Claim Missing Document
Check
Articles

Karakteristik Parameter Fisis Objek Wisata Sungai Napal Jungur Di Kabupaten Seluma Syaputri, Adinda Hija; Supiyati, Supiyati; Suwarsono, Suwarsono
Newton-Maxwell Journal of Physics Vol. 4 No. 1: April 2023
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/nmj.v4i1.26313

Abstract

Sungai Napal Jungur merupakan salah satu objek wisata yang yang terletak di Kabupaten Seluma. Beberapa bagian Sungai Napal Jungur mengalami perubahan seperti, pelebaran, penyempitan, serta perubahan kedalaman yang di akibatkan oleh erosi yang disebabkan oleh aktivitas alam dan manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik parameter fisis sungai Napal Jungur Seluma. Dalam penelian ini metode yang digunakan adalah pengukuran langsung di lapangan berdasarkan cuaca normal. Dengan titik pengukuran debit sebanyak 12 titik, sedimen dan pengambilan sampel sedimen sebanyak 8 titik. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan kecepatan arus perlokasi penelitian rata-rata (0,17 m/s - 0,82 m/s). Kecepatan arus rata-rata tertinggi sebesar 1,04 m/s. Debit sungai tertinggi terjadi di titik lokasi 1 yaitu sebesar 3,62 m3/s dan debit sungai terendah terjadi di titik lokasi 4 yaitu sebesar 0,94 m3/s. Sungai Napal Jungur Seluma didominasi oleh pasir sangat kasar dengan diameter 1 mm yang terletak di bagian sisi kanan sungai. Debit sedimen layang tertinggi yaitu 6,615 g/s dan debit sedimen layang terendah yaitu 0,47 g/s. Debit sedimen dasar tertinggi yaitu 75,50 kg/s dan debit sedimen terendah yaitu 19,80 kg/s. Kategori sungai adalah landai, bentuk sungai yaitu sungai berkelok.
Relevansi kurikulum teknik gambar bangunan SMKN 3 Yogyakarta dengan kebutuhan dunia industri Suwarsono, Suwarsono; HP, Sutarto
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol. 3 No. 3 (2013): November
Publisher : ADGVI & Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.861 KB) | DOI: 10.21831/jpv.v3i3.1849

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: pertama, mengetahui tingkat relevansi Kurikulum kompetensi keahlian Teknik Gambar Bangunan SMKN 3 Yogyakarta dengan kebutuhan dunia industri di DI Yogyakarta. Kedua mengetahui tingkat keterlaksanaan Kurikulum kompetensi keahlian Teknik Gambar Bangunan SMKN 3 Yogyakarta. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dari penelitian yaitu industri di DI Yogyakarta yang berjumlah 140 industri dan guru Teknik Gambar Bangunan SMKN 3 Yogyakarta yang berjumlah 9 orang. Sampel untuk industri diambil menggunakan teknik purposive random sampling dengan sampel 35 industri. Untuk guru, semua populasi diambil sebagai sampel. Instrumen untuk industri dan guru menggunakan angket. Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) relevansi antara kurikulum kompetensi keahlian Teknik Gambar Bangunan SMKN 3 Yogyakarta dengan kebutuhan dunia industri dalam kategori sangat relevan; dan (2) keterlaksanaan Kurikulum kompetensi keahlian Teknik Gambar Bangunan SMKN 3 Yogyakarta dalam kategori sangat baik. RELEVANCE OF BUILDING ENGINEERING CURRICULUM SMKN 3 YOGYAKARTA WITH THE NEEDS OF INDUSTRYAbstractThis research has two purposes; first, to determine the level of curriculum relevance of Building Engineering of SMKN 3 Yogyakarta with the needs of industry in the region of Yogyakarta. Second, to determine the level of curriculum feasibility of Building Engineering of SMKN 3 Yogyakarta. This research is a descriptive study. The research population consists of two types, industries engaged in civil construction engineering in DI Yogyakarta, amounting to 140 industries and namely teachers of Building Engineering SMKN 3 Yogyakarta, amounting to 9 people. For industries, samples were taken using a purposive random sampling with a sample of 35 industries. For the teachers, all population was taken as the sample. Instruments for industries and teachers were a questionnaire which was sent directly and via post. Data analysis technique used is descriptive statistics with the help of Microsoft Excel package.The results show that: (1) the relevance of curriculum competencies building Engineering expertise SMKN 3 Yogyakarta with the needs of industry is in the very relevant category, and (2)curriculum feasibility of building Engineering SMKN 3 Yogyakarta based on Permendiknas number 41 of 2007 on a standard process is in very good category.
PEMBUATAN MESIN PEMOTONG DAN PENIRIS TEMPE UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI DI PONDOK DARUL MUTTAQIN Mamungkas, Mohamad Irkham; Subeki, Nur; Suwarsono, Suwarsono
ADIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/adi.v6i1.2950

Abstract

Permasalahan di negara berkembang banyak berkaitan dengan permasalahan ekonomi. Hal ini juga dirasakan oleh bangsa kita yang mana salah satu penyebabnya adalah minimnya bekal pendidikan dan ketrampilan yang dimiliki oleh generasi muda, sehingga dapat menyebabkan tingginya tingkat pengangguran dan pekerjaan yang tidak sesuai dengan keahlian yang dimiliki. Tujuan dari diadakannya kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan yang dimiliki oleh santri di Pondok Wirausaha Darul Muttaqin Batu. Metode yang dilakukan pada program pengabdian ini adalah dengan memberikan alat pemotong dan peniris tempe kepada mitra agar dapat meningkatkan kemampuan produksinya. Hasil yang didapat dari kegiatan ini menunjukkan bahwa kemampuan dan ketrampilan santri untuk memproduksi tempe menjadi meningkat dan waktu yang diperlukan dalam proses pembuatan produk kripik tempe  menjadi lebih singkat. Tingkat produksi pembuatan keripik tempe yang semula hanya kurang lebih 2 kg, dengan diadakan kegiatan ini bisa mencapai lebih dari 10 kg.
The Potential Of Cinnamon (Cinnamomum Burmanni) Toothpaste as a Resistance To The Growth of the Streptococus Mutans Bacteria owth Dyah Utami, Wahyu Jati; Sittatunnikmah, Annisaa; Sukini, Sukini; Suwarsono, Suwarsono; Yodong, Yodong
Journal of Applied Health Management and Technology Vol. 5 No. 1 (2023): January 2023
Publisher : Postgraduate Program , Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jahmt.v5i1.9496

Abstract

Introduction: A microorganism that plays an important role in dental caries is Streptococcus mutans. Dental caries can be prevented by brushing your teeth. The addition of antibacterial to toothpaste can reduce the number of caries-causing bacteria. Some anti-bacterial ingredients commonly added to toothpaste include fluorine, triclosan, and sodium monophosphate.Purpose: In this study, researchers wanted to develop an alternative toothpaste with cinnamon extract as an antibacterial ingredient. This research was conducted to formulate toothpaste with various concentrations of cinnamon extract 5%, 7.5%, and 10% and to determine the optimal concentration that can inhibit the growth of Streptococcus mutants bacteria.Method: The type of research conducted is experimental laboratories with a research design post-test only control group design. The toothpaste formulation is made with the active ingredient cinnamon extract with a concentration of 5%, 7.5%, and 10%. Cinnamon toothpaste was then tested on agar media which already contained Streptococcus mutans cultures. In addition, there is siwak herbal toothpaste as a positive control. Bacterial inhibition was analyzed statistically using the method one-way anova at the 95% confidence levelResults: research shows that cinnamon extract toothpaste with a concentration of 5%, 7.5%, 10%, and control+ has an average resistance of 11.5mm, 12mm, 12.5mm and 13mm. The results of data analysis by testanova show that p<0.05. This shows that there are significant differences in the concentrations of the three cinnamon extracts. After obtaining the results One-Way Anova test significantly continued with the LSD test The results showed that there was no significant difference between the positive control and cinnamon toothpaste with a concentration of 10%, ρ=0.153. This shows that the inhibitory power of 10% cinnamon toothpaste is close to the positive control. This shows that the higher the concentration of cinnamon extract, the more antibacterial and bioactive content. 
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Aladdawiyah, Zahara Septika Amiruddin Amiruddin Ani Subekti, Ani Any Zubaidah Arif Ismul Hadi Asteriqa, Mica Astuti, Nissa Atriyon Julzarika Ayu DS, Kusumaning Bambang Sutomo, Bambang Bambang Trisakti Budiono Budiono Cahyani, Rani Fuad Chulafak, Galdita Aruba Dessy Triana Dipo Yudhatama, Dipo Dyah Utami, Wahyu Jati Eko Kusratmoko Elfi Yuliza Elmiati Elmiati Fajar Yulianto Gunasari, Lala Foresta Valentine Hana Listi Fitriana, Hana Listi Harlianto, Budi Herno Yudiansyah Hidayat Hidayat Indah Prasasti, Indah Jalu Tejo Nugroho, Jalu Tejo Johan, Septi Johannes Manalu, Johannes Katmoko Ari Sambodo, Katmoko Ari Khomarudin, Muhammad Rokhis Kuncoro Teguh Setiawan, Kuncoro Teguh Latifah, Rose Asni Lestari, Widya Novia Lizalidiawati Lizalidiawati Mahdi Kartasasmita Masduki Mega Teguh Budiarto Mohamad Irkham Mamungkas Muchlisin Arief Muh Aris Marfai Nasution, Ahmad Azmi Noviar , Heru Nur Subeki Nurwijayanti Nurwita Mustika Sari, Nurwita Mustika Parwati Parwati Putri, Hestyna Eka Putri, Reva Marlita Refrizon Refrizon Riska Ekawita Rokhmatuloh, Rokhmatuloh Sadimin Sadimin Safitri, Oktari Elha Sariyem Sariyem Sayidah Sulma, Sayidah Sittatunnikmah, Annisaa Sri Harini Suardi, Nursakinah Suhadha, Argo Sukini, Sukini Sukowati, Kusumaning Ayu Dyah Sulyantoro, Heri Supiyati , Supiyati Supiyati . Suprapto, Totok Supriatna Supriatna Suryo H, Nanik Sutarto HP Suwardi Suwardi Syaputri, Adinda Hija Tarsoen Waryono, Tarsoen Triyono, Djoko Udhi Catur Nugroho, Udhi Catur Wikanti Asriningrum, Wikanti Yodong Yodong, Yodong Yulian Fauzi Zulfia Memi Mayasari