Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

“POSTLINE PENASARAN”: PENDEKATAN OFFLINE DAN ONLINE UNTUK MENURUNKAN ANGKA PERNIKAHAN DINI Fauzie, Rifqie; Wardah, Aniqoh Raudlatul; Sari, Indah Komala; Suswardany, Dwi Linna
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran guna mencegah pernikahan dini dan membentuk pendidik sebaya pada masyarakat Desa Jrakah, Selo, Boyolali. Postline Penasaran (Pos offline dan online Pelayanan Remaja Sadar Kesehatan) menggunakan pendekatan inovatif dengan mengkombinasikan intervensi secara offline dan online yang mengikuti budaya setempat terkini dalam berkomunikasi. Pendekatan offline dilakuk an dengan memberikan penyuluhan tatap muka dan diskusi bersama kelompok orang tua dan remaja, pembentukan pendidik sebaya, serta penyediaan tempat di Kantor Desa sebagai tempat diskusi dilengkapi koleksi buku kesehatan reproduksi. Pembentukan grup Whatsapp sebagai saluran peningkat akses terhadap literatur kesehatan reproduksi yang dijalankan oleh pendidik sebaya di bawah supervisi tim pengabdian dipilih sebagai pendekatan online program pengabdian ini. Pengabdian ini menunjukkan indikator keberhasilan program yang menjanjikan dan berkelanjutan, seperti kesediaan 33 pendidik sebaya baik orang tua maupun remaja menjadi pendidik sebaya yang aktif, inisiatif para pendidik sebaya untuk membuat visi, misi, dan rencana aksi kegiatan selanjutnya, serta dukungan kuat pimpinan setempat dalam bentuk SK pendidik sebaya dari Kepala Desa Jrakah dan SK program inovatif dari Kepala Puskesmas Selo. Program Postline Penasaran ini telah dipilih menjadi kegiatan inovatif Puskesmas Selo dan akan diterapkan pada desa-desa di wilayah kerja Puskesmas Selo. Kombinasi pendekatan offline, online, dan pendidik sebaya orang tua dan remaja telah meningkatkan jangkauan promosi kesehatan yang dapat diduplikasikan ke area yang lebih luas.
Karakteristik Orang Tua Pada Bayi Stunting Usia 6-24 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Selo Kabupaten Boyolali Sari, Indah Komala; Wardah, Aniqoh Raudlatul; Suswardany, Dwi Linna
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi pada balita yakni panang badantinggi badan bayi kurang dari -2 SD. Indonesia berada di peringkat tiga untuk masalah stunting sebesar 36,4% pada wilayah Regional Asia Tenggara tahun 2015-2017. Data dari Dinas Kesehatan Jawa Tengah kejadian stunting mencapai 28%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik orang tua bayi stunting usia 6-24 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Selo Kabupaten Boyolali. Metode penelitian deskriptif dan pengumpulan data melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur dengan sampel sebanyak 139 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik orang tua bayi stunting banyak terjadi pada ibu usia aman (71,4%), 9 tahun pendidikan (87,8%), tidak memiliki BPJS (44,6%), pekerjaan petani (64,7%), sedangkan pada ayah pada usia aman (77,1%), 9 tahun pendidikan (85,6%), tidak memiliki BPJS (52,5%), pekerjaan petani (81,3%). Berdasarakan hasil penelitian tersebut peran Puskesmas sangat diperlukan untuk penunjang dan menurunkan angka stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Selo Kabupaten Boyolali.
Penguatan Literasi Kesehatan dan Skrining Tekanan Darah Komunitas melalui Edukasi Door-to-Door Berbasis Leaflet Lia Ayu Meylani; Dwi Linna Suswardany; Ana Noviana Ramadhan; Syalwa Fitria Wurandhani; Aini Dzuriyati Salma; Futikhah Rizqiyani; Assyifa Hasna Jauza; Fauziah Nurulita Addin; Mawaliya Najwa Sabrina; Asti Lathifah; Siti Halimah Fitriani; Susanti Alfitri Annisa
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/70ffdf40

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi di masyarakat dan menjadi penyebab utama penyakit jantung serta stroke. Rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaaan tekanan darah secara rutin menjadi masalah kesehatan yang perlu diatasi, khususnya di Desa Tegalsari, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat melalui edukasi door-to-door berbasis leaflet dan pemeriksaan tekanan darah gratis. Metode pelaksanaan meliputi pembagian leaflet, penyuluhan singkat, serta pemeriksaan tekanan darah kepada 142 warga dengan pendekatan rumah ke rumah. Evaluasi pengetahuan dilakukan melalui pre-test dan post-test yang dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil analisis menunjukkan nilai Z= -8,126 dengan p-value = 0,000 (p < 0,05), yang menandakan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah diberikan edukasi. Media leaflet terbukti efektif sebagai sarana promosi kesehatan karena berisi informasi sederhana, menarik, mudah dipahami, serta dapat dibaca ulang. Dengan demikian, kegiatan edukasi door-to-door berbasis leaflet dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat terhadap pencegahan hipertensi serta menjadi strategi edukasi yang sederhana, efektif, dan berkelanjutan di tingkat desa.
Desain dan penerimaan pengguna portal posyandu “juara” Surakarta berbasis google site Choironnisa, Pumaya Vintarnauri Tria; Suswardany, Dwi Linna; Utami, Riyani Wahyu
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 12 (2026): Volume 19 Nomor 12
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i12.2687

Abstract

Background: Integrated health service post recording and reporting is a crucial step in improving the efficiency and quality of public health services. Purpose: To analyze the design and user acceptance of the Surakarta “juara” integrated health service portal based on google site. Method: Research and Development with user acceptance evaluation using an online questionnaire with a Likert scale of 1–4. Results: The mean scores for perceived usefulness (3.53), perceived ease of use (3.32), and behavioral intention to use (3.43) were above the midpoint of the scale, indicating positive user acceptance. The majority of respondents found the portal useful in the reporting process and did not report major technical challenges, although a small number of respondents reported issues related to digital literacy, interface design, and the need for feature development. Conclusion: This study indicates that the portal is perceived as useful and relatively easy to use, and has potential for continued use. However, further development and user support are needed for more inclusive and optimal use. Suggestion: Further research is recommended to test the relationship between technology acceptance variables using the TAM or UTAUT model inferentially, as well as adding objective performance indicators, such as login frequency, completeness and timeliness of reporting, input completion time, and error rate.   Keywords: Digital Health System; Google Sites-Based; Integrated Health Service Post Portal; User Acceptance.   Pendahuluan: Digitalisasi pencatatan dan pelaporan posyandu merupakan upaya penting dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan kesehatan masyarakat. Tujuan: Untuk menganalisis desain dan penerimaan pengguna portal posyandu “juara” Surakarta berbasis google site. Metode: Research and Development dengan evaluasi penerimaan pengguna melalui kuesioner daring menggunakan skala Likert 1–4. Hasil: Nilai rata-rata perceived usefulness (3.53), perceived ease of use (3.32), dan behavioral intention to use (3.43) berada di atas titik tengah skala, yang mengindikasikan penerimaan pengguna yang positif. Mayoritas responden menilai portal membantu proses pelaporan dan tidak melaporkan kendala teknis utama, meskipun sebagian kecil responden menyampaikan adanya isu terkait literasi digital, desain antarmuka, dan kebutuhan pengembangan fitur. Simpulan: Penelitian menunjukkan bahwa portal dipersepsikan bermanfaat dan relatif mudah digunakan, serta memiliki potensi untuk digunakan secara berkelanjutan, dengan tetap memerlukan pengembangan lanjutan dan dukungan pengguna agar pemanfaatannya lebih inklusif dan optimal. Saran: Penelitian selanjutnya disarankan untuk menguji hubungan antarvariabel penerimaan teknologi menggunakan model TAM atau UTAUT secara inferensial, serta menambahkan indikator kinerja objektif, seperti frekuensi login, kelengkapan dan ketepatan waktu pelaporan, waktu penyelesaian input, dan tingkat kesalahan (error rate).   Kata Kunci: Berbasis Google Site; Penerimaan Pengguna; Portal Posyandu; Sistem Kesehatan Digital.  
STRATEGI PENAMBAHAN TITIK BARCODE DAN NUDGING UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI PASIEN DALAM SURVEI KEPUASAN DI RSKGM FKG UI Oktaviana, Vindiani; Suswardany, Dwi Linna; Putra, Nur Adi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 10 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v10i1.51984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan indikator proses berupa tingkat partisipasi dan persepsi kemudahan pengisian survei antara periode sebelum dan sesudah intervensi berupa penambahan titik barcode (QR) dan penerapan nudging pada sampel independen. Metode yang digunakan yakni kuasi-eksperimen kelompok non-ekuivalen (perbandingan kelompok statis) dengan sampel independen (pra n=10; pasca n=10). Intervensi meliputi desain ulang poster barcode dengan nudging serta penambahan titik penempatan di area strategis (CS lantai 1; kasir klinik lantai 2–4; mading/tangga lantai 2–3). Nudging yang diterapkan: (1) point-of-choice prompt (penempatan poster di titik keputusan pasien); (2) ajakan bertindak yang dibingkai, yakni “Ayo bantu kami meningkatkan pelayanan! Scan barcode, klik, isi survei”—untuk menonjolkan arti-penting dan mengarahkan langkah aksi (scan–klik–isi). Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen perbandingan kelompok statis dengan metode campuran konvergen paralel pada sampel independen (pra n=10, pasca n=10), menggabungkan data kuantitatif survei Likert P1-P6 melalui barcode QR dan data kualitatif ulasan terbuka Google Form. Intervensi meliputi penambahan titik barcode strategis dan nudging "Ayo scan-klik-isi". Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor P1–P6 meningkat dari 17,4 menjadi 18,7 (Δ=+1,3), terbesar pada kemudahan menemukan barcode (P1) dan kejelasan informasi (P4). Partisipasi meningkat pada periode implementasi; Agustus tercatat 49 responden mengisi survei setelah perluasan titik barcode dan sosialisasi. Temuan kualitatif: barcode lebih mudah ditemukan dan proses lebih jelas (selaras dengan salience + simplifikasi). Dalam perbandingan sampel independen, periode pasca intervensi menunjukkan peningkatan kemudahan akses dan survei partisipasi dibandingkan pra intervensi di RSKGM FKG UI. Karena desain non-equivalent groups, inferensi kausal belum dapat ditegakkan; Diperlukan observasi berseri lebih panjang dan/atau kelompok kontrol (seperti: deret waktu terputus, perbedaan-dalam-perbedaan, atau irisan bertahap).
Hubungan Karakteristik Demografi dan Pengetahuan dengan Minat Kunjungan Pasien Umum ke Pelayanan Kesehatan Tradisional di Puskesmas Sawit Hasna Labibatunnisa Mustofa; Dwi Linna Suswardany
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 7 No. 5 (2025): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v7i5.7114

Abstract

Traditional health services in Indonesia continue to experience increased utilization, but there are still challenges in terms of accessibility and public understanding. Previous research has shown that there is a relationship between demographic characteristics and knowledge and patient interest in visiting, but there have not been many similar studies conducted in Boyolali Regency. Therefore, this study aims to analyze the relationship between gender, age, education level, and knowledge with general patient interest in visiting traditional health services at the Sawit Health Center, Boyolali. This study is an observational quantitative research with a cross-sectional design. A total of 95 patients were selected as samples using the convenience sampling method. The data were analyzed using the Pearson correlation test for numerical data and the Chi-square test for categorical data. The results showed that there was no significant relationship between gender and interest in visiting (p=0.402). Age (p<0.0001) and education level (p<0.0001) had a significant relationship with visiting interest, whereas older age and higher education tended to have more visiting interest. Knowledge also had a very strong correlation with patient interest in visiting (r=0.916, p<0.0001), indicating that the higher the level of knowledge of patients about traditional health services, the greater their interest in visiting the service. In conclusion, age, education level, and knowledge had a positive effect on the interest of general patients, while gender did not have a significant influence on patients' interest in visiting traditional health services at the Sawit Health Center
Kelayakan desain dan daya tarik media poster promosi cek kesehatan gratis pada pengemudi becak Alya Anugrahayu Brilianti; Dwi Linna Suswardany
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 12 (2026): Volume 19 Nomor 12
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i12.2686

Abstract

Background: Low participation in the free health checkup (CKG) program among pedicab drivers is a significant public health challenge. Preliminary data indicates a gap: 60% of drivers are aware of the program, but only 20% participate. This gap is caused by limited access to schedule information and low digital literacy. Health promotion through appropriate visual media is crucial to bridge this information barrier. Purpose: Develop and evaluate the design feasibility and appeal of posters promoting free health checkups for pedicab drivers. Method: Research and development (R&D) used a formative evaluation approach to produce effective promotional media. Data were collected from 30 pedicab drivers in the Surakarta City Hall area through a survey of driving and inhibiting factors (n=15) and a media evaluation questionnaire (n=30). The evaluation covered aspects of visual appeal, message clarity, and persuasiveness using a 4-point Likert scale. Results: Scores were very high across all categories, with an average above 3.70, including visual appeal (3.73), message clarity (3.83), and persuasiveness (3.73). The majority of respondents (46.7%) rated the image as the most appealing element. Integrating simple visual media with community-based distribution channels through base coordinators was the most effective strategy. Conclusion: The developed poster proved highly appropriate and engaging for elderly pedicab drivers. Conventional, non-digital visual media remains the most effective instrument for increasing health awareness and participation among populations with limited access to technology.   Keywords: Elderly; Free Health Checkup; Pedicab Drivers; Poster.   Pendahuluan: Rendahnya partisipasi dalam program cek kesehatan gratis (CKG) di kalangan pengemudi becak merupakan tantangan kesehatan masyarakat yang signifikan. Data awal menunjukkan adanya kesenjangan, sebanyak 60% pengemudi mengetahui program tersebut, namun hanya 20% yang berpartisipasi. Hal ini disebabkan oleh kurangnya akses informasi jadwal dan rendahnya literasi digital. Promosi kesehatan melalui media visual yang tepat sangat krusial untuk menjembatani hambatan informasi tersebut. Tujuan: Untuk mengembangkan dan mengevaluasi kelayakan desain dan daya tarik media poster promosi cek kesehatan gratis pada pengemudi becak. Metode: Research and development (R&D) dengan pendekatan evaluasi formatif untuk menghasilkan media promosi yang efektif. Data dikumpulkan dari 30 pengemudi becak di wilayah Balai Kota Surakarta melalui survei faktor pendorong dan penghambat dengan (n=15) dan kuesioner evaluasi media (n=30). Evaluasi mencakup aspek daya tarik visual, kejelasan pesan, dan daya persuasif menggunakan skala Likert 4 poin. Hasil: Skor yang sangat tinggi pada seluruh kategori dengan rata-rata di atas 3.70, meliputi daya tarik visual (3.73), kejelasan pesan (3.83), dan daya persuasif (3.73). Mayoritas responden (46.7%) menilai gambar sebagai elemen yang paling menarik. Integrasi media visual sederhana dengan jalur distribusi berbasis komunitas melalui koordinator pangkalan menjadi strategi yang paling efektif. Simpulan: Poster yang dikembangkan dinyatakan sangat layak dan menarik bagi pengemudi becak lansia. Media visual konvensional non-digital terbukti tetap menjadi instrumen paling efektif untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi kesehatan pada populasi dengan akses teknologi terbatas.   Kata Kunci: Cek Kesehatan Gratis; Lansia; Pengemudi Becak; Poster.
“Lansia Berdaya” Program Penguatan Posyandu Lansia Dusun 2 Desa Karangwuni Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Pencegahan Hipertensi Mulyani Adi Astutiatmaja; Very Rizkia Dewiyanti; Qulbiyani Rukmana; Amalia Sianty; Filsa Shintya Ainaya; Afifah Nurhafni Ayati; Kirana Haura’ Arie Prasastywy; Ma’arif Ardhi Saputro; Andi Subandi; eny fauziana; Dwi Lestari; Izzatul Arifah; Dwi Linna Suswardany
Warta LPM WARTA LPM, Vol. 27, No. 2, Juli 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v27i2.4262

Abstract

Hypertension, a non-communicable disease, exhibits significant death and suffering rates worldwide, including in Indonesia. Hypertension ranks as the third leading cause of mortality in Indonesia, following strokes and tuberculosis, primarily impacting the older population. Dusun 2 Karangwuni is a region that experiences a high mortality rate due to hypertension. The hypertension screening findings revealed that out of the 49 elderly visitors to Posyandu, 41 of them were found to have hypertension. The team's objective is to implement the dedication of Lansia Berdaya's activities in managing hypertension in Dusun Two village, Karangwuni, Weru district. The Lansia activities occur in Dukuh Ngampas, Dusun 2, Village KarangWuni, district Weru, Sukoharjo. Activities encompass kader upgrading training, hypertension assessment, rehabilitation, and elderly gymnastics. The sequence of events will occur in February 2023. The intended recipients are 17 healthcare professionals, whereas the intended recipients are 47 individuals. Activities are evaluated by examining the level of knowledge, which is determined using pre-test and post-test values.   Heath cadre training was conducted with 17 audiences. Hypertension screening, senior gymnastics, and health education activities were conducted and attended by 47 seniors. The hypertension exercise video has been distributed to the health cadre. The video is anticipated to serve as a comprehensive manual for gymnastics exercises at Posyandu Lansia to establish a long-lasting and sustainable devotion program. 
CIPP Evaluation of the Implementation of the Integrated Non-Communicable Disease Development Post (Posbindu PTM) and Stakeholder Dynamics in Gatak Village Lintang Martha Sari; Dwi Linna Suswardany
JURNAL KESMAS DAN GIZI (JKG) Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Kesmas dan Gizi (JKG)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/h3tvgp36

Abstract

Non-communicable diseases (NCDs) among adolescents show an increasing trend, necessitating promotive and preventive interventions through the Integrated Non-Communicable Disease Development Post (Posbindu PTM) for Adolescents. This study aims to evaluate the implementation of the Posbindu PTM for Adolescents in Gatak Village using the CIPP (Context, Input, Process, Product) approach. This qualitative case study design involved 17 informants from the village government, health workers, community health workers, community leaders, and active and passive adolescents. Data were collected through semi-structured interviews, observation, and documentation, and then analyzed using the Miles and Huberman interactive model.The results indicate that program planning is based on adolescent health needs and supported by cross-sector collaboration, although implementation of Primary Care Integration is not yet optimal. Resource availability is deemed adequate. The main differentiating factors between active and passive adolescents lie in peer influence and psychological readiness for health checkups. Qualitatively, the program contributed to increased knowledge and awareness of healthy lifestyle behaviors, especially among active adolescents, although the long-term quantitative impact has not been measured. The effectiveness of the program is influenced by stakeholder involvement and participatory strategies that are adaptive to the characteristics of adolescents, so that it is necessary to strengthen communication, activity innovation, and cross-sector synergy to increase the sustainability of the program.
State Defense Attitudes and Religious Values In The Use of Masks to Prevent Covid-19 at Senior High Scool PK Muhammadiyah Kartasura Nafilla Titan Prasetya; Dwi Linna Suswardany
Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Vol 5, No 4 (2023): CONTAGION
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/contagion.v5i4.18212

Abstract

This research aims to determine the influence of knowledge in creating a sense of participation in national defense among students to prevent the increase in Covid-19 cases in Indonesia. The method used was pre-experimental with a one-group pre-test and post-test design approach. This research was carried out among all 10th grade students at SMA PK Muhammadiyah Kartasura on 22 October 2022 with a population of 215 people. This research used non-probability sampling with a purposive sampling technique with a total of 30 respondents who met the inclusion and exclusion criteria. Analysis was carried out using the normality statistical test, the paired sample t test, and the Wilcoxon test. This research uses data analysis based on the use of software in the form of the SPSS application. The research results show that the sig. 0,000 The results of the paired sample t test on education show that there is an influence between the respondent's knowledge before being given education and Pancasila values, as well as religious values and after being given education. The results of statistical processing carried out using the Wilcoxon attitude test show a sig value. 0.000 indicates that there is a significant influence on respondents' attitudes before being given education and Pancasila values, as well as religious values and after being given education. In conclusion, there is a significant influence between education, respondents' attitudes before being given education and Pancasila values, as well as religious values and after being given education. Keyword: Covid-19, Defending The Country, Religious Values
Co-Authors Adelia Saputri Afifah Nurhafni Ayati Agus Sudaryanto Ahmad Farisulhaq Ahmad Rijani Aini Dzuriyati Salma Aini Dzuriyati Salma Al-Laili, Nursyafina Alya Anugrahayu Brilianti Amalia Sianty Ambarwati Ameilia Nurhadiyastuti Ana Noviana Ramadhan Ana Noviana Ramadhan Andi Subandi Aniqoh Raudlatul Wardah Aniqoh Raudlatul Wardah Artika Fristi Firnawati Arya Brain Agustian Assyifa Hasna Jauza Assyifa Hasna Jauza Asti Lathifah Asti Lathifat Astuti, Violi Maulidya Charlieans Ning Ayu Rusdiana Dewi Azfikar Nur Azhar Aziz, Wahyu Rizkika Choironnisa, Pumaya Vintarnauri Tria Darnoto, S. Desyandri Desyandri Dwi ASTUTI Dwi Astuti Dwi Astuti Dwi Lestari Dyah Intan Puspitasari Eni Fauziana eny fauziana Ershela Putri Arnanda Faradina, Tazky Aulia Fauziah Nurulita Addin Fauziah Nurulita Addin Fauzie, Rifqie Fiddien, Gigih Dutyama Filsa Shintya Ainaya Fitriana Mustikaningrum Futikhah Rizqiyani Futikhah Rizqiyani Hasna Labibatunnisa Mustofa Hayati, Aisyah Nur Hendri Dika Leo Permana Herawati, Vita Dian Hidayati, Ririn Nur Ilma Khoirunissa Indah Komala Sari Indah Komala Sari Indriawan, Toni Intan, Nabita Regina IRAWAN, FERY Isnaini Anjar Pangestuti Izzatul Arifah Kinanty, Pinkan Puspita Kirana Haura’ Arie Prasastywy Kirana, Sahasika Apta Kusuma Estu Werdani Kuswaji Dwi Priyono Lia Ayu Meylani Lia Ayu Meylani Lintang Martha Sari Luthfi An Nisa Novitasari Maulanisa, Hasna Fitri Mawaliya Najwa Sabrina Mawaliya Najwa Sabrina Ma’arif Ardhi Saputro Muhtadi Muhtadi Mulyani Adi Astutiatmaja Muthoifa Nafilla Titan Prasetya Najma Thaula Sari Dewi Namira Anfi Normalitasari Oktaviana, Vindiani Pratika, Salsabilla Putri Pratiwi, Hildayanti Eka Prita Amalia, Prita Puspita Intan Pratiwi Putra, Nur Adi Putri, Hanan Aliya Qisty Dzakiyyatu Husna Qolby, Fatihatul Qulbiyani Rukmana Rahmaningtyas, Anindya Ramadani Nur Laili Ramadhan, Ana Noviana Rezania Asyfiradayati Rezha Kharisma Putri Rifqie Fauzie Riska Rosita S. Darnoto Salma Chintana Putri Sandiva Budi Normalia Saudin Yuniarno Saudin Yuniarno Septiana, Riris Shaleh, Muhammad Abdurrahman Siska Oktaviani Pratiwi Siti Halimah Fitriani Siti Halimah Fitriani Sri Sugiarsi Sri Utami Sri Utami Sudrajah Warajati Kisnawaty Susanti Alfitri Annisa Susanti Alfitri Annisa Syalwa Fitria Wurandhani Syalwa Fitria Wurandhani Taki, Sarah Tri Hariyati ulfatirrohman, Atikah Itsna Z Utami, Riyani Wahyu Very Rizkia Dewiyanti Wardah, Aniqoh Raudlatul Wisnu Setiawan Wulandari, Listyorini yang, Lu Yuli Kusumawati