Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pengembangan Media Permainan Tradisional Gobak Sodor untuk Meningkatkan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun Desy Rizka Erwanda; Panggung Sutapa
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4562

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi pentingnya anak usia dini untuk mengenal dan melestarikan permainan tradisional khusunya permainan gobak sodor, serta meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini. Tujuan penelitian ini ialah mengembangkan media permainan tradisional gobak sodor untuk meningkatkan motorik kasar anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian menggunakan Research and Development (RD) dengan model ADDIE: Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian ini diawali dengan uji coba terbatas dan uji coba lapangan sesungguhnya, penilaian kelayakan instrument produk yang dilaukan oleh para ahli (validator). Berdasarkan hasil penilaian kelayakan media dari para ahli meperoleh kategori sangat layak, dan hasil uji efektivitas memperoleh hasil N-Gain dalam kategori tinggi dan terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Dengan demikian penggunaan playmat gobak sodor terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS MELALUI BERMAIN PLASTISIN DAN TANAH LIAT PADA ANAK USIA DINI Panggung Sutapa; Hadwi Prihatanta; Muhammad Sigit Antoni; Dzikri Nur Hayat; Akbar Firmansyah; Hero Emilio Karuntu; Veri Bagus Istiawan; Akhmad Dwi Bagaskoro; Sugeng Setia Nugroho
MAJORA: Majalah Ilmiah Olahraga Vol 29, No 1 (2023): Maret
Publisher : Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/majora.v29i1.64474

Abstract

Penguasaan keterampilan motorik halus sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilan motorik halus setelah bermain dengan plastisin dan bermain dengan tanah liat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah  eksperimen jumlah sampel 40 orang anak yang diambil dengan cara sampel populasi. Sampel dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok satu mendapat perlakuan bermain plastisin dan satunya mendapat perlakuan bermain tanah liat. Masing-masing kelompok mendapat perlakuan bermain selama dua jam tiap minggu dengan frekuensi tiga kali dalam satu minggu, penelitian dilakukan selama 2 bulan. Instrumen yang digunakan untuk mengambil data motorik halus dengan presisi menggunting kertas, mewarnai gambar berpola, menebalkan huruf dan keterampilan membuat kemiripan objek dengan bahan plastisin dan tanah liat. Data di analisis dengan menggunakan uji t dengan taraf signifikansi 5 %. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan keterampilan motorik halus secara singnifikan baik yang bermain dengan plastisin maupun bermain tanah lait (P 0.05).IMPROVING FINE MOTOR SKILLS THROUGH PLASTICINE AND CLAY PLAYING IN EARLY CHILDREN AbstractsMastery of fine motor skills is essential in everyday life. The purpose of this study was to determine the increase in fine motor skills after playing with plasticine and playing with clay. The method used in this study was an experimental sample of 40 children taken through a population sample. Samples were divided into two groups. The first group received the treatment of playing with plasticine, and the other group received the treatment of playing with clay. Each group received the treatment of playing for two hours each week with a frequency of three times a week; the study was conducted for two months. Instruments used to retrieve fine motor data with precision cutting paper, coloring patterned pictures, bolding letters, and skills in making objects similar to plasticine and clay. Data were analyzed using the t-test with a significance level of 5%. The results showed that there was a significant increase in fine motor skills both for playing with plasticine and playing with clay (P 0.05).
PENGARUH BERMAIN PLASTISIN DAN TANAH LIAT TERHADAP PENINGKATAN KETRAMPILAN MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA DINI Sutapa, Panggung; Prihatanta, Hadwi; Antoni, Muhammad Sigit; Askia, Asyfha; Nurhayat, Dzikri
Majalah Ilmiah Olahraga (MAJORA) Vol. 29 No. 2 (2023): September
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/majora.v29i2.70615

Abstract

Penguasaan ketrampilan motorik halus sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilan motorik halus setelah bermain dengan plastisin dan bermain dengan tanah liat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah  eksperimen jumlah sampel 40 orang anak yang diambil dengan cara sampel populasi. Sampel dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok satu mendapat perlakuan bermain plastisin dan satunya mendapat perlakuan bermain tanah liat. Masing-masing kelompok mendapat perlakuan bermain selama dua jam tiap minggu dengan frekuensi tiga kali dalam satu minggu, penelitian dilakukan selama 2 bulan. Instrumen yang digunakan untuk mengambil data motorik halus dengan presisi menggunting kertas, mewarnai gambar berpola, menebalkan huruf dan ketrampilan membuat kemiripan objek dengan bahan plastisin dan tanah liat. Data di analisis dengan menggunakan uji t dengan taraf signifikansi 5%. Hasilnya menunjukkan ada peningkatan ketrampilan motorik halus secara singnifikan baik yang bermain dengan plastisin maupun bermain tanah lait P < 0.05. THE EFFECT OF PLAYING WITH PLASTICINE AND CLAY ON IMPROVING FINE MOTOR SKILLS IN EARLY CHILDRENAbstractMastery of fine motor skills is very necessary in everyday life. The aim of this research is to determine the improvement in fine motor skills after playing with plasticine and playing with clay. The method used in this research was an experimental sample size of 40 children taken by population sampling. The sample was divided into 2 groups. One group received treatment playing with plasticine and the other received treatment with playing with clay. Each group received play treatment for two hours every week with a frequency of three times a week, the research was carried out for 2 months. Instruments used to collect fine motor data with precision cutting paper, coloring patterned pictures, bolding letters and skills in making object similarities with plasticine and clay. Data were analyzed using the t test with a significance level of 5%. The results showed that there was a significant increase in fine motor skills for both playing with plasticine and playing with clay, P < 0.05.
Pengaruh Aktivitas Fisik terhadap Konsentrasi Belajar Siswa Slow learner di Sekolah Dasar SORAYA, SHOBIROTUS; Sutapa, Panggung
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Vol 9, No 3 (2025): Journal of S.P.O.R.T
Publisher : Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/sport.v9i3.16693

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas fisik terhadap konsentrasi belajar siswa slow learner di sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain pretest-posttest control group design. Populasi penelitian berjumlah 420 siswa slow learner, dan diambil sampel sebanyak 84 siswa (42 kelompok eksperimen dan 42 kelompok kontrol) dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket konsentrasi belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, homogenitas, dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik berpengaruh signifikan terhadap konsentrasi belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung sebesar 13.137 dan signifikansi 0.000 ( 0.05), dengan rata-rata perbedaan sebesar 17.381. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa aktivitas fisik memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan konsentrasi belajar siswa slow learner, sehingga dapat dijadikan strategi efektif dalam pembelajaran di sekolah dasar.Kata Kunci: Aktivitas fisik, konsentrasi belajar, slow learner, sekolah dasar
ANALISIS PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL TERHADAP PERKEMBANGAN FISIK-MOTORIK DAN SOSIAL-EMOSIONAL ANAK USIA DINI Wicaksono, Arif; Sutapa, Panggung; Suhartini, Bernadeta
Sports Collaboration Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Sports Collaboration Journal: Desember 2025
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/scj.v3i2.4585

Abstract

Physical-motor and socio-emotional abilities are fundamental aspects that play a crucial role and serve as indicators of children’s future development. This study aims to examine how traditional games contribute to enhancing physical-motor and socio-emotional development in early childhood. This research employed a library study method with a qualitative approach to analyze findings related to the role of traditional games in children’s socio-emotional development. The population in this study was 17 articles from Google Scholar search results and analyzed using an inductive approach to synthesize the main findings from each article. The research sample consisted of 12 articles selected through a purposive sampling technique based on relevance criteria, study focus, and publications in the last ten years. Data were analyzed through an inductive approach and qualitative analysis. Based on the results of the literature review of 12 articles, traditional games from various regions in Indonesia were proven to have a 100% significant role in supporting the physical-motor and social-emotional development of early childhood. The study concludes that traditional games effectively foster children’s socio-emotional skills-such as cooperation, interaction, emotional regulation, and sportsmanship-through enjoyable and interactive play experiences. Abstrak Kemampuan fisik-motorik dan sosial-emosional merupakan aspek dasar yang berperan penting serta menjadi indikator perkembangan anak di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana permainan tradisional dapat berkontribusi terhadap peningkatan perkembangan fisik-motorik dan sosial-emosional pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif untuk menganalisis temuan terkait peran permainan tradisional terhadap perkembangan sosial-emosional anak usia dini. Populasi dalam penelitian ini Adalah 17 artikel dari hasil penelusuran Google Scholar dan dianalisis menggunakan pendekatan induktif untuk menyintesiskan temuan-temuan utama dari setiap artikel. Sampel penelitian terdiri dari 12 artikel yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria relevansi, fokus kajian, serta publikasi dalam sepuluh tahun terakhir. Data dianalisis melalui pendekatan induktif dan analisis kualitatif. Berdasarkan hasil kajian pustaka dari 12 artikel permainan tradisional dari berbagai daerah di Indonesia terbukti 100% memiliki peran signifikan dalam mendukung perkembangan fisik-motorik dan sosial-emosional anak usia dini. Kesimpulan dari penelitian ini adalah permainan tradisional efektif membantu mengembangkan kemampuan sosial-emosional anak, seperti kerja sama, interaksi, pengendalian emosi, dan sikap sportivitas, melalui pengalaman bermain yang menyenangkan dan interaktif.
Dukungan Orang Tua Berbasis Lingkungan Bermain di Rumah dan Kesiapan Anak Masuk Sekolah Dasar Adriani Rahma Pudyaningtyas; Pudyaningtyas, Adriani Rahma; Rahmawati, Anayanti; Dewi, Nurul Kusuma; Sholeha, Vera; Palupi, Warananingtyas; Sutapa, Panggung
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 15 No 1 Periode Desember - Februari 2026
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v15i1.3013

Abstract

Studi ini dilakukan untuk menganalisis hubungan antara dukungan orang tua berbasis lingkungan bermain di rumah dengan kesiapan anak memasuki sekolah dasar (SD). Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya masa transisi anak dari pendidikan anak usia dini ke pendidikan dasar yang menuntut kesiapan sosial-emosional, kognitif, dan regulasi diri yang baik. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Subjek penelitian berjumlah 102 orang tua yang memiliki anak usia 5–6 tahun. Instrumen penelitian terdiri dari dua kuesioner, yaitu dukungan yang diberikan oleh orang tua dalam penyediaan lingkungan bermain di rumah dan kesiapan anak masuk SD. Analisis data dilakukan dengan menggunakan korelasi pearson. Hasil korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara dukungan orang tua dengan kesiapan anak masuk sekolah dasar (r = 0,791; p < 0,01). Hasil tersebut menunjukkan bahwa dukungan orang tua yang tinggi dalam menciptakan lingkungan bermain yang edukatif, aman, dan interaktif berhubungan dengan tingginya tingkat kesiapan anak untuk memasuki jenjang SD. Temuan ini menegaskan pentingnya peran orang tua dalam memberikan stimulasi bermain yang bermakna sebagai fondasi bagi kesiapan belajar anak di tahap pendidikan selanjutnya.
Bimtek Manajemen Penyelenggaraan Pertandingan Bagi Wasit Juri Pencak Silat di Daerah Istimewa Yogyakarta Nugroho, Agung; Sutapa, Panggung; Sudarko, Rumpis Agus; Arga, Muhammad Wahyu
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 7, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i1.24653

Abstract

Bimbingan Teknis Manajemen Penyelenggaraan Pertandingan Bagi Wasit Juri Pencak Silat di Daerah Istimewa Yogyakarta bertujuan untuk: (1) memahami teori dan praktik peraturan pertandingan pencak silat yang baru, (2) dapat membuat Matrik penugasan wasit juri, (3) pengambilan keputusan cedera atlet dengan cepat, (4) peningkatan pemahaman Pre Test dan Post Test. Pelaksanaan Bimtek Manajemen pada hari Sabtu, 14 Juni 2025 di SMA I Sewon Bantul. Metode yang digunakan adalah: (1) teori, (2) praktik, (3) diskusi dan tanya jawab, (4) pre test dan post test. Materi dan narasumber: (1) Kebijakan dan Etika Wasit Juri: Drs. Bambang Edy S, M.Pd., (2) Manajemen Pertandingan: Prof. Dr. Rumpis Agus Sudarko, M.S., (3) Teori dan Praktik PPC: Prof. Dr. Panggung Sutopo, M.S., (4) Teori dan Praktik Peraturan Pertandingan th 2025: Dr. Agung Nugroho, M.Si. Pelaksanaan Bimtek Manajemen diikuti oleh 101 peserta, terdiri atas Wasit Juri Tingkat Cabang, Daerah, Nasional, dan Internasional. Adapun perwakilan Wasit Juri masing-masing daerah adalah sebagai berikut: (1) kabupaten Sleman 23, (2) kabupaten Bantul 20, (3) kabupaten Kulonprogo 16, (4) kabupaten Gunungkidul 18, (5) kota Yogyakarta 24. Peserta meningkat dari prediksi 75 orang, menjadi 101 peserta. Seluruh peserta Bimtek mengikuti Pre Test dan Post Test, hasil rata-rata nilai PreTest: 61, dan rata-rata nilai Post Test naik menjadi 73. Sehingga dapat dikatakan dengan adanya Bimtek pemahaman Manajeman dan Peratiran Pertandingan naik sebesar 19 %.