Claim Missing Document
Check
Articles

Pendekatan Pembelajaran Kontekstual Melalui Pelibatan Media Alam Dalam Pengembangan Kecerdasan Naturalis Anak Usia Dini Subagia, Ni Komang Theda Febrina; Suryaningsih, Ni Made Ayu; Prima, Elizabeth
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 7 (2025): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/snts.v7i.3540

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk memberikan pemaparan terkait pendekatan pembelajaran kontekstual melalui media alam dalam pengembangan kecerdasan naturalis anak usia dini. Metode yang digunakan ialah studi kepustakaan (library research) melalui pengumpulan data dengan cara memahami dan mengkaji teori-teori dari berbagai sumber literatur yang berkaitan dengan pembahasan terkait. Berdasarkan studi pustaka melalui berbagai literatur dan penelitian-penelitian sebelumnya yang mengkaji perihal serupa dapat dinyatakan bahwa pendekatan pembelajaran kontekstual melalui pelibatan media alam dapat mengembangkan kecerdasan naturalis anak usia dini. Pembelajaran kontekstual dengan melibatkan media alam dalam pembelajaran naturalis akan melibatkan anak secara aktif dalam proses pembelajaran, anak memperoleh pengetahuan tidak hanya secara teoritis, tetapi juga melalui pengalaman langsung yang melibatkan interaksi dengan lingkungan alam sekitarnya melalui proses eksplorasi dan observasi alam beserta dengan berbagai elemennya. Melalui upaya pengembangan kecerdasan naturalis pada anak usia dini dengan pendekatan pembelajaran kontekstual melalui media alam akan menghasilkan generasi penerus yang mencintai alam dan memiliki kesadaran untuk menjaga kelestarian alam dengan semua elemen yang ada.
PELATIHAN GURU DALAM PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS AI DI TK KUMARA DHARMA KERTI Suryaningsih, Ni Made Ayu; Poerwati, Christiani Endah; Cahaya, I Made Elia; Lestari, Putu Indah; Prima, Elizabeth; Subagia, Ni Komang Theda Febrina
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol. 7 (2024): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi yang kian pesat telah menyentuh berbagai aspek kehidupan. Salah satu hasil dari perkembangan dunia teknologi adalah Artificial Intelligence (AI) atau Kecerdasan buatan. Teknologi AI dapat membantu meringankan tugas manusia pada berbagai bidang. Pada dunia pendidikan teknologi ini dapat dimanfaatkan untuk Menyusun dan mengembangkan Media Pembelajaran. TK Kumara Dharma Kerti merupakan Lembaga PAUD yang memberikan perhatian khusus pada perkembangan anak-anak yang terletak di Desa Lukluk. Para guru selalu berusaha memberikan layanan terbaik dalam mengoptimalisasi perkembangan anak. Untuk itu mereka selalu termotivasi dalam meningkatkan kemampuan diri, termasuk memperkaya wawasan mengenai pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran. Maka Program Studi PG-PAUD yang landasan ilmunya dalam bidang pendidikan, mengabdikan potensi dan kapasitasnya di tengah masyarakat, secara khusus pada lembaga Pendidikan Anak Usia Dini, TK Kumara Dharma Kerti, dengan sasaran utama pendidik dan anak usia dini melalui program Pengabdian kepada Masyarakat memberi pelatihan dan pendamingan Dalam Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis AI di TK Kumara Dharma Kerti. Pada akhir kegiatan pengabdian ini, diperoleh hasil peningkatan kemampuan guru dalam membuat Media Pembelajaran Berbasis AI, dalam hal ini membuat media interaktif dengan menggunakan Canva, ChatGPT dan Gamma.
THE INFLUENCE OF A GUIDED INQUIRY LEARNING MODEL IN IMPROVING STUDENTS' CREATIVE THINKING ABILITIES: A META-ANALYSIS STUDY I Made Elia Cahaya; Ni Made Ayu Suryaningsih; I Made Yoga Parwata; Christiani Endah Poerwati
Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Vol. 5 No. 3 (2024): November 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/ijed.v5i3.4211

Abstract

Critical thinking skills are necessary in everyday life and are the main competencies that students must have in the 21st century which is full of competition. The guided inquiry learning model improves students' creative thinking skills and is able to bridge the theory obtained at school with the real world in society. This research is a meta-analysis research aimed at analysing the influence of the guided inquiry learning model in improving students' creative thinking abilities. Data was obtained from searching scientific articles published in accredited journals Science and Technology Index (SINTA). Articles published from 2016 to 2022. The research sample that met the inclusion and exclusion criteria was 7 articles. Data were analysed using the JASP V. 0.11 software application. Heterogeneity test results showed Q value = 63.426 and p value < 0.001. Model combining effect size used random effect model. The research results showed a combined effect size value of 1.10 with a very high effect category and Fail-safe test results N> 5k + 10, indicating there was no publication bias. The results of this meta-analysis research contributed to strengthening the findings of previous research.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBASIS PERMAINAN DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI Suryaningsih, Ni Made Ayu; Cahaya, I Made Elia; Poerwati, Christiani Endah
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.891 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v5i2.8559

Abstract

Penerapan pembelajaran pada anak usia dini saat ini masih cenderung menggunakan metode pembelajaran konvensional seperti ceramah. Hal ini mengakibatkan rendahnya perkembangan kreativitas anak. Sehingga dibutuhkan suatu cara dalam meningkatkan kreativitas anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengimplementasian metode pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis permainan dalam meningkatkan kreativitas anak usia dini. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan metode observasi. Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah siswa di TK Pradnyandari III, dengan objek penelitian  implementasi model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis permainan terhadap peningkatan kreativitas anak usia dini. Pada observasi awal, ketuntasan kreativitas anak hanya mencapai 22,72 %. Pada penerapan metode pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis permainan dalam siklus I terjadi peningkatan kreativitas anak menjadi 54,54%. Dan kembali mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 86,36%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa implementasi metode pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis permainan dapat meningkatkan kreativitas anak usia dini.
Efektifitas Model Pembelajaran STEAM bermuatan Tri Hita Karana terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Anak Usia Dini Suryaningsih, Ni Made Ayu; Poerwati, Christiani Endah; Lestari, Putu Indah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i2.6288

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan model pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) yang mengintegrasikan nilai-nilai Tri Hita Karana terhadap kemampuan pemecahan masalah anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen semu (quasi-experiment) dengan desain penelitian yang membandingkan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol setelah pembelajaran dilakukan. Data dianalisis menggunakan teknik statistik untuk melihat perbedaan antara kedua kelompok, yang menghasilkan nilai F sebesar 10,645 dan signifikansi 0,002 (p < 0,05), hal ini menunjukan perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran STEAM yang mengintegrasikan nilai Tri Hita Karana secara signifikan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah anak usia dini. Penerapan nilai-nilai Tri Hita Karana juga berkontribusi dalam pembentukan karakter positif pada anak, yang mendukung perkembangan holistik mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran ini efektif dalam mengembangkan kemampuan pemecahan masalah anak usia dini dan dapat diterapkan dalam praktik pendidikan untuk mendukung perkembangan anak secara menyeluruh.
IMPLEMENTASI METODE MASYARAKAT BELAJAR DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI Cahaya, I Made Elia; Suryaningsih, Ni Made Ayu
MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 1 No. 1 (2017): MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jmk.v1i1.252

Abstract

AbstrakPengembangan kreativitas perlu diasah sedini mungkin. Setiap anak memiliki potensi kreatif di dalam dirinya. Namun metode mengajar yang kurang tepat dapat menghambat perkembangan tersebut. Metode masyarakat belajar memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan kreativitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengimplementasian metode masyarakat belajar untuk meningkatkan kreativitas anak usia dini tingkat Taman Kanak-kanak. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa TK Tunas Mekar II Dalung yang terletak di Kecamatan Kuta Utara, tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan metode observasi. Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas B TK Tunas Mekar II Dalung sebanyak 19 anak, dengan objek penelitian implementasi metode masyarakat belajar terhadap peningkatan kreativitas anak usia dini. Hasil yang diperoleh dari pengimplementasian metode masyarakat belajar yakni dapat meningkatkan kreativitas anak dari siklus I sebesar 63,16% (12 anak) menjadi 100% (19 anak) pada siklus II.Kata Kunci : metode masyarakat belajar, kreativitas anak usia diniAbstract Creativity development needs to be sharpened as early as possible. Every child has a creative potential in themselves. However, improper teaching methods can hamper these developments. The method of learning society provides an opportunity for students to develop their creativity. This research aims to determine the implementation of learning community methods to improve early childhood creativity in kindergarten level. The research was conducted at TK Tunas Mekar II Dalung located in District North Kuta, in the academic year 2014/2015. This type of research is a classroom action research using observational methods. Subject in this research was 19 children group B TK Tunas Mekar II Dalung, with the object of research implementation of learning communities methods to increase early childhood creativity. The results obtained from the implementation of community learning methods namely the increasing creativity of early childhood from the first cycle of 63,16% (12 children) into 100% (19 children) in the second cycle.Keywords : learning community method, early childhood creativity
KREATIF MATEMATIKA MELALUI OUTBOUND : ALTERNATIF PEMBELAJARAN BAGI ANAK USIA DINI Poerwati, Christiani Endah; Cahaya, I Made Elia; Suryaningsih, Ni Made Ayu
MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 1 No. 1 (2017): MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jmk.v1i1.253

Abstract

AbstrakPengenalan matematika pada anak usia dini perlu didesain dengan pembelajaran dan kegiatan yang kreatif dan inovatif. Pengalaman langsung dalam kegiatan hands-on dengan mengobservasi dan mengeksplorasi benda konkrit dalam kegiatan outbound dapat memotivasi minat anak untuk mempelajari matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kegiatan outbound dalam meningkatkan kemampuan matematika anak usia dini tingkat Taman Kanak-kanak. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan metode observasi. Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah siswa Taman Kanak-kanak di PAUD Tunas Mekar II Dalung, dengan Objek penelitian implementasi kegiatan outbound dalam meningkatkan kemampuan matematika anak usia dini. Pada observasi awal, kemampuan matematika anak hanya mencapai kriteria ketuntasan 42,86%. Penerapan kegiatan outbound dalam siklus I terjadi peningkatan kemampuan matematika anak menjadi 52,38%, dan kembali mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 95,24%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa implementasi kegiatan outbound dapat meningkatkan kemampuan matematika anak usia dini.Kata kunci : anak usia dini, kreatif matematika, kegiatan outboundAbstractThe introduction of mathematics in early childhood need to be combined with learning and any creative and innovative activities. Direct experience in hands-on activities to observe and explore concrete objects in outbound activities to motivate interest in children to learn math. This study aims to determine the implementation of outbound activity to improving the math skills of early childhood kindergarten level. This research is a classroom action research using observational methods. The research subject of this class action is a kindergarten student in early childhood Tunas Mekar II Dalung, with the object of research implementation outbound activity in improving early childhood math skills. At the initial observation, mathematical abilities of children only reached 42.86% completeness criteria. Application of outbound activity in the first cycle increased mathematical abilities of children became 52.38%, and again experienced an increase in the second cycle into 95.24%. It can be concluded that the implementation of outbound activity can improve math skills of early childhood.Keywords: early childhood, creative mathematics, outbound activities
IMPLEMENTASI METODE EXPERIENTIAL LEARNING DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS MAHASISWA PG-PAUD Suryaningsih, Ni Made Ayu; Rimpiati, Ni Luh
MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 1 No. 2 (2017): MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jmk.v1i2.308

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa PG-PAUD melalui metode experiential learning. Penelitian ini dilaksanakan pada mahasiswa PG-PAUD Universitas Dhyana Pura, pada semester VII dan V tahun pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan (action research) dengan prosedur empat-tahap, yaitu: 1) Tahap perencanaan, 2) Tahap pengambilan tindakan, 3) Tahap pengembangan, 4) Tahap refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi. Instrumennya adalah lembar observasi yang dilengkapi scoring rubric untuk merekam data kreativitas mahasiswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Data dianalisis secara deskriptif, yaitu mempaparkan hasil analisis kritis terhadap observasi aktivitas yang dilakukan mahasiswa selama proses pembelajaran. Hasil yang diperoleh pada pengukuran kreativitas mahasiswa pada observasi awal menunjukan ketuntasan sebesar 27,7%. Setelah pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan metode experiential learning terjadi peningkatan ketuntasan kreativitas mahasiswa pada siklus I menjadi 55,5% dan kembali meningkat di siklus II menjadi 83,3%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan metode experiential learning dapat meningkatkan kreativitas mahasiswa PG-PAUD.Kata Kunci : mahasiswa PG-PAUD, metode experiential learning, kreativitasAbstractThis study aims to improve the creativity of PG-PAUD students through experiential learning method. This research was conducted on PG-PAUD students of Dhyana Pura University, in semester VII and V of academic year 2017/2018. This type of research is action research with four-stage procedure, that is: 1) planning stage, 2) stage of action taking, 3) development stage, 4) reflection stage. The study was conducted in two cycles. Data collection in this research using observation technique. The instrument is an observation sheet equipped with scoring rubric to record student's creativity data in following the learning process. Data analyzed descriptively, that is expose result of critical analysis to observation activity conducted by student during learning process. The results obtained on the measurement of student creativity on the initial observation showed a mastery of 27.7%. After the implementation of learning by using experiential learning method, there is an increase of students creativity completeness in cycle I to 55,5% and again increase in cycle II to 83,3%. It can be concluded that through the application of experiential learning method can improve the creativity of PG-PAUD students.Keywords: PG-PAUD student, experiential learning method, creativity
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN MERONCE BERBANTUAN BAHAN ALAM Krisna, Mrs; Suryaningsih, Ni Made Ayu; Prima, Elizabeth
MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 2 No. 1 (2018): MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jmk.v2i1.415

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas kegiatan meronce berbantuan bahan alam dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak. Subjek penelitian adalah anak-anak Kelompok B1 TK Tiara Kasih Kerobokan yang berjumlah 26 anak. Pelaksanaan penelitian berlangsung pada siklus I dan berakhir pada siklus II. Empat tahap yang dilalui pada setiap siklus, yakni: Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan, dan Refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode analisis data deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil observasi awal sebelum dilakukannya tindakan menunjukkan anak yang memiliki ketuntasan kemampuan kognitif yakni 11,54%. Pada penerapan kegiatan meronce berbantuan bahan alam pada Siklus I mengalami peningkatan menjadi 53,85% dan Siklus II telah mencapai indikator keberhasilan, yaitu 84,62%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan meronce berbantuan bahan alam dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak Kelompok B TK Tiara Kasih Kerobokan.Kata Kunci: Kemampuan Kognitif, Anak Usia Dini, Meronce Berbantuan Bahan AlamAbstractThis study aims to determine the effectiveness of the natural materials meronce activities in improving children cognitive abilities. The subjects of this study were children of group B1 TK Tiara Kasih Kerobokan which amounted to 26 children. The implementation of the research took place in cycle I and ended in cycle II. The 4 stages of each cycle are planning, execution, observation and reflection. Data collection techniques were using observation sheets and documentation. Descriptive data analysis method with quantitative approach were applied in this research. The results of preliminary observations before the action shows that children who have mastery cognitive ability are 11.54%. In the implementation of the activities in thet cycle I has increased to 53.85% and cycle II has reached the success indicator of 84.62%. Based on these results it can be concluded that the natural materials meronce activities could improve the cognitive abilities of children in group B TK Tiara Kasih Kerobokan.Keywords: cognitive ability, early chilhood, natural materials meronce
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MASYARAKAT BELAJAR DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA PG-PAUD Cahaya, I Made Elia; Poerwati, Christiani Endah; Suryaningsih, Ni Made Ayu
MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 2 No. 2 (2018): MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jmk.v2i2.607

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa PG-PAUD melalui penerapan model pembelajaran masyarakat belajar. Penelitian ini dilaksanakan pada mahasiswa PG-PAUD Universitas Dhyana Pura, pada semester II, IV dan VI tahun 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan dengan prosedur empat-tahap, yaitu: (1) Tahap perencanaan, (2) Tahap pengambilan tindakan, 3) Tahap pengembangan dan, (4) Tahap refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yakni melalui observasi. Proses pengumpulan data melalui teknik observasi ini menggunakan panduan rubrik untuk merekam data mengenai kemampuan berpikir kritis yang ditunjukan oleh mahasiswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan persentase ketuntasan kemampuan berpikir kritis pada observasi awal sebesar 25%. Melalui penerapan model pembelajaran masyarakat belajar, kemampuan berpikir kritis mahasiswa mengalami peningkatan pada siklus I menjadi 56,25% dan siklus II menjadi 81,25%. sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran masyarakat belajar dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa PG-PAUD.Kata Kunci : mahasiswa PG-PAUD, berpikir kritis, model pembelajaran masyarakat belajarThis study aims to improve the critical thinking skills of PG-PAUD students through the application of community learning model. This research was conducted on PG-PAUD students at Dhyana Pura University, in the second, fourth and sixth semester of 2017/2018. This type of research is action research with four-stage procedures, namely: 1) Planning phase, 2) Stage of action taking, 3) Development phase, 4) Reflection phase. The research was carried out in two cycles. Data collection methods used in this study are through observation. The process of collecting data through this observation technique uses a rubric guide to record data about critical thinking abilities shown by students in following the learning process. The results of the study showed that the percentage of completeness of critical thinking skills on initial observation was 25%. Through the application of the learning community learning model, students' critical thinking skills have increased in the first cycle to 56.25% and the second cycle to 81.25%. So it can be concluded that the application of learning learning community models can improve the critical thinking skills of PG-PAUD students.Keywords: PG-PAUD students, critical thinking, learning community models