Claim Missing Document
Check
Articles

PELAKSANAAN DIPLOMASI DAN KERJASAMA LUAR NEGERI OLEH PEMERINTAH KOTA/KABUPATEN DI KARESIDENAN SURAKARTA Herning Suryo Kartika Giri
RESEARCH FAIR UNISRI Vol. 2 No. 1 (2018): RESEARCH FAIR UNISRI
Publisher : Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.006 KB) | DOI: 10.33061/rsfu.v2i1.2002

Abstract

This research aims to explain how the implementation of local government cooperation with foreigncountries or foreign NGO in 2012 until 2017 on around the region of Surakarta. The data of thatkind cooperation was really hard to get in the newspaper and also by search it on the internet,researchers want to collect all of international cooperation by local goverment on around the regionof Surakarta in 2012 until 2017. This is because, with the implementation of local governmentautonomy in Indonesian cities and region, now they can make cooperation with foreign countriesor foreign NGO but must still give priority on Indonesian national interest. Researchers believethat altough we could not get it in internet, international cooperation between local governmentexist. By using the theory and concept of diplomacy, international cooperation and nationalinterest, this research make use of qualitative method with primary data from the interview withlocal government staff in cooperation section and also use document-based research and explainedby descriptive method. Through analysis we concluded that local government on around the regionof Surakarta already have several international cooperation with foreign countries, cities or NGOin 2012 until 2017. But there are still many obstacles in the implementation of MoU or LoI whichalready signed by both parties such as lack of coordination with national government, localgoverment and also agencies which directly involved with international cooperation, lack ofcapabilities in lobbying and negotiation, lack of english, and budgeting problems.Key words: Local Government, Diplomacy, International Cooperation, National Interest
KOMUNIKASI POLITIK PASANGAN CALON PDIP PADA ALAT PERAGA KAMPANYE BALIHO PADA PILKADA 2015 DI WILAYAH EKS KARESIDENAN SURAKARTA (Studi kasus Pasangan Calon PDI-P Pemenang Pilkada 2015 di Kabupaten Wonogiri, Sukoharjo, Klaten, Boyolali dan Kota Solo) Herning Suryo & Haryo Kusumo Aji
RESEARCH FAIR UNISRI Vol. 3 No. 1 (2019): RESEARCH FAIR UNISRI
Publisher : Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.531 KB) | DOI: 10.33061/rsfu.v3i1.2612

Abstract

Pemilihan umum kepala daerah merupakan bentuk penyampaikan pesan pesan politik, baik dari kandidat/pasangan calon maupun dari partai politik, Sistem pemilihan langsung ini memberikan peluang yang besar bagi setiap calon kepala daerah/pasangan calon untuk mengkreasi setiap pemilihan pesan politiknya dan cara penyampaian pesan melalui media atau apapun program / kegiatan dalam rangka untuk lebih mendekatkan calon pemimpin kepada rakyatnya dengan harapan rakyat dapat memberikan suaranya pada pilkada, kegiatan itu disebut komunikasi politik.Penelitian ini memfokuskan komunikasi politik pasangan calon PDIP yang menjadi pemenang pada Pilkada 2015 yaitu dari Kabupaten Wonogiri, Sukoharjo, Klaten, Boyolali dan Kota Solo pada alat peraga kampanye yaitu baliho. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan didisain menggunakan studi kasus. Metode pengumpulan data dngan wawancara , kepustakaan dan dokumentasi. Jenis data adalah data primer dan sekunder , untuk menganalisis data menggunakan model interaktif . Kesimpulan hasil penelitian adalah komunikasi politik pada alat peraga kampanye baliho para paslon di Pilkada 2015 di Eks Karesidenan Surakarta rata-rata sudah sesuai dengan apa yang menjadi visi dan misi paslon, kalimat pada baliho menunjukan program kerja paslon dan menggunakan slogan yang menerangkan tentang kekuatan jatidiri paslon.
MEDIA SOSIAL DAN PESAN POLITIK (PERSEPSI PEMILIH PEMULA DALAM MENERIMA PESAN POLITIK PADA PEMILIHAN UMUM 2019 MELALUI MEDIA SOSIAL) Herning Suryo; Haryo Kusumo Aji
RESEARCH FAIR UNISRI Vol. 4 No. 1 (2020): RESEARCH FAIR UNISRI
Publisher : Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.249 KB) | DOI: 10.33061/rsfu.v4i1.3390

Abstract

Di era revolusi industri 4.0 ini, teknologi menjadi hal yang utama untuk menunjang segala aspek, salah satunya di dalam peran media. Anak muda atau generasi milenial dan generasi Z sebagai pengguna terbanyak internet mempunyai kecenderungan menyebarkan pengaruh mereka kepada sesama pengguna media sosial dalam partisipasi politiknya. Anak muda sebagai netizen yang paling banyak mempunyai kecenderungan memberikan pengaruh ke sesama pengguna media sosial dalam partisipasi politiknya.Patisipasi politik anak muda masa kini lebih terbuka dan dipengaruhi oleh media sosial yang mereka gunakan. Salah satu sebabnya karena intensitas yang besar dalam menggunakan media sosial. Tanpa disadari, sebagian besar kaum muda sudah membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan politik sehingga membuat mereka ingin mengetahui perkembangan politik terkini.Oleh karena itu peneliti melihat bagaimana persepsi pemilih pemula, yang dalam hal ini adalah siswa dan mahasiswa saat menerima pesan politik pemilihan umum 2019 di dalam media sosial. Mengapa subyek yang diteliti adalah siswa dan mahasiswa karena generasi ini tidak tidak lepas dalam menggunakan media sosial untuk kesehariannya, baik itu untuk urusan pribadi maupun untuk mencari preferensi politik.Para pemilih pemula ternyata menggunakan media sosial sebagai preferensi untuk memilih dalam pilkada dan pilpres oleh karena aktifitas yang banyak dihabiskan disana. Namun situasi politik yang memanas juga mempengaruhi konten di media sosial yang diakses oleh pemilih pemula, sehingga banyak yang merasa terganggu. Ada pula yang dapat memfilter informasi yang muncul di media sosial sehingga suasana menjadi lebih kondusif.Kata Kunci : Persepsi, Media Sosial, Pemilih Pemula, Pesan Politik
KONSTRUKSI MEDIA DALAM 100 HARI PEMERINTAHAN JOKOWI PERIODE KE- 2 (Analisis Framing pada Kanal Youtube detikcom dan tempodotco) Haryo Kusumo Aji; Herning Suryo Sardjono
RESEARCH FAIR UNISRI Vol. 5 No. 1 (2021): RESEARCH FAIR UNISRI
Publisher : Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.991 KB) | DOI: 10.33061/rsfu.v5i1.4565

Abstract

Youtube sebagai media yang paling banyak diakses di Indonesia menjadi sasaran media jurnalistik dengan membuat channel yang berisi berita. Detik.com dan tempo.co salah satu media online terbesar di Indonesia yang menggunakan Youtube sebagai media jurnalistik dengan nama detikcom dan tempodotco. Tujuan penelitian ini adalah melihat konstruksi media online dalam membingkai berita dari Pemerintahan Jokowi Periode kedua, khususnya di 100 hari pertama. Hal ini penting untuk melihat arah media dalam memberitakan kebijakan pemerintah. Penelitian ini mengkonstruksi media online yang dalam hal ini adalah youtube yang memberitakan tentang 100 hari pemerintahan Jokowi periode ke-2. Dari thumbnail atau judul yang diberikan oleh masing-masing media memang secara garis besar memperlihatkan keberimbangan, karena memang kedua media ini adalah media nasional yang memiliki integritas yang baik dalam menyampaikan berita. Namun dalam segi angle, kedua media ini memberikan fokus pemberitaan yang berbeda, dimana detikcom lebih fokus kepada program pemerintah, dan tempodotco lebih fokus kepada kritik dari pemerintahan. Kata kunci: Konstruksi, framing, media, online, youtube
PENINGKATAN KESADARAN POLITIK PEMILIH PEMULA DI ERA DIGITAL Herning Suryo
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1a (2020): Adi Widya Special Edition
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v4i1a.3858

Abstract

ABSTRACT Community Service Activities titled "Increasing Political Awareness of Beginner Voters in the Digital Era" aims to promote the importance of political awareness in this political year especially in the digital era, so that novice voters can wisely sort out positive political communication and then be able to exercise their voting rights. appropriately. Community Service should be beneficial to various parties, including contributing to foster more awareness about politics, especially in the city of Surakarta; It is the third Dharma Perguruan Tinggi and the results can be valuable input for the development of the LP2M Unit and as a supporter of other Higher Education Tri Dharma activities, namely Education and Research. Community Service was attended by 50 participants of vocational students in the city of Surakarta. The output of this Community Service activity can be published in Proceedings in the Senadimas.Keywords: Awareness, Beginner Voters, Politics, Digital Era ABSTRAK Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang berjudul “Peningkatan Kesadaran Politik Pemilih Pemula di Era Digital” ini bertujuan untuk mensosialisasikan tentang pentingnya kesadaran politik di tahun politik ini terlebih di era digital, sehingga pemilih pemula dapat memilah dengan bijak komunikasi politik yang positif dan kemudian dapat menggunakan hak pilihnya dengan tepat. Pengabdian kepada Masyarakat ini hendaknya bermanfaat bagi berbagai pihak, antara lain memberikan kontribusi untuk lebih menumbuhkan kesadaran tentang politik terutama di Kota Surakarta; Merupakan pelaksanaan Dharma Perguruan Tinggi yang ke tiga dan  hasilnya dapat sebagai masukan yang berharga bagi perkembangan Unit LP2M dan sebagai pendukung kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang lain yaitu Pendidikan dan Penelitian. Pengabdian kepada Masyarakat ini diikuti oleh 50 peserta siswa-siswi SMK di Kota Surakarta. Luaran dari kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat ini adalah dapat dimuat pada Proceeding di Senadimas.Kata Kunci : Kesadaran, Pemilih Pemula, Politik, Era Digital
PELATIHAN KOMUNIKASI EFEKTIF BAGI RELAWAN ANTI NARKOBA DI KOTA SURAKARTA Herning Suryo Sardjono; Haryo Kusumo Aji
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2021): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v5i1.4648

Abstract

Abstract Solo is a traffic lane for drug trafficking because of its position in the middle. Apart from being a route for drug trafficking, Solo is the city with the highest drug abuse in Central Java compared to other cities. The problem of drugs must be continuously communicated to all components of society, especially among the younger generation. For this reason, the Slamet Riyadi University Community Service Team conducts effective communication training for anti-drug volunteers as team partners so that they have the capacity to inform the younger generation about the dangers of drugs. The purpose of this service is to improve the competence (knowledge, attitudes and behavior) and integrity of Anti-Narcotics Volunteers and to increase the communication capacity of Anti-Narcotics Volunteers so that they can work well and professionally, and show maximum performance. The activities carried out are effective communication training for anti-drug volunteers. The output of this service is the journal Senadimas UNISRI. Keywords: Drugs, Effective Communication, Anti-Drug Volunteers, BNN Abstrak Solo menjadi jalur lalu lintas peredaran narkoba karena posisinya yang berada di tengah. Selain sebagai jalur peredaran narkoba, Solo adalah kota dengan penyalahgunaan narkoba tertinggi di Jawa Tengah dibanding kota -kota lainnya. Permasalahan narkoba harus terus dikomunikasikan kepada seluruh komponen masyarakat terutama para kalangan generasi muda. Untuk itu Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Slamet Riyadi melakukan pelatihan komunikasi efektif kepada para relawan anti narkoba sebagai mitra tim agar memiliki kapasitas untuk menginformasikan kepada generasi muda tentang bahaya narkoba. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan kompetensi (pengetahuan, sikap dan perilaku) dan integritas Relawan Anti Narkotika serta untuk meningkatkan kapasitas komunikasi Relawan Anti Narkotika agar dapat bekerja dengan baik dan profesional, serta menunjukkan kinerja maksimal. Kegiatan yang dilakukan adalah pelatihan komunikasi efektif bagi relawan anti narkoba. Luaran dari pengabdian ini adalah jurnal Senadimas UNISRI. Kata kunci: BNN, Komunikasi Efektif, Narkoba, Relawan Anti Narkoba
DIPLOMASI PUBLIK PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA MELALUI PARIWISATA HALAL Garit Bira Widhasti; Christy Damayanti, Herning Suryo Sardjono
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 1 No. 1 (2017): Jurnal Solidaritas Vol 1
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DIPLOMASI PUBLIK PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA MELALUI PARIWISATA HALAL Garit Bira WidhastiChristy DamayantiHerning Suryo SardjonoProgram Studi Ilmu Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu PolitikUniversitas Slamet Riyadi Surakarta  ABSTRACTThis research aims to explain the existence of tourism as Indonesian soft power which developed through Halal Tourism as part of Indonesian public diplomacy. Indonesia seeks to shape perception of international Muslim society through tourism that brings Islamic value, cultural value, and universal value that is believed to be more readily accepted by the society as well as the belief that tourism is an activity that will facilitate the communication process between government and the society. The explaination of public diplomacy by Indonesian government through Halal Tourism will be done with the englighten of the Halal Tourism campaign activity and its development. By using the theory of public diplomacy and nation branding, this research make use of qualitative method with primary data document-based research and explained by descriptive method. Through analysis of Halal Tourism campaign activity, the researcher concludes that the public diplomacy by Indonesian government through Halal Tourism campaign towards the Middle East’s Muslim society was established to embed, to emerge, and to evolve the positive image of Indonesia.  In the progress, public diplomacy through Halal Tourism reinforce Indonesian position in Global Muslim Tourism Index, escalate Indonesian achievement in World’s Halal Tourism Award, and increase the number of Muslim tourist arrival.  Key word: Soft Power, Public Diplomacy, Halal Tourism, Indonesian Image
MEDIA PERIKLANAN YAMAHA PANGGUNG (Studi Deskriptif Kualitatif Media Periklanan Yamaha Panggung Motor Solo dengan Keputusan Membeli di Masyarakat Kecamatan Jebres dan Banjarsari) Barkah Jodi Prasetya, Herning Suryo S, Nurnawati H.H
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menggambarkan media periklanan Yamaha panggung motor solo dengan keputusan membeli pada kecamatan jebres dan banjarsari. Karena media periklanan yang di gunakan Yamaha panggung motor mengenalkan produknya di daerah kecamatan tersebut. Seperti halnya media iklan baliho mendominasi di pasang di depan dealer dan pinggir jalan oleh Yamaha panggung, penjualan pada tahun 2016 - 2017 meningkat. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data dokumentasi, observasi dan wawancara kepada key informan dan informan. Hasil penelitian media instagram lebih mempengaruhi konsumen tentang produk terbaru. Media iklan cetak baliho, banner dan brosur ini memberikan informasi produk Yamaha panggung motor terbaru saat berada dijalan, saat mengadakan event dan membuat ketertarikan terhadap produk yang baru berupa bentuk dan warna, lalu memberikan informasi dan mempengaruhi konsumen tentang DP promo, harga dan cicilan motor untuk berniat membeli. Dari berbagai faktor media yang di tawarkan oleh Yamaha panggung motor pada akhirnya media cetak dan elektronik bisa mempengaruhi keputusan membeli.Kata kunci : media periklanan, Yamaha panggung motor, keputusan membeli
DIPLOMASI PEMERINTAH INDONESIA DALAM UPAYA PEMBEBASAN WNI SANDERA ABU SAYYAF GROUP TAHUN 2016 Dian Gratia Christy, Christy Damayanti, Herning Suryo
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKArtikel penelitian ini bertujuan untuk membahas mengenai diplomasi yang dilakukan Pemerintah Indonesia dalam membebaskan WNI sandera Abu Sayyaf Group pada tahun 2016. Aksi teror yang dilakukan Abu Sayyaf Group dengan melakukan penculikan, penyanderaan dan pembunuhan yang bertujuan mendapatkan uang tebusan untuk mendanai persenjataan dan kegiatan teror dan bertujuan membentuk kekhalifaan ISIS di Asia Tenggara. Peneliti menggunakan pendekatan diplomasi bilateral dan diplomasi multilateral sebagai teori. Metode penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode penelitian kualitatif dengan sumber pengumpulan data primer dan sekunder. Penelitian berbasis proses wawancara dan penggumpulan dokumen melalui penjabaran secara deskriptif. Dari penelitian dari diplomasi yang dilakukan Pemerintah Indonesia dalam upaya membebaskan WNI sandera Abu Sayyaf Group. Peneliti menemukan bahwa dengan dilaksanakan diplomasi bilateral yang efektif dengan terlibatnya pemerintah Indonesia – Filipina melalui KBRI Manila dan KJRI Davao terlibat dalam proses negosiasi yang diimplementasikan dalam kerjasama Patroli terkoordinasi (PHILINDO MC) dan dibukanya askes pendidikan Muslim Indonesia – Filipina. Pemerintah Indonesia melalui KBRI Kuala Lumpur dan KJRI Kota Kinabalu – dan Malaysia menghasilkan pendekatan dengan tokoh – tokoh komunitas Filipina di Sabah, dengan memberikan akses dan informasi. Diplomasi yang dilakukan Kemlu melalui dan berbagai jajaran Kementerian dan diplomasi multilateral. Pemerintah Indonesia dapat mebebaskan WNI melalui kerja sama trilateral anatara Indonesia – Malaysia – Filipina dengan menghasilkan patroli bersama yang efektif mecegah dan mengurangi aktivitas kegiatan penculikan dan pembebasan sandera yang dilakukan Abu Sayyaf Group.Kata kunci: Diplomasi Indonesia, Diplomasi Bilateral, Diplomasi Multilateral, Abu Sayyaf Group
ASEAN POWER GRID DALAM MEMBANGUN KEAMANAN ENERGI ASEAN MELALUI KERJASAMA INTERKONEKSI LISTRIK INDONESIA-MALAYSIA TAHUN (2015-2017) Lestari Febri Astuti, Christy Damayanti, Herning Suryo
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKSkripsi ini bertujuan untuk membahas mengenai ASEAN Power Grid dalam membangunkeamanan energi ASEAN. Dalam penelitian ini, peneliti membatasi tahun yaitu, fokuspenelitian pada tahun 2015-2017. Berbagai isu yang sedang berkembang di duniaInternasional, baik isu tradisional maupun isu non tradisional. Salah satu isu non tradisionalyaitu mengenai permasalah energi. ASEAN mengakui peran penting dari sebuahinfrastruktur listrik yang efisien dan kompeten untuk meningkatkan pertumbuhan danpembangunan ekonomi regional. Metode Penelitian yang digunakan adalah PenelitianKualitatif dengan teknik pengumpulan data primer melalui wawancara dengan pihakDitjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, ACE, KeTTHA, dan melalui data sekunderdengan melakukan studi pustaka pada buku, jurnal ataupun dokumen yang berkaitan denganpenelitian ini. Kesimpulan dari penelitian adalah, dalam rangka membangun keamananenergi di kawasan ASEAN khususnya energi listrik. Indonesia menjalin hubungankerjasama interkoneksi listrik lintas batas dengan Malaysia yang keduannya tergabungdalam anggota ASEAN. Kerjasama ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan akan energilistrik khususnya di kawasan perbatasan antara Indonesia dengan Malaysia yang belummendapatkan pasokan listrik yang memadai. Dengan menjalin hubungan kerjasamainterkoneksi listrik ini, Indonesia dan Malaysia turut membangun keamanan energi dikawasan ASEAN. Dalam penelitian ini, peneliti membatasi tahun yaitu, fokus penelitianpada tahun 2015-2017.Kata Kunci : ASEAN Power Grid, Kemanan Energi, Kerjasama Interkonek
Co-Authors Aci Diana Ayu Irawati Aditya, Muhammad Hafizh Ahmad Fauzi Ahmad Marua Bayhanu Ahmad Marua Bayhanu Aji Wibisono, Bagas Alfaridzi, Afran Dafa Ancika, Nurmalita Anggie Andri Astuti I Andri Astuti Intisari Andri Astuti Itasari Anggraeni, Medy Anggrahini, Risma Ajeng Ardyansyah, Reza Dony Arif Saefudin Arini Setyowati Srimumpuni Aris Arlinda, Silvi Aris Tri Haryanto Aris Tri Haryanto Armaretta, Gita Dinda Arsamevia, Tiara Arwindra, Bagas Dwi Astuti I, Andr Atika Arum Sari Bernard Ibnu Wicaksono Bryanfika Siti Cahyani Murdani Buddy Riyanto Buddy Riyanto Budiono Budiono Cahya Fahrurozi, Anindhita Cahyani, Aprilia Wulan Cantika Dewi Nagagini Dewi Kurniasari, Agnes Berlian Dian Esti Nurati Dian Esti Nurati Diki Nugroho Dinda Nurmalikhah, Fakhira Dita Permatasari Diyansari, Margareta Ruwita Dolarosa, Fernanda Ilsavia Dwiki Kurniawan, David Eko Agus Santoso Eni Ratnawati erwin utama Evita Arisanti Fahrurozi, Fahrul Febrianti, Ratna Febryan Saweho, Ellfando Feliesa Putri, Astrid Fibi Chandra Puspita Fikriana Mahar Rizqi Garit Bira Widhasti Gita Anzi Maharani Gita Dinda Armaretta Haidar, Muhammad Afif Handayani, Tri Mega Hanifah, Nida Firyal Harjutri, Sri Haryo Kusumo Aji Hasna Muna Mufidah Hemalindha, Hemalindha Syarifah Hanum Hendriyanto, M Herawati, Dewi Maria Hindra Hatuti, Nurnawati Hindra, Nurnawati Irawati, Aci Diana Ayu Jayawarsa, A.A. Ketut Jonathan Anggit Wicaksono KADEK YUDI Kademin Kademin Kurniawan, Alal Lestriana Reswandary Linggar Abelyan Putra Linuwih, Risang Adi M Hendriyanto Mahar R, Fikriana Mahar Rizqi, Fikriana Maharani, Gita Anzi Mahendra, Arasyid Yuda Mahendra, Yoga Dhimas Maria, Dewi Maryani, Sri Maserona Sarungu, Lukas Maya Sekar Wangi Maya Sekar Wangi Moekti, Muhammad Habib Hari Muadz Muadz, Muadz Mudiono Mudiono Muhtaram, Khalish Ariq Musairi, Wendi Nabila, Shandra Naina Aqmarina, Putri Narwanto, Rohmad Dwi Noviana Etty Suryani Nugraheni, Monica Windrastuti Dyah Nugroho, Suryawan Hari Nur Laila, Zulaikha Nur Wibowo, Pratama Nurfaizi, Fachry Nurnawati Hindra Hastuti Nurnawati Hindra Hastuti nurnawati nurnawati Oryza Putri Puji Kusmarti Putri Alfiani Putri, Warastri Amalia Putro, Wahyu Ardianto Rahmadani, Saras Rahmalia, Sinta Rahmaliana, Etika Ramadhana, Vilawati Retno, Retno Ambarwati Reynaldi Deva Rahmaputra Rosihul Ilmu, Fuhham S Siswanto Salim, Muhammad Saputro, Alfiano Imam Sari, Atika Arum Sari, Nanda Puspita Sarungu, Lukas Maserona Sena, Aldhan Gradika Septiawan, Naufal Rafiif Septiyani, Amita Widi Shafira Fajrin Arumsidi Sihabbuddin, Sihabbuddin Sihabuddin Sihabuddin Sihabuddin, Sihabuddin Siswanta Siswanta, Siswanta Siswanto Sixnata, Rulhy Adhy Suffi Al-Amin, Muhammad Kamil Sundari Sundari Suryawan Hari Nugroho Susanti, F. Yeni Suwardi Suwardi Suwendi Suwendi Tara, Juki Danis Tri Haryanto, Aris Triyandartoko, Adhi Unami Anggraini, Ganis Wibisana, Anar Nalendra Wicaksono, Jonathan Anggit Wicaksono, Tri Suci Putra Widanang Sasmito Aji Widhasti, Garit Bira Widiyowati, Estu Widyawati, Destya Fitri Woro Dwi Handayani Yoga Dhimas Mahendra Yudhistira, Muhammad Asral Dewangga Yudi Prasetyo