Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Komparatif Literasi Digital Karyawan Bank: Analisis Dampak Perbedaan Spesifikasi Perbankan Gusti, Triningtyas Elisabeth Putri; Caroline, Angela; Kornarius, Yoke Pribadi; Gunawan, Agus
Jurnal Nasional Manajemen Pemasaran dan SDM Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Nasional Manajemen Pemasaran dan SDM
Publisher : Training & Research Institute - Jeramba Ilmu Sukses

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47747/jnmpsdm.v4i3.1443

Abstract

The rapid technological evolution in banking poses novel challenges for service delivery. Banks must navigate innovation to stay competitive, yet achieving impactful innovation requires harmonizing innovative work behavior that bridges conceptual and practical aspects. This pertains especially to relevant product and service development. Technology's pivotal role in banking underscores the need for improved digital literacy. This research explores the correlation between digital literacy and innovative work behavior via causal analysis. Surveys and questionnaires garnered participant input on digital literacy and innovative tendencies. Rigorous analysis, including simple linear regression, revealed digital literacy's significant impact on innovative work behavior. Furthermore, variations arise in employee responses across three banks, influenced by size, type, location, and selection processes. The study underscores adapting internal banking policies for digital literacy, aligning with operational demands.
Artificial Intelligence (AI) di Mata Tenaga Kesehatan di Sulawesi Utara Leksono, Daniel; Kornarius, Yoke Pribadi; Caroline, Angela; Gusti, Triningtyas Elisabeth Putri; Gunawan, Agus
Jurnal Nasional Manajemen Pemasaran dan SDM Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Nasional Manajemen Pemasaran dan SDM
Publisher : Training & Research Institute - Jeramba Ilmu Sukses

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47747/jnmpsdm.v5i1.1696

Abstract

The development of health service technology in the current era is swift. This development is both an opportunity and a threat to health technology in Indonesia. Artificial Intelligence is an exciting thing in this era (Digital Health Era) because it displays and provides convenience in digitalization. This research article aims to determine the attitudes of health workers regarding their intentions towards using AI in the world of work and to describe the attitudes of health workers towards AI. The health workers who were the sample for this study were health workers at hospitals in North Sulawesi. The method used in this research is quantitative description and qualitative with interviews. Cross-sectional data collection was done using questionnaires and interviews. This research shows that attitude (behavior/GAAIS) has a 53% influences intention to use (Intention to Use) AI. Health workers expressed quite positive views about the existence of AI, having high hopes that it could be used to make daily work easier. However, an important thing concerns them: AI cannot replace health workers regarding patient service because it does not have the human side, such as empathy, feelings, and direct service (touch). This research is expected to complement the literature on the development of AI technology, improve and enrich readers regarding AI and the world of health, and make the world of health and health workers more advanced and better, especially in digitalizing health
Pengaruh sikap individu terhadap niat menggunakan teknologi kecerdasan buatan berdasarkan industri jasa, manufaktur, dan retail Gusti, Triningtyas Elisabeth Putri; Caroline, Angela; Kornarius, Yoke Pribadi; Gunawan, Agus
Jurnal Manajemen Strategi dan Aplikasi Bisnis Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : Lembaga Pengembangan Manajemen dan Publikasi Imperium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36407/jmsab.v8i1.1310

Abstract

Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) telah menjadi pendorong utama transformasi di berbagai sektor di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Sikap umum terhadap AI akan mempengaruhi niat untuk menggunakan AI khususnya di tempat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki faktor-faktor yang mempengaruhi niat karyawan Indonesia untuk menggunakan AI. Metode penelitian menggunakan eksplanatori dimana pengumpulan data dilakukan melalui survei dan wawancara dengan para pekerja di industry jasa, manufaktur dan ritel di Indonesia. Analisis data menggunakan uji regresi linear sederhana dan uji triangulasi, untuk melihat pengaruh Sikap Umum Terhadap AI dan Niat Menggunakan AI. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan kebijakan yang mendukung integrasi AI di tempat kerja. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan wawasan bagi perusahaan dalam merancang program pelatihan dan pengembangan untuk meningkatkan kemampuan karyawan terkait potensi AI dan menumbuhkan niat positif terhadap pemanfaatannya.
Kajian Konsep MIT 90’s Sebagai Salah Satu Kerangka Kerja untuk Membangun Sistem Informasi Bisnis Angela Caroline
Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 4 No 1 (2018): JuTISI
Publisher : Maranatha University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of information systems brings a big change to organizations and companies. Information systems can be utilized by the organization or company as core competencies because it can be used in assisting decision-making. This study aims to show the development of MIT 90's and demonstrate that MIT 90's is one of the best frameworks used to plan, develop and implement information systems. This study does not thoroughly describe the understanding and development of MIT 90's because this research has not examined all available sources. However, this study contributes to the improvement of MIT 90's theory and practice for the development of information systems within organizations and companies. The approach in this study was conducted by reviewing and synthesizing scientific papers and publications related to MIT 90’s. This study addresses the following: MIT 90's development seen from the definitions and factors (elements) within the MIT 90's; MIT 90's supporting factors as a framework for building information systems; implementation of MIT 90's to help organizations and companies build appropriate information systems. The results show that MIT 90's is suitable to be used as one of the frameworks for building information system.
DINAMIKA BERBAGI PENGETAHUAN: PERBEDAAN PERSEPSI STAF DAN SUPERVISOR DI SEKTOR KESEHATAN Santi; Kornarius, Yoke Pribadi; Caroline, Angela; Gunawan, Agus
Juremi: Jurnal Riset Ekonomi Vol. 4 No. 6: Mei 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/juremi.v4i6.10039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami kontribusi niat berbagi pengetahuan (KSI) terhadap kinerja inovatif (IP) di sektor jasa kesehatan, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain kausal, data dikumpulkan melalui kuesioner daring dari 78 tenaga kesehatan di sebuah rumah sakit swasta di Palembang. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara KSI dan IP, di mana peningkatan KSI beriringan dengan peningkatan IP. Selain itu, wawancara mendalam mengungkapkan perbedaan persepsi antara staf dan supervisor terkait motivasi, hambatan, dan solusi berbagi pengetahuan. Penelitian ini mengimplikasikan perlunya upaya untuk menyelaraskan persepsi dan membangun budaya berbagi pengetahuan yang kuat untuk meningkatkan kinerja inovatif di sektor kesehatan.
DILEMA PENGGUNAAN AI: ANALISIS PERSEPSI DAN NIAT PENGGUNAAN DI KALANGAN PEGAWAI Pasolon, Fransario Ananta; Kornarius, Yoke Pribadi; Caroline, Angela; Gunawan, Agus
Juremi: Jurnal Riset Ekonomi Vol. 4 No. 6: Mei 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/juremi.v4i6.10095

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami persepsi dan sikap individu terhadap Kecerdasan Buatan (AI) serta pengaruhnya terhadap niat penggunaan berkelanjutan, menggunakan metode campuran kuantitatif melalui kuesioner terhadap 100 responden pegawai pengguna AI dan kualitatif melalui wawancara mendalam terhadap 5 responden. Hasil menunjukkan hubungan linear signifikan antara sikap positif terhadap AI (GAAIS) dan niat penggunaan berkelanjutan (CI) sebesar 43%, namun ditemukan keraguan pada indikator tertentu seperti preferensi interaksi dengan manusia, keyakinan akan kemampuan AI, kekhawatiran kesalahan AI, dan ketakutan akan kontrol AI. Wawancara mengungkapkan keraguan ini disebabkan keterbatasan AI dalam memahami konteks kompleks, kurangnya kemampuan improvisasi dan penilaian moral, serta potensi bias data dan hilangnya kontrol manusia, memberikan wawasan penting tentang faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan AI di masyarakat.
DILEMA ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PEKERJAAN: PERSPEKTIF TENAGA KESEHATAN DAN NON-KESEHATAN Mangguara, Yosef Andriat; Kornarius, Yoke Pribadi; Caroline, Angela; Gunawan, Agus
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 2: Juli 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji persepsi dan sikap karyawan di Palopo, Sulawesi Selatan, terhadap peran Kecerdasan Buatan (AI) dalam pekerjaan mereka. Studi ini membandingkan karyawan di sektor kesehatan (karyawan rumah sakit) dengan mereka di sektor non-kesehatan. Dengan menggunakan pendekatan campuran (mixed-methods), yang menggabungkan survei kuantitatif dan wawancara kualitatif, penelitian ini menyelidiki pengaruh sikap terhadap niat untuk terus menggunakan AI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kedua kelompok tersebut secara umum memiliki pandangan positif terhadap potensi manfaat AI, terdapat perbedaan yang signifikan dalam perspektif mereka. Karyawan rumah sakit, meskipun mengakui manfaat AI, menekankan pentingnya unsur manusia dalam pekerjaan mereka, terutama dalam perawatan pasien, dan mengekspresikan kekuatiran tentang keterbatasan AI dalam menggantikan empati, interaksi langsung, dan kreativitas manusia. Karyawan di luar sektor kesehatan cenderung lebih fokus pada potensi AI dalam otomatisasi dan peningkatan produktivitas, dan meskipun juga mengakui masalah etika, mereka lebih optimis akan mitigasi potensi risiko. Temuan ini menyoroti kebutuhan akan pendekatan yang lebih dalam terkait adopsi AI, mempertimbangkan konteks spesifik dan kebutuhan unik dari berbagai sektor kerja, serta pentingnya mengatasi baik potensi manfaat maupun kekuatiran yang terkait dengan implementasi AI
PENGARUH LITERASI DIGITAL TERHADAP EMPLOYABILITY PADA PEGAWAI RSU BHAKTI ASIH TANGERANG Dewi, Putri Kania; Kornarius, Yoke Pribadi; Caroline, Angela; Gunawan, Agus
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 2: Juli 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi digital terhadap employability pada pegawai rumah sakit. Dengan melibatkan 102 responden dan menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini menemukan bahwa literasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap employability. Literasi digital yang baik memfasilitasi adaptasi terhadap sistem kerja digital, pelatihan daring, dan peningkatan efisiensi kerja, sehingga memperkuat kesiapan, fleksibilitas, dan daya saing pegawai rumah sakit di era digital.
DAMPAK NEGATIF ADOPSI TEKNOLOGI DALAM LINGKUP ORGANISASI. STUDI KASUS PT ABC Chandrasasmita, Ferdinand; Kornarius, Yoke Pribadi; Caroline, Angela; Gunawan, Agus
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 2: Juli 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat mendorong banyak organisasi untuk melakukan adopsi sistem digital dalam meningkatkan efisiensi kerja. Namun, proses ini tidak selalu menghasilkan dampak positif terhadap kondisi psikologis dan produktivitas karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak negatif dari adopsi teknologi dalam konteks perusahaan ekspedisi di Bandung yang melakukan pergantian sistem operasionalnya. Penelitian menggunakan metode campuran, dengan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner serta pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adopsi teknologi tidak selalu menimbulkan technostress, namun justru dapat menciptakan tekanan psikologis akibat prosedur kerja yang menyertai sistem baru, seperti tuntutan kesempurnaan dan sanksi atas kesalahan kerja. Temuan ini memperlihatkan bahwa dampak negatif dari adopsi teknologi dapat berasal dari kebijakan internal organisasi, bukan dari teknologinya itu sendiri. Oleh karena itu, penting bagi manajemen untuk tidak hanya mempertimbangkan aspek kemudahan dan kebermanfaatan teknologi, tetapi juga memastikan bahwa sistem kontrol dan prosedur kerja yang diterapkan mendukung kesejahteraan karyawan dan keberhasilan implementasi teknologi secara menyeluruh
MEDIASI DIGITAL LITERACY PADA PENGARUH TECHNOLOGY ADOPTION TERHADAP TECHNOSTRESS DI KALANGAN KARYAWAN INDONESIA Zahra Haryadi; Angela Caroline; Agus Gunawan; Yoke Pribadi Kornarius
Media Bina Ilmiah Vol. 20 No. 1: Agustus 2025
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the influence of Technology Adoption on Technostress, mediated by Digital Literacy among Indonesian employees. Using a quantitative approach, the study employs path coefficient regression analysis and Sobel test to examine four main hypotheses based on a sample of 188 respondents. The key findings indicate that digital literacy serves as a significant mediator, reducing the negative impact of technology adoption on technostress, the frequency distribution results reveal that the levels of Technology Adoption (TA), Technostress (TS), and Digital Literacy (DL) among Indonesian employees are predominantly within the category of agreement towards technology adoption and having adequate digital literacy. However, employees also exhibit uncertainty regarding technostress. Employees with high digital literacy are capable of managing the complexity of new technologies and can mitigate the psychological pressure associated with intensive technology use.
Co-Authors Achmad Faisal Adrian, Jeff Agus Gunawan Agus Gunawan Ahmad Reza Aurey Josephine Wu Budi Tjahja Halim Chandrasasmita, Ferdinand Cindy Verlia Delinna Delinna Desi Pakadang Devina, Sheryl Dewi, Putri Kania Dian Putrawangsa Ferrosnita, Khristin Florencia Judith Widyarini Fortune, Charis Millennia Fransisca, Fasya Fransiska Sari Sunaryanti Gusti, Triningtyas E. P. Gusti, Triningtyas Elisabeth Putri Helena Yosa Sundara Hendarta, Albertus Iwan Jacobs, Mark Levi Jeff Adrian Jeff Adrian Johannes Kristiaji Hendarto Jonathan, Paul Khemiko Khemiko Kornarius, Yoke Kornarius, Yoke P. Kristie, Karina Kusuma, Vincentia Renata Leksono, Daniel Lovelia Sukamtini Mangguara, Yosef Andriat Mega Ayunda Putri Meiry Ramdani Anwar Nurul Fadila, Choiriyah Pasolon, Fransario Ananta Pribadi Kornarius, Yoke Pribadi, Yoke Reyski Auryn Rio Fernando, Rio Rita Novianti Rizdiana, Jeanette Chelsea Sandra Sunanto Santi Shelvi Shelvi Sheryl Devina Sheryl Devina Sirait, Bambang Leonardus Susanto, Graciella Lorenz Theresia Gunawan Theresia Ivana Pratiwi Tobing, Nafa Triningtyas E. P. Gusti Triningtyas Elisabeth Putri Gusti Triningtyas Elisabeth Putri Gusti Valerio Fanama Vania Lystia Vincencia Lourine Violivia Leony Johanesputri Viona Elizabeth Permana Wibisono, Nicholaus Alphadimas Winardi, Terry Winata, Janet Hadisurya Yaprimadi, Ivan Mulyadi Yoke Kornarius Yoke P. Kornarius Yoke Pribadi Yoke Pribadi Yoke Pribadi Yoke Pribadi Kornariu Yoke Pribadi Kornarius Yuan Natalia Puteri Wibowo Yusufa, Joni Zahra Haryadi