Claim Missing Document
Check
Articles

Rancangan Sistem Penilaian Kinerja Divisi Marketing Menggunakan Human Resource Analytic Caroline, Angela; Fernando, Rio
Jurnal Manajemen dan Bisnis Kreatif Vol 10 No 1 (2024): JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS KREATIF
Publisher : LPPM Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/manajemen.v10i1.2922

Abstract

Employees are the core of any successful business, and their skills are critical to achievingcompany goals. This research focuses on improving performance management in the salesand marketing department of Hotel BC. By carefully examining the core competencies ofthe sales and marketing team, this research aims to develop a performance evaluationsystem that accurately reflects employee contributions. This system will utilize thestrengths of human resource information systems and data analysis. Our research usedan analytical descriptive approach to understand the current performance evaluationprocess and identify areas for improvement. Preliminary findings indicate that work ethic,sales achievement, and company loyalty are important factors in assessing theperformance of marketing staff. While these factors may evolve as the hotel develops, it isimperative to maintain a rigorous and systematic approach to performance evaluation.
Pengaruh GAAIS terhadap Personal Innovativeness: Sikap pada Lintas Generasi Kusuma, Vincentia Renata; Kornarius, Yoke Pribadi; Caroline, Angela; Gusti, Triningtyas Elisabeth Putri; Gunawan, Agus
Reviu Akuntansi, Manajemen, dan Bisnis Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/rambis.v4i2.3436

Abstract

Purpose: To see the attitude of AI towards personal innovativeness and to see the differences in attitudes between generation Z and previous generations Research methodology: Respondents in this study are 1,293 people consisted of entrepreneurs and professional workers covering generation Z and previous generations. Results: GAAIS has influence of 9.5% on personal innovativeness, bus the data showa no statistically significant difference in attitude towards AI between cross-generational. Limitations: The analysis in this study still requires the addition of more in-depth variables such as personality, trust, social and subject norms to be able to predict attitudes towards AI in more depth. Contribution: This study is expected to provide deeper insight into the influence of attitudes towards AI on personal innovativeness, considering that in the future AI will be close on society.
Pengaruh Sikap Generasi Milenial dan Generasi Z terhadap Kecenderungan untuk Terus Menggunakan Teknologi Kecerdasan Buatan Khemiko Khemiko; Yoke Pribadi Kornarius; Angela Caroline; Triningtyas Elisabeth Putri Gusti; Agus Gunawan
EKONOMIKA45 :  Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi Bisnis, Kewirausahaan Vol. 12 No. 1 (2024): Desember : Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi Bisnis, Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/ekonomika45.v12i1.3567

Abstract

This study aims to investigate the influence of millennials' and generation Z's attitudes on their intention to continue using artificial intelligence (AI) technology. Data was collected through a questionnaire distributed online to individuals working in various fields of work that use AI in their activities. A total of 140 questionnaires were returned, exceeding the minimum sample size requested. Data processing involved validity and reliability tests, classical assumption tests, and regression tests. The results showed that millennials tend to have a skeptical attitude towards AI capabilities, while generation Z is more open to the use of AI in various aspects of life. Regression analysis showed that a positive attitude towards AI significantly influences the intention to continue using the technology. The study also revealed that human happiness is more related to human aspects than the use of AI technology. As such, the findings provide valuable insights into the complexity of human interactions with AI and the implications for future technology adoption.
Sikap dan Niat Terhadap AI: Studi Perbandingan Generasi Berdasarkan Perilaku Terencana Susanto, Graciella Lorenz; Caroline, Angela; Kornarius, Yoke P.; Gusti, Triningtyas E. P.; Gunawan, Agus
eCo-Buss Vol. 7 No. 2 (2024): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v7i2.1614

Abstract

  Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sikap dan niat keberlanjutan terhadap penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) di antara tiga kelompok generasi, yaitu Generasi X, Generasi Y (yang sering dikenal sebagai Milenial), dan Generasi Z. Dalam penelitian ini, digunakan kerangka Teori Perilaku Berencana (TPB) sebagai landasan untuk memahami bagaimana setiap kelompok generasi tersebut memandang AI serta bagaimana pandangan mereka memengaruhi niat untuk terus menggunakan teknologi ini. Dengan menggunakan metode penarikan sampel purposive, data dikumpulkan dari 101 responden yang memiliki pengetahuan dan familiaritas dengan AI. Instrumen survei yang digunakan telah diuji validitas dan reliabilitasnya, memastikan bahwa pengukuran sikap terhadap AI dan niat keberlanjutan dilakukan secara akurat. Untuk menganalisis data, digunakan analisis regresi guna menguji hubungan yang dihipotesiskan antara sikap dan niat keberlanjutan penggunaan AI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap seseorang terhadap AI sangat berpengaruh pada niat mereka untuk terus menggunakan teknologi tersebut. Secara khusus, Generasi Z menunjukkan sikap paling positif dan memiliki niat tertinggi untuk melanjutkan penggunaan AI di masa depan, diikuti oleh Generasi Y dan terakhir Generasi X. Temuan ini sangat penting karena memberikan wawasan yang dapat digunakan oleh para pengembang teknologi AI, pendidik, serta pembuat kebijakan untuk merancang strategi yang lebih efektif dan sesuai dengan preferensi masing-masing generasi. Berdasarkan hasil penelitian ini, para pemangku kepentingan diharapkan dapat menyesuaikan inisiatif mereka dalam mengembangkan AI sehingga lebih relevan bagi setiap kelompok usia. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk memperluas cakupan demografi dan menggunakan pendekatan longitudinal guna melacak perubahan sikap dari waktu ke waktu.
PENGARUH SIKAP UMUM TERHADAP KECERDASAN BUATAN DAN NIAT PEGAWAI UNTUK TERUS MENGGUNAKANNYA Sirait, Bambang Leonardus; Kornarius, Yoke Pribadi; Caroline, Angela; Gunawan, Agus; Gusti, Triningtyas Elisabeth Putri
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 7, No 2 (2024): JIMB - VOLUME 7 NOMOR 2 SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v7i2.27896

Abstract

Abstrak: Semua industri menghadapi banyak tantangan selama proses penerapan teknologi baru. Salah satu tantangannya adalah sikap individu yang dapat terbagi menjadi sikap positif dan sikap negatif terhadap AI. Sikap positif terhadap AI beberapa diantaranya adalah mempercepat proses pekerjaan, membuka peluang ekonomi baru, menghemat biaya, sedangkan sikap negatif AI dimana mendatangkan malapetaka bagi manusia karena ketakutan akan menggantikan peran manusia, dapat menghilangkan kemampuan berbahasa alami, ketergantungan pada teknologi, risiko kecurangan seperti plagiat, dan dapat menyalahgunakan data pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap umum terhadap AI dan niat kelanjutan menggunakan AI pada pegawai yang pernah menggunakannya di area Jakarta dan Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dimana teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel independen (GAAIS/Sikap Umum terhadap Skala Kecerdasan Buatan) memiliki pengaruh sebesar 44,6% terhadap variabel dependen (CI/Niat Kelanjutan) untuk kembali menggunakan Kecerdasan Buatan. Ini berarti bahwa hampir setengah dari variasi dalam niat seseorang untuk terus menggunakan AI dapat dijelaskan oleh variasi dalam sikapnya terhadap AI. Dengan kata lain, sikap positif dan negatif terhadap AI, dapat memprediksi kemungkinan seseorang untuk terus menggunakan teknologi ini. Selain itu juga bahwa penelitian ini menambah sudut pandang baru pada Theory of Planned Behaviour (TPB) yaitu teknologi AI di Indonesia.
PENGARUH DIGITAL LITERACY TERHADAP EMPLOYABILITY DI RUMAH SAKIT TIPE B DI PROVINSI BANTEN Kristie, Karina; Kornarius, Yoke Pribadi; Caroline, Angela; Gunawan, Agus
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 10: Maret 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i10.9720

Abstract

This study aims to evaluate the impact of digital literacy on the employability of healthcare professionals in type B hospitals in Banten Province. Digital literacy is defined as the ability to search, comprehend, and effectively utilize digital information, which has become increasingly important in the era of digital transformation. Employability refers to an individual's ability to secure and retain employment by leveraging their skills and knowledge. This quantitative study employed a descriptive analysis method involving 132 respondents from healthcare professionals with undergraduate and diploma degrees. The results revealed that digital literacy influences employability by 41.5%, while the remaining 58.5% is influenced by other factors. Respondents with undergraduate degrees tend to have higher digital literacy and employability levels than those with diplomas. This highlights the importance of integrating digital literacy into healthcare education curricula and providing additional training to improve these skills in the workplace. This study offers strategic insights for hospitals and educational institutions to prepare healthcare professionals for future digital challenges.
PERAN LITERASI DIGITAL DALAM MEMPENGARUHI NIAT BERBAGI PENGETAHUAN DI DUNIA MEDIS Desi Pakadang; Yoke Pribadi Kornarius; Angela Caroline; Agus Gunawan
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 10: Maret 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i10.9847

Abstract

Sharing knowledge in the medical field is crucial as it can enhance patients care quality and accelerate their recovery. An individual's proficiency in technology can motivate them to share their knowledge more extensively. However, medical staff often exhibit low digital literacy, as it is not typically considered a core competency in their careers. This study employed a survey method involving 122 medical staff at a hospital. Data was analyzed using regression testing to verify the influence of digital literacy on the intention to share knowledge. The results indicated that individuals with high digital literacy are more inclined to share their knowledge, benefiting the organization. Additionally, individuals with significant work experience demonstrated lower digital literacy compared to those with moderate experience. Organizations can use this research as a reference to design technology skills training programs that are more accessible to senior employees.
Respons Generasi terhadap Adopsi Teknologi di Lingkungan Layanan Kesehatan Fransiska Sari Sunaryanti; Angela Caroline; Yoke Pribadi Kornarius; Agus Gunawan
Jurnal Syntax Admiration Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v6i2.2067

Abstract

Dalam konteks persaingan yang semakin ketat dan tuntutan masyarakat yang semakin tinggi, rumah sakit dihadapkan pada tekanan untuk terus berinovasi dan mengadopsi teknologi terbaru. Namun, implementasi teknologi yang cepat dan kompleks dapat menimbulkan berbagai tantangan, termasuk peningkatan beban kerja, kesulitan adaptasi, dan munculnya perasaan cemas dan tertekan pada tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh adopsi teknologi Industri 4.0 terhadap tingkat stres (technostress) pada tenaga kerja rumah sakit, dengan fokus pada perbedaan antar generasi. Menggunakan Model Adopsi Teknologi sebagai kerangka, penelitian ini menemukan bahwa adopsi teknologi berdampak pada tingkat stress yang dialami pekerja kesehatan. Penelitian ini juga menemukan bahwa generasi Z lebih terbuka terhadap teknologi front-end seperti kecerdasan buatan dibandingkan generasi X dan Y. Faktor-faktor seperti sistem pendidikan, aksesibilitas teknologi, dan budaya organisasi turut mempengaruhi penerimaan teknologi. Meskipun adopsi teknologi dapat meningkatkan efisiensi, namun juga dapat menimbulkan stres jika tidak dikelola dengan baik.
Examining the Influence of Human Resource Practices on Knowledge Management Practices: A Case Study of Sarang Oci Restaurant in Jakarta Wibisono, Nicholaus Alphadimas; Caroline, Angela
The International Journal of Business Review (The Jobs Review) Vol 7, No 2 (2024): The International Journal of Business Review. December 2024
Publisher : Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/tjr.v7i2.64018

Abstract

Previous studies have shown that human resource management influences knowledge management. By having knowledge management, companies can create new knowledge, store knowledge in a more orderly manner, increase the possibility of sharing knowledge, and increase the application of knowledge to workers. So from this perspective, companies are advised to manage human resources and ensure it’s good application. The purpose of this study was to examine the effect of Human Resource Practice on Knowledge Management Practice at Sarang Oci Restaurant. Sarang Oci, which is the object of this research, is a Manadonese restaurant located in Jakarta. The research type is explanatory. Data collection was carried out using questionnaires. The questionnaire obtained 133 respondents from a population of 190 people. After that the data is processed through seven tests, namely Validity Test, Reliability Test, Normality Test, Heteroscedasticity Test (Glejser), Simple Linear Regression Effect Test, and Coefficient of Determination Test. To measure the effect of Human Resource Practice on Knowledge Management Practice. From this research it can be seen that at Sarang Oci Restaurant Knowledge Management Practice is influenced by 14.1% by Human Resource Practice.
Persepsi Generasi Z Terhadap Penggunaan Teknologi AI di Tempat Kerja Tobing, Nafa; Kornarius, Yoke; Caroline, Angela; Gusti, Triningtyas Elisabeth Putri; Gunawan, Agus
eCo-Buss Vol. 7 No. 3 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v7i3.1667

Abstract

Teknologi AI telah menjadi motor penggerak perubahan signifikan di berbagai sektor, termasuk dunia pekerjaan. Generasi Z, sebagai digital natives yang sangat familiar dengan teknologi, tidak luput dari kekhawatiran akan teknologi AI, meskipun mereka cenderung lebih adaptif terhadap inovasi teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara sikap umum pekerja terhadap penggunaan teknologi AI dengan niat mereka untuk terus menggunakannya. Metode penelitian yang digunakan adalah Mixed Method, gabungan metode kualitatif dan kuantitatif. Data kuantitatif yang diperoleh sebanyak 184 responden melalui kuesioner, sedangkan data kualitatif yang diperoleh sebanyak 10 responden melalui wawancara. Hasil analisis data menggunakan uji regresi membuktikan adanya pengaruh sikap terhadap niat terus menggunakan teknologi AI. Data kemudian disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi untuk melihat kecenderungan jawaban responden. Penelitian ini menemukan bahwa responden memiliki sudut pandang yang saling bertentangan terhadap teknologi AI. Di masa kini, AI dianggap dapat mengancam pekerjaan mereka, tetapi di masa depan dengan adanya regulasi yang tepat, teknologi AI akan dapat memberikan banyak manfaat. Variabilitas pandangan ini mencerminkan kompleksitas isu terkait penggunaan AI di masa depan, dan pentingnya mempertimbangkan berbagai perspektif untuk memahami dinamika serta tantangan seiring perkembangan teknologi AI.
Co-Authors Achmad Faisal Adrian, Jeff Agus Gunawan Agus Gunawan Ahmad Reza Aurey Josephine Wu Budi Tjahja Halim Chandrasasmita, Ferdinand Cindy Verlia Delinna Delinna Desi Pakadang Devina, Sheryl Dewi, Putri Kania Dian Putrawangsa Ferrosnita, Khristin Florencia Judith Widyarini Fortune, Charis Millennia Fransisca, Fasya Fransiska Sari Sunaryanti Gusti, Triningtyas E. P. Gusti, Triningtyas Elisabeth Putri Helena Yosa Sundara Hendarta, Albertus Iwan Jacobs, Mark Levi Jeff Adrian Jeff Adrian Johannes Kristiaji Hendarto Jonathan, Paul Khemiko Khemiko Kornarius, Yoke Kornarius, Yoke P. Kristie, Karina Kusuma, Vincentia Renata Leksono, Daniel Lovelia Sukamtini Mangguara, Yosef Andriat Mega Ayunda Putri Meiry Ramdani Anwar Nurul Fadila, Choiriyah Pasolon, Fransario Ananta Pribadi Kornarius, Yoke Pribadi, Yoke Reyski Auryn Rio Fernando, Rio Rita Novianti Rizdiana, Jeanette Chelsea Sandra Sunanto Santi Shelvi Shelvi Sheryl Devina Sheryl Devina Sirait, Bambang Leonardus Susanto, Graciella Lorenz Theresia Gunawan Theresia Ivana Pratiwi Tobing, Nafa Triningtyas E. P. Gusti Triningtyas Elisabeth Putri Gusti Triningtyas Elisabeth Putri Gusti Valerio Fanama Vania Lystia Vincencia Lourine Violivia Leony Johanesputri Viona Elizabeth Permana Wibisono, Nicholaus Alphadimas Winardi, Terry Winata, Janet Hadisurya Yaprimadi, Ivan Mulyadi Yoke Kornarius Yoke P. Kornarius Yoke Pribadi Yoke Pribadi Yoke Pribadi Yoke Pribadi Kornariu Yoke Pribadi Kornarius Yuan Natalia Puteri Wibowo Yusufa, Joni Zahra Haryadi