Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Rancang Bangun

EVALUASI BANGUNAN STRUKTUR SEKOLAH TERHADAP KERENTANAN GEMPA DENGAN ASESMEN CEPAT Talitha Zhafira; Trias Widorini; Ngudi Hari Crista
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 9 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi rawan gempa tepatnya di Tanggungharjo Grobogan. Bangunan sekolah daerah ini perlu dilakukan asesmen terhadap gempa bumi karena masuk dalam kategori risiko IV menurut SNI 1726:2019. Tujuan penelitian ini akan dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui potensi roboh jika suatu saat terjadi gempa. Penilaian cepat (rapid visual screening) menggunakan FEMA-154 dinilai efisien sebagai langkah awal pemeriksaan kebencanaan. Sampel yang diambil sebanyak tiga sekolah yaitu SMA Islam Sudirman, SMK Islam Sudirman, MTs Miftahul Ulum. Metode ini membutuhkan survey visual lapangan sebagai data primer. Data sekunder melalui wawancara atau permintaan data kepada salah satu penghuni sekolah. Hasil observasi menunjukkan klasifikasi wilayah gempa moderately high dengan tipe tanah batuan. Jenis bangunan sekolah ialah struktur beton bertulang pemikul rangka momen (C1). Ketidakberaturan perencanaan dan vertikal ditemukan pada SMA ( L-T shaped),(sloping site); MTs (U-shaped),(split level). Final skor menunjukkan bahwa tiga sekolahan masih dalam kategori aman dengan nilai skor akhir > 2. Probabilitas keruntuhan bangunan ialah 0.01% SMK, 0.13% MTs dan 0.32% SMA. Pihak SMA diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi robohnya bangunan jika gempa bumi terjadi.
The ANALISIS PERBANDINGAN MUTU BETON FC 30 & FC 40 PADA STRUKTUR ABUTMENT DAN PIER PROYEK JEMBATAN WONOKERTO DEMAK Zhafira, Talitha; Salahudin Mohammad, Jeihan; Anugerah Bayu Hermawan; Trias Widorini
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 9 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/rb.v9i2.2753

Abstract

Jembatan memiliki fungsi sebagai lintasan untuk memperpendek jarak tanpa menutup rintangan itu sendiri. Analisis pada jembatan ini berfokus pada perbandingan mutu beton fc’30 dan fc’40 pada abutment dan pier yang merupakan bagian struktur jembatan. Pelaksanaan pekerjaan struktur jembatan mengenai mutu beton sangat mempengaruhi mutu, biaya, dan waktu. Penelitian ini dilakukan dengan terjun langsung di lokasi proyek jembatan Wonokerto Demak dengan menganalisa semua struktur jembatan Analisis dilakukan dengan menentukan mutu 30 Mpa terjadi Peningkatan menjadi 40 Mpa. Metode analisis penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data primer atau pengumpulan data secara langsung di lapangan. Setelah seluruh data diperoleh dilakukan metode analisis data dengan cara kuantitatif, yaitu data hasil dari survei yang diperoleh diolah sesuai dengan data yang didapatkan, setelah dilaksanakan penelitian mengenai perbandingan mutu beton fc’30 mpa dan fc’40 mpa pada Jembatan Wonokerto Demak didapatkan hasil bahwa beton fc’40 pada usia 7 hari mendapatkan mutu 33,78 Mpa sehingga hal ini sudah memenuhi syarat beton perencanaan.
The ANALYSIS OF THE EFFECT OF USING LDPE PLASTIC WASTE IN MIX DESIGN ON CONCRETE COMPRESSIVE STRENGTH TESTS Zhafira, Talitha; Wijayanti, Khofifah; Handayani, Fitrian; Widorini, Trias
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 10 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/rb.v10i1.3144

Abstract

Berbagai bahan alternatif diuji guna menghasilkan beton yang bermutu tinggi dengan material yang lebih ekonomis. Pada penelitian ini dilakukan pengujian dengan bahan alternatif ramah lingkungan menggunakan limbah plastik berjenis LDPE sebagai bahan tambah dalam campuran beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kuat tekan beton dengan bahan  tambah plastik tersebut. Dalam penelitian ini akan dibuat benda uji silinder dengan variasi komposisi penambahan limbah plastik LDPE 0%, 2,5%, dan 7,5% dari proporsi semen dengan jumlah sampel yang diuji sebanyak 9 buah Dari penelitian yang sudah dilakukan diperoleh hasil sebagai berikut, pada variasi 1 dengan penambahan 0% plastik memperoleh nilai kuat tekan tertingi 29,82 MPa, variasi kedua dengan penambahan limbah plastik 2,5% memperoleh hasil kuat tekan tertinggi 25,86 Mpa sedangkan untuk variasi 7,5% penambahan limbah plastik memperoleh hasil tertinggi 20,94 Mpa. Hal ini menunjukan bahwa semakin besar penambahan limbah plastik maka semakin menurun nilai kualitas beton nya. Dalam penelitian ini beton tidak memenuhi syarat karena kuat tekan rata-rata diperoleh kurang dari kuat tekan rencana.
The PLANNING OF A 5 STORY LECTURE BUILDING IN THE TEMBALANG AREA Anang Prakoso; Zhafira, Talitha; M Rafi Rangga P; Hani Purwanti
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 10 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/rb.v10i2.3397

Abstract

Perencanaan pembangunan gedung tahan gempa perlu dilakukan untuk keamanan dan keselamatan pengguna gedung tersebut. Dalam perencanaan gedung Perkuliahan 5 Lantai di Daearah Tembalang ini bertujuan untuk dapat merencanakan dimensi struktur serta mengetahui nilai maksimal dari displacement, drift, mass ratios. Struktur tersebut meliputi sloof / tie beam, kolom, balok, pelat lantai, dan pelat tangga, serta penggunaan baja untuk atap. Penggunaan beton struktural mengacu pada SNI 2847-2019 dengan perencanaan beban akibat gempa dari hasil analisis respon spektrum. Perencanaan gempa tersebut mengacu pada SNI 1726-2019. Dalam perencanaan gedung ini dilakukan dengan menghitung dimensi serta penulangan yang akan diaplikasikan pada software Etabs. Dari perencanaan tersebut didapatkan ukuran frame baja untuk atap menggunakan IWF 350x175x7x11 dan Canal C 200x75x20x3,2 sedangkan dimensi kolom (65cm x 65cm), balok induk (60cm x 40 cm), balok anak (30cm x 40cm), pelat lantai (12cm), pelat tangga (12cm). Dari perhitungan menggunkan software Etabs diperoleh nilai maksimal displacement untuk arah x (33,275mm) dan y (25,777mm) dengan simpangan ijin (0,72mm), nilai maksimal drift ratio arah x (0,00248mm) dan y (0,00192mm) dengan simpangan ijin (0,00378mm), nilai mass ratios (100%). Hal ini menunjukkan bahwa perencanaan gedung Perkuliahan 5 Lantai di Daerah Tembalang memenuhi syarat dari SNI yang berlaku.
The STRUCTURAL ANALYSIS BASED ON SNI 1726:2019 ON THE DORMITORY BUILDING IN PEDURUNGAN SEMARANG Ahmad Agus Shofyan Muzani; Zhafira, Talitha; Trias Widorini; Bagas Setiawan
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 11 No. 02 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/rb.v11i02.4432

Abstract

Kota Semarang merupakan salah satu kota besar di Indonesia yang letaknya di wilayah rawan gempa, khususnya di Kecamatan Pedurungan yang mengalami pertumbuhan penduduk cukup pesat. Kondisi ini mendorong kebutuhan akan pembangunan hunian vertikal yang aman dan tahan terhadap bencana. Penelitian ini bertujuan untuk merancang struktur gedung asrama 6 lantai yang mampu menahan beban vertikal dan beban gempa. Selain itu, hasil perencanaan ini diharapkan menjadi acuan teknis dalam pengembangan infrastruktur bangunan bertingkat yang memenuhi kriteria kekuatan, stabilitas, serta kenyamanan penghuni. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan berbasis standar nasional (SNI) dan pemodelan numerik menggunakan perangkat lunak ETABS. Data diperoleh dari studi literatur, penyelidikan tanah, serta simulasi struktur. Analisis dilakukan pada elemen pelat, balok, kolom, dan dinding geser, serta sistem pondasi tiang pancang menggunakan metode Meyerhof. Hasil menunjukkan bahwa semua elemen struktur memenuhi persyaratan. Simpangan maksimum antar lantai sebesar 41,76 mm masih di bawah batas izin 53,846 mm. Partisipasi massa melampaui 99%, dan daya dukung pondasi sebesar 2552,183 kN lebih besar dari beban rencana 2517,542 kN. Struktur dinyatakan aman dan layak dibangun. dibangun.