Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Design Of A Main Substation Grounding System Based On Variations In Area and Number Of Electrodes Panjaitan, Joel; Fitriani, Ayu; Hidayat, Jhoni; Pakpahan, Arnold; Muchlisin, Muhammad; Sirait, Regina
Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering Vol 6, No 2 (2024): Juli - Desember 2024
Publisher : Electrical Engineering Department Faculty of Engineering State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjeee.v6i2.25224

Abstract

The function of the grounding system is to limit the voltage between equipment and the ground and neutralize the voltage that arises at the ground surface due to fault currents flowing in the ground. An unsafe grounding system can disrupt system reliability and human safety in the substation area. This research aims to simulate the design of a substation grounding system with the influence of variations in location and number of electrodes installed in grids and rods in swampy soil conditions with different soil resistivity values. The impact of these parameters is on the resistance value, touch voltage, and step voltage at a weight of 70 kg by using the CYMGRD application as a medium to see the effectiveness and optimization of whether the substation grounding system with variations in the outside area and variations in the number of electrode rods meets the requirements without exceeding safe limits on systems or humans. This grounding system design is designed for two cases, namely case 1: the maximum touch voltage and maximum step voltage values exceed the permitted touch voltage and maximum step voltage, so conditions like this are included in the criteria for being unsafe and can endanger personnel in the field. Case 2: the touch voltage and step voltage values are smaller than the permitted touch voltage and step voltage values, so this design is included in safe conditions and meets the criteria for a good and safe grounding system.
Advancing Environmental and Health Pollution Monitoring in Medan, Indonesia: A Mechatronics-Based Meta-Analysis Z Zumhari; Hutajulu, Elferida; Sibarani, Baringin; Sirait, Regina; Anggriani, Theresia; Matondang, Aprima A.
Journal of Geoscience, Engineering, Environment, and Technology Vol. 10 No. 3 (2025): JGEET Vol 10 No 03 : September (2025)
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jgeet.2025.10.3.24694

Abstract

Mechatronics, as an interdisciplinary field integrating mechanical, electrical, computer, and control engineering, provides innovative solutions for energy and environmental challenges in urban regions. This study conducts a systematic literature review and meta-analysis using open access datasets to evaluate solar energy potential, electricity reliability, and air quality in Medan, North Sumatra. Results show that the city has strong solar irradiance levels, averaging 5.75 kWh/m²/day, indicating substantial feasibility for photovoltaic deployment. Electricity reliability, assessed through SAIFI and SAIDI indicators, is more stable in Medan compared with other Indonesian cities, offering a favorable foundation for renewable integration. Air quality analysis reveals moderate conditions, with PM2.5 concentrations averaging 28 µg/m³, slightly above World Health Organization standards, yet lower than Jakarta and Pekanbaru. Across all dimensions, mechatronics applications, including smart grid automation, intelligent inverters, IoT-based environmental sensors, and robotics-assisted monitoring emerge as crucial tools to bridge research and implementation gaps. The study identifies limited adoption of techno-economic feasibility analysis, localized reliability assessments, and distributed sensor networks in Medan, which restricts practical deployment. Future research should emphasize mechatronic frameworks such as predictive control, cyber-physical systems, and stochastic modeling to improve resilience. Policy recommendations highlight the need for targeted incentives, pilot projects, and interdisciplinary collaboration. Overall, this work positions mechatronics as a key enabler for sustainable energy transition and environmental management in Medan, offering insights applicable to other rapidly urbanizing regions in Indonesia.
Rancang Bangun Dan Implementasi IOT Pada Sistem Monitoring Untuk Mendeteksi Suhu, Kelembapan, dan Amonia M. Daffa Aqilla Zauza; Emelia A.Y Bangun; Junaidi; Elferida Hutajulu; Regina Sirait
Teknologi Rekayasa Jaringan Telekomunikasi Vol. 5 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : P3M Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring kandang ayam berbasis Internet of Things (IoT) untuk mengendalikan suhu, kelembapan, dan kadar amonia secara real-time. Sistem menggunakan mikrokontroler ESP32 dengan sensor DHT22 dan MQ-135, serta menampilkan data melalui OLED dan aplikasi Blynk. Notifikasi otomatis diberikan melalui Telegram Bot, sementara kipas exhaust dikendalikan modul relay ketika ambang batas tercapai. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu membaca data sensor dengan akurat, memberikan peringatan cepat, serta mengaktifkan kontrol perangkat secara otomatis. Implementasi ini menjadikan monitoring kandang lebih efisien, modern, dan responsif terhadap perubahan lingkungan.
PKM Pelatihan Simulasi Listrik Menggunakan Proteus di SMK Markus 2 Medan Sumatera Utara Henry Toruan; Junaidi; Morlan Pardede; Elferida Hutajulu; Regina Sirait
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dan Desa Volume 3, Nomor 2, Januari 2026
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/passa.v3i2.2807

Abstract

Latar belakang permasalahan SMK Markus 2 Medan yang ditemukan adalah kurang tertariknya para siswa mempelajari kelistrikan karena kurangnya kemampuan guru membuat simulasi rangkaian elektronika serta keterbatasan jumlah infokus. Tujuan kegiatan tim pengabdian Politeknik Negeri Medan di SMK Markus 2 Medan untuk mentransfer pengetahuan menggunakan Proteus membuat simulasi rangkaian elektronika agar para guru dan siswa memiliki pengetahuan dalam membuat simulasi rangkaian dan menambah infokus di sekolah. Pelaksanaan pelatihan dilaksanakan selama 2 hari di SMK Markus 2 dengan menggunakan 20 buah perangkat komputer dengan peserta sebanyak 20 orang terdiri dari guru dan perwakilan siswa dari kelas Teknik Instalasi Tenaga Listrik dan kelas Audio Video di SMK Markus 2 Medan Sumatera Utara. Pada hari pertama, tim pengabdian pada masyarakat menyebarkan kuisioner pada peserta sebelum pelatihan dimulai serta menjelaskan dan membimbing peserta mengoperasikan software Proteus untuk membuat simulasi meliputi pengenalan Proteus, pemahaman fungsi dan menu serta pembuatan simulasi dasar. Pada hari kedua tim membuat simulasi lanjut yang meliputi materi rangkaian listrik kendaraan sepeda motor dan rangkaian lampu berjalan serta menyebarkan kuisioner yang isinya sama dengan yang disebarkan hari pertama pada peserta.  Dari hasil kuisioner yang disebarkan dapat dilihat bahwa para peserta mengalami peningkatan dalam katagori baik dalam pengenalan software simulasi proteus dari 0% menjadi 100%, pemahaman lembar kerja proteus untuk simulasi listrik dari 0% menjadi 60%, penggunaan proteus untuk simulasi listrik 0% menjadi 50%. Partisipasi mitra SMK Markus 2 Medan dalam pelaksanaan kegiatan pelatihan ini sangat antusias dengan mendirikan plang, mempersiapkan ruang praktek komputer sebagai tempat kegiatan pelatihan ini serta berperan aktif sebagai peserta. Setelah selesai kegiatan tim pengabdian menyerahkan proyektor sebagai tanda mata menambah proyektor yang ada dalam menunjang pembelajaran di sekolah.