Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

FORMULASI SERBUK EFFERVESCENT EKSTRAK AIR UMBI BAWANG TIWAI (Eleuterine palmifolia ) SEBAGAI MINUMAN KESEHATAN Syamsul, Eka Siswanto; Supomo, Supomo
Majalah Obat Tradisional Vol 19, No 3 (2014)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (826.273 KB) | DOI: 10.14499/mot-TradMedJ19iss3pp113-117

Abstract

Penggunaan tanaman obat oleh masyarakat saat ini masih dalam bentuk tradisional, yaitu dengan cara direbus atau diseduh, sehingga diperlukan inovasi dalam penggunaannya yang lebih praktis, nyaman dikonsumsi, dan berkhasiat dengan dosis yang tepat. Tanaman yang dikembangkan adalah Bawang Tiwai (Eleuterine palmifolia (L) Merr) yang secara tradisional digunakan untuk obat kanker payudara, pelancar air susu ibu dan antioksidan yang dikembangkan dalam sediaan serbuk Effervescent. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri atas 3 kelompok dengan Formulasi yang berbeda pada komposisi effervescent mix yang mengandung asam tartrat, asam sitrat dan natrium bikarbonat atas dasar kaidah stokiometri, yaitu: Formula A (50%), Formula B (55%), dan Formula C (60%). Pengujian meliputi sifat fisik dan kimia serbuk serta uji hedonis (kesukaan). Formula B merupakan yang terbaik, dengan hasil uji kadar air (0,6%), kecepatan alir (11,36g/detik), kompressibilitas (12,5%), waktu larut (1,52 menit), dan pH larutan (5). Hasil tersebut memenuhi kriteria serbuk yang baik. Hasil uji Hedonis yang telah dilakukan menunjukkan Formula B sebagai produk yang paling disukai.
FORMULASI GEL ANTIOKSIDAN EKSTRAK KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana L) dengan BASIS CARBOPOL Supomo, Supomo; Sapri, Sapri; Komalasari, Nur
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.258 KB)

Abstract

            Pada masa kini perawatan kulit sangat diperlukan untuk melindungi kulit dari efek oksidatif radikal bebas yaitu dengan menggunakan antioksidan. Kulit buah manggis (Garcinia mangostana L.) mengandung xanton yang merupakan antioksidan yang sangat kuat. Antioksidan merupakan zat yang dapat menetralkan radikal bebas sehingga dapat melindungi sistem biologi tubuh dari efek merugikan yang timbul dari proses ataupun reaksi yang menyebabkan oksidasi yang berlebihan. Tujuan penelitian ini adalah memformulasikan ekstrak kulit buah manggis dengan konsentrasi tertentu dalam bentuk sediaan gel antioksidan dan mengetahui sifat fisik dan kimianya.            Penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimental. Obyek yang diteliti adalah ekstrak kulit buah manggis (Garcinia mangostana L.) yang diekstrasi menggunakan cara maserasi. Formula dibuat dengan mevariasikan 3 konsentrasi ekstrak etanol kulit buah manggis 0,2%, 0,4%, dan 0,6% menggunakan gelling agent karbopol 940 0,5%. Pengujian sediaan gel dilakukan terhadap organoleptis (bau, warna, tekstur), homogenitas, pH, iritasi kulit, dan daya sebar gel antioksidan.            Hasil pengujian sifat fisik, gel ekstrak etanol kulit buah manggis menggunakan basis karbopol 940  pada formula I dengan konsentrasi ekstrak 0,2% berwarna kuning keputihan, formula II dengan konsentrasi 0,4% berwarna kuning coklat muda, formula III dengan konsentrasi 0,6% berwarna kuning coklat tua dan masing-masing formula berbau oleum citri dan bertekstur kental halus, memiliki nilai pH 6 dengan homogenitas yang baik dan tidak mengiritasi. Daya sebar yang dihasilkan pada masing-masing formula gel antioksidan memiliki nilai yang tidak memenuhi persyaratan daya sebar.             Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol kulit buah manggis (Garcinia mangostana L.) dapat diformulasikan sebagai gel antioksidan. Formula gel antioksidan yang terbaik yaitu pada formula I dengan konsentrasi ektrak 0,2% dengan hasil pengujian sifat fisik yang cukup stabil serta memiliki warna yang lebih transparan. Kata Kunci : Buah manggis (Garcinia mangostana L), Antioksidan, Gel
PERBANDINGAN METODE EKSTRAKSI EKSTRAK UMBI BAWANG RAMBUT (Allium chinense G.Don.) MENGGUNAKAN PELARUT ETANOL 70% TERHADAP RENDEMEN DAN SKRINING FITOKIMIA Supomo, Supomo; Warnida, Husnul; Said, Bagus Moch
Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia
Publisher : APDFI (Asosiasi Pendidikan Diploma Farmasi Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.411 KB) | DOI: 10.33759/jrki.v1i1.15

Abstract

Allium chinense are plants that contain bioactive compounds such as alkaloids, flavonoids, and saponins. The rendement of an extract may be affected by the extraction mentod used. This study aims to determine the effect of maseration and digestion extraction method on rendemen and identification of secondary metabolite in the extract of the hair onion bulbs. Research conducted is an experimental study. The samples used were hair bulbs obtained in Kota Bangun, East Kalimantan, extracted wiyh 2 extraction methods of maceration and digestion using ethanol 70% solvent and done as much as 3 times replication. Identification of secondary metabolite compounds was performed by phytochemical screening including test of alkaloids, flavonoids, saponins, tannins, and steroids. From the test data is processed by statistical analysis. The result of rendement with 3 times replikation of digesti mentod obtained by 20,02 gram, 19,03 gram, and 19,17 gram. While the maseration method obtained for 12,38 grams, 12,45 grams, and 15,91 grams. So there are differences between the results of the results of digestion mentod and maseration mentod. Based on phytochemical screening tets showed that the thick extract of hair onion bulbs contain compounds alkaloids, flavonoids, and saponins.
Effects of Pulmonary Vascular Resistance Index on Oxygen Saturation in Patients with Atrial Septal Defect Supomo, Supomo
Jurnal Kedokteran Brawijaya Vol 31, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.058 KB) | DOI: 10.21776/ub.jkb.2020.031.01.13

Abstract

Atrial septal defect (ASD) is a congenital lesion in atrium septum. The lesion may cause pulmonary hypertension due to the high pressure in the right ventricle. This condition leads to cyanosis in ASD patient, but the pathophysiology of cyanosis in ASD patient is still unknown. This study aimed to identify the pathophysiology of cyanosis in ASD patients using the Pulmonary Vascular Resistance index (PVRi). The design of this study was retrospective cohort study. The data used in this study were the results of right heart catheterization procedure taken from forty ASD patient medical records at Dr. Sardjito general hospital. The exclusions criteria were the history of previous vasodilator administration and incomplete medical records. The median age of the patients was 30 (18-55) years old. The mean of the Qp/Qs ratio was 1.210 (0.57-6.33). Optimum oxygen saturation was found in vessel leaving the heart. The PVRi median is 61.98 (-15.58-676.64). The PVRi has a significant correlation with oxygen saturation, except in the right atrium. There is a significant correlation between PVRi and oxygen saturation in various heart chambers. Pathophysiology of cyanosis in ASD patients is central cyanosis.
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK AIR KULIT BAWANG MERAH (Allium cepa L.) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes Sa`adah, Hayatus; Supomo, Supomo; Musaenah, Musaenah
Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia
Publisher : APDFI (Asosiasi Pendidikan Diploma Farmasi Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33759/jrki.v2i2.73

Abstract

Propionibacterium acnes is one of the causes of acne. Shallot peels contain flavonoids, tannins, and saponins which potentially have antibacterial activity. The purpose of this study was to determine whether the water extracts of shallot peels have antibacterial activity against Propionibacterium acnes and determine the concentration which can inhibit the growth of bacteria Propionibacterium acnes. This research is an experimental study. The research stage begins with the extraction of shallot peels using in the foundation. Antibacterial activity was tested using the diffusion method with the Cup-plate technique. Propionibacterium acnes used as a sample of bacteria, with extract concentrations of 5%, 10%, 20%, and 40%. Positive controls used are clindamycin 150 mg and negative controls were used dimethyl sulfoxide 1% (v / v). Data were analyzed with a statistical test of the Kolmogorov-Smirnov method. The measurement results inhibition zone of shallot peels water extract with a concentration of 5%, 10%, 20%, and 40% of the bacteria Propionibacterium acnes sequentially by 12.8 mm, 13 mm, 14.33 mm and 15.50 mm in the strong category. The measurements of bacterial growth inhibition zone were statistically analyzed with the Kruskal-Wallis method gained 0,053 results indicating that the test has a significant effect (P > 0.05) with a decision that means that there is no significant difference between all concentrations.
Ssitem Pemonitor Tinggi dan Berat Badan untuk Gizi pada Bayi Berbasis LabVIEW Utami, Hajar Dian; Supomo, Supomo
ISSN
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/ees.v1i1.2308

Abstract

Artikel ini membahas tentang pengukuran tinggi dan berat badan pada bayi. Tinggi dan berat merupakan parameter yang penting untuk dipantau bagi orang tua. Tak banyak orang tua yang menyadari bahwa berat badan bayi juga mencerminkan gizi yang merupakan hal penting untuk selalu dipantau pertumbuhannya. Pemerintah melalui posyandu menyelenggarakan sistem pelayanan pemenuhan kebutuhan dasar, kegiatan tersebut meliputi pelayanan imunisasi, pendidikan gizi masyarakat serta pelayanan kesehatan ibu dan anak. Dalam pemeriksaan gizi anak ditimbang dan dibandingkan dengan usia. Data penimbangan anak dicatat melalui kartu menuju sehat (KMS). Oleh karena itu timbul ide untuk merubah penggunaan timbangan manual yang biasa dipakai di posyandu dengan timbangan digital yang diharapkan dapat mengukur berat badan beserta tinggi secara akurasi serta mempermudah kader posyandu dalam memantau kondisi serta meminimalisir penggunaan kartu menuju sehat. Alat pengukur berat dan tinggi ini terdiri dari sensor ultrasonik yang berfungsi sebagai pengukur tinggi dan loadcell untuk mengukur berat dengan Arduino Uno sebagai pengolahan data dan ditampilkan melalui software LabVIEW dan disimpan melalu microsoft excel sehingga meminimalkan penggunaan kartu menuju sehat (KMS).
Sistem Pengering Pakaian Otomatis dengan Pengkondisian Suhu dan Kelembapan Berbasis ESP 32 Irhamsah, Muhammad; Putri, Sirly Afifah; Supomo, Supomo
JoMMiT Vol 7 No 2 (2023): Artikel Jurnal Volume 7 Issue 2, Desember 2023
Publisher : Politeknik Negeri Media Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46961/jommit.v7i2.854

Abstract

FORMULASI DAN EVALUASI GEL HAND SANITIZER DARI MINYAK ATSIRI BUNGA LILI (Lilium auratum) Febrianti, Dwi Rizki; Kumalasari, Eka; Niah, Rakhmadhan; Ariani, Novia; Supomo, Supomo; Sandi, Dita Ayulia Dwi
Jurnal Pharmascience Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v11i1.13822

Abstract

Minyak atsiri bunga lili (lilium auratum) dapat berpotensi sebagai antibakteri dengan memformulasikan dalam bentuk sediaan gel hand sanitizer. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan sediaan gel antiseptik (Hand sanitizer) minyak atsiri bunga lili dengan berbagai konsentrasi gelling agent carbopol 940 yang mempunyai sifat fisik yang baik dan memenuhi syarat. Carbopol 940 divariasikan dengan konsentrasi 0,667 % dan 1,334% dari total formula. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Formula diuji sifat fisiknya, seperti uji organoleptis, pH, homogenitas, daya lekat dan daya sebar. Hasil penelitian menunjukkan dari kedua formula dengan variasi konsentrasi gelling agent carbopol 940 yaitu 0,667 % dan 1,334% memenuhi syarat uji sifat fisik. Didapatkan hasil formula yang mempunyai sifat fisik yang memenuhi standar uji sifat fisik adalah formula II dengan konsentrasi Carbopol 940 1,334%. Kata Kunci : Lilium Auratum, Hand Sanitizer, Carbopol 940, Uji Sifat Fisik, Antibakteri The essential oil of lili (Lilium auratum) can potentially be antibacterial by formulating in the form of hand sanitizer gel preparations. This study is to determine the preparation of antiseptic gel (Hand sanitizer) of lilies essential oil with various concentrations of gelling agent carbophol 940 which has good physical properties and qualifies. Carbophol 940 with a variation in concentration of 0.667% and 1.334% with experimental methods conducted trials on formulations so that a product of hand sanitizer gel preparations of lilies essential oil that has good physical properties and qualifies. The results of the research showed that from the two formulas with variations in the concentration of the gelling agent Carbopol 940, namely 0.667% and 1.334%, it met the requirements. The resulting formula which had good physical properties was formula II with the amount of Carbopol 1.334%.
PENILAIAN KINERJA PEGAWAI APARATUR SIPIL NEGARA BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH KABUPATEN LAMPUNG TENGAH DENGAN PENDEKATAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS Supomo, Supomo; Suhada, Bambang; Suharto, Suharto
SIMPLEX: Journal of Economic Management Vol 3 No 1 (2022): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/simplex.v3i1.2618

Abstract

This study aims to measure the performance of State Apparatus Employees (ASN) at the Central Lampung Regional Research and Development Agency. Assessment This study only uses services as an independent variable. In this study, 27 ASNs were involved as questionnaire respondents using the census method. Data testing techniques used in this study include validity testing with factor analysis, reliability testing, gaps, and Importance and Performance Analysis (IPA). IPA is a research method by comparing the level of importance with the level of implementation. The results showed that the results of the performance appraisal integrity and integrity are not important. Based on the research results, the most important attribute is increasing the priority to be done in order to remain competitive. Meanwhile, attributes that are deemed less important do not require temporary repairs, if necessary they are ignored or eliminated.
Pelatihan Pemilahan Sampah Plastik di Bank Sampah Bareng Mukti BUMKal Sidomulyo Maju, Bambanglipuro, Bantul Saputra, Andri; Satwikanitya, Pani; Ellianto, Mario Sarisky Dwi; Arief, Diana Ross; Winursito, Isananto; Supomo, Supomo; Arifin, Uma Fadzilia; Wibowo, Midarto Dwi; Suwarno, Yuli; Utami, Ratri Retno
Jurnal Pengabdian Masyarakat AKA Vol 4, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Politeknik AKA Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55075/jpm-aka.v4i1.235

Abstract

Sampah plastik di Kalurahan Sidomulyo, Bambanglipuro, Bantul belum dikelola dengan baik, sehingga menimbulkan penumpukan di Bank Sampah Bareng Mukti. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat Kalurahan Sidomulyo terkait pemilahan sampah plastik. Pelatihan dilakukan dengan metode sosialisasi dan praktik kepada 16 peserta anggota Bank Sampah Bareng Mukti dan masyarakat Kalurahan Sidomulyo. Evaluasi pelatihan dilakukan dengan metode angket menggunakan kuesioner. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa Peserta pelatihan mampu membedakan dan memiliah sampah plastik. Sampah plastik dipilah berdasarkan 7 jenis plastik. Penilaian terhadap pemahaman materi yang diberikan selama pelatihan menunjukkan peningkatan yang signifikan, dimana rata-rata nilai peserta meningkat dari 82,25 pada pre-test menjadi 96,06 pada post-test. Respons peserta terhadap materi dan instruktur sangat positif, dengan rata-rata penilaian keseluruhan mencapai 91,52, menunjukkan tingkat kualitas yang sangat baik. Evaluasi terhadap berbagai aspek pelatihan yang dilakukan oleh peserta juga mencerminkan hasil yang memuaskan, dengan rata-rata penilaian mencapai 4,21.