Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Sistem Informasi Pendukung Keputusan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial Berbasis Web Musa, Wahyu; Takdir, Rahman; Polin, Muchlis; Bouty, Abdul Aziz; Suhada, Sitti; Kadim, Ahmad Azhar
Diffusion: Journal of Systems and Information Technology Vol 3, No 2 (2023): July 2023
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37031/diffusion.v3i2.20232

Abstract

Penyandang masalah kesejahteraan sosial atau biasa disingkat PMKS merupakan masyarakat yang paling beresiko mengalami kegagalan dalam hidup mereka, dikarenakan permasalahan ekonomi, ditelantarkan keluarga, dll. Namun dalam proses pengolahan data dan penentuan penerima bantuan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Manusia Kota Gorontalo masih dilakukan secara manual sehingga informasi yang dibuat tidak cepat, tepat, dan akurat. Tujuan penelitian ini yaitu Merancang Sistem Informasi Pendukung Keputusan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial Berbasis Web. Metode pengembangan sistem yang digunakan pada penelitian ini adalah metode prorotype Hasil penelitian ini ialah bahwa penerapan sistem informasi Pendukung Keputusan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial Berbasis Web dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan Penyandang Masalah kesejahteraan sosial Sehingganya penentuan penerima yang layak lebih akurat dan tepat sasaran.
Analisis Evaluasi Kualitas Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) Menggunakan ISO/IEC 25010 di BAPPEDA Provinsi Gorontalo. Setiawan, Zahrul; Amali, Lanto Ningrayati; Polin, Muchlis
Diffusion: Journal of Systems and Information Technology Vol 3, No 1 (2023): January 2023
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37031/diffusion.v3i1.18310

Abstract

Penerapan tata pemerintahan yang baik berimplikasi terhadap pelayanan publik yang lebih baik kepada masyarakat. Demi pencapaian cita-cita yang ideal tersebut, pemerintah perlu memperbaiki sistem birokrasi yang ada. ISO/IEC 25010 merupakan standar internasional dalam mengevaluasi sistem informasi. Penggunaan ISO/IEC 25010 untuk mengevaluasi kualitas sistem informasi SIPD dengan menggunakan product quality, dimana prosesnya mengacu pada karakteristik dari sebuah produk sistem informasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kualitas Sistem Informasi SIPD berdasarkan ISO/IEC 25010. Pendekatan kuantitatif deskriptif, digunakan dalam penelitian ini. Dengan melibatkan 20 orang sebagai responden dan 1 orang sebagai informan kunci. Hasil menunjukan bahwa pengelolaan SIPD telah dilakukan berdasarkan komunikasi yang intens, ditunjang dengan sumberdaya yang memadai berupa petugas yang kompeten serta ketersediaan perangkat dan jaringan. Disposisi atau sikap dari pelaksana pengelolaan SIPD yang proaktif serta struktur birokrasi pengelolaan yang jelas dan sesuai SOP. Kualitas SIPD berdasarkan ISO/IEC 25010 pada kategori “baik” dengan nilai rata-rata 76,0%. Karakteristik dengan kualitas paling tinggi yaitu Portability (portabilitas) (77,5%) sedangkan yang paling rendah yaitu Performance Efficiency (73,8%). Hasil ini juga dapat dijadikan pertimbangan atau rekomendasi untuk meningkatkan kualitas SIPD, dengan melihat karaktersistik yang berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna atau sebaliknya.
Implementasi Sistem Informasi Audit Mutu Internal Berbasis Web di Universitas Negeri Gorontalo Gafur, Abdul Wahid; H Dai, Roviana; Syaiful Rijal , Bait; Padiku, Indhita R; Polin, Muchlis; Dwinanto, Arif
Journal Automation Computer Information System Vol. 6 No. 1 (2026): Mei (In Progress Issue)
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jacis.v6i1.147

Abstract

Audit Mutu Internal (AMI) merupakan komponen utama dalam Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang berperan penting dalam memastikan ketercapaian standar mutu akademik dan non-akademik di perguruan tinggi. Meskipun AMI menjadi bagian integral dari siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan), pelaksanaannya masih menghadapi kendala terkait keterlacakan proses, konsistensi pelaporan, dan pemantauan tindak lanjut audit yang belum terintegrasi secara optimal, khususnya di Universitas Negeri Gorontalo. Selain itu, kajian empiris terkait implementasi sistem informasi AMI berbasis web masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan sistem informasi Audit Mutu Internal berbasis web untuk mendukung penjaminan mutu perguruan tinggi. Sistem dikembangkan menggunakan pendekatan Waterfall dengan memanfaatkan framework Laravel dan basis data MySQL. Fitur utama sistem meliputi pengelolaan pengguna, pengisian instrumen audit terstandar, monitoring progres audit, pengelolaan temuan audit, serta pelaporan yang terintegrasi dengan siklus PPEPP. Validasi sistem dilakukan melalui pengujian black-box, unit testing, dan User Acceptance Testing (UAT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang diimplementasikan mampu meningkatkan keterlacakan proses audit, konsistensi pelaporan, serta efektivitas pemantauan tindak lanjut audit. Dengan demikian, sistem ini berkontribusi dalam mendukung implementasi SPMI yang lebih transparan, akuntabel, dan berkelanjutan
Sistem Deteksi Masalah Gigi Menggunakan Algoritma Yolo Berbasis Web Hidayat, Syifa Nur’Afni; Takdir, Rahman; Polin, Muchlis; Hadjaratie, Lillyan; Pakaya, Nikmasari; Bau, Taufik R. L.
Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik Vol. 7 No. 2 (2025): Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/jequi.v7i2.230

Abstract

Latar Belakang: Masalah kesehatan gigi seperti gingivitis, karang gigi, dan karies masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang umum terjadi baik secara global maupun nasional. Kondisi ini sering kali tidak terdeteksi sejak dini karena keterbatasan akses pemeriksaan dan rendahnya kesadaran masyarakat, sehingga penanganan baru dilakukan ketika penyakit telah berkembang ke tahap yang lebih parah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem deteksi masalah gigi berbasis web menggunakan algoritma YOLOv11 yang mampu mendeteksi tiga kondisi gigi, yaitu gingivitis, karang gigi, dan karies, sebagai upaya mendukung deteksi dini yang mudah diakses oleh masyarakat. Metode: Pengembangan sistem dilakukan menggunakan metode waterfall. Sistem memungkinkan pengguna untuk mengunggah citra gigi atau melakukan deteksi secara langsung melalui kamera, serta menyediakan dashboard dan riwayat hasil deteksi. Pengujian sistem dilakukan menggunakan pendekatan black-box testing untuk mengevaluasi fungsionalitas dari sisi pengguna dan white-box testing untuk memverifikasi logika serta alur eksekusi program. Model YOLOv11 dilatih dengan teknik augmentasi data dan hyperparameter tuning berbasis mutasi untuk meningkatkan performa deteksi. Hasil: Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sistem deteksi yang dikembangkan mampu mencapai tingkat akurasi sebesar 81,47%, dengan nilai precision sebesar 0,935 dan recall sebesar 0,871. Nilai tersebut menunjukkan kemampuan model yang baik dalam mengidentifikasi dan membedakan kondisi gigi yang diuji. Kesimpulan: Sistem deteksi masalah gigi berbasis web menggunakan algoritma YOLOv11 memiliki potensi yang besar sebagai alat bantu deteksi dini kesehatan gigi. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat serta membantu pemantauan kondisi gigi secara mandiri dan berkelanjutan.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality Pada Materi Topologi Jaringan Di Sma Negeri 1 Marisa Latif, Mahmudin; Mulyanto, Arip; Suhada, Sitti; Abdillah, Tajuddin; Yusuf, Rampi; Muthia, Muthia; Polin, Muchlis; Hadjaratie, Lillyan
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 6, No 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v6i1.32611

Abstract

Proses pembelajaran Informatika selama ini masih menggunakan media seperti buku, komputer, LCD proyektor, dan PowerPoint. Akibatnya, beberapa siswa mengalami kesulitan memahami materi topologi jaringan karena penjelasan yang diberikan guru bersifat abstrak dan visualisasi yang ditampilkan hanya berupa gambar dua dimensi. Hal ini membuat siswa harus membayangkan bentuk topologi jaringan secara mandiri, sehingga menurunkan minat dan pemahaman mereka. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis augmented reality untuk materi topologi jaringan dan menguji kelayakannya. Metode yang digunakan adalah Research and Development (RD) dengan model Four-D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Tiga teknik pengumpulan data yang digunakan: observasi dan wawancara untuk menganalisis kebutuhan, pengujian blackbox untuk memastikan fungsi aplikasi, serta angket untuk mengukur validitas dan kelayakan media. Validasi dilakukan oleh 1 ahli materi dan 2 ahli media, serta uji coba pada 32 siswa kelas XI Sains F SMA Negeri 1 Marisa. Hasilnya, media dinyatakan sangat valid dengan persentase penilaian ahli materi 92%, ahli media masing-masing 92% dan 84%, serta tanggapan siswa sebesar 89%. Dengan demikian, media pembelajaran ini layak diterapkan dalam proses pembelajaran.