Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : SAINSTEK

Perilaku Mekanik Balok Beton Bertulang Tanpa dan Dengan Sengkang Pascabakar Dede Eldi Kurniawan; Reni Suryanita; Zulfikar Djauhari
Sainstek (e-Journal) Vol. 7 No. 1 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebakaran menyebabkan kerusakan pada balok beton bertulang. Pada saat kebakaran terjadi perubahan kimiawi secara bertahap pada beton bertulang. Akibat perubahan kimia menyebabkan beton kehilangan kekuatannya. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis lendutan dan kerusakan dari balok beton bertulang tanpa dan dengan sengkang pascabakar. Ukuran benda uji pada penelitian ini 100 mm x 200 mm dengan panjang bentang 1250. Pada balok menggunakan tulangan tekan dengan diameter 8 mm dan tulangan tarik dengan diameter 10 mm masing-masing sebanyak 2 buah dan diameter sengkang 6 mm dengan jarak antar sengkang 53,3 mm. Pembakaran benda uji dilakukan pada tungku batu bata dengan durasi pembakaran benda uji selama 60 menit. Penelitian dilakukan berupa analisis lendutan menggunakan finite element LUSAS V17 dan secara teoritis. Berdasarkan hasil menggunakan finite element LUSAS terdapat perbedaan lendutan dan beban maksimum yang terjadi pada balok beton bertulang tanpa dan dengan sengkang setelah mengalami kebakaran. Pada balok tanpa sengkang pascabakar terjadi lendutan 39,91% lebih besar dibandingkan balok dengan sengkang pascabakar dan beban maksimum yang terjadi pada balok dengan sengkang pascabakar 1,62% lebih besar dibandingkan balok tanpa sengkang pascabakar, sedangkan analisis secara teoritis pada balok dengan sengkang pascabakar terjadi lendutan 16,67% lebih besar dibandingkan balok tanpa sengkang pascabakar dan beban maksimum yang terjadi pada balok dengan sengkang pascabakar 28,25% lebih besar dibandingkan balok beton bertulang tanpa sengkang pascabakar. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari analisis menggunakan finite element LUSAS dan secara teoritis dapat disimpulkan bahwa sengkang berpengaruh terhadap ikatan pada balok beton bertulang setelah mengalami kebakaran.
Analisis Penjalaran Suhu Tinggi Pada Penampang Balok Beton Bertulang Reni Suryanita; Florisa Florisa; Zulfikar Djauhari
Sainstek (e-Journal) Vol. 6 No. 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peristiwa kebakaran merupakan peristiwa yang dapat mempengaruhi kestabilan elemen struktur, salah satunya adalah elemen balok beton bertulang. Suhu tinggi akibat kebakaran dari luar balok mempengaruhi kekuatan elemen struktur. Suatu elemen harus dapat mempertahankan kekuatannya selama terpapar suhu tinggi. Oleh karena itu, analisis mengenai distribusi temperatur akibat suhu tinggi pada penampang elemen balok beton bertulang merupakan suatu hal yang penting untuk diidentifikasi. Distribusi temperatur berkaitan dengan transfer panas pada elemen balok beton bertulang akibat perbedaan temperatur pada penampang balok, yang dipengaruhi oleh sifat thermal material balok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi distribusi temperatur pada penampang balok bertulang akibat suhu tinggi pada durasi tertentu. Model yang digunakan adalah elemen balok beton bertulang dengan mutu beton 35 MPa dan mutu tulangan 400 MPa. Analisis distribusi temperatur menggunakan metode Wickström dan analisis program elemen hingga LUSAS v.16. Berdasarkan hasil analisis kedua metode tersebut, dapat disimpulkan bahwa semakin lama durasi pemanasan pada balok, maka bagian dalam penampang balok akan semakin mengalami kenaikan temperatur. Sedangkan perbandingan antara kedua metode tersebut didapatkan bahwa nilai suhu pada titik tengah penampang pada metode LUSAS lebih besar 245,237°C daripada hasil perhitungan metode Wickström, sedangkan penjalaran panas pada metode Wickström kurang lebih 3 jam lebih lambat daripada penjalaran panas analisis LUSAS.
PREDIKSI RESPONS STRUKTUR GEDUNG BERDASARKAN RESPONS SPEKTRUM GEMPA INDONESIA MENGGUNAKAN METODE JARINGAN SARAF TIRUAN Eki Syahyudi; Reni Suryanita; Zulfikar Djauhari
Sainstek (e-Journal) Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons struktur gedung pada wilayah gempa Indonesia berdasarkan tinjauan displacement dan story drift dan mengidentifikasi keakuratan metode Jaringan Saraf Tiruan dalam memprediksi respons struktur gedung pada wilayah gempa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai respons struktur gedung terbesar terjadi di Kota Palu dengan nilai displacement 6,36x10-2 m dan story drift 6,197 x10-3 m pada mutu beton fc’ 20 MPa dengan kondisi tanah lunak. Untuk potensi Jaringan Saraf Tiruan dalam memprediksi respons struktur gedung dengan tingkat akurasi (R2) berkisar antara 96,62% hingga 99,08%, serta nilai Mean-Squared Errors (MSE) sebesar 2,95x10-7 untuk training set data dan 6,40x10-7 untuk testing set data. Hal ini menyatakan bahwa dengan metode JST sangat mampu memprediksi respons struktur gedung yang ditinjau dengan sangat baik.
Analisis Numerik Dan Eksperimental Struktur Menara Transmisi Berdasarkan Riwayat Waktu Beban Dinamik Simamora, Idris David Fernando; Suryanita, Reni; Kurniawandy, Alex
SAINSTEK Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v12i2.274

Abstract

Gempa bumi adalah beban dinamik yang sangat mempengaruhi keadaan struktur bangunan. Jika kekuatan bangunan tidak dapat menahan beban dinamik, maka bangunan akan rusak bahkan akan runtuh. Pemahaman terhadap beban dinamik dan respon struktur diperlukan untuk meningkatkan kualitas bangunan yang berada di daerah rawan gempa. Untuk mengetahui perilaku struktur terhadap gempa perlu dilakukan analisis. Pada penelitian ini dilakukan analisis dengan metode riwayat waktu pada sebuah menara transmisi di Binjai. Respon struktur tersebut berupa perpindahan dan percepatan suatu menara bila dikenai beban gempa. Respon struktur menara dapat diketahui dengan pengujian skala penuh dan juga menggunakan software elemen hingga. Pengujian skala penuh dari struktur besar memakan waktu dan biaya yang mahal, sehingga dicari alternatif lain yaitu dengan pengujian struktur yang diperkecil. Pengujian beban dinamik dilakukan menggunakan alat yaitu meja getar, sedangkan untuk merancang struktur yang diperkecil, menggunakan metode similitude law untuk memastikan kesamaan antara struktur skala penuh dan modelnya yang diperkecil. Perbandingan frekuensi fungsi respon dari struktur skala penuh dan modelnya yang diperkecil dapat memverifikasi kesamaan antara dua skala. Penelitian ini menggunakan model yang terbuat dari besi tulangan yang memiliki perbandingan ukuran 1:40. Meja getar menggerakkan model menggunakan dengan variasi frekuensi 6,5 hz, 12,5 hz dan 25 hz disertai peletakan sensor pada 3 titik pengamatan. Hasil eksperimen dari meja getar dimasukkan ke dalam software elemen hingga, sehingga diperoleh perbandingan hasil numerik dan eksperimental. Hasil perpindahan terbesar terdapat pada titik puncak menara. Perpindahan pada pengujian laboratorium memiliki nilai yang lebih kecil dibandingkan hasil dari software elemen hingga.
Co-Authors ', smeddiyanto Abrar Rifqi Pratama Afisha, Elly Afisha, Elly Ahmad Hamidi Ahmad Obi Narman Ahmad Riadi Ahmad Riadi Alex Kurniawandy Aminuyati Andi Wijaya Anggi Agusstiawan Appriliya Destiyani Aprilia Andoni, Elsa Aras Mulyadi Ardiansyah, M. Syukri Ardyansah, Rofika Ratna Ari Sandhyavitri Ari Vera Indra Ariadi, Koko Putra Arif Rahman Azlan Adnan Azlan Adnan Benny Hamdi Rhoma Putra Beny Setiawan Brian Priadana Mulrony Chitra Hermawan Dandio Ahmad Fansuri Darmawan, Wan Fikri Debi Setiawan Debi Setiawan, Debi Dede Eldi Kurniawan Delita Zul Dimas Arief Wicaksono Djauhari, Zulfikar Dwiqhee Abdul Ghani Dyna Aulia R Efendi, M. Rizal Dika Eki Syahyudi Elsa Aprilia Andoni Elsyani Eka Putri Elva Nidya Sari Enno Yuniarto Erizal ' Fadrizal Lubis Fansuri, Dandio Ahmad Fernando, Hendra Firzal, Yohannes Florisa Florisa Florisa Florisa Garcya, Muhammad Gala Geovani Meiwanda Hanantatur Adeswastoto Harnedi Maizir Harnedi, Raihan Arditama Hendra Fernando Hendra Jingga, Hendra Heru Nurcahyo Heru Satiadi, Heru Heru Setiadi Ilham Akbar Imam Mustafa Iqbal Maulia Iskandar Romey Sitompul Ismail Rahmadtulloh Ismed Diyanto Ismeddyanto Ismeddyanto Ismeddyanto, Ismeddiyanto Ismediyanto Ismediyanto Joni, Mustika Kamaldi, Alfian Kampati, Tri Budi Kikumoto, Mamoru Maharani Miranda Makahani, Satria Mardiyono Mardiyono Mardiyono Mardiyono Mardiyono, Mardiyono Maya Rumiati MG, Intan Monica Monica, Tiara Monita Olivia Mustika Joni Nila Kamelia Nopember Toni Nopember Toni, Nopember Poppy Nurmayanti Puri Awanda Cantikawati Putra, Azlansyah Mudahir Putri, Ade Septiani Rahmadi Rahmadi Rahmadi Rahmadi Rahmiasari Rahmiasari Raihan Arditama Harnedi Raja Parulian Purba, Raja Parulian Rama Dwi Aryandi Ramalia Noratama Putri Randhi Saily Rendy Wijaya Revo Sedrian Putra Rexi Putra Rian Fajri Ramadanas Ricky Andriano Ridwan Ridwan Ridwan Ridwan Rizki Zulapriansyah Rofika Ratna Ardyansah Roma Dearni RR. Ella Evrita Hestiandari Rumiati, Maya Satria Makahani Sedrian Putra, Revo Simamora, Idris David Fernando Siregar, Andi Saputra Soewignjo Agus Nugroho Solly Aryza Sondra Raharja Sri Agustin Sri Agustin Sri Agustin Sri Fatma Reza Sri Fatma Reza, Sri Fatma Sri Indarti Subagiono, Yon Syahnandito Syahyudi, Eki Syamsul Fikri Syauqi, Muhammad Tauladan, Muhammad Wafiq Tia Aurelia Tiara Monica Vindi Trisatria Vindy Salim Vomania, Vomania Wahyu Rahmadhan, Wahyu Wicaksono, Adhithiya Widianto, Devit Yenita Roza Yessi Olivia Yon Subagiono Yosi Alwinda Zulfikar Djauhari Zulfikar Djauhari Zulfikar Djauhari Zulfikar Djauhari Zulkarnain Zulkarnain Zunwanis Zunwanis