Claim Missing Document
Check
Articles

PENETUAN POSISI BERDASARKAN PESAING Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2008: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT JANUARI - MARET 2008
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penentuan posisi menurut pesaing adalah memposisikan produk sebagai terbaik dibanding pesaingnya. Penentuan posisi adalah strategi komunikasi. Jutaan produk atau merek berhamburan di pasar, maka untuk masuk dalam pikiran pelanggan tidaklah mudah. Satu-satunya cara adalah menemukan celah dengan meletakkan kembali posisi pesaing. Dengan demikian kita harus menggerakkan ide baru atau produk baru masuk di benak pelanggan yang berbeda dengan produk atau merek pesaing. Columbus mengatakan bahwa ”Bumi itu bulat”, tetapi masyarakat umum mengatakan bahwa ”Bumi itu datar”. Salah satu dari banyak argumen yang meyakinkan adalah adanya kenyataan bahwa pertama kali nelayan di laut mengamati puncak tiang kapal yang sedang mendekat. Setelah melihat puncak tiang, kemudian melihat layarnya dan akhirnya melihat kapalnya secara penuh. Pengamatan yang sederhana inilah membuktikan diri lebih efektif dibandingkan logika matematika buta untuk memecahkan persoalan, termasuk dalam memperbaiki strategi bersaing. Meskipun demikian ada empat hal yang harus kita pertimbangkan dalam menemukan celah di benak pelanggan. Pertama, harus menyampaikan pesan ke benak pelanggan harus berhubungan dan masuk akal. Tiga Roda melakukan penentuan posisi menurut pesaing dengan slogan iklannya ”Kokoh Terpercaya”. Pelanggan menangkap dengan iklan itu berhubungan dan masuk akal bahwa semen Tiga Roda merupakan semen dengan kualitas terbaik dan kokoh yang menjadikan Tiga Roda  sebagai Top Brand semen di Indonesia. Kedua, menemukan ide yang menjadi pembeda dengan pesaing. Olympic memposisikan diri sebagai furnitur dengan variasi lengkap, mulai dari children set, bedroom set, office set,kitchen dan set living set sebagai pembeda dengan pesaingnya. Olympic juga merupakan perusahaan furnitur dengan inovator terdepan baik dari sisi desain, kualitas dan harga, sehingga Olympic menjadi Top Brand furnitur Indonesia. Ketiga, memiliki bukti yang mendukung yang membuatnya nyata dan dapat dipercaya. Garda Oto milik asuransi Astra Buana dengan ”Don’t Worry Be Happy”  telah membuktikan bahwa mereka dapat dipercaya. Ketika terjadi banjir dan ledakan bom, armada Garda Oto telah melakukan siaga di tempat kejadian. Hal ini menunjukkan bahwa Garda Oto peduli kepada pelanggan pada saat pelanggan dalam kesulitan, sehingga pelanggan tidak khawatir bersama Garda Oto. Keempat, mengkomunikasikan perbedaan produk atau merek yang kita punyai dibandingkan dengan pesaing. Philips untuk produk lampu dengan tagline-nya ”Terus terang Philips terang terus”, kemudian diubah menjadi ”Sense and simplicity”, menghasilkan komunikasi yang baik di benak konsumen sebagai lampu yang berkualitas yang akhirnya menjadi Top Brand lampu di Indonesia.
Strategi Positioning Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2004: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT APRIL - JUNI 2004
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep Positioning sebagai dasar dari strategi pemasaran dikemukakan oleh Jack Trout dan All Ries pada awal tahun 1970-an dan menjadi dasar yang populer dari pengembangan strategi kreatif. Gagasan umum dari positioning adalah menempatkan sebuah produk untuk mendapatkan posisi yang baik dalam benak konsumen. Merek yang telah memiliki posisi mapan dalam benak akan menjadi faktor pengaruh yang kuat pada saat konsumen memerlukan solusi. Biasanya berorientasi pada market leader. Keunggulan bersaing perusahaan, sesungguhnya adalah keunggulan komunikasi. Sehingga masalah dalam bersaing adalah masalah dalam berkomunikasi. Strategi Positioning sesungguhnya adalah strategi komunikasi. Periklanan merupakan bentuk komunikasi yang, dari sudut pandang penerima, dibangun dalam penghargaan yang rendah. Jika Anda berhasil dalam dalam periklanan, kemungkinan Anda akan berhasil  dalam bidang bisnis, agama, politik atau aktivitas lainyang membutuhkan komunikasi massa. Positioning merupakan konsep yang mengubah keaslian iklan, konsep yang sederhana yang membuat orang menghadapi kesulitan dalam memahami kekuatannya. Positioning dimulai dengan sebuah produk, barang, jasa, perusahaan, atau orang. Tetapi positioning bukanlah sesuatu yang Anda lakukan terhadap produk. Positioning adalah sesuatu yang Anda lakukan terhadap pikiran calon konsumen, yaitu menempatkan produk itu pada pikiran calon konsumen. Maka merupakan kesalahan jika menyebut konsep ini sebagai “positioning produk”. Seperti halnya Anda melakukan sesuatu hal terhadap fisik produk itu. Juga salah jika positioning tidak melibatkan perubahan. Tetapi perubahan tersebut adalah perubahan terhadap nama, harga dan kemasan bukan terhadap produk secara keseluruhan. Pada dasarnya ada perubahan penampilan yang akan dilakukan dengan tujuan menjamin sustu posisi yang lebih berharga dalam pikiran calon konsumen. Positioning juga merupakah tubuh pemikiran yang pertama yang dirancang untuk memegang permasalahan dalam mendengarkan masyarakat kita yang kebanjiran informasi. Satu-satunya pertahanan yang dimiliki seseorang dalam masyarakat adalah pemikiran yang sangat sederhana. Maka pendekatan terbaik yang akan diambil sesorang dalam masysrakat adalah pesan yang sederhana.  Dalam komunikasi, seperti halnya dalam arsitektur, lebih sedikit lebih baik. Anda harus mempertajam pesan agar masuk di pikiran konsumen. Bahkan Jack Trout dan Al Ries mengatakan bahwa positioning bukan yang dikerjakan terhadap produk, tetapi yang dikerjakan terhadap benak konsumen. Misalnya dari Avon dengan “The Company for Women”, “The Science of You” dari Pond’s Institue, “Passion for Beauty” kata-kata dari L’Oreal,  gambar 1.21.  “ The Miracle of  Science” dari DuPont,. “Life made smoother … with Teflon”,  “Everyday “ kemudian menjadi “Get the feeling” adalah iklan dari Toyota, “Safety” menjadi “For life” iklan” dari Volvo, “Connecting People” dari Nokia. Perusahaan makanan dari Finlandia Nestle menggunakan kata-kata “Good Food Good Life”. Primagama menggunakan “Terdepan dalam Prestasi” dan STMIK AMIKOM menggunakan “Tempat Kuliah Orang Berdasi”.
UNDANG-UNDANG PENDIDIKAN NASIONAL Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 1988: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.487 KB)

Abstract

Kerinduan seluruh rakyat Indonesia akan lahirnya Undang-Undang Pendidikan Nasional (UUPN)  yang dijadikan pedoman dalam pengaturan sistem pendidikan nasional kita barangkali sudah akan terpenuhi. Proses "pemasakan" rancangan UUPN nampaknya mulai ditangani secara lebih serius oleh pemerintah.       Hal tersebut tidak berarti bahwa pemerintah kita selama ini tidak serius dalam menangani proses kelahiran UUPN, akan tetapi barangkali bobot keseriusannya belum pernah seintensif kali ini.       Gagasan tentang pentingnya UUPN bagi bangsa kita konon mulai disistemasisasikan semenjak era Kabinet Pembangunan III, yang waktu itu Dr. Daoed Joesoef menduduki kursi Mendikbud.  Berlanjut pada era Kabinet Pembangunan IV dengan Prof. Nugroho Noto Susanto (Alm) sebagai Mendikbud, maka gagasan melahirkan UUPN kemudian "diproses" kembali, meskipun belum berhasil secara tuntas.       Kiranya kita cukup beruntung kalau saat ini, pada era Kabinet Pembagngunan V dengan Prof. Dr. Fuad Hassan sebagai Mendikbud, pemerintah berhasrat mewujudkan kembali keinginan rakyat untuk memiliki UUPN tersebut.
KIAT SUKSES MENJADI ENTREPRENEUR BAGI ORANG BIASA (15) Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2009: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT OKTOBER - DESEMBER 2009
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.659 KB)

Abstract

Demikian halnya ketika saya mendirikan kursus komputer.  Gedung seperti yang telah saya bahas sebelumnya, dapat dilakukan dengan pembayaran di belakang.  Kita membayar biaya sewa gedung setelah kita mempunyai uang sesuai dengan yang kita rencanakan. Fasilitas kursi juga dapat menggunakan sewa yang dapat dibayar di kemudian hari. Bahkan iklanpun juga dapat kita bayar di belakang. Saya beruntung dapat bekerjasama dengan Harian Kedaulatan Rakyat pada saat awal memulai bisnis. Harian ini membantu saya dengan memberikan fasilitas memasang iklan dengan dapat dibayar kemudian. Selain membagi brosur ke sekolah-sekolah, iklan salah satu andalan untuk mencari calon peserta kursus.  Pada awalnya, saya hanya memasang iklan baris, karena biayanya murah, tetapi untuk membangun citra, kita butuh iklan yang tidak sekedar iklan baris, tetapi iklan untuk membangun brand, sekaligus dapat meningkatkan penjualan. Setelah saya selesai merancang iklan dengan menggunakan pertimbangan, antara lain sasaran yang dibidik, keunggulan produk kursus yang ditawarkan, strategi kreatif yang digunakan, daya tarik pesan yang memikat dan gaya eksekusi yang dipakai, maka desain tersebut saya bawa menuju kantor harian ini yang berada di Jalan Mangkubumi. Sesampainya di kantor, kemudian saya menanyakan di bagian penerima tamu, agar saya dapat bertemu bagian iklan untuk memasang iklan. Bagian penerima tamu tersebut mengantarkan saya bertemu dengan bagian iklan. Saya mengungkapkan keinginan saya untuk memasang iklan kepada bagian iklan tersebut. Bagian iklan dengan senang hati membantu saya. Pengalaman saya dalam melakukan negosiasi pembayaran dan besarnya biaya iklan inilah yang ingin saya bagikan. Perusahaan kecil ataupun perusahaan besar menginginkan agar iklan yang dipasang efektif, biayanya ringan dan kalau bisa dapat dibayar di kemudian hari. Saya juga mengingikan hal seperti itu. Langkah yang saya lakukan mencoba untuk menanyakan biaya iklan selama satu tahun beserta potongnya, “Pak kalau saya pasang iklan ukuran 20 cm x 3 kolom, setiap hari selama satu tahun berapa Pak?”  Kemudian petugas iklan tersebut menghitung dan dia menemukan nilai yang cukup besar ketika itu, ratusan juta rupiah.  “Kalau besarnya seperti ini, Pak Yanto dapat potongan istimewa, 70 %” kata petugas iklan tersebut. Dalam hati saya “luar biasa besar potongannya.”.  “Pasang iklannya satu tahun kan Pak Yanto?” Tanya petugas iklan. Saya terdiam sejenak, karena biayanya besar sekali, menurut saya pada saat itu, tetapi potongannya sangat menarik. “Saya pasang tiga bulan dulu ya Pak, tapi saya minta potongannya tetap 70 %”.  Petugas iklan itu kembali menghitung, dengan kalkulatornya., kemudian ia menelpon pimpinannya “Untuk Pak Yanto. Tidak apa-apa, tapi ini setiap hari kan Pak?”. Saya terdiam sejenak, karena menurut saya masih besar sekali, apalagi mendirikan kursus komputer tanpa uang tunai., “Satu minggu dua kali dulu ya Pak. Tapi potongannya tetap 70 %?”. Petugas iklan itu kembali berkonsultasi dengan pimpinannya, sejak kemudian “Ya.. boleh Pak.” Seperti biasanya kan Pak. Dapat dibayar setelah iklannya dimuat” pinta saya. “Ya. Pak Yanto, seperti biasanya” jawab petugas iklan tersebut. Pelajaran yang sangat menarik dari yang saya alami tersebut adalah untuk mendapatkan harga yang murah dilakukan dengan cara membeli dalam jumlah banyak lebih dahulu dan meminta potongan khusus, kemudian bertahap bernegosiasi dengan mempertahankan potongan tersebut, tetapi membeli dalam jumlah yang lebih kecil. Lebih dari itu dapat kita bayar di kemudian hari.
MOTIVASI Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2006: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT OKTOBER - DESEMBER 2006
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut Daniel Goleman, kemampuan motivasi terdiri dari dorongan berprestasi, komitmen, inisiatif dan optimisme. Komitment merupakan penyelarasan diri dengan sasaran kelompok dan institusi atau masyarakat. Orang dengan kemampuan ini akan siap berkorban demi pemenuhan sasaran institusi atau masyarakat yang lebih penting, merasakan dorongan semangat dalam misi yang lebih besar, menggunakan nilai-nilai kelompok yang dilandasi hati nurani dalam pengambilan keputusan dan penjabaran pilihan-pilihan serta aktif mencari peluang guna memenuhi misi kelompok atau masyarakat. Rachel Carson telah berjuang untuk mempertahankan komitmennya, setelah ia menemukan dalam penelitiannya bahwa pestisida dapat merusak lingkungan. Akhirnya ia menerbitkan buku yang berjudul Silent Spring. Carson menyadari bahwa bukunya akan menuai kontroversi, tetapi ia dengan komitmennya untuk menyelamatkan lingkungan tetap kokoh dengan pendiriannya. Dalam buku tersebut Carson menyerukan diselenggarakannya debat umum yang serius mengenai besar kerugian yang harus ditanggung oleh alam yang sangat dicintainya dan bercerita dengan keyakinan yang luar biasa tentang betapa rapuhnya keadaan semua makhluk hidup, termasuk manusia, akibat penggunaan DDT dan bahan-bahan kimia lain yang lebih beracun. Carson ditentang oleh industri pertanian, yang secara besar-besaran mengadakan kampanye untuk mendiskreditkan peringatannya. Meskipun demikian ia tetap memegang komitmennya untuk menyelamatkan lingkungan. Akhirnya Presiden John F. Kennedy terkesan oleh bukunya dan memerintahkan penelitian ulang kebijakan pestisida Federal. Pada 1963, badan penasihat Presiden untuk urusan ilmu pengetahuan mendukung pendirian Carson. Sekarang orang mengakui bahwa gagasan pendukung lingkungan modern dengan munculnya Company Social Responsibility, dimulai dengan terbitnya buku Silent Spring. “Seribu kata darinya, maka dunia menempuh arah yang baru” kata salah seorang editor buku tersebut. “Begitu dahsyatnya daya dari tujuan hidup yang didukung oleh komitmen emosi” tulis Cooper dan Sawaf dalam Executive EQ.           Apa yang dilakukan Rachel Carson adalah mengerahkan segenap tenaga dengan bakat dan tujuan hidup dengan motivasi yang kuat atau dengan komitmen emosi. “Tidak ada karya besar di dunia yang pernah terwujud tanpa semangat yang menggelora” kata filsuf Jerman, Hegel. Para pemimpin dan para eksekutif harus menyadari bahwa motivasi terbukti lebih penting daripada intelektual ataupun ketrampilan teknis. Bagaimanapun yang menggerakkan motivasi bukan kepala, melainkan hati. “Sesungguhnya di dalam tubuh anak Adam terdapat segumpal daging. Jika ia baik, maka baiklah tubuh itu seluruhnya, dan anggota-anggota tubuh yang lain akan membuatnya baik. Ia adalah hati” demikian sabda Rasulullah SAW. Hati adalah pemimpin yang harus dipatuhi yang memandu komitmen, sedangkan anggota tubuh lainnya adalah rakyat yang harus patuh pada pemimpinnya.
PEMODELAN ARSITEKTUR SISTEM INFORMASI PERIZINAN MENGGUNAKAN KERANGKA KERJA TOGAF ADM Darmanto, Darmanto; Suyanto, Mohammad; Al Fatta, Hanif
Informasi Interaktif Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Informasi Interaktif
Publisher : Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.657 KB)

Abstract

BPPTPM regency lamandau is a public service agency in the field of licensing, non-licensing and investment, is required to provide excellent service, trusted and transparent to the community. To achieve these objectives required appropriate strategies and utilization of information technology as a supporter in the work process. The objectives of this research are to identify the needs of services and business processes and to build an integrated information system architecture to support business activities at BPPTPM Lamandau District. Limitations of variables in this study are: This study uses input data from interviews, and document analysis in the form of renstra and renja BPPTPM and other documents required. The creation of a licensing information system architecture adopts the TOGAF ADM framework from the vision architecture phase to the technology architecture, as well as other methods such as PIECES Analysis, Value Cahin, SWOT, CSF, CUR Matrix, and SOA. The output of this research is blueprint information system without making application or prototype. The result of design of information system architecture using TOGAF ADM framework on business architecture using value chain analysis obtained 10 (ten) business functional areas, 5 (five) main business functions and 5 (five) supporting business functions. While the results of application portfolio mapping based on Mc Farlan obtained 9 (Nine) future information system which contains a collection of applications as a proposal to implement. As a guide in describing blueprint of licensing information system architecture at BPPTPM regency lamandau as a whole this research using TOGAF Foundation Architecture and SOA. Keywords :EnterpriseArchitecture, TOGAF,PIESCES, Value Chain.
APLIKASI SITE LOCATOR BERBASIS ANDROID Adiwisanghagni, Mohammad; Suyanto, Mohammad; Sudarmawan, Sudarmawan
Informasi Interaktif Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Informasi Interaktif
Publisher : Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.613 KB)

Abstract

 Often the emergence of less effective and efficient problems in the search for the nearest BTS with the location of complaints from the customer and VIP customer XL provider underlies the request of NetOptim Department PT. Huawei Service to build a tool to facilitate their work. Based on these problems, then conducted a search research location to solve the problems Engineering by designing the concept of searching the nearest site that will be applied to an android application using the SQL Haversine formula. The goal is to measure the accuracy of the SQL Haversine Formula compared to manual system calculations and and build an application prototype that can be used as the nearest BTS location search tool from XL operator based on longitude and latitude complaint. Research method using Prospective Case Study which will be developed with Action Research.Data obtained by observation and interview method to get Gcell or BTS Database operator XL and and customer complaints, VIP and sales complaints data. The nearest complaint location with BTS data, will be processed for comparison of manual system distance calculation and distance calculations using SQL Haversine formula.      From validation analysis of SQL Haversine formula calculation, the result of the presentation of accuracy is 84.23% and the resutl of imprecise accuracy is 15.77% due to error data on the calculation.Which means, the SQL Haversine formula is considered sufficient to meet the expectations to apply in application of andorid-based site locator.Keyword: site locator, longitude, latitude, BTS, haversine 
Mengubah Kehidupan Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2006: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT JANUARI - MARET 2006
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Apa yang Anda cita-citakan sesungguhnya dapat dipandang sebagai sarana untuk mencapai perasaan tertentu, emosi tertentu atau kondisi tertentu. Maka untuk mencapai yang Anda cita-citakan sesungguhnya hanya mengubah kondisi Anda. Tuhan tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu mau mengubahnya sendiri. Demikian pula Tuhan tidak akan mengubah nasib manusia kecuali manusia itu mau mengubahnya sendiri. ?Mengubah kondisi Anda, dapat mengubah kehidupan Anda, karena perilaku Anda bukanlah hasil dari kemampuan Anda, tetapi hasil dari kondisi Anda? kata Anthony Robbins. Mengubah kondisi dapat dilakukan dengan mengubah fisiologi, mengubah fokus dan mengubah submodalitas. Anda bisa mengubah fisiologi dengan hanya mengubah pernafasan Anda. Dalam ilmu kedokteran kehidupan itu adalah gerakan, maka emosi itu diciptakan oleh gerakan. Bagaimana Anda menggerakkan tubuh akan menghasilkan apa yang Anda rasakan. Bahkan gerakan kecil pada wajah Anda, sudah dapat menggeser perasaan Anda pada saat itu. Maka salah satu kunci sukses mengubah kehidupan adalah menciptakan gerakan-gerakan yang menciptakan keyakinan, kekuatan, fleksibilitas, kekuatan pribadi dan kegembiraan. Orang tua sesungguhnya bukanlah masalah usia, tetapi masalah kurang gerakan. Kurangnya gerakan yang sejati adalah kematian. Kematian adalah sebagai nasihat yang ampuh bagi yang hidup untuk berbuat terbaik. Cara lain mengubah kehidupan dengan fokus. Fokus merupakan titik pertemuan cahaya melalui lensa. Fokus berarti pula sebagai pusat perhatian. Berfokus pada nikmat pemberian Tuhan yang tak terhitung akan menjadikan Anda lebih bersyukur. Berfokus untuk mendapat pekerjaan untuk dapat membiayai sekolah saya menyebabkan saya ditolak di beberapa perusahaan atau institusi tetap untuk pantang putus asa terus berusaha dan berdoa sebelum mendapatkan pekerjaan tersebut. Demikian pula fokuslah kemana Anda menuju, bukan pada apa yang Anda takutkan. Insya Allah cita-cita Anda akan tercapai. Mengubah submodalitas juga dapat mengubah kehidupan Anda. Submodalitas merupakan gambar, suara, atau sensasi lain yang spesifik yang dapat diubah untuk meningkatkan atau mengurangi intensitas pengalaman. Kemampuan untuk mengubah perasaan bergantung pada kemampuan untuk mengubah submodalitas. Anda harus berada dalam kondisi bertekad untuk sukses. Untuk sukses bukan semata kemampuan, tetapi kondisi seringkali merupakan faktor lebih penting. Orang yang mempunyai kemampuan terbatas akan menemukan bakatnya kalau diberikan kondisi yang baik. Dengan demikian cita-cita kita dalam kehidupan ini adalah hanya mengubah perasaan. Perasaan sedih kita ubah dengan perasaan senang dengan mendekatkan diri pada Tuhan. Sukses merupakan hidup dengan cara yang sedemikian rupa sehingga Anda merasakan banyak kenikmatan dan sangat sedikit kepedihan, tetapi sukses sejati kalau kita dapat merasakan kenikmatan tersebut, baik dunia maupun akhirat.
KIAT SUKSES MENJADI ENTREPRENEUR BAGI ORANG BIASA (26) Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2009: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT OKTOBER - DESEMBER 2009
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.115 KB)

Abstract

Di bidang multimedia diperkuat pula dengan mendirikan radio, yang ketika itu namanya Radio SWA FM, radio dengan segmentasi bisnis. Tujuan utama radio ini adalah memberikan pendidikan entrepreneur dan bisnis. Selain itu juga untuk magang mahasiswa. Saya sebagai pengasuh tetap pada acara tersebut. Selain ditujukan untuk masyarakat, pendidikan entrepreneur dan bisnis tersebut juga untuk mahasiswa yang ingin belajar bisnis, terutama mahasiswa AMIKOM Yogyakarta. Segian penyiar berasal dari mahasiswa kami yang memang menyukai bidang kepenyiaran, demikian pula yang menjadi reporter.  Mahasiswa yang telah bekerja sebagai penyiar dan reporter setelah lulus terbukti mendapat pekerjaan yang cukup lumayan, bahkan ada yang bekerja pada perusahaan Jepang di Jepang.  Saya menyebut perusahaan kami sebagai laboratorium dunia kerja.  Hanya dengan cara yang sederhana itulah kami membuat beda dengan yang lain agar kami dikenali. Saya menyadari pentingnya kecerdasan spiritual harus dimiliki mahasiswa, maka akhirnya Radio SWA FM berubah menjadi Radio MQ FM yang banyak memberikan pendidikan spiritual dan juga tetap merekrut mahasiswa sebagai penyiar dan reporter. Pendapatan dari radio cukup lumayan, yang paling penting dapat digunakan untuk operasional. Tuntutan untuk tidak merugi dalam melaksanakan siaran, maka MQ FM berusaha untuk melakukan siaran dengan acara yang diminati pendengan dan melakukan efisiensi yang berdampak pada jumlah mahasiswa yang dapat direkrut menjadi terbatas. Saya berpikir kembali tentang bidang lain yang berkait dengan multimedia yang dapat merekrut mahasiswa lebih banyak dan yang mempunyai prospek dalam jangka panjang, yang dapat menyumbangkan dana untuk pengelolaan pendidikan. Bidang tersebut adalah bidang pertelevisian. Saya bergabung dengan RB Grup untuk memdirikan televisi lokal, berdirilah RBTV yang dapat menampung mahasiswa lebih banyak. Kami memulai dengan dana yang minimal dan peralatan sederhana dengan pancaran yang terbatas. Meskipun demikian, kami juga pernah mendapat peringkat tiga (3) TV lokal secara nasional berdasarkan share audience. Ketika itu kami masih khawatir kalau ijinnya tidak keluar, sehingga yang penting dapat siaran dengan acara yang baik.  Saat ini kami sedang mempersiapkan peralatan dan mempelajari teknologi yang memadai untuk menuju TV Digital. Disamping itu untuk menambah pengetahuan dalam bidang komunikasi, karena ilmu komputer dan ilmu komunikasi dalam jangka panjang akan konvergen atau menyatu, sehingga ilmu yang diterima mahasiswa juga semakin luas. Saya juga tetap mengasuh acara bisnis di RBTV, yang juga ingin sekedar memberikan sedikit pengalaman bagi yang ingin memulai bisnis dan mengembangkan bisnisnya baik kepada masyarakat maupun mahasiswa. Saya senang kalau alumni AMIKOM itu menjadi pengusaha. Biasanya alumni yang menjadi pengusaha, merekrut adik kelasnya untuk menjadi karyawan perusahaannya, sehingga meperingan tugas lembaga untuk mencarikan pekerjaan mereka. Kualitas lulusan kami ukur dengan banyaknya mahasiswa yang bekerja atau menciptakan lapangan kerja. Semakin banyak yang diterima kerja atau menjadi pengusaha, kami menganggap semakin berkualitas.  Alumni-alumni yang telah menjadi pengusaha, biasanya kita gilir untuk memberikan pembekalan kepada calon wisudawan yang berkeinginan menjadi pengusaha. Paling tidak satu tahun empat kali sesuai dengan jadwal wisuda.
BISNIS KAUM GASSAN (2) Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2008: HARIAN REPUBLIKA EDISI JULI - SEPTEMBER 2008
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekuasaan al-Harits kemudian dilanjutkan oleh anak laki-lakinya, al-Mundzir, yang Juga disebut Alamundarus oleh para penutur sejarah dari Bizantium. Seperti ayahnya, al-Mundzir menjadi pelindung utama ajaran Monofisit, dan untuk beberapa waktu hal ini memupus simpati Bizantium serta memicu pembrontakan terbuka di Gassan. Pada 589, ia mengunjungi Konstantinopel bersama berdua anak laki-lakinya, dan diterima dengan  penuh kehormatan oleh Tiberius II, yang mengganti batu permata di mahkotanya dengan batas permata yang lebih mahal. Di tahun itu pula ia berhasil menyerang dan membakar Hirts, ibu kota kerajaan musuhnya Bizantium yang menuduhnya berkhianat, tuduhan sama yang sebelumnya dialamatkan pada ayahnya Ketika berkunjung ke gereja di Huwarin, antara Damaskus dan Palmyra, ia ditangkap dan dipenjara di Konstantinopel, dan kemudian dipindahkan ke Sisilia. Anak laki-laki dan penerusnya, al-Nu?man, yang berusaha menyerbu dan menggoyangkan kekuasaan Bizantium, juga dibawa ke Konstantinopel. Tingkat budaya yang dicapai oleh orang-orang Gassan, kerajaan tetangga Bizantium, tidak diragukan lagi lebih tinggi dari pencapaian budaya musuhnya di perbatasan Persia, yaitu kerajaan Lakhmi. Di bawah pemerintahan mereka, dan selama masa di sepanjang perbatasan timur Suriah yang merupakan perpaduan antara unsur budaya Arab. Suriah, dan Yunani. Rumah-rumah dari batu vulkanik, istana, momentum kemenangan, tempat pemandian umum, tempat penampungan air, teater, dan gereja berdiri di tempat-tempat yang kini tinggal membantu yang gersang. Dulu diatas dataran tinggi sebelah timur dan selatan Heurun berdiri sekitar tiga ratus kota dan desa, dan saat ini hanya beberapa diantaranya yang masih bertahan. Sejumlah penyair Arab pra Islam mendapatkan dukungan penuh dari raja kecil Gassan. Dikisahkan bahwa Labid, penyair termuda dari tujuh penyair ?Mua?allaqqt? yang terkenal, berperang bersama orang-orang Gassan dalam pertempuran Halimah. Ketika al-Nablghah al-Dzubyani bertengkar dengan raja Lakhmi, ia pergi meminta perlindungan ke istana anak laki-laki al-Harits. Seorang penyair dari Madinah, Hassan ibn Tsabit (lahir sekitar 563), yang sebelum menjadi penyair yang dipuji oleh Nabi Muhammad s.a.w. pernah mengunjungi istana mereka, dan merekam pengalamannya itu dalam antologinya (diwan). Dalam sebuah bait puisinya, ia memaparkan kegelimangan dan kemegahan istana Jabalah yang semarak oleh para penyanyi dan musisi dari Mekah, Babilonia dan Yunani, laki-laki dan perempuan, serta sajian anggur. Setelah kekuasaan al-Mundzir dan al-Nu?man, kerusuhan merebak di negeri Gassan. Berbagai suku di gurun Suriah mengangkat pempimpinnya masing-masing. Jatuhnya Yarusalem dan Damaskus (613-614) ke tangan Khusraw Parwiz dari Sasaniyah merupakan pukulan terakhir yang mematikan Dinasti Jafna. Apakah ketika menaklukkan kembali Suriah pada 629, Heraclius berhasil mengembalikan kedudukan raja kecil Suriah-Arab belum bisa diketahui dengan pasti. Para penutur sejarah Arab menyebut Jabalah ibn al-Ayham sebagai raja terakhir Wangsa Gassan. Dalam pertempuran Yarmuk yang terkenal (636), kerajaan ini berperang bersama Bizantium untuk menghadapi kaum muslim Arab dalam Perang Yarmuk pada 636. Dalam perang tersebut, 12.000 orang Gassan menyeberang ke pasukan Muslim, kemudian ia memluk Islam sebagai gantinya pasukan Muslim memberikan penghargaan dengan membayar gaji mereka. Dan Dikisahkan bahwa ketika sedang mengitari Ka?bah, seorang, badui menginjak bajunya dan mantan raja itu menampar wajahnya. Khalifah Umar kemudian memerintahkan Jabalah untuk menerima tamparan serupa dari orang badui itu, atau membayar denda. Setelah peristiwa itu. Jabalah keluar dari Islam dan pergi menghabiskan masa pensiunannya di Konstantinopel.