Persimpangan merupakan bagian penting dalam sistem transportasi perkotaan, termasuk Simpang Tlogomas pada Jembatan Tunggulmas di Kota Malang yang sering mengalami volume arus lalu lintas yang padat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja simpang, mengidentifikasi alternatif solusi yang tepat, dan memprediksi kinerja solusi alternatif untuk lima tahun ke depan menggunakan Sidra Intersection 8.0. PKJI 2023 digunakan sebagai pedoman untuk menganalisis kondisi eksisting simpang Tlogomas. Hasil penelitian (1) Analisis kinerja simpang Tlogomas saat ini menunjukkan bahwa pada hari Selasa, 21 Mei 2024, pada jam puncak, tercatat derajat kejenuhan tertinggi mencapai 2,161. Hal ini menghasilkan tundaan rata-rata simpang sebesar 70,9 det/SMP, yang masuk dalam kategori tingkat pelayanan E (buruk). Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis untuk mencari alternatif solusi menggunakan Sidra Intersection 8.0. (2) Alternatif solusi terbaik yang dapat diterapkan melibatkan pelarangan belok kanan pada pendekat utara, serta perubahan dari 3 fase menjadi 2 fase. Implementasi solusi ini menghasilkan tingkat pelayanan B (baik) dengan nilai tundaan rata-rata simpang sebesar 17,5 det/SMP. (3) Analisis perkiraan kinerja alternatif solusi untuk lima tahun ke depan menggunakan fitur Design Life Analysis pada Sidra Intersection 8.0 mengindikasikan bahwa kinerja simpang Tlogomas cenderung mengalami penurunan. Pada tahun 2029, perkiraan menunjukkan tingkat pelayanan simpang turun menjadi C (sedang), dengan nilai tundaan rata-rata simpang mencapai 30,5 det/SMP.