Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analisis Minat Siswa Sekolah Dasar terhadap Ekstrakurikuler Renang Ditinjau dari Faktor Eksternal Stania, Valia; Prakoso, Bayu Budi; Hartoto, Setiyo; Khory, Fifukha Dwi
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 6 No. 3 (2025): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v6i3.866

Abstract

This study aims to investigate the level of interest of 3rd and 4th grade students at Muhammadiyah 4 Elementary School Surabaya in participating in swimming extracurricular activities, analyze differences in interest based on gender, and examine the role of parental support, peers, facilities, and coaches in shaping student interest. The type of research used is non-experimental research with a quantitative descriptive method. The sampling technique used was total sampling, while data analysis used SPSS software with quantitative descriptive methods, Likert scale, t-test, linear regression, ANOVA, and post-hoc test. The study's results indicate a very high (60%) level of student interest. This interest was significantly influenced (p < 0.05) by parental support, peers, availability of facilities, and the role of coaches, with the coach factor being the most dominant. Additionally, the study revealed a difference in interest between male and female students, with female students demonstrating a higher level of interest than male students. Thus, it can be concluded that effective swimming extracurricular coaching cannot rely solely on students' intrinsic interest but is also influenced by extrinsic support that can create a positive, inclusive, and enjoyable learning environment for all students.
Hubungan manajemen waktu dengan efektivitas pembelajaran pendidikan jamani Nathania, Alda Livia; Suroto, Suroto; Khory, Fifukha Dwi; Dinata, Vega Candra; Prakoso, Bayu Budi
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 25, No 1 (2026): February
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v25i1.24980

Abstract

Manajemen waktu yang efektif menjadi pendekatan penting dalam pengajaran pendidikan jasmani guna memastikan keberhasilan pembelajaran meskipun dalam waktu yang terbatas. Penelitian ini mengkaji hubungan antara manajemen waktu dan efektivitas pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dalam konteks manajemen kelas, khususnya fokus pada bagaimana waktu dikelola selama proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pengajaran secara optimal. Penelitian ini secara spesifik melihat bagaimana alokasi waktu pada setiap tahap pembelajaran, yaitu pendahuluan, inti, dan penutup memberikan konstribusi terhadap partisipasi dan konsentrasi siswa selama pelajaran PJOK. Pendekatan kuantitatif digunakan, dengan manajemen waktu diukur menggunakan Duration Recording System (DRS) dan efektivitas pembelajaran dinilai menggunakan intrumen Formative Class Evaluation (FCE). Data dianalisis menggunakan Descriptive Statistics untuk mengambarkan karakteristik data dan regresi linear berganda untuk menguji hubungan antara variabel penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara manajemen waktu pada dapat pendahuluan, inti, atau penutup dalam efektivitas pembelajaran secara keseluruhan. Temuan ini menunjukkan bahwa manajemen waktu bukanlah faktor utama yang menentukan efektivitas pembelajaran PJOK. Oleh karena itu, upaya untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran sebaiknya mempertimbangkan faktor lain yang lebih relevan, seperti karakteristik siswa, strategi pembelajaran, dan kondisi serta dinamika nyara pembelajaran PJOK di kelas. 
Analisis Pengaruh Peer Teaching Terhadap Efikasi Diri dan Keterampilan Renang Gaya Bebas Hidayat, Rahmat; Prakoso, Bayu Budi; Hartoto, Setiyo; Khory, Fifukha Dwi
Performa Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Performa Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tidak semua mahasiswa keolahragaan mampu berenang. Masalah efikasi diri mahasiswa saat belajar renang sering perlu mendapatkan perlakuan agar tidak mengganggu proses belajar. Upaya peningkatan keterampilan renang dan efikasi diri penting dilakukan, pendampingan antar teman dipercaya memberikan keuntungan dalam penanganan dua masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh peer tutoring terhadap efikasi diri dan keterampilan renang gaya bebas mahasiswa. Desain penelitian menggunakan Matching-Only Posttest-Only Control Group dengan sampel sebanyak 59 mahasiswa (rerata usia= 18.5±0.772, rentang usia 17-22 tahun, putra= 33 dan putri= 26) yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen (peer tutoring) dan kontrol (metode part and whole). Penelitian dilakukan selama 6 minggu (10 sesi), sesi pertama renang gaya bebas sebagai bahan matching, sesi ke-2 s.d 7 adalah treatment, sedangkan sesi ke-8 adalah untuk posttest. Instrumen penelitian berupa angket efikasi diri (likert scale 1-5) dan tes keterampilan renang 25 meter (process-oriented based on rater) yang valid dan reliabel. Analisis data menggunakan MANOVA dengan taraf signifikansi 0.05. Hasil penelitian menunjukkan peer tutoring berpengaruh signifikan terhadap keterampilan renang gaya bebas (F = 48.397, p < 0.001, d = 0.459), namun tidak berpengaruh signifikan terhadap efikasi diri (p = 0.750). Temuan ini menegaskan bahwa peer tutoring efektif meningkatkan keterampilan teknik renang gaya bebas, tetapi peningkatan efikasi diri memerlukan intervensi psikologis tambahan. Penelitian ini masih terlalu focus pada peningkatan keterampilan sehingga tidak berdampak pada efikasi diri
Analisis efektivitas pembelajaran PJOK ditinjau dari keterampilan guru dalam menempatkan diri dan memberi umpan balik Berliantika, Niken; Prakoso, Bayu Budi; Khory, Fifukha Dwi; Dinata, Vega Candra; Suroto, Suroto
SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/gymnastics.v7i1.48024

Abstract

Tujuan: Menganalisis pengaruh keterampilan interpersonal guru, khususnya kemampuan menempatkan diri dan memberikan umpan balik, terhadap efektivitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai kontribusi kedua aspek tersebut dalam menciptakan interaksi edukatif yang kondusif di dalam kelas. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat ditemukan temuan empiris yang dapat memperkuat bukti mengenai pentingnya keterampilan interpersonal guru dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran di lingkungan pendidikan. Metode: Penelitian menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan melibatkan guru PJOK dan siswa sebagai sumber data. Keterampilan menempatkan diri dan keterampilan memberi umpan balik diukur melalui instrumen observasi, sedangkan efektivitas pembelajaran diukur melalui angket FCE yang diisi siswa. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan regresi dengan pendekatan bootstrap. Hasil: Temuan menunjukkan bahwa baik keterampilan menempatkan diri maupun memberi umpan balik memiliki koefisien regresi yang kecil dan tidak signifikan, sehingga tidak menjadi prediktor langsung terhadap efektivitas pembelajaran pada sampel penelitian ini. Kesimpulan: Penelitian menyimpulkan bahwa efektivitas pembelajaran kemungkinan lebih dipengaruhi oleh faktor lain di luar dua variabel yang diuji, seperti motivasi, metode, atau dinamika kelas. Temuan ini memberikan kontribusi dalam memperluas pemahaman tentang faktor interpersonal guru dan mengindikasikan perlunya penelitian lanjutan dengan cakupan variabel yang lebih luas dan jumlah sampel yang lebih besar untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif.
Fostering Zero Waste Communities: A Participatory Action Research Approach to Implementing 3R Principles in a Suburban Indonesian Village S, Suroto; Dinata, Vega Candra; Khory, Fifukha Dwi; Prakoso, Bayu Budi
Journal of Dedication in Community Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences (FMIPA) Universitas Negeri Surabaya (UNESA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jodic.v4n1.p1-11

Abstract

Addressing Indonesia's national target of 30% waste reduction by 2025, this study tackles the conventional "collect-transport-dispose" system in a suburban Sidoarjo village characterized by unsorted household waste. The objective was to enhance knowledge, attitudes, and skills in 3R (Reduce, Reuse, Recycle) principles to foster a zero-waste environment. Using a Participatory Action Research (PAR) methodology with 60 households, the program combined educational seminars with hands-on workshops on waste segregation and the construction of household-scale anaerobic composters. A comparative analysis of pre- and post-intervention surveys revealed significant improvements: community understanding of 3R concepts rose by 75%, routine waste segregation by 68%, and composting adoption reached 55%. This study concludes that the PAR approach is highly effective for initiating behavioral change in waste management. The program's success was driven by strengthening social capital and targeting perceived behavioral control, not just technical knowledge transfer. This initiative serves as a replicable micro-model for implementing a circular economy at the community level.