Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

NILAI-NILAI BUDAYA SEKOLAH DI SEKOLAH UMUM Gilang Jathi Paramita Sari; Sutarman Sutarman; Hanafi Nurhuda Avicena; Hibban Ahsanal Fata; Fika Wahyu Nurita; Iffatur Rohmah
AT-TAJDID Vol 6, No 2 (2022): JULI-DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran Pendampingan Musyrifah Terhadap Pembiasaan Ibadah Shalat Tahajud Santriwati Pondok Pesantren Fatimah Nur Rahma; Sutarman Sutarman
Jurnal Basicedu Vol 7, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5249

Abstract

Shalat tahajud merupakan ibadah yang lebih utama setelah shalat fardhu,meskipun memiliki banyak keuataman, memerintahkan seseorang untuk melaksanakan shalat tahajud tidak dapat dengan paksaan harus ada pembiasaan shalat tahajud. Agar sholat tahajud menjadi kebiasaan santriwati maka musyrifah memiliki peran penting dalam membiasakan santri shalat tahajud. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pendampingan musyrifah dalam membiasakan santri shalat tahajud. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Peneliti mendeskripsikan secara mendalam terkait pendampingan musyrifah dalam membiasakan santri shalat tahajud. Adapun pengambilan data yang dilakukan peneliti yaitu melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data dilakukan dengan tahap menggabungkan reduksi data, menyajikan dan, dan menarik kesimpulan dari semua pembahasan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa musyrifah memiliki peran dalam membiasakan santri shalat tahajud yaitu sebagai orang tua kedua, pendidik, pemimpin, pembimbing dan teladan. Dapat disimpulkan bahwa peran penting musyrifah dalam mendampingi santri sangat dibutuhkan dalam membiasakan santri shalat tahajud. 
Pola Asuh Orang Tua dalam Pembentukan Akhlak Anak di Daerah Istimewa Yogyakarta Olvy Mailandari; Sutarman Sutarman
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 6, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v6i2.6424

Abstract

Penelitian tersebut dilatar belakangi oleh permasalahan kurangnya perhatian orang tua, kurangnya perhatian orang tua tersebut menyebabkan anak-anak mengalami Krisis dalam etika dan tingkah lakunya. Sehingga penting pola asuh orang tua yang baik agar meningkatkan karakter, kepribadian, interpersonal antar masyarakat serta pengawasan orangtua. Sehingga Krisis akhlak pada anak tidak terjadi.  Dari latar belakang masalah tersebut peneliti mendapatkan mendapatkan beberapa tujuan diantaranya mengetahui dan mendiskripsikan bentuk pola asuh orang tua yang dilakukan oleh orang tua dan bentuk akhlak yang dimiliki oleh anak-anak serta manfaat pola asuh orang tua yang dilakukan oleh orang tua terhadap pembentukan Akhlak di dusun Cokrobedog Sidoarum Godean Sleman.Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti yaitu penelitian Kualitatif dengan Pendekatan fenomenologi. Sumber data yang di ambil terbagi atas dua yaitu pengambilan data secara primer dan secara Sekunder, pengambilan data secara Primer peneliti mengambil dari beberapa orang seperti Kepala Dukuh, Tokoh Masyarakat berjumlah Sembilan orang, Ibu Rt, Ibu Rw, Tokoh Agama atau Takmir Masjid yang berjumlah dua orang yang berada di dusun Cokrobedog Sidoarum Godean Sleman. Sedangkan pengambilan data secara Sekunder seperti literatur, artikel, foto dan dokumentasi-dokumentasi yang berkaitan dengan hasil penelitian. Hasil dan Pembahasan yang di dapatkan yaitu orang tua yang tinggal di dusun Cokrobedog Sidoarum menggunakan polah asuh secara Demogkratis (Authoristatif). Walaupun ada beberapa orang tua juga menggunakan pola asuh secara Otoriter, secara permisif, secara mengabaikan (Neglectful) yang mana itu sesuai dengan karakter dan tingkah laku anak. karakter anak yang tinggal di dusun Cokrobedog Sidoarum tergolong baik, untuk meningkatkan akhlak yang dimiliki oleh anak yang tinggal di Dusun Cokrobedog orang tua harus mempunyai cara seperti a.) menanamkan Iman kepada Allah Swt b.) Memberikan Contoh dan sikap tauladan serta membiasakan anak untuk melakukan hal yang positif. dari pola asuh yang telah di dapatkan tentu mempunyai manfaat seperti anak disiplin baik itu dalam waktu, anak juga mempunyai tanggung jawab yang tinggi atas keputusan yang akan diambil, anak akan menerima dengan lapang dada mengenai kritikan yang di dapatkannya, anak juga akan lebih menghargai orang serta tidak membeda-bedakan dalam sosial, ras ataupun bentuknya, anak dapat berpikir kreatif, inovatif sesuai dengan kemamuan anaknya, anak dan orang tua mempunyai interaksi yang cukup baik sehingga adanya Chemistry antara orang tua dan anak
UPAYA PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SD MUHAMMADIYAH PURWODININGRATAN YOGYAKARTA Khotimah, Ihda Husnul; Sutarman, Sutarman
ANSIRU PAI : Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Vol 7, No 1 (2023): JURNAL ANSIRU PAI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ansiru.v7i1.14210

Abstract

Guru atau pendidik merupakan faktor penting dalam menentukan masa depan dunia pendidikan. Tanpa adanya profesi guru makan tidak akan pernah ada profesi-profesi lainnya. Dalam mentransfer pengetahuan kepada peserta didik guru harus memiliki empat kompetensi dasar yang hendaknya ada pada seorang guru. Kompetensi profesional adalah salah satunya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan guru atau pendidik dalam dunia pendidikan dalam hal memaksimalkan profesionalismenya. Pada penelitian ini akan membahas lebih dalam terkait berbagai upaya yang dapat dikerjakan dalam rangka meningkatkan profesionalisme guru, khususnya guru pendidikan agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam terkait profesionalisme guru pendidikan agama Islam serta menganalisis berbagai upaya dalam peningkatan profesionalismenya. Dengan menggunakan penelitian lapangan dan metode kualitatif, ditunjukkan bahwa hasil dari penelitian ini profesionalisme guru pendidikan agama Islam di SD Muhammadiyah Purwodiningratan Yogyakarta dapat dikatakan profesional. Berbagai upaya yang dilakukan antara lain 1) Aktif mengikuti berbagai pelatihan, webinar, pembinaan ataupun studi banding. 2) Rutin mengikuti Kelompok Kerja Guru (KKG). 3) Memperkaya referensi bacaan. 4) Bergabung dalam organisasi. 5) Rutin mengadakan rapat koordinasi. 6) Menginprovisasi metode mengajar dan 8) Melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi. Hasil dari penelitian ini diharapkan dalam menambah khazanah keilmuan dan bermanfaat bagi semua guru pada umumnya dan guru di SD Muhammadiyah Purwodiningratan Yogyakarta pada khususnya.
NILAI-NILAI PEDULI SOSIAL DALAM KURIKULUM AL ISLAM KEMUHAMMADIYAH DAN BAHASA ARAB STUDI MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK SMA/SMK Himatul Awwaliyah; Sutarman
Jurnal Riset Pendidikan Dasar Dan Karakter Vol 4 No 1 (2022): JURNAL RISET PENDIDIKAN DASAR DAN KARAKTER
Publisher : LP2M Universitas Adzkia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract That the development of the era of young people now completely ignores the value of social care in this era of the covid-19 pandemic. Therefore, as teachers and parents should advise and educate to care for each other and change their morals for the better. This study uses a type of qualitative research research with a library research approach using data collection techniques or documents that researchers do on books, journals, articles, theses, and so on that are relevant to this research. These data are then analyzed in order to answer the problems in this study. The results of this study indicate that: (1) In providing education, students must have guidelines that should be followed by students: (2) it is necessary to have an understanding of the inculcation of the value of social care in the Al-Islam Kemuhamdiyahan curriculum and Arabic language and students' morals: (3) How to benefit and apply social care values ​​to character values ​​education in the era of the covid 19 pandemic. which is applied in everyday life.
Enhancing journalistic skills among teachers in Sleman Muhammadiyah Regional Leadership (PDM) Sutipyo Ru'iya; Fajar Dwi Putra; Abdul Hopid; Yusron Masduki; Sutarman Sutarman; Sri Roviana; Hanif Cahyo Adi Kistoro; Yusutria Yusutria
Community Empowerment Vol 9 No 4 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.11126

Abstract

Writing proficiency demands continuous refinement to flourish. Consistent practice fosters an individual's writing skills. Various motivations drive writing, including enhancing an institution's popularity. Effective journalistic skills are crucial for public relations professionals to elevate an organization's public image. This community service initiative aimed to enhance the journalistic skills of teachers within the Sleman Muhammadiyah Regional Leadership (PDM) environment. The methodology employed involved journalistic training sessions. The training encompassed 67 participants and was conducted in the PDM Sleman meeting room, covering the fundamentals of journalism and effective writing strategies. The outcomes revealed a significant 58% improvement in journalistic knowledge among participants. This positive impact underscores the effectiveness of the training in enhancing participants' journalistic proficiency.
Moral Learning with a Deep Learning Approach at Elementary School Rohana Desy Kurniawati; Djamaluddin Perawironegoro; Arif Rahman; Yusron Masduki; Sutarman Sutarman
Edusoshum : Journal of Islamic Education and Social Humanities Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Ikatan Cendikiawan Ilmu Pendidikan Islam (ICIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52366/edusoshum.v5i3.301

Abstract

Moral learning in elementary schools plays an important role in shaping students' character, especially respectful behavior towards teachers. However, at SD Negeri Blubuk, student behavior is still found that shows low respect, as well as moral learning that tends to be textual and less connected to students' real experiences. This study aims to analyze the implementation of moral learning with a deep learning approach at SD Negeri Blubuk. This study uses a qualitative approach with a case study type carried out at SD Negeri Blubuk, Kulon Progo. Data were collected through observation, interviews, and documentation with purposively selected principals, teachers, students, and parents. The data was analyzed using an interactive analysis model with triangulation (sources and techniques) to ensure the validity of the findings.  The results of the study concluded that moral learning with a deep learning approach at SD N Blubuk was carried out systematically through the stages of planning, implementation, and continuous evaluation which were strengthened by school culture and habituation programs. This approach encourages students to understand moral values in depth, apply them in daily life, and reflect on them through meaningful learning experiences. The implementation integrates the principles of mindful, meaningful, and joyful learning deep learning which are packaged in a learning framework including pedagogical practices, the creation of a conducive learning environment, partnerships, and the optimal use of digital technology.
Trend Analysis of Fahion Dress Patterns of Female Students Novi Komalasari; Sutarman Sutarman; Arif Rahman
Edusoshum : Journal of Islamic Education and Social Humanities Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Ikatan Cendikiawan Ilmu Pendidikan Islam (ICIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52366/edusoshum.v6i1.320

Abstract

The development of fashion trends in the modern era has caused considerable changes in people's clothing styles, including among students. Students in Islamic universities not only follow the development of popular fashion, but are also faced with the demand to maintain the principle of dressing in accordance with Islamic values. This research aims to analyze fashion trends on the dress patterns of female students of the Faculty of Islamic Religion, Ahmad Dahlan University and understand how female students interpret the concept of dressing according to shari'a in daily life in the campus environment. This study uses a qualitative approach with the research subject, namely a student of the Faculty of Islamic Religion, Ahmad Dahlan University. Data collection techniques are carried out through interviews, observations, and documentation, while data analysis is carried out through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results of the study show that fashion trends have a significant cause for the dress patterns of female students, especially through the role of social media which is a source of reference for clothing styles. However, most of the female students still try to adapt their style of dress to the principles of sharia dress in accordance with the values of modesty in Islam.   
Upaya Penanaman Karakter Sopan Santun Melalui Pembelajaran Akidah Akhlak Di MTs N 2 Bantul Hijazzi Lutfiah Izyul Adha; Sutarman Sutarman
CIVICUS : Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 12, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/civicus.v12i2.17791

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya penurunan perilaku siswa terkait merosotnya karakter sopan santun. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan penanaman karakter sopan santun pada peserta didik melalui pembelajaran akidah akhlak di MTs N 2 Bantul. (2) untuk mengetahui apa saja kendala dan solusi dalam menanamkan sikap sopan santun kepada peserta didik di MTs N 2 Bantul. (3) untuk mengetahui manfaat bagi peserta didik kelas VIII mengenai penanaman karakter sopan santun dalam pembelajaran akidah akhlak di MTs N 2 Bantul. Sehingga dapat disimpulkan bahwa: (1) pembelajaran aqidah akhlak siswa kelas VIII MTs N 2 Bantul saat ini berjalan efektif dan efisien. Akhlak tidak dapat dipisahkan dari media, taktik, dan lingkungan kelas yang digunakan pengajar selama proses pembelajaran. (2) Siswa kelas VIII MTs N 2 Bantul bersikap ramah kepada siswa yang masih keluar kelas tanpa izin, saat pelajaran berlangsung, dan berbicara hal-hal yang tidak menyenangkan kepada teman sebayanya, seperti mengucapkan kata-kata kotor, dan berkomunikasi dengan guru tanpa menggunakan bahasa yang kasar. tata krama. (3) Menanamkan pendidikan karakter santun pada siswa melalui pembelajaran nilai-nilai aqidah bagi siswa kelas VIII MTs N 2 Bantul, khususnya melalui model pembiasaan dan keteladanan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun cek keabsahan data dilakukan dengan triagulasi sumber data. This study was undermined by the decline in student behavior associated with the degradation of the character of decency. The purpose of this study is (1) to describe the cultivation of a decent character in the pupils through the learning of an equal character in MTs N and Bantul. (2) to find out what obstacles and solutions exist in the introduction of an attitude of decency to pupils in the N 2 MTs. (3) to know the benefits for pupils of the eighth grade concerning the cultivation of an honest character in learning moral character in Mts. N. 2. Bantul. Thus, it can be concluded that: (1) the teaching of ethics to the students of the eighth grade at MTs N 2 Bantul is currently running effectively and efficiently. Morality is inseparable from the media, tactics, and classroom environments that teachers use during the learning process. (2) Eighth grade students of MTs N 2 Bantul are friendly to students who are still out of class without permission while the lesson is going on, say unpleasant things to their peers, such as pronouncing dirty words, and communicate with the teacher without using rude language. It's a cramp. (3) Implement the education of the character of the student through the learning of the equal values of the students of the eighth grade, MTs N 2 Bantul, in particular through the model of customization and compatibility. The research method used is qualitative research with a descriptive approach. Data collection techniques in this study are observations, interviews, and documentation. Then data analysis is done with data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. As for data validity checks, triangulation of data sources is done.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menanamkan Nilai-Nilai Toleransi di SD Negeri Siru Mihrab Hendrayani; Sutarman Sutarman
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3472

Abstract

AbstrakSebagai negara yang memiliki latar belakang masyarakat keyakinan yang berbeda-beda sangat rentan akan terjadinya sebuah konflik yang disebabkan oleh sikap intoleransi. Akan tetapi berbeda dengan masyarakat yang tinggal di pedalaman seperti di kampung mboleng tempat SD Negeri Siru didirikan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaiamana peran guru Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan nilai-nilai toleransi di SD Negeri Siru Manggarai Barat, dan penelitian ini juga untuk mengetahui hasil dari upaya yang dilakukan oleh guru Pendidikan Agama Islam terhadap kesejahteraan siswa dalam menjalani kehidupan sehari-hari di lingkungan SD Negeri Siru. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mendapatkan informai secara faktual, sistematis, dan akurat terhadap objek yang diteliti. Yang menjadi objek penelitian ini adalah siswa SD Negeri Siru, subjek dari penelitian ini adalah guru Pendidikan Agama Islam. Metode yang digunakan untuk mendapatkan data dalam penelitian ini adalah menggunakan metode Observasi, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian ini mengatakan peran guru Pendidikan Agama islam di SD Negeri Siru dalam upaya untuk menanamkan nilai-nilai toleransi kepada siswa, dampaknya sangat besar. Hal ini di sebabkan adanya sikap toleransi yang tinggi dan interaksi sosial yang tinggi dan tidak pernah terjadi sebuah konflik antara siswa yang disebabkan oleh sikap intoleransi. Bahkan dari mereka seringkali ditemukan adanya kerjasama antara kelompok agama satu dengan yang lainnya. Upaya yang dilakukan oleh guru Pendidikan Agama Islam di SD Negeri Siru ini dapat dijadikan sebagai contoh yang baik untuk sekolah-sekolah yang lainnya, untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan damai.Kata Kunci: Toleransi, Guru Pendidikan Agama Islam AbstractAs a country that has a community background of different beliefs, it is very vulnerable to a conflict caused by an attitude of intolerance. However, it is different from people who live in remote areas such as in the village of mboleng where SD Negeri Siru was established. The purpose of this study was to find out how the role of Islamic Religious Education teachers in instilling the values of tolerance in SD Negeri Siru Manggarai Barat, and this research is also to knowing the results of the efforts made by Islamic Religious Education teachers on the welfare of students in living daily life in the SD Negeri Siru environment. This research is a descriptive qualitative research that aims to obtain factual, systematic, and accurate information on the object under study. The object of this research is the students of SD Negeri Siru, the subject of this research is the teacher of Islamic Religious Education. The method used to obtain data in this study is to use the method of observation, interviews, and documentation. The results of this study indicate that the role of Islamic Religious Education teachers at SD Negeri Siru in an effort to instill the values of tolerance in students has a very large impact. This is due to a high tolerance attitude and high social interaction and there has never been a conflict between students caused by intolerance. In fact, it is often found that there is cooperation between religious groups with one another. The efforts made by Islamic Religious Education teachers at SD Negeri Siru can be used as good examples for other schools, to create a safe and peaceful school environment.Keywords: Tolerance, Islamic Religious Education Teacher