Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Agrikultura

Regenerasi Berbagai Jenis Eksplan Nilam Klon Sidikalang dan Aplikasi Azotobacter pada Tahap Aklimatisasi Erni Erni; Denny Sobardini Sobarna; Anne Nuraini; Syariful Mubarok; Pujawati Suryatmana; Yudhistari Sihombing; Christine Angel
Agrikultura Vol 27, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.998 KB) | DOI: 10.24198/agrikultura.v27i2.9992

Abstract

AbstrakKondisi produktivitas nilam di Indonesia saat ini masih rendah, hal ini diduga disebabkan oleh rendahnya penggunaan benih unggul serta kendala ketersediaan benih yang tepat waktu, jumlah bibit yang seragam dan bebas penyakit, serta masih rendahnya mutu genetik tanaman. Sehingga perlu dilakukan upaya perbanyakan maupun peningkatan mutu genetik dengan aplikasi teknologiin vitro. Percobaan I: Pertumbuhan eksplan nilam pada komposisi sitokinin yang berbeda secara in Vitro (Rancangan Acak Lengkap pola faktorial), faktor pertama (jenis ekplan : mata tunas, pucuk, dan daun), sedangkan faktor kedua (0 mg/l sitokinin; 0,5 mg/l BAP; 1,0 mg/l BAP; 0,5 mg/l Zeatin; dan 1,0 mg/l Zeatin). Percobaan II: Multiplikasi stek mikro nilam secara in vitro (Rancangan Acak Lengkap). Percobaan III: Respon stekmikro terhadap inokulasi Azotobacter sp. pada tahap aklimatisasi (Rancangan Acak Kelompok) terdiri dari lima perlakuan (tanpa inokulasi, 1 ml, 2 ml dan 3 ml Azotobacter sp.). Hasil Percobaan I menunjukkan tidak terdapat interaksi antara jenis eksplan dengan jenis dan konsentrasi sitokinin. Penggunaan eksplan pucuk menghasilkan rata-rata jumlah tunas, pertambahan jumlah daun serta rata-rata bobot segar eksplan lebih baik serta penambahan 0,5 mg/l BAP pertambahan jumlah daun dan rata-rata bobot segar eksplan nilam lebih baik pada 8 MST. Percobaan II menunjukkan bahwa penggunaan 0,01 mg/l NAA dan 1 mg/l BAP merupakan perlakuan yang terbaik untuk multiplikasi tunas nilam pada peubah jumlah tunas dan jumlah daun. Percobaan III menunjukkan inokulasi Azotobacter sp. dengan dosis 3 ml memberikan rata-rata pertambahan jumlah daun, jumlah akar dan panjang tanaman relatif lebih baik.Kata kunci : Aklimatisasi, Azotobacter, Cytokinin, Eksplan, Nilam, Regenerasi
Aktivitas Enzim Fosfatase dan Ketersediaan Fosfat Tanah pada Sistem Tumpangsari Tanaman Pangan dan Jati (Tectona grandis L.f.) setelah Aplikasi Pupuk Hayati Betty N. Fitriatin; Reginawanti Hindersah; Pujawati Suryatmana
Agrikultura Vol 19, No 3 (2008): Desember, 2008
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.025 KB) | DOI: 10.24198/agrikultura.v19i3.995

Abstract

Pupuk hayati seperti mikrob pelarut fosfat (MPF) dan fungi mikoriza arbuskula (FMA) berperan dalam siklus unsur hara fosfor di dalam tanah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui aktivitas enzim fosfatase dan ketersediaan fosfat di tanah Ultisols pada sistem tumpangsari jati (Tectona grandis L.f.) dengan tanaman pangan setelah aplikasi pupuk hayati berupa FMA dan MPF.  Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok pola faktorial dengan faktor pertama adalah pupuk hayati (tanpa dan dengan 2 ton ha-1, 4 ton ha-1, dan  6 ton ha-1 pupuk hayati), dan faktor kedua adalah pola tanam tumpang sari dengan jati (jati dengan jagung, jati dengan kedelai, dan jati dengan jagung dan kedelai).        Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat interaksi antara pupuk hayati  dengan pola tumpang sari terhadap aktivitas fosfatase, fosfat tersedia dan populasi MPF. Aplikasi pupuk hayati meningkatkan  aktivitas fosfatase Ultisols dan mempengaruhi  perubahan populasi MPF, namun tidak mempengaruhi kandungan fosfat tersedia tanah. Aktivitas fosfatase tanah lebih tinggi pada pola tumpang sari jati dengan jagung dan kedelai dibandingkan dengan tumpang sari jati dengan jagung atau kedelai saja.  Pola tanam tumpang sari jati dengan tanaman pangan tidak mempengaruhi fosfat tersedia dan populasi MPF di dalam tanah.
Aplikasi Bakteri Endofitik Penambat N2 untuk meningkatkan Populasi Bakteri Endofitik dan Hasil Tanaman Padi Sawah Mieke Rochimi Setiawati; Dedeh H. Arief; Pujawati Suryatmana; Ridha Hudaya
Agrikultura Vol 19, No 3 (2008): Desember, 2008
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.21 KB) | DOI: 10.24198/agrikultura.v19i3.1009

Abstract

Bakteri endofitik penambat nitrogen (N2) yang bersimbiosis dengan tanaman padi dapat digunakan sebagai pupuk hayati karena dapat memberikan nitrogen yang ditambatnya langsung pada tanaman. Penelitian pot ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi dan teknik aplikasi pupuk hayati cair bakteri endofitik penambat N2 yang tepat dalam meningkatkan populasi bakteri endofitik penambat N2 dan  hasil tanaman padi sawah.  Percobaan dirancang dalam Rancangan Acak Kelompok yang menguji faktor konsentrasi pupuk hayati (25, 50, 75 dan 100 ml l-1 pupuk hayati) dan metode aplikasi pupuk (Perendaman, Penyemprotan dan kombinasinya) . Hasil percobaan memperlihatkan adanya peningkatan populasi bakteri endofitik penambat N2 di daun, batang, dan akar setelah aplikasi pupuk hayati baik melalui teknik perendaman, penyemprotan maupun kombinasinya. Aplikasi  100 ml l-1 pupuk hayati melalui semua teknik menghasilkan gabah kering panen 85,89 g tanaman-1, lebih besar  7,79 %  daripada penggunaan 50 ml l-1 pupuk hayati.
Pengaruh Pemberian Asam Humat, Asam Fulvat, dan Pupuk Hayati pada Media Tanam terhadap Beberapa Sifat Kimia Tanah, Hasil, dan Kualitas Buah Stroberi (Fragaria ananassa) Setiawati, Mieke Rochimi; Rachelita, Nadia; Fitriatin, Betty Natalie; Nurbaity, Anne; Yuniarti, Anni; Suryatmana, Pujawati; Hindersah, Reginawanti
Agrikultura Vol 34, No 2 (2023): Agustus, 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v34i2.46734

Abstract

Aplikasi senyawa organik yang mengandung asam humat dan pupuk hayati dilaporkan mampu meningkatkan sifat fisik, kimia, dan biologi media tanam, meningkatkan hasil tanaman, serta mengurangi dosis pupuk anorganik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi senyawa organik yang mengandung asam humat, asam fulvat, dan pupuk hayati terhadap N-total dan P-total pada media tanam, serta hasil buah pada tanaman stroberi. Percobaan dilaksanakan di rumah kasa kebun stroberi di Cisarua, Kecamatan Lembang, Provinsi Jawa Barat. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan tujuh perlakuan. Perlakuan percobaan terdiri dari senyawa organik yang mengandung 2% asam humat dengan dosis 0,9 kg/ha, senyawa organik yang mengandung 1% asam fulvat 1 l/ha, pupuk hayati Bion Up 3 l/ha, berbagai kombinasi asam humat, asam fulvat dan pupuk hayati, pada masing-masing perlakuan ditambahkan pupuk NPK 16:16:16 sebanyak 125 kg/ha, serta perlakuan kontrol berupa pupuk NPK 125 kg/ha. Hasil percobaan menunjukkan kombinasi asam humat, asam fulvat, pupuk hayati, dan pupuk NPK memberikan hasil yang lebih baik dalam meningkatkan N-total (1,27%) dan P-total (5,88%) media tanam, serta bobot buah stroberi per tanaman (34,97 g) dibandingkan perlakuan lainnya.
Pengaruh Kompos Limbah Pertanian terhadap Populasi Azotobacter sp., C-Organik, N-Total, Serapan-N, dan Hasil Pakcoy pada Tanah Inceptisol Jatinangor Setiawati, Mieke Rochimi; Salsabilla, Camilla; Suryatmana, Pujawati; Hindersah, Reginawanti; Kamaluddin, Nadia Nuraniya
Agrikultura Vol 33, No 2 (2022): Agustus, 2022
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v33i2.40160

Abstract

Penggunaan lahan pertanian dengan status hara kurang optimal dapatmenghambat pertumbuhan tanaman, sehingga perlu upaya penambahan unsur hara ke dalam tanah tanpa menyebabkan permasalahan lingkungan. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan pupuk organik berupa kompos. Melimpahnya volume limbah pertanian dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan kompos. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari berbagai jenis kompos limbah pertanian dengan taraf dosis yang berbeda terhadap populasi Azotobacter sp., C-organik, N-total, Serapan-N, dan hasil pakcoy (Brassica rapa L.) pada tanah Incepstisol Jatinangor. Penelitian dilaksanakan di rumah kaca kebun percobaan Ciparanje, Kecamatan Jatinangor menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 10 perlakuan tiga ulangan. Perlakuan terdiri dari: satu kontrol dan tiga taraf dosis dari setiap jenis kompos. Jenis kompos yang digunakan adalah kompos jerami padi, ampas tebu, dan tandan kosong kelapa sawit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kompos limbah pertanian berpengaruh nyata terhadap total populasi Azotobacter sp. dan hasil pakcoy. Parameter C-organik, N-total dan Serapan-N tidak berbeda nyata antar perlakuan dan kontrol. Pemberian kompos jerami padi 20 ton/ha merupakan perlakuan terbaik dalam menghasilkan 130,97 g bobot basah dengan 8,46 g bobot kering per tanaman pakcoy. Pemanfaatan limbah pertanian dapat menjadi alternatif yang ramah lingkungan dalam meningkatkan hasil tanaman pakcoy, walaupun hasil penelitian ini belum berpengaruh nyata terhadap C dan N.
The Potential of Azolla pinnata Powder and Compost as a Carrier-base for Improving N-Fixing and P-Solubilizing Bacteria Performance to Increase Soybean Productivity Suryatmana, Pujawati; Halimah, Ummu ‘Azizah; Kmaluddin, Nadia Nuraniya; Herdiyantoro, Diyan; Setiawati, Mieke Rochimi
Agrikultura Vol 35, No 2 (2024): Agustus, 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v35i2.55096

Abstract

Efektivitas inokulan Azotobacter sp. dan Bacillus sp. sering kali berkurang ketika diaplikasikan di tanah asam seperti Inceptisol, sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan kinerjanya dalam kondisi ini. Salah satu strategi adalah memilih bahan pembawa inokulan yang tepat seperti tepung Azolla pinnata dan kompos. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kepadatan populasi inokulan, pembentukan bintil akar, berat kering akar, dan jumlah daun trifoliat pada tanaman kedelai yang diberi perlakuan tepung A. pinnata dan kompos sebagai carrier inokulan Azotobacter sp. dan Bacillus sp. Penelitian ini dilakukan pada Agustus 2022 hingga Januari 2023 di Laboratorium Biologi Tanah dan Kebun Percobaan Ciparanje, Departemen Ilmu Tanah dan Sumber Daya Lahan, Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran. Penelitian menggunakan Rancanagan Acak Kelompok Faktorial dengan dua faktor yaitu faktor pertama berupa pemberian pupuk NPK dengan dosis 100% (300 kg/ha), 50% (150 kg/ha) dan 0% (0 kg/ha) dan faktor kedua adalah perlakuan inokulan kultur cair, inokulan dalam kompos, inokulan dalam tepung Azolla, inokulan dalam campuran kompos dan Azolla yang masing-masing diulang sebanyak tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa carrier tepung Azolla dan kompos meningkatkan populasi Azotobacter spp. dan Bacillus spp. di rizosfer. Inokulan dalam campuran pembawa kompos dan tepung Azolla menghasilkan berat kering akar dan jumlah bintil tertinggi secara signifikan. Inokulasi kultur cair Azotobacter sp. dan Bacillus sp. atau inokulan padat dengan bahan pembawa tepung Azolla menghasilkan polong kedelai yang setara dengan aplikasi NPK 150 kg/ha. Aplikasi inokulan dalam tepung Azolla, kompos, atau campuran keduanya menghasilkan bobot 100 biji yang tidak berbeda nyata, namun, bobot 100 biji setara dengan perlakuan yang menggunakan dosis NPK 300 kg/ha di Inceptisol
Enhancing Tomato (Lycopersicon esculentum Mill.) Growth in a Green House Using NPK Fertilizer Coated with Endospore-Forming Bacillus Hindersah, Reginawanti; Fitriatin, Betty Natalie; Setiawati, Mieke Rochimi; Suryatmana, Pujawati; Risanti, Rara Rahmatika; Dewi, Yeni Wispa
Agrikultura Vol 36, No 1 (2025): April, 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v36i1.62354

Abstract

Long-term use of NPK composite fertilizers mixed with biofertilizers, including spore-forming Bacillus rhizobacteria, can improve plant quality and growth. This study aims to analyze Bacillus’s growth and spore production in chemical-liquid growing media and to observe the effects of Bacillus-coated NPK formulas (BCN) on the growth of tomatoes in potted Andisol and the Bacillus population in the rhizosphere. The evaluation of Bacillus growth was conducted in the laboratory whereas the effect of the BCN was conducted as a pot experiment in a Randomized Block Design. The treatments included recommended dosage of NPK 16-16-16, liquid inoculant of Bacillus consortium, BCN-C, and BCN-G formulas with 100%, 75%, and 50% of the recommended dosage, respectively. Control plants were not treated with fertilizer. Laboratory assay verified that Yuniarti’s medium supported Bacillus-consortium growth and produced the highest Bacillus vegetative cells and spores. The BCN application significantly increased plant height, number of leaves, root length, and tomato biomass compared to the control up to 6 weeks after planting. Three-quarters of the dosage of BCN-C and BCN-G gave the best growth of tomatoes. Introducing BCN and conventional NPK did not change the population of Bacillus vegetative and spore form in the rhizosphere. Results indicate that BCN can replace conventional NPK 16-16-16 fertilizer for tomato plants in Andisol soil order.
Co-Authors . WISJNUPRAPTO Adawiah, Aliya Zahrah Ade Setiawan Aditya, Fasa Aditya, Fasa Aditya, Fasa Agung Karuniawan Agung Muhammad Yusuf Aliya Zahrah Adawiah Alyani Shabrina Amalia Chusnul Anas Ramdhani Andi Hana Mufidah Elmirasari Anne Nuraini Anne Nurbaity Anni Yuniarti Annisa Rosalina Sylvia Annisa Rosalina Sylvia Apong Sandrawati Asmiran, Priyanka Aten Komarya Bagus Adityo Bang, Sunbaek Benny Joy Betty N. Fitriatin Betty Natalie Fitriatin Budiman, Muhammad Nafariz Chotimah, Andina Christine Angel Damayani, Maya Dedeh H. Arief Dedi Ruswandi Denny Sobardini Sobarna Denny Sobardini Sobarna Dewi, Yeni Wispa Dewikusuma Ikhsani Adhiningtyas Diyah Sri Utami Diyan Herdiyantoro Djuwansah, Muhamad Rachman EDWAN KARDENA Eka Safitri Emma Trinurani Sofyan Enny Ratnaningsih Erni Erni Erni Suminar Eso Solihin Evi Entang Fatimah Evi Entang Fatimah Fadhilla Oktavianingtyas Trisilvi Fajri Syahid Nurhakim Febby Nur Indriani Fera Siti Meilani Fiky Yulianto Wicaksono Gordon Pius Marihot Halimah, Ummu ‘Azizah Handayani, Sri Harry Rum Haryadi Ibnu Rizki Perdana Ikrar Nusantara Putra Ikrar Nusantara Putra Ilyas, Ichsan Indra Herliana Iskariman, Ahlan Azman Iva Fitriani Jajang Sauman Hamdani Januar, Dodi Ganjar Jihan Fitria Meilani Khumairah, Fiqriah Hanum Latifah, Tipah Leoni Silvia Lia Nur Linda Maharani, Nadhira Saniya Mahdi Argawan Putra Mahfud Arifin Marenda Ishak Sonjaya Sule Masruri, Muhammad Kholil Maulana, Nurzen Maya Damayani Maya Damayanti Meddy Rachmadi Mieke Rochimi S Mieke Rochimi Setiawati Mieke Rochimi Setyawati Muhammad Agus Mulyana Muhammad Amir Solihin Nadia N. Kamaluddin Nadia Nuraniya Kamaluddin Nanda Aditya Setyawan Nandha Afrilandha NENNY NURLAENY Ninda Meiditia Putri Nizar Ulfah Nugraha, Gita Bina Nugraha, Gita Bina Nugraha, Gita Bina Nurullita Fitri Qurnia Oviyanti Mulyani Pirda Nurhopipah Probo Condrosari Rachelita, Nadia Rainaldi, Rainaldi Rara Rahmatika Risanti Reginawanti Hindersah Reginawati Hindersah Rhazista Noviardi Rhazista Noviardi Rhazista Noviardi Richard A. Gunawan Ridha Hudaya Rija Sudirja Rina Devnita Risanti, Rara Rahmatika Risanti, Rara Rahmatika Salsabilla, Camilla Sandra Amalia Riyadi Sandrawati, Apong Santi Rosniawaty Setiawati, Mieke Richimi Shinta Nurrizqi Indrayani Silmi Rahadiana Putri Sumadi Sumadi Suswanto, Irwan syafrizal Syafrizal Syafrizal Syafrizal Syafrizal Syariful Mubarok Syifa Nabila Kurnia Sylvia, Annisa Rosalina Tarra Martiana Dewi Triyani Dewi Tualar Simarmata Ummu ‘Azizah Halimah Uum Umiyati Vera Oktavia Subarja Wati, Dyah Aditya Yori Tridendra Yudhistari Sihombing Yuliati Machfud Yusup Hidayat Zahra Ilmiyati Zellya Handyman Zulkifliani Zulkifliani Zulkifliani Zulkifliani, Zulkifliani