Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search
Journal : TEKNO

WATER ENVIRONMENT IMPROVEMENT BY INVESTIGATING RIVER WATER QUALITY Supit, Cindy J.
TEKNO Vol 13, No 64 (2015): JURNAL TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Investigating  river water  quality  is an  important  research  topic in the integrated basin management and  will  providea new  approach to  water  environment improvement. In this study, the observed environment done with the analyzing river water quality. From the  observation,  the  results  show that  the  water  quality of  Kase  River  basin  is generally as good. The conditions in the periods after dam construction indicate that river water quality impairment do exist, but not much and still meet the environmental qualification. The replenishment of Kase River Dam reservoir with the Hokuzan dam reservoir in the basin has less affected to change the water quality along the river due to the good implementation of pollution control in this area. Key words : observed environment, river water quality
THE IMPACT OF WATER PROJECTS ON RIVER HYDROLOGY Supit, Cindy J.
TEKNO Vol 11, No 59 (2013): JURNAL TEKNO-SIPIL
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Water project construction such as dams is one of the major activities in basin development and utilization. The reservoirs are usually located in the headstream with large storage capacity for main function of water storage, water supply and flood control. The impact of water projects on river hydrology, surrounding environment and ecology are important topics in river basin management and environmental protection.Through this research, the model has shown to be able to simulate the hydrological process in Kase River basin. The existences of Hokuzan dam reservoir and Kase River dam reservoir in this area resulted in reductions in annual and peak stream flow rates in the watershed because of the storage of dams. Wide surface areas of reservoirs can evaporate higher than natural channels. These dams seem to result in decrease of average annual discharge by 3.68 % from only Hokuzan dam scenario, and decrease 4.49 % from the no dam scenario.A developed management tool for water resources seems to be a new approach to water environment improvement in Kase River basin. Integrated water management of Kase River basin including management of multiple dam’s reservoir shows possibility for satisfaction of water quantity demand both in the irrigation period and non irrigation period. This integrated water management also gives feasibility for water supply to prevent eutrophication at the creek network downstream.This research will be a useful step for the future integrated basin management and expected as the foundation for the sustainable development of Saga City in the future.Keywords: Water project, river hydrology
ESTIMATION OF WATER RESOURCES LOADING INTO THE DAM RESERVOIR Supit, Cindy J.
TEKNO Vol 12, No 60 (2014): JURNAL TEKNO-SIPIL
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Estimation of water resources loading into the dam reservoir is an important study that will provide a new approach to water environment improvement.  The SWAT model simulation between 2000 and 2010 indicated that various potential landuse  sources  exist  within  the  Kase  River  Dam  area. Considering  the  total  loading  of pollutants to Kase River Dam, the potential contributions of tributary must be considered. The tributary  loadings  are  related  to  landuse  activities  that  occur  in  the  watershed,  include agricultural, forest and urban area. The greatest pollutant transport of TN and TP into tributary streams occurs in the Hokuzan Fork area. The Hokuzan Fork area is the big contributor of nutrients to its stream reaches in the Kase River Dam, simply because of its large size (55 % of total watershed area). The transport of nutrients to stream reaches is much lower in the Nakahara Fork area with TN 8319.13 kg and TP 580.75 kg respectively. Subwatersheds 6, 7 and subwatershed 8, which inside the Nakahara Fork contribute relatively little to their respective stream reaches. The outcome shows that the greatest sources of pollutant transport to stream reaches are from Rice field and Forest Mix, which dominate the Kase River Dam watershed. Rice field is seen to contribute significant amounts of all nutrients to stream reaches; this is due to the agricultural activity from this landuse. Keywords: Water resources, Dam reservoir
Studi Analisa Karakteristik Gelombang Untuk Pantai Lirung Siyulan, Reinaldo C.; Jansen, Tommy; Supit, Cindy J.
TEKNO Vol 17, No 73 (2019): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pantai Lirung yang merupakan salah satu wilayah pantai yang mengalami masalah seperti abrasi akibat gelombang. Hal ini dapat mengganggu atau bahkan merugikan masyarakat. Oleh sebab itu dalam pengamanan daerah pesisir serta perlindungan penduduk maka perlu mengetahui karakteristik gelombang laut yang terjadi di pantai tersebut. Dalam penelitian ini, dilakukan pendekatan teori dan analisis transformasi gelombang yang terjadi di kawasan pantai Lirung. Peramalan gelombang dihitung dengan metode hindcasting gelombang berdasarkan data angin selama 3 tahun dari stasiun BMKG Bitung untuk mendapatkan tinggi dan periode gelombang signifikan. Hasil perhitungan gelombang di pantai Lirung, ternyata gelombang arah Timur – Tenggara memiliki potensi terbesar dengan gelombang maksimum terjadi pada bulan Septenber 2017 dengan    H = 0.653 m dan T = 3.514 det. Koefisien refraksi yang terjadi berkisar antara 1 sampai 1.6492 dan koefisien shoaling yang terjadi berkisar pada 0.8522 sampai 1.4219. Tinggi gelombang pecah yang didapat dari hasil perhitungan berkisar pada 0.4856 sampai 0.9166 m pada kedalaman 1 m sampai 19 m.
Analisis Perencanaan Lubang Resapan Biopori Untuk Mereduksi Genangan Di Jalan Dahlia Raya II Perumahan Griya Paniki Indah Kota Manado Dengah, Gerry Petera; Supit, Cindy J.; Tangkudung, Hanny
TEKNO Vol 17, No 73 (2019): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perumahan Griya Paniki Indah merupakan perumahan yang terletak di Kelurahan Paniki Bawah, Mapanget, Kota Manado, memiliki ruang terbuka hijau yang semakin berkurang. Penggunaan lahan terbangun yang semakin meningkat dan keadaan drainase yang masih kurang baik, menyebabkan genangan air terutama pada musim hujan. Hal ini dikarenakan ketidak mampuan drainase yang ada untuk menampung volume dan debit air yang bertambah. Tujuan penelitian ini adalah untuk merencanakan sistem drainase berwawasan lingkungan berupa lubang resapan biopori yang dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif untuk mereduksi genangan air di jalan Dahlia Raya II Perumahan Griya Paniki Indah Kota Manado. Dalam penelitian ini, data-data yang diambil adalah Peta Topografi, Layout Eksisting, Data Hidrologi, Data Klimatologi. Selanjutnya dilakukan analisis debit rencana untuk membandingkannya dengan debit kapasitas. Jika debit kapasitas kurang dari debit rencana, maka direncanakan lubang resapan biopori. Jika lubang resapan biopori tidak mampu menampung debit luapan atau genangan, maka dilakukan perubahan dimensi saluran. Dari 22 saluran yang ada pada lokasi penelitian terdapat 3 saluran yang tidak dapat menampung debit rencana, yaitu : S (28-29), S (29-31), S (9-10). Dimensi LRB yang direncanakan berbentuk silinder yang dibuat secara vertikal ke dalam tanah dengan diameter 10 cm dan kedalaman 100 cm. Sedangkan mulut lubang dapat diperkuat semen selebar 2 – 3 cm dengan tebal 2 cm di sekeliling mulut lubang. Perencanaan lubang resapan biopori digunakan untuk meningkatkan kandungan air tanah dan cadangan air tanah pada musim kemarau. Perubahan dimensi saluran dengan merubah dimensi saluran yaitu lebar saluran B = 0,8 m.
PREDIKSI PERUBAHAN KARAKTERISTIK HIDROLOGI AKIBAT PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN SEBAGAI USAHA MITIGASI BANJIR DI MANADO Supit, Cindy Jeane; Mamoto, Jeffry Dantje
TEKNO Vol 14, No 66 (2016): JURNAL TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan penggunaan lahan yang terjadi sangat mempengaruhi karakteristik hidrologi dan berdampak pada perubahan karakteristik aliran. Kajian perubahan penggunaan lahan suatu daerah sangatlah penting untuk dilakukan agar tidak menimbulkan akibat buruk terhadap karakteristik hidrologi daerah tersebut, sehingga bisa menimbulkan bencana banjir didaerah tersebut.  Penurunan aliran permukaan serta peningkatan kapasitas infiltrasi seharusnya menjadi prioritas dalam penyusunan penggunaan lahan suatu daerah.Sampai saat ini, belum ada penelitian tentang model perubahan penggunaan lahan terhadap dinamika karakteristik hidrologi menyeluruh untuk daerah Sulawesi Utara. Penelitian ini bertujuan membuat kajian pengaruh perubahan penggunaan lahan terhadap karakteristik hidrologi didaerah Manado dan sekitarnya. Penelitian ini direncanakan sebagai langkah awal pelaksanaan penyusunan penggunaan lahan terbaik di Sulawesi Utara dalam rangka mitigasi bencana banjir yang sering terjadi di Sulawesi Utara. Roadmap penelitian akan dilaksanakan dalam tiga tahun. Tahun pertama, akan meneliti perubahan penggunaan lahan di daerah Manado. Pada tahun kedua, akan meneliti perubahan penggunaan lahan di daerah Kabupaten Minahasa,  Kabupaten Minahasa Selatan dan Minahasa Tenggara. Terakhir pada tahun ketiga, akan meneliti perubahan lahan  di daerah Bolaang Mongondow. Selanjutnya langkah langkah yang dilakukan dalam penelitian ini antara lain: survey pos hujan, pos duga air, dan pos iklim yang ada di daerah Manado dan sekitarnya , kemudian melakukan survey lapangan ke pos pos tersebut untuk mengecek kondisi pos hujan, pos duga air dan pos iklim. Selanjutnya pengumpulan data sekunder berupa data hujan, data debit,  data iklim dari setiap pos, data peta tanah beserta data fisik tanah, data peta penggunaan lahan, serta peta DEM (Digital Elevation Model).  Langkah berikutnya dilakukan analisis data dengan penggunaan model SWAT (Soil and Water Assesment Tools) melalui urutan proses dimulai dengan deliniasi daerah, analisis unit respons hidrologi, membuat basis data iklim, membangun data masukan model SWAT, simulasi model, serta kalibrasi dan validasi.   Diharapkan penelitian ini berlanjut untuk seluruh wilayah Sulawesi Utara, serta disusunnya rekomendasi perencanaan penggunaan lahan di Sulawesi Utara yang terbaik.. Kata kunci : perubahan karakteristik hidrologi, perubahan penggunaan lahan, mitigasi banjir
Evaluasi Kinerja Instalasi Pengolahan Air Limbah Komunal Kiniar Di Kota Tondano Lumunon, Elvano I.; Riogilang, Herawaty; Supit, Cindy J.
TEKNO Vol 19, No 77 (2021)
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik berbasis masyarakat adalah salah satu cara pemerintah untuk penanganan pembuangan air limbah rumah tangga.. Pada operasional IPAL terdapat permasalahan seperti hasil effluent yang berbau busuk dan memiliki warna keruh. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau efisiensi IPAL yang sudah beroperasi selama lima tahun dengan melakukan perbandingan dengan IPAL lain yang sudah beroperasi lima tahun dengan sistem AF dan ABR. Analisis data mencakup analisa kualitas effluent terhadap baku mutu, observasi kondisi eksisting IPAL Komunal, perbandingan sistem kinerja Instalasi Pengolahan Air Limbah, efisiensi penurunan kadar parameter Total Nitrit, Total Fhospat dan TSS dan penentuan indeks pencemaran pada air. Pada KSM Kiniar memiliki debit limbah sebesar 9.52 m3/hari, effluent yang dihasilkan dengan parameter Total Nitrit <0.002 mg/L, Total Fosfat 12mg/L dan TSS 10mg/L dengan efisiensi removal masing- masing 0% mg/L,1,6% mg/L dan 85% mg/L. pada KSM Manguni memiliki debit rata – rata air limbah sebesar 6.9 m3/hari, effluent yang dihasilkan dengan parameter Total Nitrit 0,0072 mg/L, Total Fosfat 6.62 mg/L, dan TSS 58 mg/L dengan efisiensi removal masing – masing 16% mg/L, 14% mg/L dan 16% mg/L. Pada KSM Gerbang Manguni memiliki debit rata – rata air limbah sebesar 9.92 m3/hari, effluent yang dihasilkan dengan parameter Total Nitrit 0,033 mg/L, Total Fosfat 6.30mg/L dan TSS 113,33 mg/L dengan efisiensi removal masing – masing 89% mg/L, 53% mg/L dan 98% mg/L. Pada masing – masing IPAL memiliki indeks pencemaran tergolong cemar ringan. Penyebab IPAL Komunal tidak optimal adalah masih ada hanyutan sampah padat pada bak Inlet, nilai effluent pada ketiga IPAL masih ada melebihi batas baku mutu dan kurangnya pemeliharaan oleh pengguna maupun pengelola IPAL Komunal. Kata kunci – evaluasi IPAL, limbah domestik, anaerobic filter, anaerobic baffled reactor 
Pengaruh Kepadatan Lalu Lintas Terhadap Kebisingan di Jalan Piere Tendean Kota Manado Manongko, Davin D; Mangangka, Isri R.; Supit, Cindy J.
TEKNO Vol 19, No 78 (2021): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyebab kebisingan yang terjadi terkhusus pada ruas Jalan Piere Tendean Kota Manado sumbernya sangat beragam, salah satunya yaitu aktivitas lalu lintas di ruas jalan tersebut. Aktivitas pada jalan tersebut ditambah dengan pengendalian kebisingan yang masih kurang memadai membuat hasil kebisingan yang ditimbulkan cukup tinggi. Hal tersebut dapat memengaruhi penduduk sekitar di daerah tersebut. Terbukti bahwa aktivitas lalu lintas pada Jalan Piere Tendean Kota Manado seperti volume, kecepatan, dan terutama kepadatan kendaraan berpengaruh terhadap kebisingan dimana pada saat kepadatan menurun kurang dari 60 smp/km kebisingan justru naik dan pada saat kepadatan naik lebih dari 80 smp/km kebisingan juga turut naik. Aktivitas lalu lintas tersebut menghasilkan rata-rata 70-80 dB. Hasil tersebut diperoleh pada pagi hari, siang hari dan sore hari pada jam-jam sibuk dan menghasilkan kebisingan yang relatif sama walaupun intensitas volume, kecepatan, dan kepadatannya berbeda-beda. Rentang rata-rata kebisingan tersebut telah melebihi baku mutu menurut Kepmen LH No 48. Tahun 1996 dan sudah melewati batas. Kata kunci – Kebisingan, Kepadatan Kendaraan, Lalu Lintas
Perencanaan Tempat Pengolahan Sampah (TPS) 3R Di Kecamatan Amurang Raya Johana S. Sumarab; Isri R. Mangangka; Cindy J. Supit
TEKNO Vol. 20 No. 81 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah menjadi permasalahan umum yang dihadapi oleh setiap daerah di Indonesia, termasuk di kabupaten Minahasa Selatan. Permasalahan persampahan adalah masalah yang memerlukan perhatian, produksi sampah yang dihasilkan di tiap – tiap daerah di Kabupaten Minahasa Selatan hampir seluruhnya dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) tanpa melewati pengolahan terlebih dahulu. Tempat Pengolahan Sementara berbasis reduce, reuse, recycle (TPS 3R) adalah salah satu cara pengolahan yang dapat dilakukan untuk mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPA setiap harinya, TPS 3R adalah tempat pengolahan yang berbasis reduce, reuse dan recycle, sehingga bukan saja mengurangi jumlah sampah yang dibawa ke TPA tetapi juga memberikan keuntungan lainnya. Kecamatan Amurang Raya adalah salah gabungan kecamatan yang terdiri dari Kecamatan Amurang Kecamatan Amurang Timur, dan Kecamatan Amurang Barat, memiliki luas wilayah yang besar di kabupaten Minahasa Selatan. Dengan adanya TPS 3R di kecamatan Amurang Raya, seluruh sampah yang dihasilkan dalam sehari tidak sepenuhnya akan dibuang ke TPA dengan menggunakan pengolahan 3R, sesuai dengan buku Petunjuk Teknis TPS 3R tahun 2017, sebuah TPS 3R dapat mengolah hingga 6 m3 sampah per harinya. TPS 3R ini direncanakan dapat mengolah 3 jenis sampah, yaitu sampah organik, sampah anorganik dan sampah plastik. Luas lahan yang dibutuhkan dalam perencanaan ini adalah seluas 215,8 m2. Kata kunci – TPS 3R, pengolahan, sampah, TPA
Penataan Sisem Saluran Drainase Di Jalan Sion Sario Utara Kecamatan Sario Kota Manado Mandri Kristo Yakobus; M. I. Jasin; Cindy J. Supit
TEKNO Vol. 20 No. 81 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Sario khususnya di Jalan Sion sering terjadi genangan/banjir pada musim hujan. Permasalahan yang terjadi menghambat kegiatan masyarakat di daerah sekitar. saluran drainase yang ada di sekitar sudah tidak mampu menampung kapasitas air yang ada sehingga terjadi genangan pada daerah tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi masalah sistem drainase dan membuat perencanaan sistem drainase di daerah tersebut. Dalam penelitian ini analisi yang dugunakan meliputi analisis frekuensi terhadap data curah hujan dengan skala ulang 10 tahun menggunakan metode Log-Person III. Metode Rasional digunakan untuk mendapatkan debit rencana (Qrenc). Dilakukan analisis hidraulika untuk menghitung debit kapasitas (Qkaps) dari saluran eksisting dan saluran rencana. Dari kedua hasil itu dibandingkan (Qkaps>Qrenc) untuk mengetahui kemampuan dari setiap ruas saluran dan gorong-gorong dalam menampung debit rencana.  Berdasarkan hasil analisis di lokasi penelitian sudah memiliki sistem drainase namun dari 17 saluran eksisting terdapat 5 ruas saluran eksisting dan 6 gorong – gorong eksistin terdapat 2 gorong – gorong eksisting yang tidak mampu menampung debit air sehingga diperlukan perbaikan agar mampu menampung debit yang ada. Kata kunci – sistem drainase, analisis hidrologi, debit rencana