Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PELAYANAN PUBLIK PADA RIAU SAVETY DRIVING CENTER KOTA PEKANBARU Zufrianata Zufrianata; Dia Meirina Suri
JIANA ( Jurnal Ilmu Administrasi Negara ) Vol 19, No 1 (2021): JIANA: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.512 KB) | DOI: 10.46730/jiana.v19i1.7961

Abstract

Pelayanan publik secara umum belum mencapai kualitas optimal, hal ini dapat dilihat dengan banyaknya keluhan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan publik yang lambat, mahal, berbelit-belit, sarana prasarana tidak memadai yang di berikan oleh instansi atau lembaga pemerintah. Agar terwujudnya pelayanan publik yang prima tentu dibutuhkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang digunakan sebagai acuan untuk menjalankan tugas dan kewajiban satuan kerja sesuai dengan ruang lingkup tugasnya masing- masing. Riau Safety Driving Center (RSDC) khususnya unit Regident sebagai instansi pelayanan publik memiliki SOP dalam menjalankan tugas dan kewajibannya, sehingga satlantas dapat menjalankan tugas dan wewenang sebagaiinstansi pemerintah dapat terarah dan terorganisir agar tercapai pelayanan professional. Metode penelitian yang digunakan dalam tulisan ini adalah kuantitatif type deskriptif yang mana penulis menjelaskan dalam bentuk persentase dan diakhiri dengan penarikan suatu kesimpulan berdasarkan data lapangan dan hasil wawancara serta kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelayanan publik pada Riau Safety Driving Center (RSDC) Kota Pekanbaru berada pada kategori cukup baik yang artinya pelayan yang diberikan masyarakat sudah memenuhi kebutuhan masyarakat namun belum memberikan yang terbaik, karena masih ada beberapa keluhan dari masyarakat terkait pelayanan dalam pembuatan Surat Izin Mengemudi. Adapuns saran yang diberikan kepada Riau Safety Driving adalah melakukan perbaikan pelayanan publik melalui pembagian tugas pada personil untuk melayani dan memenuhi kebutuhan pembuatan dan permohonan surat izin mengemudi kendaraan roda dua.
Evaluasi Kualitas Pelayanan RSUD Kota Dumai Terhadap Pengguna Kartu BPJS Kesehatan Menggunakan Indeks Kepuasan Masyarakat Hilda Wati; Dia Meirina Suri; Dedy Afrizal; Dila Erlianti
PUBLIKA : Jurnal Ilmu Administrasi Publik Vol. 8 No. 2 (2022): Publika : Jurnal Ilmu Administrasi Publik
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jiap.2022.vol8(2).10577

Abstract

PAN and RB Ministerial Regulations Number 14 of 2017 concerning Guidelines for Compiling a Community Satisfaction Survey, it is explained that every public service provider is obliged to evaluate the community satisfaction survey. This study aims to determine the Community Satisfaction Index of BPJS Health card users on Dumai City Hospital services. The method used is quantitative research with a descriptive approach. The research population is the community of BPJS Health card users who come to the Dumai City Hospital to get services. The results showed that the Community Satisfaction Index of BPJS Health card users for Dumai City Hospital services got an IKM value of 74.73. Based on the IKM value, the service performance of the Dumai City Hospital is categorized as Good with Service Quality being "B".
Penerapan Modal Sosial dalam Pengembangan Kelompok Usaha Bersama Rumah Lengkepe Kreatif di Kecamatan Tuah Madani Kota Pekanbaru Dia Meirina Suri; Tarmizi Yussa; Pahmi Amri
Warta Pengabdian Andalas Vol 30 No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jwa.30.2.275-280.2023

Abstract

One of the organizations engaged in empowerment is the Lengkepe Creative Joint Business Group consisting of homemakers who carry out activities to improve the family's economy. This KUB comprises various businesses such as food, handicraft, and medicinal plant cultivation. Businesses run by KUB members are still small businesses and have yet to provide an economic boost to members. This Joint Business Group was established to help homemakers earn money and increase family income. The problem faced by KUB is inadequate capital to produce and market products. This service was carried out to provide enlightenment on how to utilize the social capital around KUB to develop KUB. The method used in this service was comprehensive assistance for all KUB members to identify social capital that can be utilized in the development of KUB. The activity results showed that social capital could be utilized, namely online and offline networks, in product marketing and obtaining raw materials. The following assistance needed for the KUB is institutional support that provides legality to the products produced.
Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Proposal Kerjasama Dalam Pengembangan Kelompok Usaha Bersama RLK Kecamatan Tuah Madani Kota Pekanbaru Dia Meirina Suri; Pahmi Amri; Moris Adidi Yogia
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.656

Abstract

Kelompok Usaha Bersama RLK merupakan sebuah kelompok yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga yang memiliki usaha yang dikembangkan bersama. Potensi yang dimiliki oleh kelompok usaha bersama ini sangat besar karena bidang usaha yang ada pada KUB ini terdiri dari tiga yaitu cipta rasa, cipta kriya dan agro permai, pengabdian akan fokus pada pengembangan di bidang cipta kriya. Cipta kriya terdiri dari usaha merajut, membatik, menjahit dan eco print. Permasalahan yang dihadapi pada KUB RLK ini adalah pertama kurangnya kerjasama untuk pengembangan usaha terutama kerjasama dengan investor untuk modal usaha dan yang kedua belum memiliki mitra kerjasama untuk pemasaran produk. Kurangnya kerjasama yang dimiliki disebabkan anggota KUB belum memiliki kemampuan yang memadai dalam membuat proposal kerjasama sehingga calon mitra dari KUB kurang tertarik untuk menanamkan modal dan menerima produk yang dihasilkan untuk dipasarkan. Adapun solusi dari permasalahan yang dihadapi mitra adalah memberikan pelatihan penyusunan proposal kerjasama, kemudian langsung melakukan pendampingan dalam penyusunan proposal kerjasama. Solusi lanjutannya adalah mengidentifikasi target-target yang akan berikan proposal kerjasama sehingga proposal yang dibuat tepat sasaran. Tujuan dari kegiatan ini adalah membantu peserta memahami dengan jelas tujuan dan kebutuhan dalam menyusun proposal kerjasama. Ini memungkinkan mereka untuk fokus pada elemen yang relevan dan mengarahkan pada tujuan yang diinginkan. Pelatihan ini membantu peserta mengembangkan keterampilan penulisan yang efektif. Mereka belajar tentang struktur proposal yang baik, penggunaan bahasa yang jelas dan persuasif, serta teknik penulisan yang menghasilkan argumen yang kuat dan meyakinkan.
Pencegahan Kebocoran Data Pada Aplikasi Transportasi Online Pahmi Amri; Imam Riauan; Syuhada Syuhada; Dia Meirina Suri
Madaniya Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.736

Abstract

Masyarakat dan mahasiswa merupakan sosial yang mampu menjadi pelopor atas keamanan dan ketenteraman lingkungan. Mahasiswa bisa memberikan perannya dalam mensosialisasikan dalam lingkungan masyarakat terhadap ancaman dan bahaya penyalahgunaan digital. Masyarakat perlu untuk memahami dan menyadari pentingnya menjaga data pribadi pada era perkembangan teknologi. Masyarakat saat ini masih ada yang belum memahami atas pentingnya menjaga kerahasiaan data di dunia digital. Masih ada yang belum memahami bagaimana cara menyeleksi platform-platform yang kurang bereputasi untuk mendukung aktivitas sektor transportasi. Permasalahan yang dihadapi saat ini masih banyak penipuan digital, masih banyak kebocoran data pribadi seperti alamat rumah, nomor seluler dan identitas lahir. Maka dalam kegiatan pengabdian ini, tim pengabdian melakukan sosialisasi dan diskusi langsung kepada masyarakat dan mahasiswa tentang pemahaman dalam memilih platform online yang bereputasi serta memberikan pemahaman tentang cara menjaga data pribadi dalam media digital yang sering dipakai dalam mendukung aktivitas sehari-hari. Tulisan ini menunjukkan hasil pengabdian bahwa masih tingginya antusias audien dalam mengikuti perkembangan digital. Peserta pengabdian memberikan pendapat solusi bahwa dalam menghadapi masalah kejahatan di dunia digital, perlu untuk memberitahu kepada orang terdekat untuk dapat menyelesaikan masalah secara bersama.
IMPLEMENTASI HASIL MUSRENBANG DI KOTA PEKANBARU Nurmasari, Nurmasari; Suri, Dia Meirina
WEDANA: Jurnal Kajian Pemerintahan, Politik dan Birokrasi Vol. 3 No. 2 (2017): (Oktober 2017)
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Participatory development takes effect since in the regional autonomy policy, participatory development gives more opportunity to the community to take an active role in doing development, the aim is for the development done directly to meet the needs of the community. The participatory process begins with a meeting between the community and the government called the Development Planning Deliberation or abbreviated with Musrenbang, the result of this Musrenbang which is then used as a guide in preparing the development program, in addition to the planning process, the community is also involved in the implementation process up to the evaluation of development outcomes .This study aims to find out and analyze how the implementation of Musrenbang results, to know and analyze the factors that influence the implementation of Musrenbang results. This research was conducted in Pekanbaru City with research time for one year, key informant in research is Head of Finance Section of Bappeda Pekanbaru, Responsible Activity of Musrenbang Year 2015, Finance Section of BPKAD Pekanbaru City, Musrenbang District level.Leather data analysis is done by triangulation of data source with data reduction step, data presentation, data withdrawal and verification. From the results of this study want to know and analyze the implementation of Musrenbang results and find and analyze the factors that affect the implementation of Musrenbang results. The result of the research finds that the implementation of Musrenbang result starts with several stages, that is done at kelurahan level which the result is then brought to be gathered at Musrenbang Kecamatan level, the result of the meeting at the kelurahan level is adjusted with the activity plan which has become the work plan of SKPD Kecamatan and adjusted to the budget, the result of Musrenbang Kecamatan then forwarded to Musrenbang tingka Kota. The results of this Municipal level musrenbang which later became the Local Government Work Plan.Musrenbang Results 2015, there are 1273 development programs proposed by 12 Sub-districts in Pekanbaru City, but many of these proposals can not be implemented, this is because the government prioritizes priority programs in accordance with RKPD documents and national development programs.Factors affecting the Implementation of Musrenbang Outcomes are the lack of commitment from local governments in implementing Musrenbang decisions and funding or budgetary problems contained in the APBD.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PELAKSANAAN PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KOTA PEKANBARU (Studi Usaha Ekonomi Kelurahan) Suri, Dia Meirina; Nurmasari, Nurmasari
WEDANA: Jurnal Kajian Pemerintahan, Politik dan Birokrasi Vol. 4 No. 1 (2018): (April 2018)
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/wedana.2018.vol4(1).2155

Abstract

The purpose of this study is to analyze the factors that influence the implementation of community empowerment in Pekanbaru City (Study of Economic Village Business Program). This research method using qualitative descriptive approach with qualitative analysis technique triangulation technique.The results of the study found that the implementation of Urban Economic Village program in Pekanbaru City is influenced by standard and objective factors, resources, observation activities and interorganizational communication, implementing characteristics, disposition / attitude of executor and economic, social and political conditions. Kelurahan maharatu implement well the program implementation standards, have the human resources who want to work in accordance with their duties, while the village of West Sidomulyo and Tanah Datar has not implemented the program in accordance with the standards and policy objectives other than the resources held are not responsible for the tasks that must be implemented, so that the implementation of the Village Economic Business program is not going well.
Building bonds for sustainable growth: social capital and networking in Indonesian tourism development Suri, Dia Meirina; Fikri, Rijalul; Amri, Pahmi; Sasmi, Dini Tiara
Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 14, No 1 (2024): (April 2024)
Publisher : Department of Government Studies Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/ojip.v14i1.10028

Abstract

This research aims to identify and analyze the utilization of social capital in developing tourist attractions and networking in Kampar Regency. This study focuses on two potential tourist attractions owned by Kampar Regency, namely the Pulau Cinta tourist attraction and the Ulu Kasok views. The research design used is qualitative interpretative; in collecting information, primary data was obtained through observation and in-depth interviews. The interview results were entered into the Nvivo 12 Plus data processing application for coding and then analyzed using graphs and crosstab. The triangulation technique was used to obtain valid and credible results. The research findings show that the identified social capital in developing tourist attractions in Ulu Kasok and Pulau Cinta are networks built online and offline. First, tourist attraction organized online and offline promotions to attract visitors, but the improvement of the online platform requires further enhancement. Second, communication with stakeholders and the local community necessary to improve. Third, trust building between tourism destinations organizer and the local community enables tourist attractions to develop, and the fourth is Information openness about tourism destinations. The contribution of this research suggests maximum efforts in utilizing social capital in developing sustainable tourism destinations, through strengthening social networks, building trust, and enhancing communication among stakeholders and local communities.
Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Objek Wisata dengan Memanfaatkan Modal Sosial Suri , Dia Meirina; Yogia , Moris Adidi; Suyastri , Cifebrima
Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol. 12 No. 3 (2023): Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi (Pusdiklat-bangprof), Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v12i3.3363

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan masyarakat sekitar objek wisata dengan pemanfaatan modal sosial dalam pengembangan objek wisata. Pandemi Covid 19 yang terjadi memberikan pengaruh terhadap objek wisata, jumlah wisatawan yang berkunjung turun secara drastis, hal ini menyebabkan kondisi perekonomian masyarakat sekitar menjadi menurun. Kondisi tersebut menuntut adanya pemberdayaan masyarakat sehingga masyarakat lebih aktif dan partisipatif dalam mengelola objek wisata. Pengembangan objek wisata berbasiskan pemberdayaan masyarakat akan memberikan pengaruh bagi peningkatan pendapatan dan perekonomian masyarakat disekitar objek wisata tersebut. Permasalahannya adalah bagaimana masyarakat memanfaatkan modal sosial yang ada untuk pengembangan objek wisata.. Metode yang digunakan adalah kualitatif interpretatif, dalam pengumpulan informasi digunakan data primer yang didapatkan melalui observasi, dan wawancara mendalam. Untuk mendapatkan hasil yang valid dan kredibel digunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat dengan memanfaatkan modal sosial memiliki kontribusi dalam pengembangan objek wisata, modal sosial dalam bentuk jaringan yang dibangun secara online maupun offline oleh masyarakat sekitar objek wisata, komunikasi dengan stakeholder dan pihak swasta, adanya kepercayaan yang dibangun oleh masyarakat serta keterbukaan untuk pengembangan objek wisata. Direkomendasikan untuk pengembangan objek wisata dapat memanfaatkan modal sosial melalui pemberdayaan masyarakat sekitar objek wisata
Pelatihan Dan Pendampingan Membuka Usaha Kecil Menuju Kemandirian Ekonomi Di Rumah Tahfizd Qur’an Al-Mahirah Kota Pekanbaru Eka Komalasari; Meirinasuri, Dia; Nurmasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Isei Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Isei
Publisher : ISEI Cabang Pekanbaru, Koordinator Provinsi Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46750/abdimasisei.v1i2.173

Abstract

This service aims to identify problems with the Tahfizd Qur'an Al-Mahirah House in Pekanbaru City and be able to provide solutions. The trial found that from the funding aspect, the manager of the Al-Mahirah Tahfizd Qur'an House does not yet have a permanent donor, besides that partners do not have a permanent job. Second: the promotion aspect, the promotion of the Tahfizd Qur'an Al-mahirah House must be carried out again considering that the Tahfizd House has moved to lease. The method used has three stages: observation and discussion, training and mentoring, and the application of technology. The results of this service activity are from the funding aspect the Community Service Team provides training and assistance to open small businesses at home such as Frozen Food businesses. Promotional elements The Community Service Team helped make the Rumah tahfizd logo, make banners and assist with promotions on social media. It is hoped that the alternative solutions provided in this Community Service activity will make the Tahfizd Qur'an Al-Mahirah House more economically independent and be able to carry out more activities to support the activities of the Al-Mahirah Tahfizd Qur'an House.