Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH TECHNOLOGY ADOPTION TERHADAP TECHNOSTRESS DENGAN EMPLOYABILITY SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA TENAGA KERJA INDONESIA Theresia Ivana Pratiwi; Angela Caroline; Agus Gunawan; Yoke Pribadi Kornarius
Media Bina Ilmiah Vol. 20 No. 1: Agustus 2025
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The digital transformation in Indonesia has led to increased technology usage in the workplace, but it has also contributed to rising levels of technostress. This study aims to examine the effect of Technology Adoption on Technostress, with Employability as a moderating variable. A quantitative approach was employed using Moderated Regression Analysis (MRA), based on data collected from 176 Indonesian workers. The results indicate that both Technology Adoption and Employability have a direct positive impact on Technostress. However, their interaction shows a negative and significant effect, suggesting that Employability moderates and reduces the impact of Technology Adoption on Technostress. In conclusion, Employability plays a crucial role in helping workers manage technological pressure, highlighting the importance of enhancing digital skills and adaptability in the modern workforce.
Peran Innovative Work Behavior sebagai Moderator pada Hubungan antara Adopsi Teknologi Industri 4.0 dengan Technostress di PT Gelindo Garmentama Winardi, Terry; Kornarius, Yoke Pribadi; Caroline, Angela; Gunawan, Agus
Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri Vol. 4 No. 1 (2025): Edisi Agustus
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/factory.v4i1.849

Abstract

Revolusi Industri 4.0 adalah sebuah transformasi besar yang mengubah cara perusahaan beroperasi melalui adopsi teknologi canggih seperti Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), big data, dan otomatisasi. Adanya peran perilaku inovatif karyawan atau innovative work behavior merupakan salah satu faktor penting dalam kesuksesan perusahaan di era digital. Perilaku inovatif adalah kemampuan karyawan untuk mengeksplorasi ide, menghasilkan solusi, dan menerapkan ide-ide baru dalam pekerjaan mereka untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Namun, tanpa pengelolaan yang baik, adopsi teknologi baru seperti Industri 4.0 justru dapat memicu technostress, yang menghambat perilaku inovatif karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh techno adoption industri 4.0 terhadap technostress dengan variabel pemoderator innovative work behavior Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan Analisis Model Regresi dengan Interaksi. Jumlah sample dalam penelitian ini adalah 126 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menyebarkan kuesioner yang disebarkan kepada karyawan di PT Gelindo Garmentama.
PENGARUH DIGITAL LITERACY TERHADAP KNOWLEDGE SHARING INTENTION KARYAWAN DI SEKTOR MANUFAKTUR DAN SEKTOR RETAIL Viona Elizabeth Permana; Gunawan, Agus; Caroline, Angela; Kornarius, Yoke Pribadi
Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 20 No. 1 (2024)
Publisher : Business Administration Department - Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jab.v20i1.9069.%p

Abstract

Munculnya internet dan perkembangan teknologi digital yang semakin beragam mengharuskan karyawan untuk meningkatkan literasi digital mereka. Literasi digital yang baik akan membantu memudahkan karyawan untuk menggunakan teknologi dalam aktivitas pekerjaan mereka sehari-hari. Niat berbagi pengetahuan karyawan menjadi hal yang penting agar perusahaan dapat berkembang lebih baik lagi. Penelitian ini akan menguji apakah literasi digital karyawan berpengaruh terhadap niat berbagi karyawan di perusahaan sektor manufaktur dan sektor retail. Jenis penelitian yang dilakukan adalah mixed methods. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan dua metode yaitu kuesioner dan wawancara. Kuesioner disebarkan kepada orang-orang yang memenuhi kriteria yaitu karyawan yang bekerja di sektor manufaktur dan sektor retail serta terkumpul sebanyak 60 responden. Sedangkan wawancara dilakukan dengan 5 orang responden untuk melengkapi data kuantitatif. Analisis data kuantitatif dilakukan dengan menggunakan SPSS 29 yaitu melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji heteroskedasitas, uji linearitas, regresi linear sederhana, uji hipotesis dan uji koefisien determinasi. Sedangkan data hasil wawancara dianalisis menggunakan analisis tematik. Dari hasil pengujian yang sudah dilakukan ditemukan bahwa Digital Literacy memiliki kontribusi nilai terhadap Knowledge Sharing Intention sebesar 43,4% dan dapat disimpulkan bahwa Digital Literacy berpengaruh terhadap Knowledge Sharing Intention karyawan di sektor manufaktur dan sektor retail.
Adopsi AI dan Perbedaan Generasi: Studi Kasus Generasi Z di Indonesia Fortune, Charis Millennia; Kornarius, Yoke; Caroline, Angela; Gusti, Triningtyas Elisabeth Putri; Gunawan, Agus
Jurnal Arastirma Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ARASTIRMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jaras.v5i1.42045

Abstract

Tujuan. Mengetahui sikap karyawan Generasi Z terhadap perkembangan teknologi kecerdasan buatan dan melihat pengaruh sikap individu terhadap niat mereka untuk terus menggunakan AI. Metode. Responden dalam penelitian ini terdiri dari 112 orang yang pernah menggunakan teknologi AI dan bekerja sebagai karyawan atau wirausaha. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data diolah dan diuji menggunakan regresi. Temuan. Hasil pengolahan data menunjukkan terdapat pengaruh sikap terhadap niat untuk terus menggunakan AI. Penelitian ini menemukan bahwa Generasi Z sebagai digital native masih memiliki keraguan terhadap teknologi AI sehingga pengguna harus bijak dalam menggunakannya. Implikasi. Mengetahui pengaruh GAAIS terhadap Continuance Intention dan sikap karyawan Generasi Z terhadap pengembangan AI di Indonesia memerlukan minat dalam menggunakan teknologi AI disertai pendidikan dan pelatihan cara penggunaan yang tepat dan bijaksana sehingga memperoleh hasil yang optimal dan akan membantu. pengguna agar mempunyai niat untuk menggunakan teknologi AI secara terus menerus. terus menerus.
Menyeimbangkan Teknologi dan Sentuhan Manusia: Dilema Tenaga Kesehatan dalam Mengadopsi Kecerdasan Buatan Jacobs, Mark Levi; Kornarius, Yoke Pribadi; Caroline, Angela; Gusti, Triningtyas Elisabeth Putri; Gunawan, Agus
Jurnal Arastirma Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ARASTIRMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jaras.v5i1.42345

Abstract

Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa sikap pekerja terhadap niat mereka untuk menggunakan teknologi Artificial Intellegence (AI) di tempat kerja mereka. Metode. Metode penelitian ini melakukan pendekatan analisis deskriptif. Data dikumpulkan melalui dua metode yaitu kuesioner dan wawancara. Total responden yang berpartisipasi yaitu sebanyak 102 responden yang sebagian besar adalah pekerja di jasa bidang kesehatan. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap individu berpengaruh terhadap Niat mereka untuk menggunakan teknologi baru. Dari hasil pengolahan data, variabel General Attitude Toward Artificial Intelligence Scale (GAAIS) memiliki pengaruh sebesar 30,4% terhadap variabel Intention to use (ITU) yaitu niat untuk menggunakan AI. Implikasi. Selain perlu untuk melakukan pelatihan tentang teknologi AI untuk para pekerja, para pemberi kerja juga perlu untuk mengembangkan kebijakan yang jelas yang membahas privasi, keamanan data, dan penggunaan AI secara etis di tempat kerja mereka. Selain itu juga para pemberi kerja harus melakukan pengembangan berkelanjutan dan adaptasi alat AI untuk memastikan alat tersebut tetap relevan dan efisien seiring dengan perkembangan teknologi.
Kebijakan Pengelolaan Jaringan Digital Untuk Meningkatkan Niat Berbagi Pengetahuan Antar Pegawai Caroline, Angela; Gunawan, Agus; Kornarius, Yoke Pribadi
Jurnal Manajemen Maranatha Vol 21 No 2 (2022): Jurnal Manajemen Maranatha
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jmm.v21i2.4392

Abstract

The paradigm shift from the resource-based economy to the knowledge-based economy requires companies to manage their knowledge. Knowledge management practices consist of discovering, recording, sharing, and applying them, where knowledge sharing activities are considered as the most important component in the practice of knowledge management. The intention to share knowledge within the company can be supported by adequate information technology infrastructure, where the use of information technology infrastructure has increased since the work-from-home policy was implemented during the COVID-19 pandemic. This research aims to show the influence of information technology infrastructure on the intention to share knowledge in the MSME group compared to large enterprises and recommend information technology infrastructure management policies in order to increase the intention to share knowledge among employees. This research uses survey method to observe social phenomena related to employee responses to the information technology infrastructure components provided by the company and their intention to share knowledge. Respondents for this study consisted of 617 employees in the service sector from various companies in the MSME and Large Enterprise groups. The data are analyzed using descriptive statistical tests and inferential statistical tests, namely regression tests and differential tests. The results show that there is a relationship and influence between the information technology infrastructure variables on the intention to share knowledge. Based on the Mann-Whitney U test, the perception of employees of the MSME group on the information technology infrastructure variable tends to be higher than that of the Large Enterprise group. This is due to the large number of MSMEs in Indonesia that utilize cloud computing technology. On the other hand, MSMEs need to prepare a clear division of roles in managing information technology infrastructure.
Knowledge Sharing Intention terhadap Innovative Work Behaviour Karyawan di PT. XYZ (nama disamarkan) Winata, Janet Hadisurya; Gunawan, Agus; Kornarius, Yoke Pribadi; Caroline, Angela
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 13 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12776614

Abstract

The study aims to determine the influence of Knowledge Sharing Intention variable on Innovative Work Behaviour in employees at PT. XYZ. The results show that the influence of Knowledge Sharing Intention variable on Innovative Work Behaviour variable is 63.5%. From the frequency distribution results in the table, it can be seen that employees at PT. XYZ tend to have good Knowledge Sharing Intention and Innovative Work Behaviour. However, for the level of innovativeness, superiors tend to be more innovative than subordinates who do not have subordinates. Therefore, to increase the level of innovation of employees, superiors must provide means for subordinates to be more innovative, because superiors influence the level of innovation of their employees
The Influence Of Innovative Work Behavior And Knowledge Management On Organizational Performance In Coffee Shops In Bandung City Nurul Fadila, Choiriyah; Gunawan, Agus; Kornarius, Yoke Pribadi; Caroline, Angela
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 4 No. 11 (2023): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v4i11.804

Abstract

The proliferation of coffee shops in Bandung city is influenced by various factors, including the cultural significance of coffee consumption, the tendency of young individuals to frequent coffee establishments, and the influx of tourists to the city. Nevertheless, a considerable number of coffee shops have experienced closure shortly after their establishment due to their inability to sustain themselves in the industry. This predicament is often attributed to a deficiency in the knowledge required to manage human resources, thereby impeding organizational performance effectively. Consequently, this research aims to examine the impact of knowledge management and innovative work behavior on organizational performance. The study focuses on three coffee shops situated in Bandung, with a total sample size of 39 individuals. The findings from these establishments demonstrate a significant and positive influence of innovative work behavior and knowledge management on organizational performance. However, it is noteworthy that disparities in regulations and policies among the three coffee shops have engendered varying perspectives among employees regarding knowledge management, innovative work behavior, and organizational performance
FAKTOR-FAKTOR PENDORONG NIAT BERBAGI PENGETAHUAN INDIVIDU ANTAR GENERASI DI ERA INDUSTRI 4.0 Ahmad Reza; Achmad Faisal; Yoke Pribadi Kornarius; Angela Caroline; Agus Gunawan
Media Bina Ilmiah Vol. 19 No. 8: Maret 2025
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan teknologi Industri 4.0 di industri telekomunikasi menuntut individu untuk memiliki pemahaman yang sejalan dengan perubahan di organisasi melalui aktivitas berbagi pengetahuan. Akan tetapi individu tidak mudah berbagi pengetahuan karena harus memiliki niat yang kuat. Perbedaan usia dianggap sebagai faktor penentu niat berbagi pengetahuan. Selain itu, perilaku kerja inovatif juga dikaitkan dengan niat berbagi pengetahuan. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa niat berbagi pengetahuan dapat mendorong perilaku kerja inovatif, namun hubungan sebaliknya belum banyak diteliti. Penelitian yang dilakukan terhadap 315 pegawai organisasi telekomunikasi di Indonesia, membuktikan bahwa perilaku kerja inovatif berhubungan positif dan signifikan terhadap niat berbagi pengetahuan. Penelitian ini juga menemukan bahwa individu generasi X memiliki niat berbagi pengetahuan yang lebih tinggi dibandingkan generasi Y. Perbedaan tersebut disebabkan oleh standar rekrutmen yang tinggi, mekanisme penghargaan pegawai, dukungan sistem informasi, dan budaya organisasi. Temuan penelitian ini diharapkan memberikan pandangan baru terhadap hubungan antara perilaku kerja inovatif dan niat berbagi pengetahuan, serta peran usia pada niat berbagi pengetahuan.
PENGARUH INNOVATIVE WORK BEHAVIOR TERHADAP KNOWLEDGE SHARING INTENTION KARYAWAN PT. CITRA RATNA NIRMALA Johannes Kristiaji Hendarto; Angela Caroline; Agus Gunawan; Yoke Pribadi Kornariu
Media Bina Ilmiah Vol. 19 No. 9: April 2025
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Healthcare is a knowledge-intensive industry, emphasizing the necessity for organizations to maximize the knowledge of their employees. This research aims to analyze the influence of Innovative Work Behavior (IWB) on Knowledge Sharing Intention (KSI) at PT. Citra Ratna Nirmala, a healthcare institution in Indonesia. Through linear regression analysis, a positive influence of IWB on KSI was found at PT. Citra Ratna Nirmala. IWB was able to explain 33% of the variation in KSI. The frequency distribution results showed that the levels of IWB and KSI among employees at PT. Citra Ratna Nirmala were in the good category. To enhance KSI, the company can provide regular training, foster a collaborative environment, and offer rewards to employees who actively engage in knowledge sharing.
Co-Authors Achmad Faisal Adrian, Jeff Agus Gunawan Agus Gunawan Ahmad Reza Aurey Josephine Wu Budi Tjahja Halim Chandrasasmita, Ferdinand Cindy Verlia Delinna Delinna Desi Pakadang Devina, Sheryl Dewi, Putri Kania Dian Putrawangsa Ferrosnita, Khristin Florencia Judith Widyarini Fortune, Charis Millennia Fransisca, Fasya Fransiska Sari Sunaryanti Gusti, Triningtyas E. P. Gusti, Triningtyas Elisabeth Putri Helena Yosa Sundara Hendarta, Albertus Iwan Jacobs, Mark Levi Jeff Adrian Jeff Adrian Johannes Kristiaji Hendarto Jonathan, Paul Khemiko Khemiko Kornarius, Yoke Kornarius, Yoke P. Kristie, Karina Kusuma, Vincentia Renata Leksono, Daniel Lovelia Sukamtini Mangguara, Yosef Andriat Mega Ayunda Putri Meiry Ramdani Anwar Nurul Fadila, Choiriyah Pasolon, Fransario Ananta Pribadi Kornarius, Yoke Pribadi, Yoke Reyski Auryn Rio Fernando, Rio Rita Novianti Rizdiana, Jeanette Chelsea Sandra Sunanto Santi Shelvi Shelvi Sheryl Devina Sheryl Devina Sirait, Bambang Leonardus Susanto, Graciella Lorenz Theresia Gunawan Theresia Ivana Pratiwi Tobing, Nafa Triningtyas E. P. Gusti Triningtyas Elisabeth Putri Gusti Triningtyas Elisabeth Putri Gusti Valerio Fanama Vania Lystia Vincencia Lourine Violivia Leony Johanesputri Viona Elizabeth Permana Wibisono, Nicholaus Alphadimas Winardi, Terry Winata, Janet Hadisurya Yaprimadi, Ivan Mulyadi Yoke Kornarius Yoke P. Kornarius Yoke Pribadi Yoke Pribadi Yoke Pribadi Yoke Pribadi Kornariu Yoke Pribadi Kornarius Yuan Natalia Puteri Wibowo Yusufa, Joni Zahra Haryadi