Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN SOSIAL DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN LANSIA TERLANTAR ( Studi Pada Dinas Sosial Kota Batu) MARIAMA QAMARIAH; Afifuddin Afifuddin; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 14, No 4 (2020): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.512 KB)

Abstract

ABSTRAKPertumbuhan lanjut usia dari tahun ketahun jumlahnya semakin meningkat. Negara mempunyai tanggung jawab dalam mensejahterakan masyarakatnya termasuk pada lanjut usia terlantar, oleh karena itu pemerintah sendiri sudah menyadari bahwa betapa pentingnya memberikan perhatian kepada lanjut usia dengan pemberian bantuan sosial. Bantuan sosial dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan pokok bagi lanjut usia terlantar agar dapat mewujudkan taraf hidup yang wajar. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran pelaksanaan program bantuan sosial dalam pemenuhan kebutuhan lanjut usia terlantar di Dinas Sosial Kota Batu juga mengetahui faktor pendukung dari pelaksaan program bantuan sosial juga faktor yang menjadi kendala, dimana dalam pelaksanaan implementasi program bantuan sosial tersebut terdapat kendala-kendala yang terjadi sehingga pihak Dinas Sosial  juga harus memiliki solusi dalam menghadapi kendala yang timbul dalam pengimplementasian program bantuan sosial tersebut. Dalam penelitian ini digunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder. Pada penelitian metode analisis data yang dipergunakan adalah analisis kualitatif  (Interactive model) dari Milles and Hubberman (2014). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Implementasi program bantuan sosial dalam pemenuhan kebutuhan lansia terlantar pada Dinas Sosial Kota Batu sudah baik, karena lansia terlantar sudah merasakan terbantu dengan program bantuan sosial yang diadakan Dinas Sosial Kota Batu untuk memperbaiki kondisi kesejahteraan lansia terlantar yang berada di Kota Batu. (2) Faktor pendukung implementasi program bantuan sosial dalam pemenuhan kebutuhan lansia terlantar pada Dinas Sosial Kota Batu adalah kerjasama yang dilakukan oleh para aparat pelaksana dengan berbagai instansi lain. Dukungan publik yaitu antusias dari masyarakat dan komitmen dari para aparat pelaksana. Faktor penghambat implementasi program bantuan sosial dalam pemenuhan kebutuhan lansia terlantar pada Dinas Sosial Kota Batu adalah minimnya sumber daya manusia sehingga kekurangan terjadi yang membuat kurang maksimalnya kinerja dilapangan, alokasi anggaran yang masih sangat terbatas, dan tidak terpenuhinya fasilitas. Kata Kunci : Implementasi, Bantuan Sosial, Lansia Terlantar
ETOS KERJA PEGAWAI PADA BAGIAN ADMINISTRASI KESEJAHTERAAN RAKYAT SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN MALANG TAHUN 2020 Totok Mujiarianto; Afifuddin Afifuddin; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 15, No 3 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.668 KB)

Abstract

Pelayanan administrasi, jenis pelayanan yang diberikan oleh unit penyedia layanan berupa pencatatan, penelitian, pengambilan keputusan, dokumen, serta perumusan kebijakan, mengkoordinasikan pelaksanaan tugas dan fungsi, pemantauan dan evaluasi program kegiatan dan penyelenggaraan pembinaan teknis bidang perlengkapan, rumah tangga, tata usaha, arsip, ekspedisi dan telekomunikasi. Dalam skripsi yang dianalisa, etos kerja pegawai pada Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Malang Tahun 2020. Adapun hubungan erat dengan Etos kerja, yaitu kemampuan seseorang untuk bekerja sama dengan giat dan konsekuen dalam mengejar tujuan bersama untuk melakukan suatu  pekerjaan dengan giat dan antusias sehingga penyelesaian pekerjaan cepat dan baik. Pada Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat berada dibawah Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat dan dikepalai oleh seorang Kepala Bagian serta dibantu oleh       3 Kepala Sub Bagian dengan susunan organisasi. Kata Kunci: Etika Kerja, Pegawai, Administrasi, Sekretariat.
ANALISIS KINERJA PADA BIDANG ADMINISTRASI KESEKRETARIATAN DI PENGADILAN AGAMA ATAMBUA BELU NUSA TENGGARA TIMUR Indah Septiana Sutarno; Suyeno Suyeno; Langgeng Rachmatullah Putra
Respon Publik Vol 16, No 8 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.295 KB)

Abstract

Judul: Analisis kinerja Pada Bidang Administrasi Kesekretariatan di Pengadilan Agama Atambua Belu Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan tujuan penelitian untuk mengetahui kinerja pada bidang administrasi kesekretariatan di Pengadilan Agama Atambua Belu Nusa Tenggara Timur. Data penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara mendalam, serta dokumentasi dengan pihak dan melakukan observasi kurang lebih 3 bulan. Hasil penelitian sebagai berikut: Untuk melakukan penilaian terhadap kinerja suatu organisasi, diperlukan indikator. Pada penelitian ini, indikator yang digunakan dalam penelitian mengenai kinerja pada bidang administrasi kesekretariatan di Pengadilan Agama Atambua berpedoman indikator yang digunakan untuk menilai kinerja menggunakan teori Moeheriono (2012) tentang menganalisis kinerja dengan tahapan penilaian kinerja yaitu pengetahuan tentang pekerjaan, kualitas kerja, produktivitas, adaptasi dan fleksibilitas, inisiatif dan pemecahan masalah, kooperatif dan kerja sama, tanggung jawab, kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi, kepemimpinan, pengembangan dari bawahan. Dari hasil tersebut didapatkan bahwasanya, ada beberapa hal yang harus ditingkatkan dan diperbaiki seperti halnya pada kualitas kerja, produktivitas dan tanggung jawab yang belum maksimal dikarenakan kurangnya sumber daya manusia sehingga terjadi rangkap jabatan dan kurangnya sarana dan prasarana pada bidang administrasi kesekretariatan di Pengadilan Agama Atambua Belu Nusa Tenggara Timur. Kata Kunci : Analisis Kinerja, Bidang Kesekretariatan, Pengadilan Agama
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DINAS TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI TERHADAP PENANGGULANGAN TENAGA KERJA INDONESIA ILEGAL DI KABUPATEN PAMEKASAN (Studi Kasus : Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Di Kabupaten Pamekasan) Mailatus Sarifah; Afifuddin Afifuddin; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 16, No 3 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.877 KB)

Abstract

Implementasi kebijakan tenaga kerja transmigrasi terhadap penanggulangan tenaga kerja Indonesia illegal. Tenaga Kerja Indonesia (TKI) merupakan sebutan bagi Warga Negara Indonesia yang bekerja di luar negri dalam hubungan kerja untuk jangka waktu tertentu dengan menerima upah. Banyaknya jumlah TKI di luar negri bisa menyebabkan banyaknya masalah-masalah yang dihadapi TKI itu sendiri, permasalahan-permasalahan yang terjadi menyangkut pengiriman TKI ke luar negri terutama tentang ketidak sesuaian antara yang diperjanjikan dengan kenyataan, serta adanya kesewenangan pihak majikan dalam mempekerjakan TKI. Selain itu sering terjadi penangkapan dan penghukuman TKI yang dikarenakan ketidak lengkapan dokumen kerja (TKI illegal). Dengan permasalahan yang telah terjadi, maka Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pamekasan perlu melakukan suatu tindakan atau membuat kebijakan untuk di implemtasikan kembali dengan tujuan untuk menanggulangi dan meminimalisir terjadinya penyeludupan pengiriman TKI Ilegal di Kabupaten Pamekasan demi terjaganya keselamatan dan keamanan dari TKI itu sendiri.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Metode penelitian deskriptif kualitatif adalah penelitian yang digunakan untuk menggambarkan pristiwa ataupun fenomena yang terajadi. Pengumpula data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Melalui metode penelitian ini diharapkan dapat mempermudah peneliti melihat permasalahan serta dapat memberi solusi atas permasalahan yang diteliti.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi kebijakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi terhadap penanggulangan tenaga kerja Indonesia illegal di Kabupaten Pamekasan telah terlaksana dengan baik, akan tetapi masih terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan implementasi kebijakan yaitu: komunikasi, sumberdaya, disposis dan struktur birokrasi.  Kata Kunci : Implementasi Kebijakan, Pemerintah, Masyarakat
PENGARUH PENGHARGAAN EKSTRINSIK DAN PENGHARGAAN INTRINSIK TERHADAP KUALITAS KINERJA PEGAWAI DALAM PELAYANAN PUBLIK DI MASA COVID-19 (Studi Pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Malang) Vivi Luthfiana; Suyeno Suyeno; Langgeng Rachmatullah Putra
Respon Publik Vol 16, No 8 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.776 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian penghargaan berbentuk ekstrinsik dan intrinsik secara parsial dan simultan pada kualitas kinerja pegawai pelayanan publik di masa Covid-19. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif analisis regresi linier berganda. Sampel yang digunakan adalah sebanyak 45 pegawai pada bidang pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Malang. Teknik pengumpulan data menggunakan software IBM SPSS 25,0. Penelitian ini menemukan adanya pengaruh variabel penghargaan ekstrinsik (X1) secara signifikan terhadap variabel kualitas kinerja pegawai (Y) dengan hasil t hitung sebesar 3,367 >t tabel 2,020 dengan taraf signifikan 0,001 < 0,05 dan adanya pengaruh variabel penghargaan intrinsik (X2) secara signifikan terhadap variabel kualitas kinerja pegawai (Y) dengan hasil t hitung 3,193 > t tabel 2,020 dengan taraf signifikan 0,003 < 0,05. Lalu kedua variabel yang diuji memiliki pengaruh simultan secara signifikan terhadap variabel kualitas inerja pegawai (Y) dengan f hitung 10,357 > f tabel 2,61 dengan nilai Sig. 0,000 < 0,05. Kata Kunci : Penghargaan Ekstrinsik, Penghargaan Intrinsik, Kualitas Kinerja Pegawai, pelayanan publik
STRATEGI PENGEMBANGAN DESA WISATA MRONJO OLEH PEMERINTAH DESA MRONJO KECAMATAN SELOPURO KABUPATEN BLITAR Nurcholisa Dwi Lestari; Nurul Umi Ati; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 16, No 4 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.291 KB)

Abstract

Strategi pengembangan yaitu dengan melihat potensi alam, menetapkan aturan pendirian pariwisata bersdasarkan Perdes No 3 Tahun 2018 Tentang Pembentukan dan Pengelolaan BUMDesa, mendorong mainset masyarakat untuk menjadi desa wisata, rencana pendanaan dalam pembangunan sarana prasarana yang dilakukan secara bertahap, menambah objek destinasi wisata tambahan berupa perahu bebek, promosi dilakukan melalui akses sosial media berupa Instagram dan Facebook. Pendukung dan penghambat pengembangan berdasarkan letak geografis, sumber daya alam dan sumber daya manusia, keunikan objek destinasi wisata, dan sarana prasarana.Kata Kunci: Strategi, Pengembangan Objek Wisata Desa Mronjo
EFEKTIVITAS KEBIJAKAN REVITALISASI TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR KEPUTIH SEBAGAI RUANG TERBUKA HIJAU DI KOTA SURABAYA (Studi Pada Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau Kota Surabaya) Fairuz Kharisma Wardhani; Afifuddin Afifuddin; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 16, No 1 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.4 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan hasil penelitian yang menggambarkan tentang Efektivitas Kebijakan Revitalisasi Tempat Pembuangan Akhir Keputih Sebagai Ruang Terbuka Hijau Di Kota Surabaya (Studi pada Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau Kota Surabaya). Latar belakang penelitian ini berawal dari pencemaran lingkungan Tempat Pembuangan Akhir Keputih pada lingkungan sekitar. Pencemaran lingkungan tersebut menyebabkan beberapa penyakit diantaranya penyakit kulit, asma, dan diare. Sehingga sekitar tahun 2000-an masyarakat Keputih melakukan aksi dan penghadangan truk pengangkut sampah yang menuju TPA Keputih. Hingga pada Tahun 2012 Pemkot Surabaya melakukan Revitalisasi TPA Keputih menjadi Ruang Terbuka Hijau yang diberi nama Taman Harmoni Keputih. Hal ini menjadi perhatian penting bagi masyarakat, bukan hanya karena dampak positif lingkungan, tetapi juga karena dampak positif secara ekonomi kepada masyarakat sekitar. Oleh karena itu penulis ingin mengetahui Bagaimana Efektifitas Kebijakan Revitalisasi Tempat Pembuangan Akhir Keputih Sebagai Ruang Terbuka Hijau di Kota Surabaya serta faktor pendukung dan penghambat Revitalisasi Tempat Pembuangan Akhir Keputih sebagai Ruang Terbuka Hijau di Kota Surabaya. Metode penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Metode penelitian kualitatif yaitu penelitian yang menggambarkan peristiwa maupun fenomena yang terjadi di lapangan, pada penelitian ini pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis pada penelitian ini menggunakan analisis deskritif kualitatif yaitu dengan cara data yag diperoleh dari hasil wawancara dengan informan dideskriptifkan secara menyeluruh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Revitalisasi TPA Keputih terbukti efektif. (1)Peningkatan Taraf Ekonomi Masyarakat. Sebagai area wisata akan tercipta produktifitas, inovasi, peluang, dan penghasilan yang baru sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. (2) Peningkatan Kualitas Hidup Sehat Masyarakat. Kondisi lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar menjadi lebih baik dan sudah tidak ada lagi keluhan dari masyarakat akibat dari dampak negatif yang ditimbulkan. (3) Dengan adanya sarana dan prasarana yang disediakan serta didukung dengan sejarah pembangunan Taman Harmoni, fasilitas olahraga, area bermain, serta banyaknya fasilitas spot foto yang disediakan membuat Taman Harmoni Keputih menjadi sebuah Taman dengan sejuta manfaat dan memiliki potensi sebagai area wisata edukatif. Faktor pendukung dalam melakukan revitalisasi diantaranya keluhan dari masyarakat sekitar akibat pencemaran TPA Keputih menyebabkan faktor terbesar dalam revitalisasi. Namun, ada beberapa hal yang menjadi penghalang dalam proses revitalisasi, yaitu tidak suburnya lahan, sering terjadinya kebakaran, kualitas air tanah belum memenuhi standar. Berdasarkan penelitian dan pembahasan maka penulis mengajukan saran-saran sebagai berikut : keterbukaan dan dukungan masyarakat terhadap setiap kebijakan revitalisasi TPA Keputih serta dukungan dan kerjasama yang baik antara lembaga pemerintah dan non pemerintah serta masyarakat setempat dalam menjaga kelestarian Taman Harmoni Keputih.
TATA KELOLA PENGEMBANGAN OBJEK WISATA BAHARI TLOCOR DALAM MENARIK WISTAWAN DOMESTIK (Studi Kasus Wisata Bahari Tlocor Dusun Tlocor Desa Kedung pandan Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo) Heny Ayu Agustina; Slamet Muchsin; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 15, No 1 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.604 KB)

Abstract

Peneliti ini bertujuan untuk mengetahui (1) tata Kelola pengembangan objek wisata bahari tlocor dalam menarik wisatawan domestik (2) faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pengembangan objek wisata bahari tlocor. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Metode penelitian deskriptif kualitatif yaitu, penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian, dengan mendapatkan gambaran secara jelas dan nyata apa yang terjadi di lapangan secara menyeluruh. Peneliti juga menggunakan kepercayaan, keteralihan, ketergantungan dan kepastian yang bertujuan untuk mengecek keabsahan data penelitian. Analisis data pada penelitian ini menggunakan tiga komponen yakni antara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) tata Kelola dalam pengembangan objek wisata bahari tlocor sudah cukup baik karena setelah dibukanya wisata bahari tlocor wisatawan dari tahun ketahun semakin meningkat (2) faktor pendukung dalam pengembangan objek wisata bahari tlocor adalah wisata bahari Tlocor yang menyatu dengan alam, panorama yang indah yang dapat mengundang wisatawan dan infrastruktur yang memadai. Sedangkan faktor penghambat dalam pengembangan objek wisata bahari tlocor adalah yang paling utama kurangnya dana dan sumber daya manusianya, promosi yang masih belum maksimal. Kata Kunci: Pengembangan Objek Wisata Bahari Tlocor, Faktor pendukung, Faktor Penghambat
EVEKTIVITAS MAL PELAYANAN PUBLIK DALAM PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK (Studi Pada Mal Pelayanan Publik Kabupaten Bojonegoro) David Eko Prasetyo; Slamet Muchsin; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 16 No 10 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mal Pelayanan Publik merupakan pengintegrasian pelayanan dari daerah dengan berbagai pelayanan yang diberikan oleh instansi pemerintah pusat, BUMN dan swasta. Terlepas dari upaya tersebut, pemerintah Kabupaten Bojonegoro dengan dasar Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan birokrasi No 23 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik telah melaksanakan peraturan tersebut sejak tahun 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif Mal Pelayanan Publik Kabupaten Bojonegoro dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang sesuai dengan tujuan pembentukannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif Mal Pelayanan Publik Kabupaten Bojonegoro dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang sesuai dengan tujuan pembentukannya. Mal Pelayanan Publik Kabupaten Bojonegoro dapat dikatakan efektif berdasarkan indikator yang digunakan peneliti. namun, masih terdapat beberapa indikator yang belum maksimal. Diantaranya pendistribusian pegawai yang kurang optimal, masih bergantung kepada dinas pusat, dan minimnya kemampuan pegawai dalam pemanfaatan teknologi. Namun dari segi kualitas pelayanan yang diberikan dapat dikatakan cukup baik.  Kata Kunci: Efektivitas, Inovasi Pelayanan Publik, Kualitas Pelayanan Publik
MANIFESTASI KEBIJAKAN SURAT EDARAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NOMOR 4 TAHUN 2020 TENTANG PELAKSANAAN KEBIJAKAN PENDIDIKAN DALAM MASA DARURAT PENYEBARAN CORONAVIRUS DISEASE (COVID-19) Suyeno Suyeno; Iis Khoirun Nisa’
Yurispruden: Jurnal Fakultas Hukum Universitas Islam Malang Vol 4 No 2 (2021): Yurispruden: Jurnal Fakultas Hukum Universitas Islam Malang
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/yur.v4i2.11239

Abstract

The growth of science and technology continues to accelerate enormously, technology advances not just years, months or days but hours, even minutes, primarily relating to information and communication based on online media and communication. The effects of the development of science and technology are widespread in many areas of life. In the development of technology, there are both negative and positive effects. The country's development goal, or the public ministry, has been referred to in the opening of the national development act to protect the entire nation and the whole of Indonesia, promote public welfare, clean up its life and contribute to world peace. The number 20 years of 2003, section 1 of the national education system states that education is a conscious and planned effort to bring about the learning and learning environment in order to enable learners to actively develop their own potential, but thus in the universe was jolted by the covid-19 pandemic. The ministry of education and culture of the republic of Indonesia has issued a 2020 bill number 4 on implementing education policies in emergency deployment of coronavirus disease (covid-19) at the second point in the home-learning process. The role of parents is crucial in the development of learners,  the community / parents participate in accompanying and supporting all efforts in the field of education. This pandemic is an important factor in the sustainability of the online learning process. Education is a process to increase dignity by having the potential of self, intelligence and interest in talents in accordance with the ability of learners. Students also have a positive impact on the development of developed nations, education needs to anticipate global competition in the field of science and technology