Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Analisis Bibliometrik Modal Sosial dalam Konteks Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia Syahrier, Fajar Alan; Putra, Dinda Syufradian; Anshori, M. Wira; Nugroho, Sapto Setyo
Jurnal Empirika Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Empirika
Publisher : Master Program in Sociology, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Sriwijay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47753/je.v10i1.182

Abstract

This study aims to conduct a bibliometric analysis of social capital in the context of sustainable development in Indonesia. This study covers scientific publications from 2020 to 2025 using bibliometric data obtained from the Scopus database. The analysis included visual mapping of keyword networks, identification of key research trends, leading researchers, and linkages between themes such as community, policy, economic growth, and environment. The findings show that social capital is closely linked to strategic issues such as community participation, governance, and multi-stakeholder collaboration in supporting sustainability. This research is expected to contribute significantly to developing academic discourse and policy practice on social capital-based sustainable development in Indonesia.
Cyber Bullying Pasukan Siber (Buzzer) Media Sosial Dalam Upaya Menjatuhkan Kredibilitas Koordinator Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia Ahmad, Zakly Hanafi; Syahrier, Fajar Alan; Anshori, M Wira; Muhammad, Hatta Abdi
Jurnal Administrasi Politik dan Sosial Vol 6 No 1 (2025): JAPS April 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46730/japs.v6i1.173

Abstract

The use of social media, which initially was a means of socializing and sharing information, has now developed into a forum for conveying people's aspirations and opinions, including socio-political views. Political actors use social media for branding, campaigns and building public opinion. Cyber ​​troops or buzzers are actively involved in spreading issues, publishing politicians, and even criticizing the opposition. One example is cyber bullying against the Chair of BEM SI following the student demonstration on April 11 2022. This research aims to identify the form of cyber bullying against the Chair of BEM SI, the structure of the movements, and the language used by the buzzer. The method used is digital ethnography with primary data from virtual in-depth interviews and secondary data from big data on social media, online media and institutional data. The research results show that the buzzer succeeded in swaying public opinion by spreading negative news and provocative comments to damage the credibility of the Chair of BEM SI.
Penyelesaian Konflik Agraria Dengan Skema Hutan Kemasyarakatan di Kecamatan Bukit Kapur Anshori, M Wira; Syahrier, Fajar Alan; Ahmad, Zakly Hanafi; Pratama, Galank; Sazeta, Mirza; Romadhon, Aditya
Jurnal Administrasi Politik dan Sosial Vol 6 No 2 (2025): JAPS Agustus 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46730/japs.v6i2.273

Abstract

Agrarian conflict is a recurring structural issue in Indonesia, mainly caused by overlapping land claims and legal uncertainty. This study examines the conflict in Bagan Besar, Dumai, focusing on key actors, root causes, and resolution mechanisms. Using a qualitative approach through document analysis, interviews, and field observations, the research finds that the Community Forest (HKm) scheme serves as a legal tool to secure land tenure and foster multi-stakeholder collaboration. HKm also enables the transition of encroachers into government partners in sustainable forest management. Nevertheless, challenges persist, such as mechanized land encroachment and weak institutional legitimacy. The success of HKm implementation relies on coherent government policies and active community participation in building inclusive and sustainable forest governance.
Analisis Perspektif Polycentric Governance Pada Pemerataan Akses Pendidikan Inklusif DiKota Yogyakarta Sazeta, Mirza; Sutan, Arissy Jorgi; Syahrier, Fajar Alan; Ishak, Ishak
Jurnal Administrasi Politik dan Sosial Vol 6 No 2 (2025): JAPS Agustus 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46730/japs.v6i2.274

Abstract

This study aims to see the equality related to access to inclusive education in Yogyakarta City from the perspective of Polycentric Governance. Inclusive education in Yogyakarta City is integral to the government's efforts to realize equal education rightsfor all children, including children with special needs (ABK). Qualitative Descriptive Analysis using Qualitative Data Analysis Software (Q-DAS) is the research method. This study analyzes the application of polycentric governance in the accessibility of inclusive education in Yogyakarta City through three approaches: analysis of main indicators, identification of dominant themes, and relationships between indicators using NVivo 12Plus. The results show multi-actor involvement (37.5%) as the most dominant indicator, followed by coordination between institutions (33.33%) and decentralization of local innovation (29.17%). The main themes that emerged were "education," "inclusive," and "disability." The relationship analysis shows a high correlation between indicators, especially between institutional coordination and local innovation (0.91), confirming the importance of cross-actor collaboration in supporting an adaptive and sustainable inclusive education system.
Upaya Pemerintah Daerah Dalam Penanggulangan Stunting Di Provinsi Riau: Studi Di Kabupaten Rokan Hulu Bubung Bunyamin; Fajar Alan Syahrier
SUMUR- Jurnal Sosial Humaniora Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/sumur.v2i1.619

Abstract

mengkhawatirkan berbagai pihak di Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau. Permasalahan tersebut mengemuka ketika Kabupaten Rokan Hulu ditetapkan sebagai salah satu dari 100 kabupaten kota di Indonesia, dan merupakan satu-satunya Kabupaten di Provinsi Riau sebagai lokus stunting pada tahun 2017 oleh Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Program dan kebijakan pemerintah pusat dan daerah serta anggaran pendukung sudah digelontorkan untuk mempercepat penurunan stunting baik itu melalui pos anggaran pemerintah dan juga melalui pos anggaran yang bersumber dari sektor swasta atau swadaya masyarakat. Dengan demikian program ini sudah semestinya mampu direspon dengan baik oleh pemangku dan pelaksana kebijakan secara efektif dan efesien. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu telah berupaya melakukan agenda penurunan stunting secara terstruktur dan menyeluruh. Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu sudah merujuk pedoman Aksi Konvergensi yang dikeluarkan oleh Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.
Strategi Politik Pemenangan Kepala Desa Perempuan Di Desa Sibabat Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2021 Fajar Alan Syahrier; Alva Beriansyah
SUMUR- Jurnal Sosial Humaniora Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/sumur.v2i1.620

Abstract

Pemilihan kepala desa memiliki peran penting dalam membentuk pemerintahan lokal yang representatif dan inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami strategi politik yang digunakan oleh calon kepala desa perempuan dalam meraih kemenangan di Desa Sibabat, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu, pada tahun 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini menyoroti tantangan dan peluang yang dihadapi oleh calon kepala desa perempuan dalam kompetisi politik desa. Strategi politik yang digunakan melibatkan pengelolaan citra, penguatan jejaring politik, pendekatan partisipatif, dan penekanan pada isu-isu pembangunan lokal yang penting bagi masyarakat Desa Sibabat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa calon kepala desa perempuan berhasil mengatasi stereotip gender dan meraih dukungan melalui pendekatan yang inklusif dan partisipatif. Penggunaan marketing politik dan kampanye langsung di tingkat desa menjadi alat efektif untuk meningkatkan visibilitas dan interaksi dengan pemilih. Selain itu, penekanan pada program pembangunan yang bersifat inklusif dan berkelanjutan memberikan dampak positif dalam memenangkan hati pemilih. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang strategi politik yang efektif bagi calon kepala desa perempuan, yang dapat menjadi inspirasi untuk pengembangan strategi politik serupa di tingkat lokal lainnya. Selain itu, penelitian ini juga menyumbangkan pemahaman lebih lanjut tentang peran perempuan dalam memperkuat demokrasi lokal dalam kontestasi politik.
Implementasi Pemerintahan Digital Pada Sistem Penilaian Kinerja Secara Elektronik (E-Sikap) Organisasi Perangkat Daerah Sapto Setyo Nugroho; Fajar Alan Syahrier; Liza Trisnawati; Luluk Elvitaria
SUMUR- Jurnal Sosial Humaniora Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/sumur.v2i1.621

Abstract

Pemerintahan digital telah menjadi suatu paradigma yang mendasar dalam transformasi administrasi publik, termasuk dalam konteks penilaian kinerja organisasi perangkat daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pemerintahan digital pada sistem penilaian kinerja secara elektronik (E-Sikap) di Organisasi Perangkat Daerah di Riau. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis kualitatif, menggunakan kategorisasi, dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pemerintahan digital pada E-Sikap di organisasi perangkat daerah di Riau telah memberikan dampak positif terhadap efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam penilaian kinerja. Penerapan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah memfasilitasi proses penilaian kinerja secara elektronik, mengurangi keterlambatan dan meningkatkan aksesibilitas informasi bagi para pemangku kepentingan. Dalam penelitian ini beberapa tantangan yang dihadapi selama implementasi, termasuk keterbatasan sumber daya manusia, dan resistensi terhadap perubahan. Oleh karena itu perlu upaya memperkuat kapasitas pegawai, meningkatkan kegiatan sosialisasi dan pelatihan, serta mengatasi isu-isu keamanan dalam penerapan E-Sikap.
Pengabdian Masyarakat Berbasis Edukasi Prinsip 3R di SDN 13 Desa Simbur Naik Kabupaten Tanjung Jabung Timur Alan Syahrier, Fajar; Fatriani, Riri Maria; Beriansyah, Alva; Rohayati, Wahyu; Hapsa; Bela, Dinda Rosanti Salsa; Suminah; Jusmail
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1861

Abstract

Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan tujuan memberikan pengetahuan, praktik baik dan berdampak pada perubahan perilaku masyarakat. Kurangnya kesadaran dan perilaku ramah lingkungan sejak usia dini berpotensi memperburuk kondisi lingkungan dimasa mendatang. Salah satu pendekatan strategis dalam membentuk karakter peduli lingkungan Adalah melalui edukasi berbasis prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di lingkungan Sekolah Dasar Negeri 13 Desa Simbur Naik. Rendahnya integrasi edukasi lingkungan dalam kegiatan pembelajaran, mindset tentang lingkungan bersih, serta terbatasnya sarana dan prasarana yang mendukung pengelolaan sampah yang sistematis di sekolah menjadi faktor penting dalam membentuk ketidakpedulian siswa terhadap lingkungannya. Adapun metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam tiga tahapan. Tahap pertama, sosialisasi dan edukasi kepada siswa, guru, dan warga sekolah mengenai pentingnya penguatan karakter peduli lingkungan melalui pengelolaan sampah berbasis 3R. Tahap kedua, mengadopsi praktik baik dengan memilah sampah organik dan non organik. Tahap ketiga pendampingan keterampilan dalam mengolah limbah menjadi produk yang memiliki nilai guna maupun nilai estetika. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk ekosistem sekolah yang mendukung terinternalisasinya nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan dalam perilaku sehari-hari seluruh warga sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa yang mampu mengidentifikasi jenis sampah dengan benar, serta meningkatnya keterlibatan siswa dalam praktik pemilahan sampah. Selain itu, sekolah mulai menerapkan penggunaan tempat sampah terpilah dan mendukung kegiatan kreatif berbahan limbah. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk ekosistem sekolah yang lebih peduli lingkungan serta menjadi model bagi sekolah lain di wilayah tersebut.
Analisis Mutu Pelayanan Publik dalam Penyaluran Bantuan Sosial oleh Dinas Sosial Kabupaten Kerinci Utari Tri Wahyuni; Hapsa Hapsa; Fajar Alan Syahrier
Desentralisasi : Jurnal Hukum, Kebijakan Publik, dan Pemerintahan Vol. 3 No. 1 (2026): Februari : Desentralisasi : Jurnal Hukum, Kebijakan Publik, dan Pemerintahan
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/desentralisasi.v3i1.1494

Abstract

Public service quality plays a crucial role in ensuring that social assistance is delivered effectively to vulnerable communities. This study aims to analyze the quality of public services in the distribution of social assistance by the Social Service Office of Kerinci Regency and to identify improvement efforts undertaken by the institution. This research employed a descriptive qualitative approach using observation, interviews, and documentation techniques. Informants consisted of Social Service officials, social facilitators, and beneficiary communities. Service quality analysis was conducted using the SERVQUAL dimensions: tangible, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. The findings indicate that the social assistance distribution service in Kerinci Regency is generally adequate, particularly in the assurance and empathy dimensions. Beneficiaries feel that services are delivered fairly, transparently, and without discrimination. However, obstacles remain in the tangible, reliability, and responsiveness aspects, including limited service facilities, inaccurate beneficiary data due to incomplete DTKS updates, and delays in assistance distribution in remote areas caused by geographical constraints. To address these challenges, the Social Service Office has implemented periodic data validation, strengthened coordination with village administrations, and optimized digital-based social service information systems. This study provides empirical evidence that can serve as an evaluation reference for local governments in improving transparent, effective, and equitable social assistance services.
Peran Peran Pemerintah Desa dalam Tata Kelola Program Hutan Kemasyarakatan (HKm) Desa Londerang Rianti Simanjuntak; Michael Lega; Fajar Alan Syahrier
WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2026): Februari : WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/wissen.v4i1.1509

Abstract

The Community Forestry Program (HKm) aims to empower communities around forest areas through sustainable forest management while improving local welfare. However, in Londerang Village, Kumpeh District, the program faces challenges, particularly regarding the limited attention from village government in managing the Bumi Indah Sejahtera Farmer Group Association (KTH). This study examines the role of village government in HKm governance using qualitative methods with a case study approach. Data were collected through in-depth interviews with village officials, KTH members, community representatives, and UPTD KPHP XIII Muaro Jambi, complemented by observation and document analysis. The findings reveal that village government plays four key roles based on Ryaas Rasyid's theory: as regulator through policy formulation and supervision, as dynamizer by encouraging community participation and resolving conflicts, as facilitator by providing access to permits and infrastructure, and as catalyst by initiating program development and innovation. However, coordination between village government and KTH remains suboptimal, limiting program effectiveness. This research contributes to understanding local governance in natural resource management and provides practical recommendations for strengthening village government capacity in implementing community-based forestry programs.