Claim Missing Document
Check
Articles

Pemerolehan Bahasa Tulis Produktif Anak Usia 2-4 Tahun Syarifuloh, Syarifuloh; Subyantoro, Subyantoro; Syaifudin, Ahmad
Jurnal Sastra Indonesia Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerolehan bahasa tulis produktif anak usia dini dapat dimulai dengan kegiatan menggambar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan motorik halus anak usia 2-4 tahun sebagai dasar pembentukan kemampuan membuat garis lurus dan garis lengkung dan kemampuan anak usia 2-4 tahun dalam membuat garis lurus dan garis lengkung. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dokumentasi karya anak berupa coretan-coretan di kertas, foto pada saat anak usia 2-4 tahun membuat coretan-coretan di kertas, dan catatan observasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik rekam dan teknik catat. Data yang sudah didapatkan kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif.Teknik deskriptif kualitatif digunakan untuk menjelaskan dan menyimpulkan keterampilan motorik halus anak usia 2-4 tahun sebagai dasar pembentuk kemampuan membuat garis lurus dan garis lengkung dan kemampuan anak usia 2-4 tahun membuat garis lurus dan garis lengkung. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) keterampilan motorik halus anak usia 2-4 tahun memberikan kontribusi terhadap kemampuan anak membuat garis lurus dan garis lengkung; 2) kemampuan anak usia 2-4 tahun dalam membuat garis lurus dan garis lengkung dari delapan subjek, sebagian besar subjek mengalami perkembangan, baik dari kreasi coretan. Hasil coretan maupun kemiripan dengan objek yang diacu. Language acquisition of productive writing, early childhood can be started with the draw. This study aims to describe the fine motor skills of children aged 2-4 years as the basis for the formation of the ability to make straight lines and curved lines and the ability of children aged 2-4 years in making straight lines and curved lines. the data used in this research work documentation in the form of strokes-strokes on paper, photograph at the time of 2-4 years of age children make strokes-strokes on the paper, and records of observations. The instruments used in this study i.e., observation and documentation. Data collection is done using the technique of recording and engineering noted. The data already obtained are then analyzed using qualitative descriptive techniques. A descriptive qualitative technique used to explain and deduce the influence of fine motor skills of children aged 2-4 years against the ability to make straight lines and curved lines and the ability of children ages 2-4 years to make straight lines and curved lines. The results of this study showed that 1) fine motor skills of children aged 2-4 years contributed to the child's ability to make straight lines and curved lines; 2) capabilities of children aged 2-4 years in making straight lines and curved lines of the eight subjects, the majority of subjects undergoing development, both from a creative strokes. The results of the stroke as well as similarities to the object that is referenced.
Pilihan Bahasa Anak Jalanan Penjual Koran di Kawasan Tugu Muda Semarang Yuniawan, Tommi; Syaifudin, Ahmad; Kurniaji, Febrian
Jurnal Sastra Indonesia Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pilihan bahasa anak jalanan penjual koran di kawasan Tugu Muda Semarang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data bebas libat cakap. Metode analisis data yang diperoleh dengan analisis model intraktif. Hasil penelitian, ditemukan bahwa wujud pilihan bahasa anak jalanan penjual koran di kawasan Tugu Muda Semarang adalah tuturan bahasa Jawa ragam ngoko lugu dan ngoko alus serta bahasa Indonesia ragam Informal. Selain itu ditemukan juga pilihan bahasa anak jalanan penjual koran dalam wujud bahasa Indonesia dan bahasa Jawa berupa  tunggal bahasa, alih kode, dan campur kode. Tuturan tersebut dipengaruhi oleh faktor latar [waktu dan tempat) dan situasi, faktor partisipan dalam interaksi, faktor percakapan, dan faktor fungsi interaksi. Pada penelitian ini ditemukan pilihan bahasa anak jalanan penjual koran didominasi oleh bahasa Jawa. Anak jalanan penjual koran sebaiknya selektif dalam memilih kosakata dan ragam bahasa Jawa ketika bertutur, agar nilai anak jalanan penjual koran mempunyai nilai yang baik dan sopan  di mata masyarakat umum.   The aim this research it to know the language chosen by street boys who sell newspaper in the area of Tugu Muda Semarang. The method of this research is qualitative by using the technique of data simak libat cakap and simak bebas libat cakap. The method of data analysis that has been gotten with the analysis of interactive model. The resultof this research, found out that shape the language that has been chosen  by the strees boys who sell newspaper in the area Tugu Muda Semarang is the Javanese speech that is ngoko lugu and ngoko alus the informal of Indonesian speech. Besides, it was also found that the chosen of the language of the street boys who sell newspaper in the Indonesian language and Javanese language in the form of single language, code switching, and code mixing. The speech influenced by the background factor (time and place) and situation, the participants factor in the interaction, speech factor, and the factor of the language of the street boys who sell newspaper dominate by Javanese language. The street boys who sell newspaper it is better to be selective in choosing vocabulary and Javanese language’s diversity when saying, so the value of the street boys have a good value and have well mannered in the eye of the society.
SPEECH BEHAVIOR EXPRESSION ON TRUCK IN SISEMUT UNGARAN TERMINAL Haekal, Muhamad; Mardikantoro, Hari Bakti; Syaifudin, Ahmad
Jurnal Sastra Indonesia Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan yang dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur dan efek dari tindak tutur pada bak truk di Terminal Sisemut Ungaran. Analisis data dilakukan dengan metode padan. Berdasarkan hasil analisis, diketahui bahwa pada penggalan wacana pada bak truk di Terminal Sisemut Ungaran terdiri dari jenis tindak tutur konstatif, performatif, lokusi, ilokusi, perlokusi, representatif, direktif, ekspresif, komisif, langsung harfiah, langsung tak harfiah, tak langsung harfiah, tak langsung tak harfiah. Selain itu, efek yang ditimbulkan dari tindak tutur dalam penggalan tuturan wacana pada bak truk ditemukan dalam penelitian ini efek positif meliputi introspeksi, mendorong. melegakan, memaklumi, bersimpati, menurut. Efek negatif dalam penelitian ini meliputi tersinggung, dewasa.   The objectives in this research is to describe the from of speech acts and the effect of speech acts and the effect of speech acts on the tank truck in Terminal Sisemut Ungaran. Data analysis is done by method of padan. Based on the results of the analysis, it is known that the discourse fragments on the truck at the terminal of ungaran sisemut consisted of the type of speech act konstatif, performative, locution, ilocution, perlocution, representative, directive, exspressive, commissive, directly literal, directly not literally, not literally, not directly literal. Besides the effects of speech acts in discourse on the truck found positive effects include introspection, push, a relief, tolerance, sympathy, according. Negative effects in this study include offense, adult.
PELATIHAN PENYUNTINGAN BAHASA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS MAJALAH SEKOLAH PADA ANGGOTA FORUM MAJALAH SEKOLAH SE-SURAKARTA (FORMASTA) Utami, Santi Pratiwi Tri; Syaifudin, Ahmad
Jurnal Abdimas Vol 15, No 2 (2011)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah harus menyediakan wadah bagi siswa yang ingin mengembangkan talenta dan minatnya melalui jalur kegiatan ekstrakurikuler, contohnya bidang jurnalistik. Saat ini, salah satu output dari kegiatan ekstrakurikuler bidang jurnalistik yang masih terus dikembangkan di beberapa sekolah di kotamadya Surakarta ialah majalah sekolah. Bahkan, sudah terbentuk satu forum yang bertujuan untuk menggeliatkan atau menggemakan jurnalistik di lingkungan sekolah yaitu Forum Majalah Sekolah Se-Surakarta (Formasta). Majalah sekolah memiliki kualitas kebahasaan yang masih memprihatinkan. Kesalahan yang banyak ditemui ialah penerapan standar penerapan Ejaan yang Disempurnakan (EYD), pemilihan kata (diksi), penyusunan kalimat efektif dan pengembangan paragraf. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh tim pengabdi ialah Prakegiatan, berupa pretest untuk mengetahui kompetensi kebahasaan tulis peserta workshop yang notebene merupakan anggota redaksi majalah sekolah. Selama Kegiatan, berupa pemberian materi dan informasi mengenai dunia penyuntingan, namun difokuskan pada penyuntingan bahasa. Pascakegiatan yang diisi dengan postest, berupa praktik penyuntingan bahasa yang dilakukan oleh peserta.
PENGEMBANGAN BUKU TEKS MENULIS ARGUMENTASI BERDASARKAN POLA PENALARAN ARGUMENTATIF Syaifudin, Ahmad; Pratama, Hendi
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 30, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v30i1.5660

Abstract

This paper aimed to establish the development of textbooks written argumentation based reasoning pattern argumentaif. Through R & D study design, this study produced findings that textbooks written arguments used in the current school textbooks covering publications Pusbuk (BSE), a textbook published by the private sector, and textbooks terbita MGMP. The entire book has a structure of the same material, ie understanding (concept), characteristic / criteria, and the steps are written arguments like writing in general, (2) the development of text books written arguments through support ICT based argumentative reasoning patterns in high school students are prepared based on the principle of development, the provisions of the development, and the steps / procedure development. The principle of development used is based on the principle of coherence, relevance, consistency, and adequacy. The provision of development used whether they reference the development, content, organization of material, material development, presentation, and evaluation. In the meantime, the steps in preparing to write argumentative texts based argumentative reasoning patterns include analyzing SK and KD, determine indicators of achievement, identify basic theories used, compiling textbooks, textbook editing, and verification of eligibility, and (3) The development of textbooks written arguments based argumentative reasoning patterns assessed both by teachers and students of high school and fit for use in learning at school.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPENDAPAT MAHASISWA MELALUI PROBLEM BASED LEARNING (PBL) SEBAGAI PENDUKUNG PENCAPAIAN KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA (KKNI) PADA MATA KULIAH PRAGMATIK Syaifudin, Ahmad; Sulistyaningrum, Septina
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 32, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v32i2.5055

Abstract

This abstract aims to explain the improvement of students’ ability in giving opinion in pragmatic subject through PBL model as a support of KKNI achievement. The research was conducted through the lesson study (LS) consisting  of the stage plan, do, and see. Results of this study revealed that there are two factors that cause low ability to express their opinions, namely anxiety (fear) and lack of ability in understanding the material concept. Through PBL models with LS system, students’ fear could be erased. It increased material concept understanding of the students. The increase was offset by an ability improvement in expressing opinions as much as 91% of the number of students involved in learning.Keywords: Problem Based Learning (PBL), KKNI
EVALUASI PENDIDIKAN INKLUSIF BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) DI PROVINSI JAWA TENGAH Haryono, Haryono; Syaifudin, Ahmad; Widiastuti, Sri
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 32, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v32i2.5057

Abstract

This study aimed to evaluate the components management of the inclusive education implementation in Central Java province. This study was designed with model of CIPP (Context, Input, Process, and Product). Subjects of the study include teachers, parents, principals, school committees, and the Department of Education and Culture. Instruments used to obtain the data in this study were varied according to the revealed variable. The research instruments used include questionnaires, observation guides, interview, and documentation. The findings of this study revealed that through an instrument system of accreditation inclusive education, the management of inclusive education component in Central Java province generally rated category C (total score = 24-43) and was not even accredited (total score = <24). Meanwhile, school accreditation of SLB in Central Java generally rated category B (total score of 44-63).Keywords : ABK, inclusive education
PENERAPAN TEKNIK KOREKSI TIDAK LANGSUNG UNTUK MEMINIMALKAN KESALAHAN BERBAHASA DALAM PENYUSUNAN KARYA ILMIAH PADA MAHASISWA NONJURUSAN BAHASA Tri Utami, Santi Pratiwi; Syaifudin, Ahmad
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 41, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lik.v41i1.2230

Abstract

Karya ilmiah merupakan salah satu sarana penyebaran ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek). Saat menyusun karya ilmiah, sebagian besar mahasiswa mengeluhkan kesulitan mengorganisasikan isi dan menerapkan kaidah-kaidah penulisan karya ilmiah sehingga banyak kesalahan berbahasa yang timbul, khususnya oleh mahasiswa nonjurusan bahasa. Oleh karena itu, harus segera dicari solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut, salah satu teknik untuk meminimalkan kesalahan berbahasa yaitu dengan teknik koreksi tidak langsung. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam tiga tahap: prasiklus, siklus I, dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat kesalahan berbahasa pada penyusunan karya ilmiah dengan menerapkan teknik koreksi tidak langsung pada setiap tindakan, baik tindakan prasiklus, siklus I, dan siklus II. Secara keseluruhan mengalami penurunan rata-rata sebesar 25,06%. Jumlah rata-rata kesalahan berbahasa pada tahap prasiklus sebesar 24%, pada siklus II jumlah rata-rata kesalahan berbahasa menurun menjadi 13,75%. Setelah diterapkan teknik koreksi tidak langsung, mahasiswa dapat meminimalisasi kesalahan berbahasa dalam penyusunan karya ilmiah, serta terdapat persepsi dan kesan positif dari mahasiswa pada perkuliahan Mata Kuliah Umum bahasa Indonesia. Academic writing is one of the tools of dissemination science and technology. When developing academic writing, most of the students have difficulties in organizing and applying the rules of academic writing. It caused many language errors arise, particularly for non language departement students. Therefore, solutions must be sought to overcome these problems. One of the techniques to minimize language errors is indirect correction technique. This classroom action research was conducted in three phases: pre cycle, cycle 1 and cycle 2. The results show that the level of language errors in the preparation of academic writing are decreases by applying the indirect correction technique. Overall an average decline of 25,06%. The average number of language errors pre cycle by 24%, the second cycle of the average number of language errors decreased to 13,75% %. After indirect correction technique applied, it could minimize language errors in the preparation of academic writing for students non language departement, and there are perceptions and positive impressions from the students at general course Indonesian language.
Rekayasa Bahasa dalam Penguatan Konservasi Lingkungan pada Masyarakat Pesisir: Kajian Ekolinguistik (Language Engineering in Strengthening Environmental Conservation in Coastal Communities) Syaifudin, Ahmad
JALABAHASA Vol 15, No 1 (2019): JALABAHASA
Publisher : Balai Bahasa Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36567/jalabahasa.v15i1.224

Abstract

Ekploitasi sepanjang pesisir menyebabkan kerusakan pantai yang membawa kerugian bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya. Kondisi seperti itu rekayasa bahasa sebagai bagian dari kekuatan budaya dapat dimanfaatkan untuk mengurangi kerusakan lingkungan di wilayah pesisir. Untuk mencapai tujuan tersebut digunakanlah desain research and development (R&D). Model rekayasa bahasa dirumuskan secara kolaboratif antara peneliti, pakar/ahli, masyarakat, pemerintah daerah, dan stakeholder melalui FGD (Focus Group Discussion). Temuan penelitian ini adalah (1) potensi bahasa masyarakat pesisir dimanifestasikan dalam bentuk bahasa sastra pesisiran dinyatakan dalam bentuk puisi dan prosa, (2) bentuk rekayasa bahasa masyarakat pesisir Jawa dalam penguatan konservasi lingkungan dapat dilakukan melalui dua bentuk, yakni modifikasi dan alih wahana, (3) signifikansi rekayasa bahasa masyarakat pesisir dalam penguatan konservasi lingkungan difungsikan sebagai medium utama untuk mendekatkan diri kepada pencipta (Tuhan).
PENGEMBANGAN KEMAMPUAN MENDONGENG BAGI GURU TAMAN KANAK-KANAK DI KECAMATAN GUNUNGPATI KOTA SEMARANG Asri Noorrodliyah, Wahyu Lestari, Ahmad Syaifudin,
Jurnal Bestari No 42 (2009)
Publisher : Jurnal Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.6 KB)

Abstract

Mayoritas guru Taman Kanak-Kanak (TK) di Kecamatan Gunungpati Kota Semarang mempunyai kemampuan mendongeng yang tidak variatif dan tidak menarik. Hal ini terlihat dari penguasaan teknik mendongeng yang dimiliki oleh para gurunya terbatas pada mendongeng secara lisan dan membacakan dongeng. Untuk itu, tujuan jangka pendek kegiatan ini adalah memberikan bekal secara teoretis tentang bermacam-macam teknik mendongeng dan cara mendongengkannya sedangkan tujuan jangka panjang adalah memotivasi guru TK agar menggunakan teknik mendongeng untuk mengajarkan budi pekerti pada anak didiknya dan tersirat harapan agar guru TK melalui aktivitasnya dapat ikut melestarikan nilai-nilai tradisional yang terkandung dalam sebuah dongeng. Kegiatan ini dilakukan dengan waktu tiga bulan yang terhitung mulai dari Agustus 2005 sampai dengan Oktober 2005 di TK  se-Kecamatan Gunungpati. Pelaksanaan kegiatan tersebut dilakukan dengan tiga tahap, yaitu : (1) tahap prakegiatan, (2) tahap pelaksanaan kegiatan, dan (3) tahap pascakegiatan. Hasil yang dicapai dalam kegiatan ini adalah kemampuan mendongeng guru TK di Kecamatan Gunungpati Kota Semarang dapat ditingkatkan dengan cara mengadakan pelatihan mendongeng dan melakukan latihan dasar setiap saat meskipun secara mandiri. Pelatihan mendongeng diberikan untuk menambah pengetahuan tentang teori mendongeng dan praktik cara penerapan masingmasing jenis mendongeng. Latihan dasar sangat berguna dalam pembentukan karakter tokoh dalam dongeng yang dibawakannya. Selanjutnya, cara memotivasi guru TK di Kecamatan Gunungpati agar memanfaatkan mendongeng sebagai teknik penyampaian nilai-nilai budi pekerti kepada anak didiknya adalah dengan memberikan pemahamam bahwa dengan mendongeng anak-anak TK dapat banyak belajar nilai-nilai budi pekerti pesan atau amanat yang digambarkan oleh masing-masing tokoh dalam dongeng. Selain itu, para guru TK juga dapat disejajarkan dengan orang yang masih eksis melestarikan budaya tradisional, yakni budaya mendongeng.Penulis adalah mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Sema
Co-Authors , Agustiansyah -, Mulyono - Abdul Haris Kuspranoto Aditama Putra, Nico Agus Nuryatin Agustina, Yuyun Akbar, Sultan Al-Abrori, M. As'Ad Alfatih, Muhammad Fa’iz Amanda Putri Aulia Amin, Yusuf Syaiful Amin, Yusuf Syaiful Andini, Hanifah Andini, Hanifah Angelica, Revina Ardian Ardian Ardina, Thesa Awaludin Martin Bambang Hartono Choirunnisa, Saraskia Mei Dewi Laras Ati, Henny Eka Intan Kumala Putri Fathur Rokhman Haekal, Muhamad Haekal, Muhamad Handayani, Yuni Hari Bakti Mardikantoro Haryono Haryono Hendi Pratama Humairoh, Anisatul Husain Latuconsina Irwan Novianto Khalil, Syafiq Khoiron Khoiron Khoirunnisa, Nur Ifani Krestian Heriawanto, Benny Kukuh Setiawan Kurniaji, Febrian Kurniaji, Febrian Kurniawati, Fanny Maulida Lestari, Anggar Tri Luqmanul Hakim , Ikhsan Lutfiana, Risma M. Yahya Marlina Ekawaty Masykuri, Ahmad Amirudin Mayaufanni, Faradilla Fitrias Muzayid, Ahmad Nazilatul Ula, Nova Septi Nisa, Chilmi Zahrotun Nugrahaeni, Mentari Nur Nuresa, Rosi Pertiwi, Deby Oktaviani Prahesti, Eltri Enggar Putri, Nabila Rachmawati, Nova Dwi Rachmawati, Nova Dwi Rahayu, Caswin Rahayu, Caswin Rahayu, Supriati Hardi Rahma, Alfiah Hanania Rodhiyah Mardhiyyah Romy Romy Rumkel, Rasul Hamidi Rustono - Safitri, Eka Indriani Sahidun, Achmat Sahidun, Achmat Samsiyah, Zahrotus Sanjaya, Purba Santi Pratiwi Tri Utami Septina Sulistyaningrum Setyawan, Nugraha Ardi Setyo Dwi Utomo Siti Rohana Sri Widiastuti, Sri Subyantoro Sukarson, Ardian Sungkono Sungkono Surtono, Arif Syamsul Arifin Syarifuloh, Syarifuloh Syarifuloh, Syarifuloh Taufik Hidayat Tommi Yuniawan Umbu Nay, Shinta Indriani Wulansafitri, Inayah Yeli, Fitri Zulkhairi Zulkhairi Sofyan