Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

The Analisa Pengaruh Skin Care Ramah Lingkungan Terhadap Niat Membeli: Analisa Pengaruh Skin Care Ramah Lingkungan Terhadap Niat Membeli Nurfiani Syamsuddin; Malahayati; Susanti
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Manajemen Syariah Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Manajemen Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji niat membeli konsumen terhadap produk skincare ramah lingkungan dengan memeriksa pengaruh dari cruelty free, dan lifestyle (gaya hidup). Lebih lanjut penelitian ini juga menyelidiki pengaruh dar material alami yang menjadi komposisi isi dari produk kecantikan perawatan kulit organik ini. Adapun penelitian ini sifatnya literature review dengan menelaah puluhan artikel yang relevan. Temuan dari penelitian ini terdapat hubungan yang positif antara niat membeli individu terhadap skincare ramah lingkungan. Hasil penelitian ini menawarkan wawasan yang berguna yaitu niat membeli skincare herbal memiliki manfaat bagi kesehatan konsumen dan pelestarian lingkunngan serta kesejahteraan hewan. Selain itu nilai-nilai integritas dan moral yang dalam diri individu sebagai bentuk dari kesadaran untuk keberlanjutan, berdampak pada kelangsungan mahluk hidup di bumi ini.
Permintaan Pasar untuk Produk dan Layanan Energi Terbarukan (Perspektif Daya Saing Energi Terbarukan Indonesia) Nurfiani Syamsuddin; Syaifuddin Yana; Nelly Nelly; Maryam Maryam; Fitriliana Fitriliana; Arsyad Arsyad
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i1.5673

Abstract

To meet its domestic energy demands, Indonesia continues to minimize its reliance on fossil fuels and rely more on renewable energy sources. This is done to guarantee that the energy is distributed evenly throughout the area. Given the potential and availability of renewable energy sources in nature, Indonesia can meet the EBT mix target of 23% in 2025 and 31% in 2030. It’s only that attaining the EBT mix target is difficult; Indonesia faces numerous hurdles. As a result, based on the most recent books and research, this study addresses the obstacles that Indonesia faces in meeting market demand for new and renewable energy goods and services. These obstacles, it is anticipated, would subsequently push Indonesia to take bold moves in rejuvenating the energy sector, strategic policies, and major investment.
Kendala Pemenuhan Suplai dan Permintaan Energi Terbarukan Biomassa Indonesia Putri Mauliza; Syaifuddin Yana; Susanti Susanti; Rahmi Rahmi; Samsul Ikhbar; Maryam Maryam; Nurfiani Syamsuddin
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i3.6449

Abstract

Kecenderungan permintaan energi sangat fluktuatif dalam kurun waktu satu dekade terakhir. Pasokan dan permintaan energi mengalamai koreksi menurun signifikan yang disebabkan oleh beberapa hal yang diantaranya resesi ekonomi global dan berdampak pada menurunnya geliat ekonomi diseluruh dunia. Disamping itu, berdampak signifikan pada menurunnya pasokan dan permintaan energi terbarukan. Terganggunya pasokan dan permintaan juga disebabkan karena pandemi COVID-19 dalam kurun waktu 2020-2022. Permasalahan lainnya yaitu seperti ketersediaan sumber biomassa untuk memenuhi kebutuhan energi yang harus bersaing terhadap kebutuhan primernya yaitu untuk memenuhi kebutuhan pangan dan turunannya. Permasalahan lainnya, banyaknya produsen yang enggan memproduksi energi dari biomassa yang disebabkan oleh beberapa hal seperti mahalnya biaya produksi dan bahan baku. Oleh karena itu, pentingnya peran pemerintah dalam mengkoordinasikan terhadap lembaga terkait baik di kementerian, asosisi dan produsen. Peran ini untuk mendorong optimalisasi pemanfaatan energi terbarukan khususnya biomassa agar dapat mencapai target bauran energi 2025 dimana bauran energi dari energi terbarukan sebesar 23%.