Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Jurnal Agrium

Pengaruh Aplikasi Pupuk Kandang Sapi Dan Bokashi Sampah Kota Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L) Fajri, Surya; Wahyudin Purba, Deddy; Kurniadi, Repotri
Agrium Vol 18, No 2 (2021)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v18i2.5335

Abstract

Pengaruh Aplikasi Pupuk kandang Sapi dan Bokashi Sampah Kota Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L). Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Universitas Asahan, jalan jend. Ahmad Yani, Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan dengan topogafi dan ketinggian tempat ± 20 m dpl. dilakukan pada bulan Februari s/d April tahun 2021. Penelitian ini disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah aplikasi pupuk kandang sapi dengan 4 taraf yaitu : K0 = 0 kg plot-1, K1 = 1 kg plot-1,K2 = 2 kg plot-1 dan K3 = 3 kg plot-1. Faktor kedua adalah aplikasi bokashi sampah kota, dengan 3 taraf yaitu S0 = 0 kg plot-1, S1 = 1 kg plot-1dan S2 = 2 kg plot-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pupuk kandang sapi menunjukkan pengaruh nyata terhadap diameter buah, panjang buah, produksi tanaman per sample, produksi tanaman per plot dengan perlakuan terbaik yaitu 3 kg plot-1. Aplikasi bokashi sampah kota tidak berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter amatan tanaman mentimun. Interaksi aplikasi pupuk kandang sapi dan bokashi sampah kota tidak berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter amatan tanaman mentimun
Pengaruh Konsentrasi Nutrisi-Ab Mix Dan Variasi Media Terhadap Hasil Cabai Merah Dengan Hidroponik Sistem Wick Wahyudin Purba, Deddy; Padhilah, Fikri
Agrium Vol 18, No 2 (2021)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v18i2.5339

Abstract

Penelitian ini disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah pemberian nutrisi AB Mix (A) terdiri dari tiga taraf yaitu A1 = 1000 ppm/plot, A2 = 1500 ppm/plot, A3 = 2000 ppm/plot. Faktor kedua adalah variasi media tanam (M) terdiri dari 3 jenis yaitu M1 = Rockwool, M2 = Arang Sekam Padi + Serbuk Gergaji, M3 = Arang Sekam Padi + Cocopeat. Hasil penelitian pemberian Pemberian Pupuk Ab-Mix menunjukkan tidak berpengaruh nyata pada pengamatan tinggi tanaman, menunjukkan pengaruh nyata pada pengamatan jumlah daun, jumlah daun terbanyak yaitu konsentrasi AB Mix 1000 ppm/plot (A1) yaitu 40,22 helai. Menunjukkan tidak berpengaruh nyata pada pengamatan jumlah bunga, dan produksi pertanaman sampel, tetapi menunjukkan pengaruh nyata pada pengamatan produksi per plot, dengan produksi terbanyak yaitu pemberian konsentrasi AB Mix 1000 ppm/plot (A1) menunjukkan jumlah produksi yaitu 130,44 g. Pemberian berbagai jenis media tanam menunjukkan tidak berpengaruh nyata pada semua parameter amatan. Interaksi pemberian AB Mix dan media tanam menunjukkan tidak berpengaruh nyata pada parameter pengamatan tinggi tanaman, tidak menunjukkan pengaruh nyata pada parameter pengamatan jumlah daun 2 dan 6 MST, tetapi berpengaruh yata pada umur 4 MST, tidak menunjukkan pengaruh yang nyata pada parameter pengamatan jumlah bunga,  produksi per tanaman sampel dan produksi per plot
Efek Pertumbuhan Tanaman Jagung (Zea mays) Terhadap Aspek Agronomi Di Bawah Naungan Kelapa Sawit Ansoruddin, Ansoruddin; Wahyudin Purba, Deddy; Lestari Butar-Butar, Winda; Azhari, M.Nanda; Rafitra, M.Reza; Hidayat Tarigan, Rahmat
Agrium Vol 19 No 4 (2022)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v19i4.9743

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2022, di perkebunan Kelapa Sawit Desa Pondok Bungur Kecamatan Rawang Panca Arga Kabupaten Asahan Sumatera Utara. Penelitian bertujuan mengetahui Efek Pertumbuhan Tanaman Jagung terhadap Aspek Agronomi di Bawah Naungan Kelapa Sawit. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan dua faktor dan tiga ulangan. Perlakuan pertama terdiri dari Tingkat penaungan (P) dengan 4 taraf perlakuan yaitu (P0) Tanpa penaungan, (P1) penaungan 35%, (P2) penaungan 70%. Perlakuan kedua terdiri dari Varietas jagung (J) dengan 6 varietas yaitu Varietas Exsotic Pertiwi (V1), Paragon (V2), Bonanza F1 (V3), Bisi 2 (V4). Hasil penelitian menunjukkan tanaman yang tertinggi 113,98 cm terdapat pada perlakuan yang diberi naungan 35%, sedangkan pada penggunaan Varietas Bisi-2 tanaman tertinggi yaitu 112,83 bila dibandingkan dengan varietas lainnya. Penggunaan varietas berpengaruh nyata terhadap luas daun pada umur 6 dan 8 minggu setelah tanam. Persentase tingkat penaungan dan perbedaan varietas menunjukkan kesamaan kualitas kehijauan daun. Tingkat penaungan menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap klorofil-a dan total klorofil-a dan b dimana jumlah klorofil-a tertinggi terdapat pada blok kontrol yaitu tanpa naungan dan pada penaungan 70%. Sedangkan penggunaan beberapa varietas berpengaruh nyata dalam menghasilkan fotosintesis bersih yang terbentuk.
Pengaruh Konsentrasi Nutrisi-Ab Mix Dan Variasi Media Terhadap Hasil Cabai Merah Dengan Hidroponik Sistem Wick Wahyudin Purba, Deddy; Padhilah, Fikri
Agrium Vol 18 No 2 (2021)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v18i2.5339

Abstract

Penelitian ini disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah pemberian nutrisi AB Mix (A) terdiri dari tiga taraf yaitu A1 = 1000 ppm/plot, A2 = 1500 ppm/plot, A3 = 2000 ppm/plot. Faktor kedua adalah variasi media tanam (M) terdiri dari 3 jenis yaitu M1 = Rockwool, M2 = Arang Sekam Padi + Serbuk Gergaji, M3 = Arang Sekam Padi + Cocopeat. Hasil penelitian pemberian Pemberian Pupuk Ab-Mix menunjukkan tidak berpengaruh nyata pada pengamatan tinggi tanaman, menunjukkan pengaruh nyata pada pengamatan jumlah daun, jumlah daun terbanyak yaitu konsentrasi AB Mix 1000 ppm/plot (A1) yaitu 40,22 helai. Menunjukkan tidak berpengaruh nyata pada pengamatan jumlah bunga, dan produksi pertanaman sampel, tetapi menunjukkan pengaruh nyata pada pengamatan produksi per plot, dengan produksi terbanyak yaitu pemberian konsentrasi AB Mix 1000 ppm/plot (A1) menunjukkan jumlah produksi yaitu 130,44 g. Pemberian berbagai jenis media tanam menunjukkan tidak berpengaruh nyata pada semua parameter amatan. Interaksi pemberian AB Mix dan media tanam menunjukkan tidak berpengaruh nyata pada parameter pengamatan tinggi tanaman, tidak menunjukkan pengaruh nyata pada parameter pengamatan jumlah daun 2 dan 6 MST, tetapi berpengaruh yata pada umur 4 MST, tidak menunjukkan pengaruh yang nyata pada parameter pengamatan jumlah bunga,  produksi per tanaman sampel dan produksi per plot
Kajian Pemberian Limbah Cangkang Rajungan Dan Berbagai Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Paria (Momordica charantia L.) Di Polibag Wahyudin Purba, Deddy; Nurjuwita, Siti
Agrium Vol 19 No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v19i2.7833

Abstract

Penelitian dilaksanakan di lahan Penelitian Fakultas pertanian Universitas Asahan, pada bulan Februari 2021 sampai April 2021, penelitian bertujuan mengetahui kajian pemberian limbah cangkang rajungan dan berbagai macam media tanam terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman. Rancangan RAK-F yang terdiri atas dua faktor dan tiga ulangan. Faktor pertama pemberian Limbah Cangkang Rajungan (R) : R0 = 0 g /polibag, R1 = 30 g/polibag, R2 = 60g/polibag. Faktor kedua aplikasi berbagai macam media tanam  (M) : M1 = tanah top soil 100% , M2 = tanah top soil 50% + arang sekam 25% + Pupuk kandang sapi 25%, M3 = tanah top soil 50% + cocopeat 25% + sekam padi 25% dan M4 = tanah top soil 50% + arang sekam + sekam padi. Hasil analisis aplikasi limbah cangkang rajungan berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi. Perlakuan limbah cangkang rajungan berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi. Perlakuan terbaik di peroleh oleh dosis 60 g/polibag (R2) menghasilkan panjang tanaman 134,03 cm, panjang buah 24,67 cm,  jumlah buah 2,50 buah, berat buah per sampel 212,92 g dan berat buah per plot 713,75 g. Perlakuan bebagai macam media tanam berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman. Perlakuan terbaik pada tanah top soil 50% + aram sekam 25% + sekam padi 25% (M4) panjang tanman 152,69 cm dan berat buah per plot  700,56 g, tetapi perlakuan tanah top soil 50 % + arang sekan 25% + pupuk kandang sapi 25% (M2) panjang buah 27,06 cm,  jumlah buah 2,50 buah dan berat buah per sampel 216,11 g.
Pengaruh Naungan Dan Variasi Sumber Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kedelai (Glycine max L.Merill) Wahyudin Purba, Deddy; Rahma Manurung , Wana Aulia; Safruddin, Safruddin; Ansoruddin, Ansoruddin; Batu Bara , Lokot Ridwan
Agrium Vol 22 No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i2.22805

Abstract

Kedelai (Glycine max L. Merill) merupakan salah satu tanaman yang mempunyai peranan penting sebagai tanaman bernilai ekonomis dan gizi tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh naungan dan variasi pupuk organik cair terhadap pertumbuhan tanaman kedelai. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari-Maret 2024, menggunakan metode rancangan acak kelompok faktorial dengan dua faktor yaitu naungan : N0= 0% (kontrol), N1= 40%, N2= 80% dan pupuk organik cair (POC); P0= tanpa POC, P1= POC limbah buah pisang, dan P2= POC limbah sayur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa N2 menghasilkan tinggi tanaman tertinggi (30,01 cm), diameter batang (8,56 mm), dan indeks luas daun (66,99 cm²), sedangkan jumlah polong terbanyak (42,48) dihasilkan pada tanpa penggunaan POC. P3 menghasilkan tinggi tanaman tertinggi (31,07 cm) dan luas daun tertinggi (69,17 cm²), P0 menghasilkan diameter batang terbesar (8,31 mm), dan P1 menghasilkan polong terbanyak (43,22). Terdapat interaksi yang nyata antara naungan dan POC pada semua parameter, dengan kombinasi terbaik adalah perlakuan naungan tanpa naungan dan POC limbah sayur dengan tinggi tanaman tertinggi (32,93 cm), naungan 40% dan POC tanpa naungan menghasilkan diameter batang tertinggi (8,97 mm), dan kombinasi POC sayur dan tanpa naungan memiliki luas daun tertinggi (71,35 cm²). Kata Kunci ; Naungan, Pupuk Organik Cair, Pertumbuhan Kedelai
Pengaruh Aplikasi Pupuk Kandang Sapi Dan Bokashi Sampah Kota Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L) Fajri, Surya; Wahyudin Purba, Deddy; Kurniadi, Repotri
Agrium Vol 18 No 2 (2021)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v18i2.5335

Abstract

Pengaruh Aplikasi Pupuk kandang Sapi dan Bokashi Sampah Kota Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L). Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Universitas Asahan, jalan jend. Ahmad Yani, Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan dengan topogafi dan ketinggian tempat ± 20 m dpl. dilakukan pada bulan Februari s/d April tahun 2021. Penelitian ini disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah aplikasi pupuk kandang sapi dengan 4 taraf yaitu : K0 = 0 kg plot-1, K1 = 1 kg plot-1,K2 = 2 kg plot-1 dan K3 = 3 kg plot-1. Faktor kedua adalah aplikasi bokashi sampah kota, dengan 3 taraf yaitu S0 = 0 kg plot-1, S1 = 1 kg plot-1dan S2 = 2 kg plot-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pupuk kandang sapi menunjukkan pengaruh nyata terhadap diameter buah, panjang buah, produksi tanaman per sample, produksi tanaman per plot dengan perlakuan terbaik yaitu 3 kg plot-1. Aplikasi bokashi sampah kota tidak berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter amatan tanaman mentimun. Interaksi aplikasi pupuk kandang sapi dan bokashi sampah kota tidak berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter amatan tanaman mentimun
Respon Pemberian Tepung Cangkang Telur Dan Feses Burung Walet Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Jagung Pulut (Zea Mays Ceratina L.) Ridwan Batubara, Lokot; Wahyudin Purba, Deddy; Supandi, Nanda
Agrium Vol 19 No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v19i2.7815

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di desa Sei Kamah II Kecamatan Sei Dadap Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara dengan ketinggian ±12 m diatas permukaan laut dengan topografi datar. Rancangan RAK-F yang terdiri atas dua faktor dan tiga ulangan. Faktor pertama adalah pengaruh dosis pupuk cangkang telur (T) dengan 3 taraf, yaitu : T0 = 0 g /plot, T1 = 200 g/plot, T2 = 400 g/plot. Faktor kedua adalah pengaruh dosis pupuk Feses burung walet (W) dengan 4 taraf, yaitu : W0 = 0 g/plot, W1 = 250 g/plot, W2 = 500 g/plot dan W3 = 750 g/plot. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), diameter batang (mm),  Jumlah daun (helai), produksi per tanaman sampel (g), produksi per plot (g Aplikasi tepung cangkang telur berpengaruh nyata dan sangat nyata terhadap tinggi tanaman dan diameter batang umur 4, 6 MST, berat per tanaman dan berat per plot. Aplikasi feses burung walet berpengaruh terhadap tinggi tanaman umur 4 dan 6 MST, diameter batang pada umur 4 dan 6 MST, jumlah daun pada umur amatan 4 dan 6 MST, produksi per tanaman dan produksi per plot. Interaksi tepung cangkang telur dan feses burung walet berpengaruh terhadap tinggi tanaman umur 4 dan 6 MST, diameter batang pada umur 4 dan 6 MST, jumlah daun pada umur amatan 4 dan 6 MST, produksi per tanaman dan produksi per plot
Growth Effects of Corn Plants (Zea mays) on Agronomic Aspects of Oil Palm Tree Stands Ansoruddin, Ansoruddin; Wahyudin Purba, Deddy; Lestari Butar-Butar, Winda; Azhari, M. Nanda; Rafitra, M.Reza; Hidayat Tarigan, Rahmat
Agrium Vol 20 No 1 (2023)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v20i1.10800

Abstract

The study  aimed to determine the agronomic study of the tolerance of corn plants to conditions shaded by oil palm trees. This research was conducted from July to October 2022. At the Oil Palm Plantation of the Community of Bunut Seberang Village, Asahan Regency, North Sumatra. This study used a factorial randomized block design with two factors and three replications. The first treatment consisted of a shading level (P) with 4 treatment levels namely (P0) without shading, (P1) 35% shading, (P2) 70% shading. The second treatment consisted of a variety of corn (J) with 6 varieties, namely Exsotic Pertiwi (V1), Paragon (V2), Bonanza F1 (V3), Bisi 2 (V4) varieties. The best plant height parameter in the shade level treatment showed 35% shade (P1) resulted in the highest plant height of 113.98 cm, while in the Variety (V4) Bisi-2 variety treatment showed the highest plant, namely 112.83 when compared to other varieties. The effect of various varieties on leaf area showed a significant effect at the age of 6 and 8 WAP. The degree of shade and differences in varieties show the similarity in the quality of the green leaves. The level of shade showed a significant effect on chlorophyll-a and total chlorophyll-a and b where the highest amount of chlorophyll-a was found in the treatment without shade, which was not significantly different from the level of 70% shade, while varieties had a significant effect in producing net photosynthesis formed