Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

MAGANG KEWIRAUSAHAAN BENGKEL MOBIL Suyanto, Wardan; Satunggalno, Satunggalno; Taslim, H.A
INOTEKS: Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan,Teknologi, dan Seni Vol 3, No 1 (2001)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.152 KB) | DOI: 10.21831/ino.v3i1.5070

Abstract

Program     ivlKU   ini    berjudul    Magang    Kewirausahaan     Bengkel    Mobil,    yang dilaksanakan   dengan  tujuan  untuk  mernbekali   pengetahuan,   keterampilan,    dan  sikap  di bidang  produksi  dan  wawasan  manajemen   kewirausahaan   di bidang  perbengkelan   mobil bagi mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Otomotif Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta  (FT UNY).Pelaksanaan   program  ini dimulai  melalui  kegiatan  seJeksi  calon  peserta  MKU  yang diambil  dari  mahasiswa   semester   vn dan  mempunyai   minat  untuk  berwirausaha   dalambidang  perbengkelan   mobil.  Mahasiswa  yang  diterima  sebagai  calon  peserta  MKU  diberi pembekalan   tentang   wawasan   pendirian   usaha,  upaya  mendapatkan    modal   usaha,  serta liku-liku  perbengkelan   mobil.  Setelah  diberi  pembekaJan  mereka  diterjunkan   ke bengkel­ bengkel  mobil yang menjadi  industri  mitra.  Pada kesempatan   ini diterjunkan   10 mahasiswa di  5 (lima)  bengkel  mobil  yang  berada  di  Yogyakarta.   Selama  2 (dua)  bulan  mahasiswa melakukan   kegiatan   praktek   sehari-hari   di  bawah   bimbingan   dari  industri  mitra  dalam bidang   teknik   perawatan   mobil   dan  manajemen    kewirausahaan.    Di  samping   itu  juga mendapatkan    bimbingan   dari   dosen   pembimbing    meJaJui  kegiatan   supervisi   rutin   ke industri.    Kegiatan    mahasiswa    di   industri    mendapat    penilaian    tentang    kemampuan, keterampilan,   dan  sikap  kerja  oleh  pembimbing   industri.  Setelah  menyelesaikan   program magang  di industri  mahasiswa  menyusun  proposal  mendirikan   usaha  bengkel  mobil  yang dibimbing  dan dinilai  oleh dosen pembimbing.Dari  pelaksanaan   program  magang  tersebut  semua  mahasiswa   peserta  MKU  dinilai baik  hingga  sangat  baik  oleh  pihak  industri  dalam  bidang  kemampuan,   ketrampilan   dan sikap  kerja.  Semua  mahasiswa   peserta  MKU  telah  berhasiI  menyusun  proposal  pendirian bengkel    mobil,    dan    mendapat     nilai    layak    sebagai    indikator     kesiapannya     untuk berwirausaha.                                    .Semua  industri  mitra  merasa  senang  dalam  bekerja  sam a melaksanakan   program  MKU. Hal  ini  ditunjukkan   dengan  pemyataan   kesediaan   untuk    bekerja   sarna  lagi  pada  tahun mendatang.   Program  MKU  ini dapat  ditindaklanjuti   oleh  pihak  Perguruan  Tinggi,  dalam hal  ini Jurusan  Pendidikan   Teknik  Otomotif   FT UNY,  dengan  mengembangkan   program praktek  industri  berwawasan   kewirausahaan     sebagai  upaya  ikut mengembangkan   budaya kewirausahaan   yang terintegrasi  dengan  kurikulum. Kata  Kunei  : Magang   kewirausahaan     bengkel  mobil
PROBLEMATIKA GURU TEKNIK KENDARAAN RINGAN OTOMOTIF (TKRO) DI SMK PELAKSANA IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA KATEGORI MANDIRI BERUBAH Sriyanto, Joko; Budiman, Agus; Suyanto, Wardan; Sulistyo, Bambang; Priti, Priti; Pangestu, Satria; Utama, Olga Satria Tri; Pawoko, Laksono Tejo; Pratama, Feri Dian
Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif Vol. 6 No. 1 (2023): (November)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpvo.v6i1.67853

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui problematika Guru Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) di salah satu SMK Negeri Daerah Istimewa Yogyakarta Pelaksana Implementasi Kurikulum Merdeka Kategori Mandiri Berubah. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dan analisis data menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif. Responden berjumlah 4 orang yang terdiri dari Waka Kurikulum, Kaproli TKRO, dan 2 Guru TKRO yang mengampu Mata Pelajaran Kejuruan di Kelas 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru TKRO menghadapi beberapa permasalaha, yaitu: 1) Kurangnya Dukungan dari Kemendikbudristek dan Dinas Pendidikan Provinsi DIY, 2) Kurangnya Pemahaman terhadap Konsep dan Filosofi Kurikulum Merdeka, dan 3) Kesulitan dalam Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi.
Penggunaan EFI scanner sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan minat, motivasi, dan prestasi belajar siswa Adnyana, I Gusti Made; Suyanto, Wardan
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol. 3 No. 2 (2013): Juni
Publisher : ADGVI & Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.709 KB) | DOI: 10.21831/jpv.v3i2.1601

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat, motivasi, dan prestasi belajar siswa pada mata diklat Memelihara/Servis dan Memperbaiki Engine Management System melalui penggunaan EFI Scanner sebagai media pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas model Piggot-Irvine. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII TKR–1 SMKN 3 Singaraja, Bali yang berjumlah 30 orang. Data minat dan motivasi belajar diambil dengan menggunakan angket. Data prestasi belajar diambil dengan penilaian unjuk kerja melalui observasi terstruktur. Data minat dan motivasi belajar siswa dianalisis dengan deskriptif kuantitatif kemudian dibandingkan dengan standar acuan menjadi deskriptif kualitatif untuk menentukan minat dan motivasi belajar siswa dalam kategori tertentu. Data prestasi belajar siswa dianalisis dengan deskriptif kuantitatif untuk mengetahui ketercapaian nilai KKM. Rata-rata minat belajar siswa sebesar 81,08% dan motivasi belajar siswa sebesar 82,31% termasuk pada kategori tinggi. Dari hasil praktik, 43% siswa mencapai nilai KKM pada siklus I sementara pada siklus II, 90% siswa mencapai nilai KKM. USING EFI SCANNER AS A TEACHING MEDIUM FOR INCREASING STUDENTS' INTEREST, MOTIVATION, AND ACHIEVEMENTAbstractThis research aims to increase students' interest, motivation, and achievement in the training subject Maintenance and Service of Engine Management System through the use of EFI scanner as a teaching medium. This research is a Piggot-Irvine Model of classroom action research. The research subjects were 30 students of class XII TKR–1 SMKN 3 Singaraja, Bali. The instrument for data collection in this research was a questionnaire for data of learning interest and learning motivation.The data for the learning achievement were collected by performance assessment through structured observation. The data of learning interest and learning motivation were analyzed descriptively and quantitatively and converted/compared with a reference standard to determine into a descriptive qualitative to determine the students having learning interest and learning motivation in a particular category. The data for the learning achievement were analyzed descriptively and quantitatively to determine the accomplishment of the minimum accomplishment criteria.The students' average interest and motivation score is 81.08%, and 82.31% students are in the high category. From the results of the practice, 43% students reached the minimum accomplishment criteria in the first cycle while in the second cycle 90% students reached the minimum accomplishment criteria.
Penerapan model problem-based learning untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa Nafiah, Yunin Nurun; Suyanto, Wardan
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol. 4 No. 1 (2014): Februari
Publisher : ADGVI & Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.662 KB) | DOI: 10.21831/jpv.v4i1.2540

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kelas X Teknik Komputer Jaringan (TKJ) dalam pembelajaran Perbaikan dan Setting Ulang PC melalui penerapan model Problem-Based Learning (PBL). Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas X kompetensi keahlian TKJ. Pengumpulan data menggunakan metode observasi dengan instrumen checklist dan tes unjuk kerja. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: (a) penerapan model PBL dalam pembelajaran materi perbaikan dan setting ulang PC dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran yaitu sebesar 24,2%, (b) Keterampilan berpikir kritis siswa setelah penerapan PBL yaitu siswa dengan kategori keterampilan berpikir kritis sangat tinggi sebanyak 20 siswa (69%), kategori tinggi sebanyak 7 siswa (24,2%), kategori rendah sebanyak 2 siswa (6,9%) dan kategori sangat rendah yaitu sebanyak 0 siswa (0%), (c) penerapan PBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa sebesar 31,03%, dan (d) Hasil belajar siswa setelah penerapan PBL yakni jumlah siswa yang mencapai KKM sebanyak 29 siswa (100%). THE APPLICATION OF THE PROBLEM-BASED LEARNING MODEL TO IMPROVE THE STUDENTS CRITICAL THINKING SKILLS AND LEARNING OUTCOMESAbstractThis study aims to improve the critical thinking skills and learning outcomes of Grade X students of Network Computer Engineering (NCE) of vocational high schools (VHSs) in the learning of PC repair and re-setting through the application of the Problem-Based Learning (PBL) model. This was a classroom action research. The study involve Grade X students of the NCE expertise competency as the research subjects. The data were collected through observation with a checklist instrument and a performance test. They were descriptively analyzed. The results of the study show that: (a) the application of the PBL model is capable of improving the students' critical thinking skills in the learning of PC repair and re-setting at 24.2%,(b) the students' critical thinking skills in the learning of PC repair and re-setting after the application of the PBL model is categories of critical thinking skills is very high as 20 students (69%), high categories as 7 students (24.2%), low categories as 2 student (6.9%) and very low categories as 0 student (0%), (c) the application of PBL model is capable of improving the the students' learning outcomes in the learning of PC repair and re-setting at 31.03%, and (d) the students' learning outcomes after the application of the PBL model namely the number of students who reach the KKM as much as 29 students (100%).
Evaluasi pelaksanaan praktik kerja industri peserta didik program keahlian teknik otomotif SMK Giripuro Sumpiuh Arif, Umar Nur; Suyanto, Wardan
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol. 4 No. 2 (2014): Juni
Publisher : ADGVI & Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.692 KB) | DOI: 10.21831/jpv.v4i2.2551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan Praktik Kerja Industri peserta didik Program keahlian Teknik Otomotif di SMK Giripuro Sumpiuh. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, dokumentasi dan observasi. Data penelitian dikumpulkan melalui kuesioner yang kemudian dianalisis secara diskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Konteks peserta didik menyatakan memahami sebanyak 96 siswa (80%), guru pembimbing sekolah menyatakan memahami sebanyak 5 guru (50%) dan pembimbing industri menyatakan memahami sebanyak 10 pembimbing (83,4%). (2) Input persta didik menyatakan cukup siap sebanyak 58 siswa (48,3%), guru pembimbing sekolah menyatakan siap sebanyak 6 guru (60%) dan pembimbing industri menyatakan siap sebanyak 9 pembimbing (75%). (3) Proses peserta didik menyatakan rajin sebanyak 82 siswa (68,3%), guru pembimbing sekolah menyatakan rajin dan kurang rajin berimbang sebanyak 5 guru pembimbing (50%) dan pembimbing industri menyatakan rajin sebayak 11 pembimbing (91,7%). (4) Produk peserta didik menyatakan baik sebanyak 87 siswa (72,5%). EVALUATION OF WORK PRACTICE OF AUTOMOTIVE ENGINEERING PROGRAM VOCATIONAL HIGH SCHOOL GIRIPURO SUMPIUHAbstractThis study aims to determine the implementation of the Industrial Employment Practices of Automotive Engineering Program learner in Vocational school Giripuro Sumpiuh. Techniques of data collection using questionnaires, documentation and observation. Data were collected through a questionnaire which was then analyzed by descriptive quantitative. The results of the study as follows: (1) learner context showed students understand as many as 96 (80%), school counselor show understanding by 5 teachers (50%) and industry mentors demonstrate understanding by 10 counselors (83.4%). (2) Students input showed quite ready by 58 students (48.3%), school counselor stated ready by 6 teachers (60%) and industry mentors show ready by 9 tutors (75%). (3) The process stated diligent learners showed as many as 82 students (68.3%), school counselor showed less diligent and impartial guidance counselor as much as 5 (50%) and industry mentors demonstrate diligent supervisor as many as 11 (91.7%). (4) The product showed good learners as many as 87 students (72.5%)
Pengaruh cooperative project-based learning terhadap motivasi dan hasil belajar praktik "perbaikan motor otomotif" di SMKN 1 Seyegan Tafakur, Tafakur; Suyanto, Wardan
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol. 5 No. 1 (2015): Februari
Publisher : ADGVI & Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.943 KB) | DOI: 10.21831/jpv.v5i1.6079

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan cooperative project-based learning terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada praktik "Menentukan dan memperbaiki gangguan pada sistem kerja mesin". Penelitian ini menggunakan pendekatan quasi-experiment dengan desain non equivalent control group. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII Teknik Kendaraan Ringan SMKN 1 Seyegan Tahun 2013/2014. Sampel penelitian dipilih melalui intact group, terdiri atas kelas XII TKR3 yang diberi perlakuan cooperative project-based learning sebagai kelas eksperimen dan kelas XII TKR2 yang diterapkan pembelajaran langsung sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan menggunakan angket, observasi, tes praktik, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji t sampel bebas dan analisis kovarian (ANAKOVA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi maupun hasil belajar siswa yang mengikuti cooperative projectbased learning lebih baik dibandingkan siswa yang mengikuti pembelajaran langsung seperti yang dilaksanakan selama ini. THE EFFECTS OF COOPERATIVE PROJECT-BASED LEARNING ON LEARNING MOTIVATION AND ACHIEVEMENT IN PRACTICE "AUTOMOTIVE MOTOR " IN SMKN 1 SEYEGANAbstractThis study aims to investigate the effect of cooperative project-based learning implementation on student`s learning motivation and achievement in practice "Determining and solving problems of engine working systems". This research using a quasi-experiment method with equivalent control group design. The population of this research consists of year XII students of TKR major in SMK N 1 Seyegan in the 2013/2014 academic year. A sample was established using intact group which consists of XII TKR 2 class were taught using cooperative project-based learning strategy as experimental group and XII TKR 3 class were taught using direct instruction strategy as control group. The data were collected through questionnaire, observation, performance test and documentation then were analyzed using the independent sample t test and analysis of covariance (ANCOVA). This study concluded that students who follow the cooperative project-based learning are more motivated and achieve better learning outcomes than the other class who follow the direct instruction strategy.