Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Mengenal Huruf Vokal Melalui Permainan Kartu Huruf Pada Perserta Didik Tunagrahita Kelas II SD di SLB Negeri Karanganyar Rifdah Nurul Hayyah; Mahardika Supratiwi; Tri Endah Kurniyati
JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia): Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 11, No 3 (2025): JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia): Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpiuns.v11i3.109703

Abstract

Early literacy is a fundamental skill for academic success, especially in students with intellectual disabilities who often struggle to recognize letters and associate them with their sounds. This classroom action research aims to improve the ability to recognize vowel letters using letter card games among second-grade students with intellectual disabilities at SLB Negeri Karanganyar. The research was conducted in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection. The instructional media used was a set of vowel letter cards featuring symbols and familiar objects starting with the respective vowel sounds. The results showed a significant improvement in students’ ability to recognize vowel letters. The average score increased from 51.75% in the pre-cycle to 63% in cycle I and 87.25% in cycle II, reaching the “very good” category. The findings support the effectiveness of multisensory, interactive, and contextual learning through card games in increasing motivation, participation, and early literacy skills. This method also fosters a positive learning environment that promotes collaboration and emotional engagement. The results of this study provide practical recommendations for inclusive education practitioners to apply innovative and student-centered literacy strategies.
HUBUNGAN KETERLIBATAN ORANG TUA DAN KETAKUTAN AKAN KEGAGALAN DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA KELAS XI Indah Soaduon Forgustina Siahaan; Mahardika Supratiwi; Hardjono -
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 6, No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa
Publisher : UNS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jip.v6i2.54479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterlibatan orang tua dan ketakutan akan kegagalan dengan prokrastinasi akademik pada siswa kelas XI SMA Batik 1 Surakarta, dengan jumlah sampel 138 siswa melalui random cluster sampling. Alat ukur yang digunakan adalah skala prokrastinasi akademik, skala keterlibatan orang tua, dan skala ketakutan akan kegagalan. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan nilai Fhitung sebesar 46.592 (p<0,05) dan nilai R = 0.639. Nilai R2 adalah 0.408, menunjukkan total sumbangan efektif (SE) keterlibatan orang tua dan ketakutan akan kegagalan terhadap prokrastinasi akademik sebesar 40.82%, dengan SE keterlibatan orang tua sebesar 17.99% dan SE ketakutan akan kegagalan sebesar 22.83%. Secara parsial, terdapat hubungan antara keterlibatan orang tua dengan prokrastinasi akademik (p<0.05; rx1y = 0.412) dan terdapat hubungan antara ketakutan akan kegagalan dengan prokrastinasi akademik (p<0.05; rx1y = 0.467). Berdasarkan penelitian yang dilakukan, terdapat hubungan antara keterlibatan orang tua dan ketakutan akan kegagalan dengan prokrastinasi akademik pada siswa kelas XI SMA Batik 1 Surakarta, yang berarti semakin intens perilaku prokrastinasi akademik siswa, semakin tinggi juga keterlibatan orang tua dan ketakutan akan kegagalan pada siswa tersebut, demikian sebaliknya.
EVALUASI PELATIHAN FASILITATOR DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU PENGASUHAN ORANG TUA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SURAKARTA Vania Martha Yunita; Joko Yuwono; Dewi Sri Rejeki; Mahardika Supratiwi; Leni Ambar Cahyani
Journal of Community Empowerment Vol 5, No 3 (2026): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v5i3.41955

Abstract

ABSTRAKAnak berkebutuhan khusus (ABK) memerlukan dukungan pengasuhan yang tepat melalui keterlibatan aktif orang tua dan pendamping yang memadai. Fasilitator berperan penting dalam membantu orang tua memahami kebutuhan anak, membangun sikap positif, serta menerapkan strategi pengasuhan yang sesuai. Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi pelatihan fasilitator dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku pengasuhan orang tua ABK di Surakarta. Pelatihan berbasis kompetensi ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 34 calon fasilitator sebagai peserta pelatihan yang berasal dari guru, orang tua ABK, kepala sekolah, psikolog klinis, terapis, bidan, dan pendamping ABK. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner evaluasi yang mengukur relevansi materi, efektivitas metode pelatihan, kompetensi fasilitator, pengalaman belajar, serta kesiapan menjalankan peran fasilitator. Hasil evaluasi menunjukkan pelatihan memperoleh respons sangat positif dengan nilai rata-rata 4,87 dari skala 5. Peserta menilai materi relevan (4,79), metode pelatihan efektif meningkatkan pemahaman (4,79), serta memberikan dampak positif terhadap kesiapan peserta (4,94). Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan fasilitator mampu meningkatkan kapasitas individu dalam aspek pengetahuan, sikap, dan perilaku pengasuhan berbasis kebutuhan keluarga ABK. Pelatihan berkelanjutan dengan durasi lebih panjang dan praktik lapangan diperlukan untuk memperkuat kompetensi fasilitator.Kata kunci: Pelatihan fasilitator; Anak berkebutuhan khusus; Pengasuhan orang tua. ABSTRACTChildren with special needs require appropriate caregiving support through active parental involvement and adequate assistance. Facilitators play an important role in helping parents understand their children’s needs, develop positive attitudes, and implement appropriate caregiving strategies. This study aimed to evaluate facilitator training in improving the knowledge, attitudes, and caregiving practices of parents of children with special needs in Surakarta. A descriptive quantitative approach was employed, involving 34 prospective facilitators consisting of teachers, parents of children with special needs, school principals, clinical psychologists, therapists, midwives, and support workers. Data were collected using an evaluation questionnaire measuring the relevance of training materials, effectiveness of training methods, facilitator competence, learning experiences, and participants’ readiness to perform their roles as facilitators. The evaluation results showed that the training received a highly positive response, with an overall mean score of 4.87 out of 5. Participants rated the relevance of the materials at 4.79, the effectiveness of the training methods in improving understanding at 4.79, and the positive impact on their readiness at 4.94. These findings indicate that facilitator training can enhance participants’ capacity in terms of knowledge, attitudes, and caregiving practices based on the needs of families of children with special needs. Continuous training with longer duration and field practice is needed to strengthen facilitator competencies. Keywords: Facilitator training; Children with special needs; Parental caregiving.