Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Ecolab

PENGARUH PENAMBAHAN Mn2+ DAN Mg2+ PADA MEDIA STONE MINERAL SALT SOLUTION EXTRACT YEAST (SMSSe) TERHADAP KINERJA ISOLAT BAKTERI DM-5 Nida Sopiah; La Ode Sumarlin; S Hermanto; Zakki R Mubarok
Jurnal Ecolab Vol 6, No 2 (2012): Jurnal Ecolab
Publisher : Pusat Standardisasi Instrumen Kualitas Lingkungan Hidup Laboratorium Lingkungan (P3KLL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jklh.2012.6.2.61-73

Abstract

Bioremediasi adalah salah satu upaya untuk mengurangi pencemaran minyak bumi dengan memanfaatkan mikroorganisme. Mikroorganisme yang digunakan dalam penelitian ini adalah Isolat bakteri hidrokarbonoklastik DM-5. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh logam Mn2+ dan Mg2+ terhadap aktivitas bakteri yang dapat meningkatkan laju biodegradasi yang dilihat dari penurunan pH, kadar minyak bumi tersisa metode gravimetri, dan senyawa penyusun minyak bumi hasil biodegradasi (GCMS). Media yang digunakan adalah Stone Mineral Salt Solution Extract Yeast (SMSSe) dengan variasi konsentrasi ion logam Mn2+ (1, 5, 10 ppm) dan Mg2+ (100, 150, 200 ppm). Perlakuan terbaik untuk penambahan ion mangan adalah pada media Mn-2 dengan persentase degradasi sebesar 90,54% dengan pH akhir sebesar 5,63 sedangkan media Mn-1 dan Mn-3 sebesar 85,26 % dan 86,42% dengan pH akhir sebesar 5,98 dan 5,76. Perlakuan terbaik untuk penambahan ion magnesium adalah pada media Mg-1 dengan persentase degradasi sebesar 69,37% dengan pH akhir sebesar 6,08 sedangkan media Mg-2 dan Mg-3 sebesar 36,52% dan 28,73% dengan pH akhir sebesar 6,35 dan 6,52.
Validasi Metode Pengujian Merkuri (Hg) Pada Ikan Tuna (Thunnus Sp) Menggunakan Mercury (Hg) Analyzer Type MA-3 Solo Dan DMA-80 La Ode Sumarlin; Rita Mukhtar; Ericka Putri Wijaya; Andriantoro Andriantoro; Yunesfi Syofyan; M. Iqbal Suryatama
Jurnal Ecolab Vol 17, No 1 (2023): ECOLAB
Publisher : Pusat Standardisasi Instrumen Kualitas Lingkungan Hidup Laboratorium Lingkungan (P3KLL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59495/jklh.2023.17.1.33-49

Abstract

Perkembangan industri dapat membantu manusia dalam melaksanakan kegiatannya, namun memberikan dampak yang tidak baik pula bagi manusia dan lingkungan sekitarnya. Salah satu dampaknya ialah pembuangan limbah industri yang mengandung logam merkuri yang bersifat toksik. Merkuri dalam air dengan konsentrasi yang tidak terkendali akan mempengaruhi makhluk hidup di dalam air, termasuk ikan. Penelitian ini bertujuan untuk memvalidasi pengukuran merkuri pada ikan tuna dengan menggunakan Hg Analyzer type MA-3 Solo dan type DMA-80, dengan metode acuan menggunakan US EPA (United States Environmental Protection Agency) Method 7473 tahun 2017, Manual book Hg Analyzer type MA-3 Solo dan type DMA-80. Prinsip metode USEPA ini adalah proses detruksi, dekomposisi dan kondensasi otomatis, kemudian diukur absorbansinya dengan menggunakan panjang gelombang 253,7 nm. Validasi metode meliputi parameter MDL (Method Detection Limit), LoQ (Limit of Quantification), akurasi, dan presisi sesuai ISO/IEC17025. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa alat Hg Analyzer type MA-3 Solo mampu mengukur konsentrasi merkuri pada ikan tuna sebesar 0,0210 µg/g dan memenuhi syarat parameter validasi meliputi MDL 0,002 µg/g, LoQ 0,008 µg/g, akurasi 105,1%, presisi 3,95 µg/g ≤19,58 µg/g, dan pada type DMA-80 mampu mengukur konsentrasi merkuri pada ikan sebesar 0,0160 µg/g dan memenuhi syarat parameter validasi meliputi MDL 0,004 µg/g, LoQ 0,011 µg/g, akurasi 93,8%, presisi 6,56 µg/g ≤ 19,76 µg/g. Secara keseluruhan, alat Hg Analyzer type MA-3 Solo dan type DMA-80 dapat diusulkan untuk menjadi alat yang valid dan sangat praktis untuk analisis merkuri di laboratorium secara rutin.