Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Permainan Sirkuit Untuk Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun Arie Paramitha, Made Vina; Sutapa, Panggung
Jurnal Golden Age Vol 3, No 01 (2019): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.65 KB) | DOI: 10.29408/goldenage.v3i01.1336

Abstract

This study aimed to: (1) develop a circuit-based learning model appropriate to early childhood development, and (2) to know the effectiveness of the application of circuit-based learning model to the children's fine motor at the age of 4-5 years. This type of research is Research and Development. This type of research is research and development (R & D). Research subjects in this study were children aged 4-5 years. The technique and instrument of data collection is by using interview, observation sheet and validation sheet or questionnaire. The data analysis technique of effectiveness test used is by nonparametric statistic analysis Wilcoxon test or sign test. The Result of Developing a Game Based Learning Model The Circuit contains steps in which it consists of several game activity postings, and is documented in the form of CDs and instructional instruction manuals. Learning steps consisting of preliminary activities, warm-up activities, core activities (circuit play), and end activities (cooling). The results of validation by experts and also teachers found that the products developed into the category of "good". The development of circuit-based learning model is declared effective in improving children's fine motor
IMPROVING GROSS MOTOR SKILLS BY GROSS KINESTHETIC-AND CONTEMPORARY-BASED PHYSICAL ACTIVITY IN EARLY CHILDHOOD Sutapa, Panggung; Suharjana, Suharjana
Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, VOL. 38, NO. 3, OCTOBER 2019
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.387 KB) | DOI: 10.21831/cp.v38i3.25324

Abstract

It is often heard the differences in opinion that with a lot of physical activity will make a child stupid. This experimental study aimed to determine the effect of kinesthetic-based and contemporary physical activity on early childhood on increasing gross motor skills. Research subjects were 68 children aged 5-6 years, 28 girls and 40 boys, divided into two groups, group A was treated with kinesthetic-based physical activity and group B received contemporary treatment. The instruments used to collect data on gross motor abilities consisted of five types, namely 20 meter sprinting, arm power by throwing a tennis ball, power legs with long jump without the start, balance by walking on a long beam 4 meters, and agility with Illinois tests. The results show that kinesthetic-based physical activity and contemporary-based activities can significantly increase gross motor skills in young children and seen from the difference in the mean effectiveness of kinesthetic-based physical activities is better for improving running ability, agility and balance, while the ability to throw a ball and the ability to jump better physical activity based on contemporary.
NYERI ANGGOTA GERAK PADA OLAHRAGAWAN Sutapa, Panggung
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1992,TH.XII
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v1i1.8783

Abstract

Nyeri merupakan sistem peringatan yang sangat dibutuhkanoleh tubuh, walaupun demikian, nyeri selalu bersifatsubjektif. Nyeri yang ,dirasakan oleh seorang olahragawanakan menurunkan prestasi, sedangkan nyeri yang tidak dirasakanakan mengakibatkan cedera' yang betkelanjutan.Teod mengenai mekanisme tirnbulnya rasa nyeri tdanmengalami berbagaievolusi yang' berdas~rkan pada akumulasipercobaan baru dan sebagian yang lain berdasarkan asumsiimajinasi yang ber.asal dari pEmgamatan klinik dan psikologik.Nyeri anggota gerak pada olahragawan yang palingsering adalah anggota gerak bawah karena bagian bawah daritubuh kita mempunyai fungsi sebagai penahan berat badansewaktu berdiri, berjaJan, herlari, maupun melompat.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN JURUS TUNGGAL PENCAK SILAT BERBASIS ANDROID Triprayogo, Rian; Sutapa, Panggung; Festiawan, Rifqi; Anugrah, Sendy Mohamad; Iwandana, Dody Tri
Gelanggang Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 4, No 2 (2020): VOL 4. NO. 2 DESEMBER 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um040v4i2p1-8

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran jurus tunggal berbasis android. Media pembelajaran yang dikembangkan untuk meningkatkan hasil belajar jurus tunggal pencak silat. Penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Pengujian lapangan awal dilakukan di SMP Budi Mulia Dua Sleman. Pengujian lapangan utama dilakukan di SMP Mataram dan MTs Ali Maksum Bantul. Tahap uji lapangan operasional di SMP Muhammadiyah 4 Kota Yogyakarta. Data diperoleh dengan cara observasi dan kuesioner menggunakan skala likert. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Data efektivitas diperoleh menggunakan paired T test. Hasil pengembangan media pembelajaran jurus tunggal pencak silat berbasis android adalah efektif untuk meningkatkan hasil belajar pencak silat baik dari pengetahuan teori dan praktik gerak jurus tunggal. Hasil penilaian ahli menunjukkan dalam kategori sangat baik. Hasil pada uji lapangan operasional menunjukkan signifikansi < 0.5. Berdasar hasil tersebut media pembelajaran jurus tunggal pencak silat berbasis android dianggap efektif untuk meningkatkan hasil belajar jurus tunggal pencak silat. Kata kunci: pembelajaran, jurus tunggal, android, pencak silat
Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Permainan Sirkuit Untuk Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun Arie Paramitha, Made Vina; Sutapa, Panggung
Jurnal Golden Age Vol 3, No 01 (2019): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v3i01.1336

Abstract

This study aimed to: (1) develop a circuit-based learning model appropriate to early childhood development, and (2) to know the effectiveness of the application of circuit-based learning model to the children's fine motor at the age of 4-5 years. This type of research is Research and Development. This type of research is research and development (R D). Research subjects in this study were children aged 4-5 years. The technique and instrument of data collection is by using interview, observation sheet and validation sheet or questionnaire. The data analysis technique of effectiveness test used is by nonparametric statistic analysis Wilcoxon test or sign test. The Result of Developing a Game Based Learning Model The Circuit contains steps in which it consists of several game activity postings, and is documented in the form of CDs and instructional instruction manuals. Learning steps consisting of preliminary activities, warm-up activities, core activities (circuit play), and end activities (cooling). The results of validation by experts and also teachers found that the products developed into the category of "good". The development of circuit-based learning model is declared effective in improving children's fine motor
Permainan Halang Rintang untuk Meningkatkan Motorik Kasar Pada Anak Usia Dini yang Mengalami Obesitas Syafura Audina; Panggung Sutapa
Jurnal PG-PAUD Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gross motor development becomes important because by mastering the ability to move, children will be able to interact with their environment. The purpose of this study was to determine the effectiveness of Halang Rintang game toward children gross motoric. The effectiveness of Halang Rintang game was evaluated by designing learning activities conducted by quasi-experimental method for 15 children. The results showed that there was a significant increase in obese children gross motoric development by 66.7%.Tujuan Perkembangan motorik kasar menjadi penting karena dengan menguasai kemampuan bergerak anak akan dapat berinteraksi dengan lingkungannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas permainan halangan terhadap motorik kasar anak. Efektivitas permainan rintangan dievaluasi dengan merancang kegiatan pembelajaran yang dilakukan dengan metode kuasi-eksperimental untuk 15 anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan yang signifikan dalam perkembangan motorik kasar anak usia dini sebesar 66,7%.Kata Kunci: permainan rintangan, motorik kasar, obesitas DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpa.v6n1.20864 
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI BERBASIS KINESTETIK UNTUK ANAK USIA PRA SEKOLAH Panggung Sutapa; Sukadiyanto Sukadiyanto; BM. Wara Kushartanti
Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.195 KB) | DOI: 10.21831/jppfa.v2i2.2655

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan model pendidikan jasmani berbasis kinestetik yang dapat untuk menstimulasi kecerdasan majemuk peserta didik usia prasekolah. Model pendidikan jasmani ini dikemas dalam bentuk sirkuit. Penelitian pengembangan ini mengadop penelitian pengembangan Atwi Suparman dengan sembilan langkah yang kemudian dikembangkan menjadi 13 langkah. Uji coba skala kecil dilakukan pada 10 peserta didik Taman Kanak-kanak (TK) ABA Karangmalang dan uji coba skala besar dilakukan pada 30 peserta didik TK Aisyiah pencarsari dan TK Tunas Kelapa Ngalangan. Instrumen pengumpul data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan cek lis, sedangkan analisis data menggunakan analisis diskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian berupa produk model mengajar pendidikan jasmani berbasis kinestetik untuk anak prasekolah dalam bentuk sirkuit sembilan pos yang didokumentasikan dalam CD pembelajaran dan dilengkapi buku petunjuk pelaksanaan. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa model yang dibuat sangat menarik dan dapat diterima sebagai model pembelajaran pendidikan jasmani, dan uji kemanfaatannya menunjukkan hasil yang signifikan P0,05. Kata kunci: model pembelajaran pendidikan jasmani berbasis kinestetik
IMPROVING THE EXCITEMENT AND THE ACTIVENESS OF KINDERGARTENERS USING "MAJEDA" BASED ON CHILDREN PLAYS Wawan Sundawan Suherman; Panggung Sutapa; Dapan Dapan
Jurnal Kependidikan Vol. 1, No.1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.379 KB) | DOI: 10.21831/jk.v1i1.13078

Abstract

This study was aimed at developing Majeda teaching learning model based on children plays in effort to improve the excitement and the activeness of kindergarteners and the guideline of use. The study was research and development of the Borg and Gall model designed in three stages: first, preliminary studies and learning model design; second, small-scale and large-scale pilotage of Majeda; and third, operational try-out of Majeda, the revision of the guideline, and drafting of dissemination plan. The study was conducted in ten kindergartens namely, PKK Widodo, Tunas Muda Kledokan, PKK Temanggal, ABA Klepu, Pedagogia, ABA KKN Pantai Baru, Pembina Galur, ABA Dlaban Pogangan Sentolo, Wonosari 1, and ABA Karangmojo XVII. The finding shows that play-based Majeda is able to increase the excitement and the activeness of the kindergarten students in learning. Therefore, the developed Majeda is accountable to be used in teaching learning processesPENINGKATAN KEGEMBIRAAN DAN KEAKTIFAN SISWA TK DALAM PEMBELAJARAN DENGAN "MAJEDA" BERBASIS DOLANAN ANAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan "Model Pembelajaran Majeda Berbasis Dolanan Anak" untuk meningkatkan kegembiraan dan keaktifan siswa TK dan pedoman penggunaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan dari Borg dan Gall, dan dirancang dalam tiga tahapan: pertama, studi pendahuluan dan perancangan model pembelajaran; kedua, pengujicobaaan skala kecil dan skala besar Majeda Berbasis Dolanan Anak; dan ketiga, pengujioperasionalan Majeda Berbasis Dolanan Anak, revisi panduan penggunaannya, dan penyusunan rancangan diseminasi Majeda Berbasis Dolanan Anak. Uji lapangan Majeda Berbasis Dolanan Anak diselenggarakan di sepuluh Taman Kanak-Kanak (TK), yaitu TK PKK Widodo, TK Tunas Muda Kledokan, TK PKK Temanggal, TK ABA Klepu, TK Pedagogia, TK ABA KKN Pantai Baru, TKN Pembina Galur, TK ABA Dlaban Pogangan Sentolo, TKN 1 Wonosari, dan TK ABA Karangmojo XVII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majeda Berbasis Dolanan Anak mampu meningkatkan kegembiraan dan keaktifan siswa TK dalam pembelajaran. Oleh karena itu, Majeda Berbasis Dolanan Anak dianggap tepat digunakan dalam pembelajaran di TK
OLAHRAGA, PENUAAN, DAN PENYAKIT PENYAKIT YANG MENYERTAINYA Panggung Sutapa
MEDIKORA Vol. I, No . 2, Oktober 2005
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2318.927 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v1i2.4774

Abstract

Kecepatan penuaan pada seseorang bergantung padagenetik (keturunan), maupun faktor lingkungan dan gayahidup. Banyak upaya yang ditempuh untuk menghindaripenuaan secara dini karena dampak dari adanya penuaanmemunculkan perubahan-perubahan baik secara anatomismaupun fisiologis.Perubahan secara anatomis meliputi, perubahan padajantung, otak, paru-paru, ginjal, otot, dan tulang. Perubahanperubahananatomis berdampak pada perubahan secarafisiologis yang akhirnya berdampak pada penurunan produktivitas,angka harapan hidup {life expectancy) menjadi lebih kecildan jangka lama hidup menjadi pendek [life span).Salah satu alternatif untuk meningkatkan produktivitasdan meningkatkan angka harapan hidup dapat ditempuhdengan melakukan olahraga dengan memperhatikan kaidahkaidahyaitu frekuensi, lama dan beban latihan sesuai umurdan kondisi.Kata kunci: olahraga, penuaan, penyakit.
PENGAMATAN SKILL MOTORIK DAN FISIK DALAM UPAYA MENJADIKAN SOSOK MANUSIA BERKUALITAS Panggung Sutapa
MEDIKORA Vol. I, No. 1, April 2005
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3183.642 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v0i1.4730

Abstract

Pengamatan skill motorik dan fisik yang dilakukan secara rutin dapat  menemukan ada tidaknya keabnormalan perkembangan penginderaan, kreasi  gerak, dan improvisasi gerak serta bentuk maupun sikap tubuh. Keberhasilan  pengamatan perkembangan skill motorik dan fisik sangat ditentukan oleh  keahliain  testor terutama dalam mempersiapkan unsur-unsur bentuk tes skill motorik  maupun fisik.Pengamatan kedua unsur tersebut dapat dilakukan dengan berbagai  macam cara pengamatan skill motorik dengan melihat penguasaan  ketrampilannya dalam grafik tingkat keberhasilan dan kegagalan untuk setiap  tugas. Pengamatan aspek fisik dengan melihat pada posisi duduk, berdiri maupun  berjalan pada bidang garis horizontal, vertikal maupun garis lurus.Kata kunci: skill motorik dan fisik,manusia berkuaiitas