Claim Missing Document
Check
Articles

Behaviors to Prevent Needle Stick Injury Among Nursing Students : A Systematic Literature Review Saparwati, Mona; Trimawati; Achmad Syaifudin
Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR) Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi S1 Keperawatan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijnr.v8i2.4582

Abstract

The highest incidence of accidents and safety issues among nursing students during clinical practice is needle stick injury (NSI). Various efforts have been made to develop behaviors that prevent such incidents. This study is a literature review adapted from the Arskey and O'Malley framework. The Prisma-Scr flowchart was used to display the literature search flow. Articles for this study were searched using  five search engines: PubMed, Sage, Wiley, Scopus, and ScienceDirect. The keywords used for literature search were occupational injury OR accidental AND needlestick injury AND nursing student AND program. The inclusion criteria used were publication between 2013 and 2023, articles in English, and a focus on preventing needle stick injuries among nursing students. The review results showed that there were 25 potentially relevant articles, and 10 articles met the selection criteria. The articles were from several different countries, and 10 articles that met the criteria used quantitative and qualitative designs. This review revealed three themes, namely the incidence of needle stick injuries among nursing students, nursing students' understanding of preventing NSI, and efforts to prevent NSI. NSI incidents still occur among nursing students who conduct clinical practice in hospitals. Nursing students' understanding of preventing NSI is obtained through education from academic institutions and hospitals. Efforts to improve knowledge, attitudes, and behaviors to prevent NSI are carried out through education, training, the use of safe needles, and communication.
Alzheimer's disease detection based on MR images using the quad convolutional layers CNN approach Pamungkas, Yuri; Syaifudin, Achmad; Yunanto, Wawan; Hashim, Uda
Bulletin of Electrical Engineering and Informatics Vol 14, No 6: December 2025
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/eei.v14i6.10304

Abstract

Alzheimer’s disease is a progressive neurodegenerative disorder requiring early and accurate detection for effective intervention. Deep learning (DL) techniques, particularly convolutional neural networks (CNNs), have shown promise in medical image classification. However, conventional CNN models often suffer from high computational complexity and inefficiency in handling imbalanced datasets. This study proposes a quad convolutional layers-CNN (QCL-CNN) for Alzheimer’s disease detection using magnetic resonance images (MRI) scans from the open access series of imaging studies (OASIS) dataset, which includes four dementia stages, non-dementia, very mild dementia, mild dementia, and moderate dementia. The QCL-CNN model employs four sequential convolutional layers for enhanced multi-level feature extraction, ensuring efficient classification while minimizing computational overhead. The experimental results demonstrate that QCL-CNN outperforms traditional CNN architectures, achieving an accuracy of 99.90%, recall of 99.89%, specificity of 99.93%, and an F1-score of 99.52%. The model surpasses VGG19, Xception, ResNet50, and DenseNet201 while maintaining a significantly lower parameter count (4.2M), making it computationally efficient. These findings confirm that network optimization is more crucial than model depth, ensuring robust performance even with fewer layers. Future research should explore multi-modal imaging, class balancing techniques, and real-world clinical validation to further improve the model’s diagnostic capabilities. The QCL-CNN model offers a promising artificial intelligence (AI)-powered approach for early Alzheimer’s detection, enabling precise, and efficient medical diagnosis.
Meningkatkan Kesehatan Mental Remaja Melalui PIK-R Supiana, Nia; Rizqulloh, Lutfiyah; Syaifudin, Achmad; Wulandari, RR. Catur Leny
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v5i2.23022

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan mental remaja menjadi isu krusial dengan prevalensi tertinggi pada usia 17-18 tahun. Kota Semarang, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Semarang tahun 2023, terdapat sekitar 8,5% remaja usia sekolah yang mengalami gangguan mental emosional. Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun 2020 yang hanya 6,7%. Penelitian ini bertujuan merekomendasikan intervensi untuk meningkatkan kesehatan mental remaja di Kota Semarang. Metode: Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan total sampling pada 258 siswa SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang. Instrumen yang digunakan adalah Self Reporting Questionnaire (SRQ) dari WHO untuk skrining gangguan kejiwaan. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil: Usia 16-18 tahun merupakan fase kritis perkembangan remaja. Remaja perempuan menunjukkan gejala gangguan mental emosional lebih tinggi (61,2%) dibandingkan laki-laki. Gejala tersering adalah kelelahan sepanjang waktu (90,5%), diikuti kesulitan pengambilan keputusan (70,7%) dan sakit kepala (68,1%). Kesimpulan: Tingginya prevalensi gangguan mental, terutama pada remaja perempuan, menunjukkan perlunya intervensi berbasis sekolah. Pendirian Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) di SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang, bekerja sama dengan BKKBN, direkomendasikan sebagai langkah strategis untuk mengatasi masalah kesehatan mental siswa.
Penerapan Sistem Otomatisasi Hidroponik Tanaman Obat Keluarga untuk Mendukung Kedokteran Pencegahan di Kelurahan Sidorejo, Tuban Mukhairiq, Gusfatul; Wibawa, Adhi Dharma; Sabilla, Shoffi Izza; Jafari, Nadya Paramitha; Syaifudin, Achmad; Kuswanto, Djoko; Arifianto, Dhany; Mubarok, Fahmi; Pamungkas, Yuri; Siswanto, Putri Alief; Tawakkal, Raihan Achmad; Nur, R. Rossa Alfi; Arjunnaja, Moch.; Midzkar, Wuli Silan; Aisar, Muhammad; Prawesti, Indyra Yudha; Ahmadinejad, Iqbal; Kamil, Ihtifazhuddin Fathul; Risaldi, Randi Achtiar; Rais, Bryan
Sewagati Vol 10 No 1 (2026): Pre-Printed
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v10i1.9410

Abstract

Masalah kesehatan di komunitas perkotaan dan semi-perkotaan, seperti di Desa Sidorejo, Kabupaten Tuban, menunjukkan peningkatan penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes mellitus. Gaya hidup tidak sehat, pola makan yang buruk, dan rendahnya kesadaran akan pencegahan penyakit merupakan penyebab utamanya. Faktanya, Indonesia memiliki potensi tanaman obat (TOGA) yang secara ilmiah terbukti bermanfaat dalam pengelolaan kesehatan. Sayangnya, keterampilan masyarakat dalam menanam TOGA masih terbatas. Kegiatan pelayanan masyarakat ini menawarkan solusi melalui penerapan sistem hidroponik otomatis berbasis mikrokontroler dengan sensor (suhu, kelembapan, pH) dan aktuator (pompa, layar) yang terintegrasi dengan Internet of Things untuk memudahkan perawatan tanaman tanpa intervensi manual. Metode kegiatan meliputi survei, desain sistem, serta edukasi TOGA bagi 40 peserta dari berbagai elemen masyarakat Desa Sidorejo. Selain menghasilkan prototipe hidroponik rumah tangga, kegiatan ini berhasil meningkatkan antusiasme dan kesadaran warga terhadap kesehatan preventif untuk mencegah hipertensi dan diabetes. Program ini berpotensi menjadi model kolaborasi teknologi-kesehatan yang dapat direplikasi di wilayah perkotaan lainnya.
Co-Authors Achmad Sururi Adhi Dharma Wibawa, Adhi Dharma Adista, Reyhan K. A. Agus Sigit Pramono Agustin, Helena Carolina Kis Ahmadinejad, Iqbal Aisar, Muhammad Alfiyah Alfiyah Alhadi, Kafi Hannan Alief Wikarta Amelia Arsyl , Majid Arjunnaja, Moch. Ary Bachtiar Krishna Putra Ayu Dita Handayaningtyas Ayu Dita Handayningtyas Boediarsih - Budi Harto Dian NK Dian Puspita Hapsari Dwi Kustriyanti Evi Triandini Fauzi, Reza Naiz Febriyanti, Siti Nur Umariyah Handayaningtyas, Dita Hanny Handiyani Harnany, Dinny Harus Laksana Guntur Hashim, Uda Hernawan, Satria Yosi I Kadek Agus Andika Adi Putra I Nyoman Sutantra Jafari, Nadya Paramitha Jean Mario Valentino, Jean Mario Kamil, Ihtifazhuddin Fathul Komsiyah, Komsiyah Kumalasari, Dian Nur Kuswanto, Djoko Laras Sri Sayekti Lutfiyah Rizqulloh M Adinata, Ni Nyoman Mandaty, Fhandy Aldy Maya Lusiana Maulini Midzkar, Wuli Silan Mona Saparwati Mubarok, Fahmi Muh Luqman, Khakim Mukhairiq, Gusfatul Nadia Nurfa’ida Nakkliang, Kanittha Ni Nyoman M. Adinatha Nia Supiana, Nia Nur Kumlasari, Dian Nur, R. Rossa Alfi Padma Nyoman Crisnapati Perkasa, Mustasyar Prawesti, Indyra Yudha Priyambodo, Singgih Putri Alief Siswanto Rais, Bryan Reza Naiz Fauzi Rindayati Rofiah Risaldi, Randi Achtiar Rofiah, Rindayati Rr Tutik Sri Hariyati Sabilla, Shoffi Izza Sasaki, Katsuhiko Shalahuddin, Lukman Siti Rochjani Solichin, Moch. Sumarno Sumarno . Sumarno Sumarno Sururi, Achmad Suryandari, Dika Andini Susi Nurhayati Susi Nurhayati Susi Nurhayati Sutikno Sutikno Syamsiar, Syamsiar Tawakkal, Raihan Achmad Trimawati Uda, Muhammad Nur Afnan Wawan Yunanto Wiwiek Hendrowati Wulandari, Rr. Catur Leny Yanuar Syah Rizky Yunani Yunani Yunani Yunani, Yunani Yuniarto, Muhammad Nur Yuri Pamungkas Zaki Naufal Ramadhani