insani
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i3.6574

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan pemahaman dan membantu para guru khususnya guru bahasa Jawa agar dapat menerapan artificial intelligence (AI) dalam pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kepustakaan jenis narative review. Data diperoleh dari menganalisis artikel jurnal, berita, buku, dan majalah yang relevan dengan pemanfaatan artificial intelligence (AI) dalam pembelajaran, kemudian dilakukan analisis data kualitatif yaitu dengan mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Selanjutnya dilakukan uji teknik keabsahan data yang menggunakan teknik triangulasi data. Pemanfaatan artificial intelligence (AI) pada mata pembelajaran bahasa Jawa belum maksimal dimanfaatkan oleh guru, hal tersebut disebabkan karena guru bahasa Jawa belum paham dan merasa kesulitan dalam mengadaptasi dan menggunakan artificial intelligence (AI) dalam pembelajaran Bahasa Jawa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa artificial intelligence (AI) dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran bahasa Jawa. Terdapat beberapa aplikasi dan website berbasis AI yang dapat digunakan dalam pembelajaran bahasa Jawa.  Aplikasi dan website tersebut yaitu website teachy.apps dan eduaide.ai dapat digunakan guru untuk membantu membuat rencana pembelajaran dan juga dapat digunakan untuk membuat laporan analisis tentang aktivitas siswa. Website gimkit dapat digunakan guru untuk membuat soal latihan dan laporan hasil penugasan siswa. Aplikasi  google gemini, chatgpt, qween, dan deepseek dapat digunakan guru untuk mencari materi dan model pembelajaran yang menarik sehingga dapat diterapkan dalam pembelajaran, Guru juga dapat mencari contoh soal yang relevan dengan materi pembelajaran bahasa Jawa.
Evaluasi Pembelajaran Bahasa Jawa di SMP Negeri 34 Semarang Ayu Cahyani, Rhegita Prameswari; Sukoyo, Joko; Mujimin, Mujimin
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i3.1628

Abstract

Evaluasi pembelajaran adalah proses sistematis guna mehimpun data terkait hasil belajar peserta didik dan merupakan bagian penting dari pendidikan berkelanjutan. Dengan evaluasi yang tepat, guru dapat memberi peningkatan pada kualitas pembelajaran dan membantu peserta didik mencapai potensi mereka. Tujuan dijalankannya penelitian ini ialah guna mengevaluasi program pembelajaran bahasa Jawa di SMP N 34 Semarang memanfaatkan penggunaan model Countenance Stake dan pendekatan kuantitatif deskriptif. Dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi, serta analisis data secara deskriptif kuantitatif, subjek penelitian ini ialah guru dan peserta didik. Hasil penelitian memperlihatkan: (1) kelengkapan modul ajar Bahasa Jawa sangat baik (skor 4,23), (2) pelaksanaan pembelajaran baik (skor 4), dan (3) 38% dari 34 peserta didik mencapai KKM, sementara 62% tidak. Temuan ini menekankan perlunya inovasi dalam strategi pembelajaran dan dukungan dari berbagai pihak untuk memberi peningkatan pada minat dan kompetensi peserta didik dalam bahasa Jawa, serta menjadi pertimbangan dalam pengembangan kurikulum yang lebih efektif.
Developing Tembang Macapat Electronic Teaching Materials in the Teaching of Local Language for Junior High School Students Warih, Mutiara Shotiyaning; Sukoyo, Joko
Journal of Languages and Language Teaching Vol. 12 No. 3 (2024): July
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jollt.v12i3.11312

Abstract

This research was conducted to support learning material, especially ‘tembang’ and with the aim of developing electronic teaching materials for Tembang Macapat for junior high school students. This research uses a research and development design. The research steps start from analyzing potential and problems, collecting information, product design, design validation, design revision and validation testing for users. The data collection techniques used in this research are interview, observation and questionnaire techniques for data collection. The results of the needs analysis show that teachers and students need development media in the form of electronic teaching materials for Macapat songs. The validation results by expert validators are divided into four types of eligibility. In the feasibility aspect, the content received a "good" score. The suitability of the presentation received a score of "fairly good". The appropriateness of the language received a score of "fairly good". The graphic level received a “fairly good” rating. Therefore, it can be said that electronic teaching materials for Macapat songs are acceptable and suitable to be applied as learning media.
Development of a Joyful Learning-Based Instructional Model in Javanese Script Sukoyo, Joko; Kurniati, Endang; Utami, Esti Sudi
Journal of Languages and Language Teaching Vol. 12 No. 4 (2024): October
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jollt.v12i4.12161

Abstract

Learning Javanese script is considered an outdated and boring lesson. This paradigm of boring and obsolete Javanese script lessons must be changed into a modern, interesting, and enjoyable learning experience. One way to do this is by developing a Joyful Learning-based model for Javanese language instruction. Joyful Learning is a concept of enjoyable learning. The development of a Joyful Learning-based model for Javanese language instruction is urgent and necessary because the learning model currently used by students needs to employ the principles of Joyful Learning, resulting in students feeling bored, tired, and unmotivated to learn. Additionally, Javanese language instruction is viewed as a good means to develop the character of the nation's children, as it contains values of morality and politeness. The research design used is the ADDIE Research and Development design, with the steps of analyzing, designing, developing, implementing, and evaluating. This study uniquely integrates traditional games into the Joyful Learning model. The result of the study is creating a Joyful Learning-based model for Javanese script instruction. The components of this model include the social system, reaction principles, support system, instructional and incidental impacts, and syntagmatic. The syntagmatic model of Joyful Learning-based Javanese script instruction includes an introduction, material delivery, games for writing sentences, games for reading paragraphs in Javanese script, formative assessment, and reflection. The learning model has been tested at SMPN 12 Semarang. The results of the school trial indicate that the Joyful Learning-based Javanese script instruction model is effective for learning.
Javanese Script Comic Strip "Si Kani": Character Education Learning Media of Serat Wulangreh Pupuh Kinanthi Siti Nurjanah; Nur Hanifah Insani; Joko Sukoyo
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol. 13 No. 2 (2025): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Lite
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v13i2.7532

Abstract

Javanese script is a subject in Javanese language classes, which often perceived as complicated. This study aims to: 1) describe the findings from the needs analysis for developing Javanese script comic strip learning media at SMP Negeri 1 Jatibarang for Grade VIII, 2) develop a prototype of Javanese script comic strip media containing the content of Serat Wulangreh pupuh kinanthi, and 3) analyze the results of expert validation and student responses to the developed comic strip media. This study used Research and Development (R&D) development. The research model used the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation & Evaluation) development model. The analysis technique in this study was quantitative data analysis and qualitative descriptive analysis with data collection techniques in the form of observation, interviews, and questionnaires. This study involved 32 eighth-grade students and Javanese language teachers at SMP Negeri 1 Jatibarang as research subjects. This study focused on the development of teaching materials in the form of Javanese script comic strips using Javanese script as the main font. The assessment results show that the media product is in the excellent category by material experts with a feasibility score of 98% and media experts with a score of 95%. Meanwhile, the teacher response results produced a feasibility score of 95% and the student response results with a score of 93.75% in the excellent category. These results show that these comic strips can be used effectively as an alternative medium for teaching materials.
Kemampuan Menulis Bahasa Jawa Krama Alus Siswa SMP N 20 Semarang Firdausy Azhara, Aura; Sukoyo, Joko
Piwulang: Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Vol. 13 No. 1 (2025): Piwulang: Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/piwulang.v13i1.22365

Abstract

Language skills consist of speaking, reading, writing, and listening skills. This study focuses on the ability to write Javanese krama alus in the Javanese language subject at the junior high school level. This study aims to determine the level of writing skills and analysis of junior high school students using Javanese krama alus. The subjects of this study were two classes of grade VIII students of SMP Negeri 20 Semarang. The type of research is descriptive qualitative. Data collection techniques are through observation, interviews, tests, and documentation. Data analysis techniques use the Miles and Huberman analysis model. The data validity technique uses triangulation techniques. The purpose of this study is to measure students' Javanese writing skills as an evaluation in learning Javanese to improve students' language uploads. The results of this study show that students' writing skills are in the sufficient category. There are errors in students' writing at the phonology, morphology, syntax, and orthography levels. Errors at the phonology level include vowel phoneme errors of 51%, consonant phoneme errors of 31%, and consonant omissions of 18%. The morphology level includes reduplication errors of 19%, Indonesian diction errors of 39%, krama diction errors of 31%, and infixes of 11%. Next, the syntax level includes ineffective single sentences of 11%. Finally, the orthography level includes capitalization errors of 43% and punctuation errors of 45%. The implication of this research is that it can detect error patterns, teachers can identify specific areas that are difficult for students to understand, teaching is more effective and focused, this research can also provide valuable input for the preparation of textbooks.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU BAHASA JAWA DI KABUPATEN MAGELANG MELALUI PELATIHAN MODEL PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Sukoyo, Joko; Kurniati, Endang; Utami, Esti Sudi; Mujimin, Mujimin
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i3.1725

Abstract

Implementing differentiated learning in Javanese language lessons faces many challenges in the field. The primary reason is that teachers do not yet understand the concept of differentiated learning. So far, teachers have been teaching using conventional methods without considering the psychological aspects of students, such as their learning styles and interests. This community service program aims to improve teachers' abilities in designing differentiated teaching modules and applying them in Javanese language learning. The methods used in this community service program include lectures, question-and-answer sessions, demonstrations, and assignments. Lectures and question-and-answer sessions are used to deliver theoretical material. Demonstrations are used for practical material. Assignments are used to deepen competence so that participants become more skilled in the taught material. At the end of the program, an evaluation is conducted to assess the program's success, deficiencies, or weaknesses, and the results are used for future activities. The community service program has been well implemented. This program has positively impacted Javanese language teachers who are members of the MGMP Javanese Language High School in Magelang Regency. The data is evidenced by a 46% increase in teacher competence in developing differentiated teaching modules and a 39% increase in their ability to map students.