Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search
Journal : TEKNO

Analisis Debit Banjir Dan Tinggi Muka Air Sungai Maketah Di Desa Mokupa Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa Wantania, Joel Y. F.; Sumarauw, Jeffry S. F.; Supit, Cindy J.
TEKNO Vol. 23 No. 91 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i91.61173

Abstract

Sungai Maketah adalah sungai yang terletak di Desa Mokupa, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Sungai Maketah juga merupakan sungai yang memberi dampak yang cukup besar pada banjir 21 Februari 2006. Penyebab utama terjadinya banjir adalah curah hujan yang tinggi dalam kurun waktu yang cukup Panjang sehingga mengakibatkan kerugian bagi masyarakat sekitar bantaran sungai Maketah lebih khusus para pengendara yang melewati Jembatan Mokupa II. Maka diperlukan upaya pengendalian banjir. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengetahui besarnya debit banjir dan tinggi muka air Sungai Maketah. Analisis debit banjir dan tinggi muka air dilakukan dengan mencari frekuensi hujan dengan menggunakan metode Log Pearson III. Data curah hujan yang digunakan berasal dari pos hujan Ranowangko Tara-tara. Data curah hujan yang digunakan adalah data curah hujan harian maksimum selama 10 tahun, yaitu tahun 2012 s/d 2021. Setelah didapat besaran hujan, pemodelan hujan aliran pada program komputer HEC-HMS menggunakan metode HSS Soil Convertation Services, dan untuk kehilangana air dengan SCS Curve Number (CN). Untuk aliran dasar (baseflow) menggunakan metode recession. Dilakukan kalibrasi parameter HSS SCS sebelum melakukan simulasi debit banjir dengan mengkalibrasi debit puncak. Dalam kalibrasi ini, parameter yang dikalibrasi adalah lag time, curve number, recession constant, baseflow dan ratio to peak. Untuk Batasan setiap parameter disesuaikan dengan nilai standar pada program komputer HEC-HMS. Kemudian dilakukan analisis debit banjir dengan parameter yang terkalibrasi menggunakan program komputer HEC-HMS. Debit puncak hasil simulasi setiap kala ulang dimasukkan dalam program komputer HEC-RAS untuk simulasi elevasi tinggi muka air pada penampang yang telah diukur. Hasil simulasi menunjukkan bahwa semua penampang Sungai Maketah yang ditinjau sudah tidak bisa menampung debit banjir untuk kala ulang 5 tahun, 10 tahun, 25 tahun, 50 tahun dan 100 tahun. Kata kunci: Sungai Maketah, debit banjir rencana, tinggi muka air, HEC-HMS, HEC-RAS
Implementasi Metode Long Short-Term Memory (LSTM) Dalam Peramalan Tinggi Gelombang Untuk Wilayah Perairan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Provinsi Sulawesi Utara Budiman, Juan C.; Thambas, Arthur H.; Supit, Cindy J.
TEKNO Vol. 23 No. 94 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i94.65140

Abstract

Gelombang laut merupakan fenomena alam yang dibangkitkan oleh angin dan memiliki peran penting dalam rekayasa pantai, perikanan, serta transportasi maritim. Informasi tinggi gelombang sangat diperlukan, namun sifat stokastik gelombang laut membuat prediksinya masih menjadi tantangan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model prakiraan tinggi gelombang signifikan menggunakan algoritma Long Short-Term Memory (LSTM) di perairan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara. Dataset yang digunakan berasal dari ERA5 berupa tinggi gelombang signifikan (Hs(ERA5)), komponen angin zonal-meridional yang dikonversi menjadi Hs(wind), serta data altimetri untuk validasi. Model LSTM dilatih pada data 1998–2021, divalidasi 2022, dan diuji 2023 dengan horizon prediksi 1 hari. Hasil menunjukkan bahwa model mampu memprediksi tinggi gelombang signifikan dengan baik. Evaluasi menggunakan data uji menghasilkan nilai kesalahan rendah, dengan RMSE dan MAE pada kisaran sentimeter. Validasi terhadap data altimetri memperlihatkan kinerja lebih baik pada Hs(ERA5) (RMSE 0,282 m; MAE 0,235 m; MAPE 37,98%) dibanding Hs(wind) (RMSE 0,460 m; MAE 0,434 m; MAPE 78,34%). Model juga berhasil merepresentasikan variabilitas musiman sesuai pola aktual. Hasil ini menunjukkan bahwa metode LSTM efektif untuk peramalan tinggi gelombang signifikan dan berpotensi mendukung sistem peringatan dini serta perencanaan wilayah pesisir di Indonesia. Kata kunci: deep learning, LSTM, peramalan gelombang, ERA5, altimetri
Analisis Debit Banjir Dan Tinggi Muka Air Anak Sungai Tikala Di Titik Jembatan Jalan Siswa Keluarahan Taas Kecamatan Tikala Kota Manado Kastilong, Dylan G. D.; Supit, Cindy J.; Hendratta, Liany A.
TEKNO Vol. 23 No. 94 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i94.65141

Abstract

Anak Sungai Tikala adalah salah satu anak sungai dari Sungai Tikala yang seringkali mengalami pengeluapan dan mengakibatkan terjadinya banjir di Kota Manado terlebih khusus pada beberapa jalan dan kelurahan yang dilewati oleh anak sungai ini. Jalan Siswa, Kelurahan Taas yang merupakan salah satu daerah yang dilewati oleh anak sungai ini terdampak langsung luapan Anak Sungai Tikala yang menyebabkan jalan serta beberapa rumah di kelurahan ini terendam banjir dan mengalami kerusakan. Oleh karena itu untuk mengantisipasi banjir yang kemungkinan terjadi kelak, perlu dilakukan analisis terhadap besarnya debit banjir dan elevasi tinggi muka air anak sungai Tikala. Analisis dimulai dengan mencari frekuensi hujan menggunakan metode Log Pearson III. Data Hujan yang digunakan yaitu data hujan harian maksimum yang diambil dari pos Hujan Tikala - Sawangan. Data curah hujan yang digunakan adalah data curah hujan harian maksimum tahun 2015 s/d 2024. Setelah didapat besar hujan, pemodelan hujan aliran pada program komputer HEC-HMS menggunakan metode HSS Soil Conservation Services, dan untuk kehilangan air dengan SCS Curve Number (CN). Untuk aliran dasar (baseflow) menggunakan metode recession. Dilakukan kalibrasi parameter HSS SCS sebelum melakukan simulasi debit banjir. Dalam kalibrasi ini, parameter yang dikalibrasi adalah lag time, curve number, recession constant, baseflow dan ratio to peak. Dilakukan analisis debit banjir dengan parameter terkalibrasi menggunakan program HEC-HMS. Debit puncak hasil simulasi setiap kala ulang dimasukkan dalam program HEC-RAS untuk simulasi elevasi tinggi muka air pada penampang yang telah diukur. Hasil simulasi menunjukkan semua penampang melintang dari STA 0+25 sampai STA 0+200 tidak mampu menampung debit banjir untuk semua kala ulang rencana. Kata kunci: Anak Sungai Tikala, debit banjir, elevasi tinggi muka air, HEC-HMS, HEC-RAS
Analisis Pasang Surut Menggunakan Metode Least Square Di Pantai Karang Ria Kota Manado Wendur, Deviyanti Amanda; Jasin, Muhammad I.; T, Arthur H.; Dundu, Ariestides K. T.; Mamoto, Jeffry D.; Supit, Cindy J.
TEKNO Vol. 23 No. 94 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i94.66104

Abstract

Pantai Karang Ria di Kota Manado merupakan kawasan pesisir strategis yang memiliki potensi besar dalam bidang perikanan dan pariwisata, serta direncanakan menjadi target reklamasi oleh Pemerintah Kota Manado. Pemahaman terhadap karakteristik pasang surut sangat krusial untuk mendukung kegiatan pesisir dan perencanaan infrastruktur, termasuk reklamasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik pasang surut dan elevasi muka air laut menggunakan metode harmonik Least Square berbasis program MOD-LSQ.Data pasang surut sekunder selama 15 hari dari Badan Informasi Geospasial (BIG) diolah untuk mendapatkan konstanta harmonik dan bilangan Formzahl (F). Hasil analisis mendapatkan 10 komponen harmonik utama, termasuk M2 (5.839), S2 (4.624), K1 (2.402), dan O1 (1.609). Nilai bilangan Formzahl (F) yang diperoleh adalah 0.383. Nilai ini berada dalam rentang $0.25 < F < 1.5$, yang mengklasifikasikan tipe pasang surut di Pantai Karang Ria sebagai Campuran Condong ke Harian Ganda (Mixed Tide, prevailing semi-diurnal). Nilai elevasi muka air rata-rata (MSL) adalah 0.0021, dengan elevasi muka air tertinggi (HHWL) mencapai 16.7500 dan terendah (LLWL) mencapai -14.0351. Hasil ini penting sebagai acuan teknis dalam pekerjaan perencanaan reklamasi kawasan pesisir Boulevard II/Karang Ria. Kata kunci: pasang surut, metode Least Square, Formzahl, Pesisir Boulevard II
Analisis Pencemaran Air Oleh Limbah Rumah Tangga Di Danau Tondano Desa Toulour Kabupaten Minahasa Pongoh, Andini S.; Riogilang, Herawaty; Supit, Cindy J.
TEKNO Vol. 23 No. 94 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i94.66188

Abstract

Danau Tondano merupakan sumber daya air penting bagi masyarakat Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, namun rentan mengalami penurunan kualitas akibat pembuangan limbah rumah tangga secara langsung ke badan air. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kualitas air Danau Tondano di Desa Toulour berdasarkan parameter fisika dan kimia, meliputi pH, Dissolved Oxygen (DO), Biochemical Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), nitrat, dan Total Suspended Solids (TSS). Pengambilan sampel dilakukan pada dua titik pengamatan, yaitu DT-1 dan DT-2, kemudian dianalisis di laboratorium dan dibandingkan dengan baku mutu kualitas air yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan nilai pH berada pada kisaran normal, yakni 6,89 di DT-1 dan 6,59 di DT-2. Konsentrasi DO masing-masing sebesar 4,6 mg/L dan 4 mg/L, berada pada batas minimum baku mutu. Nilai BOD tercatat 2,49 mg/L dan 1,92 mg/L, sedangkan COD sebesar 20,5 mg/L dan 9,26 mg/L, yang masih memenuhi baku mutu. Konsentrasi nitrat dan TSS berada di bawah ambang batas. Secara umum, DT-1 menunjukkan nilai pencemar lebih tinggi serta DO lebih rendah dibandingkan DT-2, mencerminkan pengaruh aktivitas domestik. Meskipun seluruh parameter masih memenuhi baku mutu, pola perubahan antar tahun mengindikasikan tren peningkatan beban pencemar dan penurunan kualitas ekologis secara bertahap sehingga diperlukan pengelolaan limbah domestik dan peningkatan kesadaran masyarakat setempat. Kata kunci: kualitas air, limbah rumah tangga, Danau Tondano, BOD, COD
Analisis Debit Banjir Dan Tinggi Muka Air Anak Sungai Tikala Di Titik Jalan Kelapa Kelurahan Banjer Kota Manado Pessak, Imanuel Z.; Sumarauw, Jeffry S. F.; Supit, Cindy J.
TEKNO Vol. 23 No. 94 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i94.66302

Abstract

Anak Sungai Tikala yang mengalir melintasi Kelurahan Banjer, beberapa kali meluap dan menyebabkan banjir, ketika terjadi hujan dengan intensitas curah hujan yang tinggi. Masyarakat yang tinggal di sekitar Anak Sungai Tikala ini mengalami kerugian saat terjadi hujan, karena beberapa rumah dan jalan di kelurahan ini terendam banjir dan mengalami kerusakan. Analisis debit banjir dan tinggi muka air dilakukan dengan mencari frekuensi hujan dengan menggunakan metode Log Pearson III. Data curah hujan yang digunakan berasal dari satu pos hujan, yaitu pos hujan Tikala-Sawangan. Data curah hujan yang digunakan adalah data curah hujan harian maksimum selama 16 tahun, yaitu tahun 2008 s/d 2023. Setelah didapat besaran hujan, pemodelan hujan aliran pada program komputer HEC-HMS menggunakan metode HSS Soil Convertation Services, dan untuk kehilangan air dengan SCS Curve Number (CN). Untuk aliran dasar (baseflow) menggunakan metode recession. Dilakukan kalibrasi parameter HSS SCS sebelum melakukan simulasi debit banjir dengan mengkalibrasi debit puncak. Dalam kalibrasi ini, parameter yang dikalibrasi adalah lag time, curve number, recession constant, baseflow dan ratio to peak. Untuk Batasan setiap parameter disesuaikan dengan nilai standar pada program komputer HEC-HMS. Kemudian dilakukan analisis debit banjir dengan parameter yang terkalibrasi menggunakan program komputer HEC-HMS. Debit puncak hasil simulasi setiap kala ulang dimasukkan dalam program komputer HEC-RAS untuk simulasi elevasi tinggi muka air pada penampang yang telah diukur. Hasil simulasi menunjukkan adanya luapan air yang terjadi pada STA 0+100, STA+150, STA+175, STA+200 pada debit kala ulang 50 tahun (Q50) dan STA 0+50, STA 0+100, STA+150, STA+175, STA+200 pada debit kala ulang 100 tahun (Q100). Kata kunci: Jalan Kelapa, Anak Sungai Tikala, debit puncak, tinggi muka air
Evaluasi Sistem Penyediaan Air Bersih Pada Perumahan Viola Watutumou Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara Wahyuni, Annisa; Supit, Cindy J.; Inkiriwang, Revo L.
TEKNO Vol. 24 No. 95 (2026): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v24i95.66789

Abstract

Sistem penyediaan air bersih merupakan salah satu prasarana penting dalam menunjang kebutuhan dasar masyarakat di kawasan permukiman. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem penyediaan air bersih di Perumahan Viola Watutumou, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, dengan meninjau kondisi sumber air, sistem distribusi, serta kemampuan sistem dalam memenuhi kebutuhan air penduduk pada kondisi eksisting dan proyeksi di masa mendatang. Analisis sistem distribusi dilakukan menggunakan perangkat lunak EPANET 2.0 dengan mempertimbangkan data debit air, jaringan pipa, dan jumlah pelanggan. Maka hasil perhitungan diperoleh total panjang jaringan pipa distribusi 2.322,21 m, debit penyaluran air 36 m³/jam, dan debit distribusi 4,788 m³/jam. Proyeksi penduduk pada 2043 tahun sebanyak 1.366 jiwa, kebutuhan air bersih di perumahan viola watutumou pada tahun 2043 adalah sebesar: lt/det. Maka Reservoir yang dibutuhkan: debit 10 l/s, volume minimum 450 m³, dengan dimensi p x l x t (525 m³). Kata kunci: sistem penyediaan air bersih, distribusi air, EPANET 2.0, reservoir, perumahan