Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

NILAI-NILAI BUDAYA SEKOLAH DI SEKOLAH UMUM Gilang Jathi Paramita Sari; Sutarman Sutarman; Hanafi Nurhuda Avicena; Hibban Ahsanal Fata; Fika Wahyu Nurita; Iffatur Rohmah
AT-TAJDID Vol 6, No 2 (2022): JULI-DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Relationship between emotional intelligence and student learning achievement in SMK Muhammadiyah Bangunjiwo Bantul Yogyakarta Sutarman Sutarman; Nursidik Jaka Andika
At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol. 12 No. 1 (2023): At-Tajdid
Publisher : Institut Studi Islam Muhammadiyah (ISIMU) Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the lack of optimal students in achieving learning achievements that can be seen through the results of daily tests, Mid Test, and Final Test Semester, besides that there are problems in learning achievement which include a negative understanding of themselves, so that these students are not sure of their potential. Therefore, this study aims to determine the relationship between emotional intelligence and ISMUBA learning achievement of students at SMK Muhammadiyah Bangunjiwo. This research method uses quantitative methods. Data collection uses useful documentation to obtain report card data for class XI and XII of the first and second semesters and the scale used is the Emotional Intelligence Scale. This study used product moment analysis techniques using the help of IBM 27 for Windows. The results of the product moment analysis showed a significant result of 0.001 (p < 0.01) meaning that there was a very significant relationship between emotional intelligence and ismuba learning achievement of students at SMK Muhammadiyah Bangunjiwo. So it can be interpreted that the hypothesis proposed by the researcher is accepted.
Peran Pendampingan Musyrifah Terhadap Pembiasaan Ibadah Shalat Tahajud Santriwati Pondok Pesantren Fatimah Nur Rahma; Sutarman Sutarman
Jurnal Basicedu Vol 7, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5249

Abstract

Shalat tahajud merupakan ibadah yang lebih utama setelah shalat fardhu,meskipun memiliki banyak keuataman, memerintahkan seseorang untuk melaksanakan shalat tahajud tidak dapat dengan paksaan harus ada pembiasaan shalat tahajud. Agar sholat tahajud menjadi kebiasaan santriwati maka musyrifah memiliki peran penting dalam membiasakan santri shalat tahajud. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pendampingan musyrifah dalam membiasakan santri shalat tahajud. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Peneliti mendeskripsikan secara mendalam terkait pendampingan musyrifah dalam membiasakan santri shalat tahajud. Adapun pengambilan data yang dilakukan peneliti yaitu melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data dilakukan dengan tahap menggabungkan reduksi data, menyajikan dan, dan menarik kesimpulan dari semua pembahasan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa musyrifah memiliki peran dalam membiasakan santri shalat tahajud yaitu sebagai orang tua kedua, pendidik, pemimpin, pembimbing dan teladan. Dapat disimpulkan bahwa peran penting musyrifah dalam mendampingi santri sangat dibutuhkan dalam membiasakan santri shalat tahajud. 
Promoting Arabic language proficiency in Islamic educational institutions: a design framework Tri Puji Astuti; Ahmadi Ahmadi; Kabul Suprayitno; Sutarman Sutarman
At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol. 12 No. 2 (2023): At-Tajdid
Publisher : Institut Studi Islam Muhammadiyah (ISIMU) Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Improving Arabic proficiency can only be done by creative and innovative teacher who always pays attention to principles of language teaching and able to gather ideas mix from ordinary to extraordinary. This study uses qualitative methodology using pedagogical approach to understand the topic under study. The analysis technique used is content analysis to analyze the data. Playing the role of teacher in actualizing method that is owned, is a successful step in increasing Arabic language proficiency. This paper presents comprehensive design framework aims to improve Arabic language proficiency in Islamic educational institutions. This framework is designed to address the unique challenges faced in teaching and learning Arabic as second language in this particular setting. Drawing on synthesis of pedagogical theory, linguistic principles, and cultural considerations, the proposed framework provides educators with practical strategies and innovative approaches to foster more effective and engaging Arabic learning experiences. By empowering educators and students with this customized approach, this article seeks to contribute the advancement of Arabic proficiency in context of Islamic education.
Character values education model based on School Culture of the Muhammadiyah Leading Primary School in Lemahdadi Yogyakarta Sutarman Sutarman; Parjiman Parjiman; Muhammad Ragil Kurniawan Muhammad Ragil Kurniawan; Kun Hidayat Kun Hidayat; Ahmadi Ahmadi
At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol. 12 No. 2 (2023): At-Tajdid
Publisher : Institut Studi Islam Muhammadiyah (ISIMU) Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cases of delinquency start from elementary school age, such as cases of bullying, smoking at an early age, lack of good manners, and various other types of child delinquency. If early childhood delinquency is not immediately addressed, it will have an impact on children's delinquency in adolescence. The aim of this research is to analyze the character values education model based on Muhammadiyah school culture at the Muhammadiyah Lemahdadi Flagship Elementary School, as well as the usefulness of this character values education model. The research method uses descriptive qualitative, primary data for this research was obtained from the school principal, two Ismuba teachers, ten students, and the head of administration. The data processing process using research methods is carried out simultaneously, then continuous data verification is carried out until the problem formulation is answered. The results of the research show that the school culture-based character values education model is reflected in a series of cultures at Muhammadiyah Lemahdadi's flagship primary school, which interprets the combination of strengthening religious values, leadership development, involvement in physical activities, and developing business skills, with the aim of forming good character. strong, good morals, and students' readiness to face future challenges.
Pola Asuh Orang Tua dalam Pembentukan Akhlak Anak di Daerah Istimewa Yogyakarta Olvy Mailandari; Sutarman Sutarman
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 6, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v6i2.6424

Abstract

Penelitian tersebut dilatar belakangi oleh permasalahan kurangnya perhatian orang tua, kurangnya perhatian orang tua tersebut menyebabkan anak-anak mengalami Krisis dalam etika dan tingkah lakunya. Sehingga penting pola asuh orang tua yang baik agar meningkatkan karakter, kepribadian, interpersonal antar masyarakat serta pengawasan orangtua. Sehingga Krisis akhlak pada anak tidak terjadi.  Dari latar belakang masalah tersebut peneliti mendapatkan mendapatkan beberapa tujuan diantaranya mengetahui dan mendiskripsikan bentuk pola asuh orang tua yang dilakukan oleh orang tua dan bentuk akhlak yang dimiliki oleh anak-anak serta manfaat pola asuh orang tua yang dilakukan oleh orang tua terhadap pembentukan Akhlak di dusun Cokrobedog Sidoarum Godean Sleman.Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti yaitu penelitian Kualitatif dengan Pendekatan fenomenologi. Sumber data yang di ambil terbagi atas dua yaitu pengambilan data secara primer dan secara Sekunder, pengambilan data secara Primer peneliti mengambil dari beberapa orang seperti Kepala Dukuh, Tokoh Masyarakat berjumlah Sembilan orang, Ibu Rt, Ibu Rw, Tokoh Agama atau Takmir Masjid yang berjumlah dua orang yang berada di dusun Cokrobedog Sidoarum Godean Sleman. Sedangkan pengambilan data secara Sekunder seperti literatur, artikel, foto dan dokumentasi-dokumentasi yang berkaitan dengan hasil penelitian. Hasil dan Pembahasan yang di dapatkan yaitu orang tua yang tinggal di dusun Cokrobedog Sidoarum menggunakan polah asuh secara Demogkratis (Authoristatif). Walaupun ada beberapa orang tua juga menggunakan pola asuh secara Otoriter, secara permisif, secara mengabaikan (Neglectful) yang mana itu sesuai dengan karakter dan tingkah laku anak. karakter anak yang tinggal di dusun Cokrobedog Sidoarum tergolong baik, untuk meningkatkan akhlak yang dimiliki oleh anak yang tinggal di Dusun Cokrobedog orang tua harus mempunyai cara seperti a.) menanamkan Iman kepada Allah Swt b.) Memberikan Contoh dan sikap tauladan serta membiasakan anak untuk melakukan hal yang positif. dari pola asuh yang telah di dapatkan tentu mempunyai manfaat seperti anak disiplin baik itu dalam waktu, anak juga mempunyai tanggung jawab yang tinggi atas keputusan yang akan diambil, anak akan menerima dengan lapang dada mengenai kritikan yang di dapatkannya, anak juga akan lebih menghargai orang serta tidak membeda-bedakan dalam sosial, ras ataupun bentuknya, anak dapat berpikir kreatif, inovatif sesuai dengan kemamuan anaknya, anak dan orang tua mempunyai interaksi yang cukup baik sehingga adanya Chemistry antara orang tua dan anak
UPAYA PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SD MUHAMMADIYAH PURWODININGRATAN YOGYAKARTA Khotimah, Ihda Husnul; Sutarman, Sutarman
ANSIRU PAI : Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Vol 7, No 1 (2023): JURNAL ANSIRU PAI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ansiru.v7i1.14210

Abstract

Guru atau pendidik merupakan faktor penting dalam menentukan masa depan dunia pendidikan. Tanpa adanya profesi guru makan tidak akan pernah ada profesi-profesi lainnya. Dalam mentransfer pengetahuan kepada peserta didik guru harus memiliki empat kompetensi dasar yang hendaknya ada pada seorang guru. Kompetensi profesional adalah salah satunya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan guru atau pendidik dalam dunia pendidikan dalam hal memaksimalkan profesionalismenya. Pada penelitian ini akan membahas lebih dalam terkait berbagai upaya yang dapat dikerjakan dalam rangka meningkatkan profesionalisme guru, khususnya guru pendidikan agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam terkait profesionalisme guru pendidikan agama Islam serta menganalisis berbagai upaya dalam peningkatan profesionalismenya. Dengan menggunakan penelitian lapangan dan metode kualitatif, ditunjukkan bahwa hasil dari penelitian ini profesionalisme guru pendidikan agama Islam di SD Muhammadiyah Purwodiningratan Yogyakarta dapat dikatakan profesional. Berbagai upaya yang dilakukan antara lain 1) Aktif mengikuti berbagai pelatihan, webinar, pembinaan ataupun studi banding. 2) Rutin mengikuti Kelompok Kerja Guru (KKG). 3) Memperkaya referensi bacaan. 4) Bergabung dalam organisasi. 5) Rutin mengadakan rapat koordinasi. 6) Menginprovisasi metode mengajar dan 8) Melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi. Hasil dari penelitian ini diharapkan dalam menambah khazanah keilmuan dan bermanfaat bagi semua guru pada umumnya dan guru di SD Muhammadiyah Purwodiningratan Yogyakarta pada khususnya.
NILAI-NILAI PEDULI SOSIAL DALAM KURIKULUM AL ISLAM KEMUHAMMADIYAH DAN BAHASA ARAB STUDI MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK SMA/SMK Himatul Awwaliyah; Sutarman
Jurnal Riset Pendidikan Dasar Dan Karakter Vol 4 No 1 (2022): JURNAL RISET PENDIDIKAN DASAR DAN KARAKTER
Publisher : LP2M Universitas Adzkia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract That the development of the era of young people now completely ignores the value of social care in this era of the covid-19 pandemic. Therefore, as teachers and parents should advise and educate to care for each other and change their morals for the better. This study uses a type of qualitative research research with a library research approach using data collection techniques or documents that researchers do on books, journals, articles, theses, and so on that are relevant to this research. These data are then analyzed in order to answer the problems in this study. The results of this study indicate that: (1) In providing education, students must have guidelines that should be followed by students: (2) it is necessary to have an understanding of the inculcation of the value of social care in the Al-Islam Kemuhamdiyahan curriculum and Arabic language and students' morals: (3) How to benefit and apply social care values ​​to character values ​​education in the era of the covid 19 pandemic. which is applied in everyday life.
Enhancing journalistic skills among teachers in Sleman Muhammadiyah Regional Leadership (PDM) Sutipyo Ru'iya; Fajar Dwi Putra; Abdul Hopid; Yusron Masduki; Sutarman Sutarman; Sri Roviana; Hanif Cahyo Adi Kistoro; Yusutria Yusutria
Community Empowerment Vol 9 No 4 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.11126

Abstract

Writing proficiency demands continuous refinement to flourish. Consistent practice fosters an individual's writing skills. Various motivations drive writing, including enhancing an institution's popularity. Effective journalistic skills are crucial for public relations professionals to elevate an organization's public image. This community service initiative aimed to enhance the journalistic skills of teachers within the Sleman Muhammadiyah Regional Leadership (PDM) environment. The methodology employed involved journalistic training sessions. The training encompassed 67 participants and was conducted in the PDM Sleman meeting room, covering the fundamentals of journalism and effective writing strategies. The outcomes revealed a significant 58% improvement in journalistic knowledge among participants. This positive impact underscores the effectiveness of the training in enhancing participants' journalistic proficiency.