Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Keperawatan

Paparan Asap Rokok Konvensional dan Elektrik bagi Manusia Serta Solusinya melalui Daun Bidara Deny Sutrisna Wiatma; I Gede Angga Adnyana; Rusmiatik Rusmiatik; Ana Andriana
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan: Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.768 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i1.576

Abstract

Perilaku merokok adalah kebiasaan yang sangat sulit dihentikan pada sebagian besar perokok. Saat ini rokok elektrik diproduksi dan dipasarkan untuk mengganti rokok konvensional, namun US (FDA) menganalisis bahwa rokok elektrik mengandung sejumlah racun, karsionogen dan bahan lainnya yang diduga berbahaya bagi manusia. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pemberian ekstrak etanol daun Ziziphus mauritiana dapat menghambat peningkatan kadar interleukin-8 dan kerusakan alveolus paru setelah paparan asap rokok konvensional dan elektrk pada mencit (Mus Musculus) jantan galur BALB/C. Penelitian ini merupakan penelitian true eksperimental dengan menggunakan raondomized post test only control group design. Sampel penelitian menggunakan mencit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mencit pada kelompok perlakuan K2 dan K3 tidak menunjukkan kadar IL-8 lebih rendah terhadap kelompok paparan K4 dan K5 secara statistik dengan p-value (p>0,05), begitu juga analisis derajat kerusak alveolus mencit pada kelompok perlakuan K2 dan K3 tidak menunjukkan perbaikan histologis jaringan paru terhadap kelompok paparan K4 dan K5 secara statistik dengan p-value (p>0,05). Ekstrak etanol daun bidara (Ziziphus mauritiana) dengan dosis 2mg dalam 0.5ml aquabides setiap hari selama 14 hari belum mampu menunjukkan kadar IL-8 lebih rendah dan belum mampu memperbaiki kerusakan alveolus paru secara signifkan (p<0.05) terhadap kelompok papran uap rokok elektrik dan asap rokok konvensional pada mencit (Mus Musculus) jantan galur BALB/C.
Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Diare pada Wisatawan: A Systematic Review Kadek Dwi Pramana; I Putu Dedy Arjita; Rozikin Rozikin; Ayu Anulus; I Gede Angga Adnyana
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan: Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.474 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i1.577

Abstract

Diare merupakan suatu keadaan di mana terjadi peningkatan respons buang air besar sebanyak 3 kali atau lebih per hari dengan konsistensi feses/tinja yang cair. Diare dapat menyebabkan berbagai masalah seperti kekurangan cairan (dehidrasi) yang parah, bahkan sampai kematian. Penelitian ini tujuan untuk melakukan review terhadap perkembangan terbaru dari faktor-faktor lingkungan serta personal wisatawan terhadap angka kejadian diare pada wisatawan. Metode penelitian ini adalah tinjauan sistematis. Basis data yang digunakan antara lain PubMed, ProQuest, Google Schoolar. dan Clinical key dari tahun 2015-2018. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian artikel ini adalah “diarrhea AND traveller” dan “diarrhea OR traveller”, OR street food, OR hand washing, OR stay length, OR income, dan OR food hygiene. Berdasarkan kata kunci yang digunakan, diperoleh 7.626 artikel terkait. Berdasarkan hasil proses pencarian artikel dari berbagai database, diperoleh 67 artikel yang relevan. Dari studi tinjauan sistematis yang diperoleh, menunjukkan bahwa Diare pada wisatawan dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya faktor lingkungan, personal, dan agent. Pada faktor lingkungan diare wisatawan dapat disebabkan oleh negara tujuan dengan risiko kejadian diare dan kualitas kebersihan makanan yang ada di destinasi. Pada faktor personal diare dapat disebabkan oleh negara asal wisatawan, usia, kebiasaan PHBS.