Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Penerapan Terapi Balon Terhadap Status Pernapasan Pada Anak Usia 3-12 Tahun dengan Infeksi Saluran Pernapasan Bawah Syifaa Un Nisaai; Erna Sulistyawati; Vivi Yosafianti Pohan
Ners Muda Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/nm.v6i3.19639

Abstract

Infeksi saluran pernapasan merupakan infeksi yang mempengaruhi semua bagian dalam sistem pernapasan, termasuk saluran pernapasan atas dan saluran pernapasan bawah. Infeksi saluran pernapasan merupakan penyakit umum pada anak, yang menyebabkan morbiditas signifikan dan berdampak negatif pada kesehatan anak. Anak dengan infeksi saluran pernapasan bawah menunjukkan tanda gejala berupa batuk, demam, sesak napas, nyeri dada dan produksi dahak. Studi kasus ini bertujuan untuk menerapkan terapi balon pada anak dengan infeksi saluran pernapasan bawah terhadap peningkatan status pernapasan anak. Intervensi ini diawali dengan melakukan pengukuran status pernapasan sebelum tindakan, peneliti kemudian menerapkan intervensi meniup balon selama 3 menit selama 3 hari dimana setiap harinya sebanyak 3 sesi dengan selisih 1 jam. Setelah 3 sesi dalam 1 hari selesai subjek studi dilakukan pengukuran ulang status pernapasan sebagai evaluasi untuk perbandingan selama 3 hari penerapan. Penerapan terapi balon menunjukkan bahwa terjadi penurunan frekuensi napas, berkurangnya suara napas abnormal, adanya peningkatan saturasi oksigen secara bertahap, serta tidak terdapat penggunaan otot bantu pernapasan. Terapi balon dapat dijadikan sebagai terapi nonfarmaklogis pada anak dengan infeksi saluran pernapasan bawah sebagai upaya latihan pernapasan yang mudah, aman dan dapat diterima oleh anak-anak.
Improving the Capacity of Posyandu Cadres in Flipchart and Leaflet-Assisted Education for Toodler Diarrhea Management Mariyam; Vivi Yosafianti Pohan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Lentora Vol. 5 No. 2 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jpml.v5i2.4322

Abstract

Toodler diarrhea remains a leadin cause of morbidity and mortality in low and middle income countries, with effectivee home management being crucial to prevent deats. The purpose of this community service activity is to improve the knowledge and skills of Posyandu cadres in providing education on handling toddler diarrhea using flipchart and leaflet assisted training. The activity was carried out from December 2025 to January 2026, involving a total population of 13 cadres at RW 27 Tlogosari Kulon. The intervention consisted of a 4 hour intensive workshop featuring lectures, demonstrations of Oral Rehydration Salt (ORS) preparation and role pay sessions using media. one supervised mentoring session during actual Posyandu activities to ensure the practical application of the visual aids. Knowledge wa measured using a validated 20 item pre and post test questionnaire, while skils were assesed using a standardized clinical checklist during demonstrations. The  results showed a significant increase in knowledge; initialy, 61.5% of cadres had poor knowledge, which improved to 100% in the good categorty post intervention.Furthermore, cadres demonstrated 100 % proficiency in using flipcharts and corectly preparing ORS solution. This program effectively empowers cadres as frontline educators in comunity based diarrhea management.